ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Pembangunan konstruksi di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk di Kalimantan Utara. Sehingga peningkatan ini juga berdampak pada bertambahnya risiko kecelakaan kerja sebagaimana tercatat dalam laporan tahunan BPJS Ketenagakerjaan terjadinya peningkatan kasus kecelakaan kerja yaitu pada tahun 2020 terdapat 221.740 kasus, 2021 terdapat 234.370 kasus, dan pada tahun 2022 terdapat 265.334 kasus angka kecelakaan kerja. Oleh karena itu, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi menjadi sangat penting guna meminimalisir risiko yang dapat terjadi. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Asrama Haji Transit Provinsi Kalimantan Utara dengan tujuan mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan kerja, menilai tingkat risiko, dan menentukan upaya mitigasi risiko yang dapat diterapkan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi lapangan, wawancara, dan kusioner. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 responden, penentuan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Data diperoleh dengan cara penyebaran kusioner dengan melakukan survei identifikasi risiko yang dilanjutkan dengan menilai tingkat risiko dari dampak dan peluang risiko berdasarkan data hasil kusioner risiko kecelakaan kerja yang teridentifikasi. Hasil penelitian mengidentifikasi 24 potensi risiko yaitu 2 risiko kategori tinggi, 13 risiko kategori sedang, dan 9 risiko kategori rendah. Secara keseluruhan, rata-rata tingkat risiko pada proyek ini tergolong kategori sedang. Upaya pengendalian yang dilakukan berupa kombinasi engineering control, administrative control, dan penggunaan APD lengkap.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Putra Fortunesius Nusantara (PFN) bagian rental unit alat berat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode sampling jenuh, dengan jumlah responden sebanyak 51 karyawan PT. Putra Fortunesius Nusantara (PFN) bagian rental unit alat berat Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS Versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang artinya semakin baik program kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang diberikan perusahaan maka akan semakin baik pula kinerja yang akan di berikan karyawan, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang berarti semakin tinggi tingkat kedisiplinan yang dimiliki karyawan maka akan semakin meningkatkan kinerja karyawan. Kata kunci: Kinerja, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Disiplin Kerja
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan kerja, tidak hanya di rumah sakit tetapi juga di puskesmas. Upaya pencegahan kecelakaan kerja sangat penting dalam menjaga keselamatan dan produktivitas kerja perawat. Oleh karena itu, perlu diketahui bagaimana persepsi perawat terhadap upaya yang telah dilakukan oleh puskesmas dalam mencegah kecelakaan kerja.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi perawat tentang upaya puskesmas dalam mencegah kecelakaan kerja berdasarkan jenis bahaya potensial di Puskesmas Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 59 perawat yang bekerja di enam Puskesmas di Kota Tarakan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (57,6%) memiliki persepsi yang baik terhadap upaya puskesmas dalam mencegah kecelakaan kerja. Puskesmas dinilai telah melakukan upaya pencegahan terhadap berbagai jenis bahaya potensial, terutama bahaya fisik, biologi, dan kimia, meskipun masih terdapat aspek-aspek tertentu yang perlu ditingkatkan seperti pelatihan K3 dan pemeliharaan alat. Persepsi perawat terhadap upaya puskesmas dalam mencegah kecelakaan kerja secara umum tergolong baik. Namun, perlu dilakukan penguatan upaya melalui peningkatan pelatihan keselamatan kerja, pemantauan berkala, serta optimalisasi penggunaan alat pelindung diri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Kompensasi Finansial terhadap Kinerja Karyawan bagian produksi pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Data dikumpulkan melalui teknik pengamatan, yang mencakup penyebaran kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu dengan memilih seluruh anggota populasi sebagai sampel dengan jumlah sampel sebanyak 50 karyawan pada bagian produksi PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda serta uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Kompensasi Finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, pengawasan, dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan pada PT. Bahtra Indah Jaya Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei dan untuk mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 68 karyawan, metode pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh sebanyak 68 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji t menggunakan bantuan aplikasi SPSS 26. Hasil dari pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai t hitung > t tabel yaitu (3,014 > 1,997) dan nilai signifikan t ( 0,003 0,05) artinya kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai t hitung > t tabel (2,995 > 1,997) dan nilai signifikan t (0,024 0,05) artinya pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai t hitung > t tabel (2,913 > 1,997) dan nilai signifikan t (0,001 0,05) artinya keselamatan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh keselamatan kesehatan kerja (K3) dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Bandang Mining Coal (BMC) Site Malinau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah 119 karyawan PT Bandang Mining Coal (BMC) Site Malinau dengan menggunakan sampel jenuh dimana semua populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa keselamatan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan artinya semakin baik penerapan program K3 pada perusahaan maka kinerja karyawan akan meningkat. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, artinya semakin baik disiplin kerja karyawan maka kinerja juga akan meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh motivasi, budaya organisasi, dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan probability sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling (sampel acak sederhana) dengan jumlah sampel sebanyak 230 karyawan pada bagian produksi PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model analisis regresi berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil membuktikan bahwa motivasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan keselamatan, kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan Pengaruh Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Stres Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di Kota Tarakan. Penilitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Survey. Pengambilan Sampel dilakukan dengan teknik probability sampling menggunakan sampling jenuh . Sampel yang diperoleh berjumlah 35 orang karyawan PT. Global Arta Nusa di Kota Tarakan. Metode Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS versi 26.0. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variable Kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Global Nusa Arta, penerapan K3 yang ada di PT. Gobal Nusa Arta diterapkan dengan baik. Tingkat keamanan lingkungan yang tinggi, penerangan ditempat kerja baik, jaminan kesehatan dijamin oleh perusahaan, sisyem pembuangan limbah industry ditempat kerja sesuai dengan SOP merupakan beberapa indikasi penerapan K3 yang baik di lingkungan PT. Gobal Nusa Arta. Variabel stress kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja kaeyawan. Melalui hasil analasis yang telah dilakukan terlihat bahwa stress kerja dilingkungan kerja PT. Global Nusa Arta dapat menurunkan kinerja karyawan. Wewenang yang diberikan melebih kapasitas, kerap memperoleh pekerjaan lebih dari pimpinan, tugas kerja yang d berikan terlalu berat dan hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja merupakann indikasi terjadinya stres kerja sehingga menurunkan kinerja karyawan. Melalui hasil analasis yang telah dilakukan terlihat bahwa stress kerja dilingkungan kerja PT. Global Nusa Arta dapat menurunkan kinerja karyawan. Wewenang yang diberikan melebih kapasitas, kerap memperoleh pekerjaan lebih dari pimpinan, tugas kerja yang d berikan terlalu berat dan hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja merupakann indikasi terjadinya stres kerja sehingga menurunkan kinerja karyawan. Variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Disiplin dari pegawai dalam melaksanakan tugas di tempat kerja harus diperhatikan oleh pimpinan karena disiplin pegawai dalam melaksanakan tugas mempengaruhi kinerja. Disiplin kerja yang baik dari setiap pegawai dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya penting karena dengan disiplin penyelesaian kerja dari setiap pegawai akan memenuhi kriteria dan waktu yang ditentukan untuk suatu tugas selesai dikerjakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh disiplin terhadap kinerja karyawan, pengaruh k3 terhadap kinerja karyawan, serta pengaruh budaya kerja, disiplin, dan k3 terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) bagian ULP di Kota Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner atau angket kepada karyawan PT. PLN (Persero) bagian ULP di Kota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah 104 karyawan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan Teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 79 karyawan Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan sampling jenuh. Data tersebut diolah dalam bentuk data numerik (angka) dengan menggunakan skala Likert. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner. Metode analisis data dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, k3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta budaya kerja, disiplin, dan k3 secara Bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) bagian ULP di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
ABSTRAK PENGARUH KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA (K3), LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI DESA ANTUTAN KABUPATEN BULUNGAN Jumardi k Nurjannatul Hasanah, S.E., M.M Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh kesehatan keselamatan kerja (K3), lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT. Prima Bahagia Permai Desa Antutan Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 karyawan pada PT. Prima Bahagia Permai Desa Antutan Kabupaten Bulungan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis regresi berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS menunjukkan bahwa kesehatan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Prima Bahagia Permai Desa Antutan Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Menurut JAMSOSTEK pada tahun 2021 di Indonesia tercatat 65.474 kecelakaan yang mengakibatkan 1.451 orang meninggal, 5.326 orang cacat tetap dan 58.697 orang cedera. Dengan demikian angka kecelakaan mencapai 930 kejadian untuk setiap 100.000 pekerja setiap tahun. Oleh karena itu jumlah kecelakaan keseluruhannya diperkirakan jauh lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kinerja penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, dan mengidentifikasi tingkat fasilitas pendukung keselamatan dan kesehatan kerja di Proyek pembangunan gedung Labolatorium Sentral Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan. metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey dan pendekatan kuantitatif, dimana peneliti melakukan penyebaran kuisioner untuk menggumpulkan data. Pada penelitian tingkat kinerja SMK3 di terdapat lima aspek yaitu kebijakan K3 dengan presentase 78%, perencanaan K3 75%, penerapan dan operasi kegiatan 79%, evaluasi K3 83% dan tinjauan manajemen 66%. Semuanya termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan kelengkapan fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi proyek mencapai nilai persentase sebesar 70% yang termasuk ke dalam kategori sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Lingkungan proyek Pembangunan Laboratorium Central Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan sebesar 76% dengan kategori sedang. Ketersediaan dan kelengkapan fasilitas-fasilitas pendukung yang telah disediakan oleh Perusahaan di Proyek Pembangunan Laboratorium Central Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan sebesar 70% dengan kategori sedang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3), lingkungan kerja terhadap kinerja Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 76 Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis regresi berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja terhadap kinerja Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. INTRACAWOOD MANUFACTURING TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keselamatan kesehatan kerja (K3) dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan yang berlokasi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan metode angket atau kuesioner. Pada penelitian ini untuk metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Probability Sampling dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 95 karyawan adapun jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan rumus slovin. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji realibilitas, regresi linier berganda, uji asumsi klasik dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi, dan pengujian hipotesis uji parsial (t). Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel keselamatan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan. Variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan. Kata kunci: Keselamatan Kesehatan Kerja (K3), Disiplin Kerja, Produktivitas Kerja
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IDENTIFIKASI PENGARUH PENERAPAN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI ( STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN POS LINTAS BATAS NEGARA(PLBN) SEI PANCANG, SEBATIK) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berpengaruh dan yang dominan terhadap kinerja pekerja kontruksi pada Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Sebatik. Pelaksanaan penelitian ini dimulai pada Juni 2021, untuk lokasi penelitian di proyek Pembangunan PLBN Sei Pancang Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, metode penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dengan analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan analisi faktor. Berdasarkan analisis faktor terbentuk 22 faktor yang mempengaruhi Keselematan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja pekerja proyek pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Pancang, Sebatik. Terdapat 4 faktor dominan yang mempengaruhi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja Pekerja proyek pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Pancang, Sebatik yaitu, pekerja termotivasi karena program kerja K3, pekerja telah mengutamakan K3, pekerja tidak bosan melakukan pekerjaan yang berulang-ulang dan pekerja puas dengan keamanan lingkungan kerja (alat pengaman, kebersihan, pencahayaan). Kata kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kinerja
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemerintah Indonesia saat ini, sedang gencar-gencarnya dalam pembangunan konstruksi, guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Indonesia, salah satunya di Provinsi Kalimantan Utara lebih tepatnya di Kabupaten Nunukan. Seiring berkembang pembangunan industri dan proyek konstruksi, tingkat kesulitan dalam mengelola dan menjalankan pembangunan industri dan proyek konstruksi juga semakin rumit. Terutama dalam meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan kerja. Hal ini yang tentunya tidak lepas dari masalah pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Keberadaan K3 dapat mengurangi terjadinya kecelakaan kerja, sehingga berdampak baik terhadap kinerja dan biaya proyek konstruksi, yang membuktikan hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui faktor keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang mempengaruhi kinerja pekerja konstruksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Kuisioner/angket, kemudian instrumen tersebut akan diolah/dianalisis dengan menggunakan metode Analisis Faktor. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat 8 faktor yang mempengaruhi
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja pekerja konstruksi, yaitu faktor Aturan & Kebijakan Terhadap K3 dengan variance sebesar 27,151%, Prioritas Terhadap K3 dengan variance sebesar 11,619%, Motivasi & Peningkatan Terhadap K3 dengan variance sebesar 8,200%, Pemahaman & Kompetensi Terhadap K3 dengan variance sebesar 8,039%, Informasi & Penerapan Terhadap K3 dengan variance sebesar 7,127%, Komunikasi & Lingkungan Kerja Terhadap K3 dengan variance sebesar 5,899%, Pengawasan & Kepuasan Informasi Terhadap K3 dengan variance sebesar 5,031% dan Pelatihan terhadap K3 dengan variance sebesar 1,000%.