Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

25 hasil
Subjek: EGRA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

OPTIMALISASI FUNGSI PENJAMIN DALAM PENGAWASAN KLIEN PEMASYARAKATAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DI BALAI PEMASYARAKATAN KELAS II TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya residivisme tindak pidana pencurian pada klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tarakan akibat belum optimalnya fungsi penjamin dalam mengawasi klien selama masa reintegrasi sosial. Kajian ini menggunakan teori pengawasan efektif dan Teori Kontrol Sosial Travis Hirschi, serta merujuk pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP Nasional, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, dan Permenkumham Nomor 3 Tahun 2018. Penelitian bersifat hukum empiris atau (socio-legal research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap Pembimbing Kemasyarakatan, penjamin, dan klien yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan fungsi penjamin telah dijalankan namun belum optimal karena minimnya pemahaman tugas dan tanggungjawab, bahkan temuan hasil penelitian ada penjamin yang bukan dari keluarga inti, lemahnya komunikasi dengan PK, dan kendala ekonomi, ditambah faktor eksternal seperti stigma sosial dan terbatasnya lapangan kerja. Penelitian menyimpulkan bahwa optimalisasi fungsi penjamin memerlukan penguatan koordinasi antara penjamin, PK, keluarga, dan masyarakat demi keberhasilan reintegrasi sosial klien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN PADA RUMAH WALET MENGGUNAKAN SENSOR THERMAL MLX90614 BERBASIS INTERNET OF THINGS

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keamanan rumah walet pada umumnya masih dilakukan melalui pemantauan secara manual sehingga kurang efisien dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan dalam mendeteksi objek yang dapat mengganggu keberadaan sarang burung walet. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan rumah walet berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor thermal MLX90614, mikrokontroler ESP32, dan metode Rule-Based System. Sistem dirancang untuk mendeteksi suhu objek secara non-kontak, mengklasifikasikan kondisi berdasarkan aturan suhu yang telah ditentukan, serta mengirimkan hasil deteksi dan notifikasi kepada pengguna melalui aplikasi Telegram. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah sistem deteksi otomatis rumah walet, yang meliputi tingkat ketepatan sistem dalam mendeteksi kondisi berdasarkan suhu dan kemampuan sistem dalam mengirimkan notifikasi secara real-time. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa sistem mampu mendeteksi suhu ruangan dan objek manusia secara real-time menggunakan sensor thermal MLX90614. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kalibrasi berhasil meningkatkan kesesuaian pembacaan sensor terhadap termometer referensi. Pada objek manusia, error setelah kalibrasi berada pada rentang 0,004°C–0,134°C atau 0,01%–0,37%, sedangkan pada objek ruangan berada pada rentang 0,002°C–0,201°C atau 0,007%–0,57%, dengan nilai koefisien determinasi sebesar R² = 0,9744. Metode Rule-Based System berhasil mengklasifikasikan kondisi berdasarkan rentang suhu yang telah ditentukan dan memungkinkan proses pengambilan keputusan dilakukan secara otomatis. Pengujian komunikasi IoT menunjukkan tingkat keberhasilan pengiriman notifikasi sebesar 100% dengan rata-rata latency sebesar 1.809,3 ms atau sekitar 1,81 detik. Dengan demikian, sistem yang dirancang mampu melakukan deteksi suhu, klasifikasi kondisi, dan pengiriman notifikasi secara terintegrasi sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan pemantauan keamanan rumah walet berbasis IoT.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN BALAI PEMASYARAKATAN KELAS II TARAKAN DALAM REINTEGRASI SOSIAL KLIEN TERORISME

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan peran Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan dalam reintegrasi sosial klien terorisme serta pembimbingan yang dilakukan terhadap klien terorisme. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengkaji kesesuaian antara ketentuan normatif dengan pelaksanaannya di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan peran Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan dalam reintegrasi sosial klien terorisme belum berjalan secara optimal. Klien terorisme yang menjadi objek penelitian merupakan klien limpahan dari Lembaga Pemasyarakatan Bandung dan selama menjalani masa pembimbingan tidak pernah mengikuti program pembimbingan kepribadian, kemandirian, maupun kegiatan pembimbingan lainnya yang diselenggarakan Balai Pemasyarakatan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan normatif yang mewajibkan pelaksanaan pembimbingan terhadap seluruh klien pemasyarakatan dengan praktik yang terjadi di lapangan. Hambatan yang dihadapi meliputi luasnya wilayah kerja, ketidakseimbangan antara jumlah Pembimbing Kemasyarakatan dengan jumlah klien yang ditangani, serta belum adanya regulasi khusus mengenai mekanisme pembimbingan klien tindak pidana terorisme. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan optimalisasi pelaksanaan pembimbingan terhadap klien tindak pidana khusus guna mendukung keberhasilan reintegrasi sosial dan mencegah terjadinya pengulangan tindak pidana

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum bagi pihak yang dirugikan akibat kelalaian Notaris dalam pembuatan Akta

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan pada mekanisme Perlindungan Hukum bagi pihak yang dirugikan akibat kelalaian Notaris dalam menjalankan tugasnya. Walaupun Notaris merupakan pejabat publik yang berkewajiban menerbitkan Akta sebagai alat bukti yang kuat, namun pada kenyataannya sering ditemukan kesalahan yang berdampak pada kerugian pihak. Melalui metode penelitian yuridis normatif, studi ini menggunakan landasan teori perlindungan hukum Philipus M. Hadjon serta konsep tanggung jawab Hans Kelsen untuk menganalisis berbagai regulasi dan keputusan Mahkamah Agung untuk menemukan solusi hukum yang tepat. Hasil studi ini menunjukkan adanya dua kualifikasi perlindungan bagi korban, yaitu perlindungan preventif yang dilakukan oleh Majelis Pengawas Notaris, serta perlindungan represif yang membuka peluang bagi korban untuk menuntut ganti rugi melalui gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Kesimpulan dari penelitian ini merupakan dari kelalaian Notaris menyebabkan konsekuensi fatal yang menyebabkan Akta menjadi degradasi nilai pembuktian dan menjadi Akta di bawah tangan. Sehingga kehilangan kekuatan dan pembuktian yang pada akhirnya mencederai prinsip kepastian hukum di masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI INTEGRASI ANGKUTAN BARANG KOTA TARAKAN (STUDI KASUS: PELABUHAN MALUNDUNG DAN TENGKAYU 1)

2026•

Distribusi barang merupakan komponen vital dalam sistem logistik yang mendukung ekonomi Kota Tarakan. Namun, saat ini terdapat ketidakselarasan antara jaringan jalan, tata ruang, dan pusat logistik, di mana aktivitas bongkar muat sering dilakukan di badan jalan yang memicu kemacetan dan ketidakteraturan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sistem distribusi barang dari pelabuhan ke gudang dan ritel, serta menganalisis kondisi integrasi sistem tersebut menggunakan pendekatan SWOT. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif melalui pemberian bobot dan rating pada faktor internal (IFAS) dan eksternal (EFAS). Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan kuesioner terhadap lima entitas utama, termasuk Dinas Perhubungan, pengelola pelabuhan, operator logistik, pengelola gudang, dan pelaku ritel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik distribusi barang di Tarakan didominasi oleh pergerakan truk kontainer dan box truck dari Pelabuhan Malundung dan Tengkayu I menuju gudang di pusat kota (Jl. Yos Sudarso, Jl. Diponegoro, dan Jl. KH. Agus Salim). Hasil analisis matriks SWOT menempatkan sistem distribusi Kota Tarakan pada Kuadran IV (skor strategi Weaknesses-Threats tertinggi sebesar 3,92), yang mengindikasikan situasi defensif. Kelemahan utama meliputi ketiadaan terminal logistik terintegrasi dan keterbatasan fasilitas bongkar muat, sementara ancaman utama adalah konflik lalu lintas dengan kendaraan pribadi dan keterbatasan lahan logistik di pusat kota. Penelitian ini merekomendasikan strategi minimalisasi kelemahan internal melalui penyusunan regulasi teknis distribusi, penguatan koordinasi antarinstansi, serta perencanaan pembangunan zona logistik di wilayah pinggiran kota untuk mengurangi beban pusat kota.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI BIOPLASTIK BERBAHAN DASAR KARAGINAN DENGAN PLASTICIZER GLISEROL

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI BIOPLASTIK BERBAHAN DASAR KARAGINAN DENGAN PLASTICIZER GLISEROL Abstrak Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas perikanan potensial yang terus dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta ketersediaan bahan baku yang melimpah. Selain bersifat terbarukan dan mudah dibudidayakan dengan waktu panen relatif singkat, rumput laut ini juga kaya akan polimer alami berupa senyawa polisakarida. Karakteristik tersebut menjadikan K. alvarezii berpeluang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif dalam pengembangan bioplastik ramah lingkungan. Salah satu produk olahan rumput laut yang banyak dimanfaatkan adalah karaginan, yaitu senyawa hidrokoloid yang diperoleh melalui proses ekstraksi menggunakan air atau pelarut pada suhu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik bioplastik berbasis karaginan dengan penambahan Carboxy Methyl Cellulose (CMC) dan gliserol sebagai bahan pemlastis. Tahapan penelitian meliputi proses sintesis bioplastik serta pengujian sifat fisik dan mekanik, yang mencakup uji kuat tarik, uji perpanjangan, uji kelarutan, uji biodegradabilitas, pengukuran ketebalan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioplastik berbahan dasar karaginan dengan penambahan gliserol dan CMC berhasil dibuat. Ketebalan bioplastik yang dihasilkan telah memenuhi standar JIS ( 0,25 mm), dengan nilai ketebalan tertinggi sebesar 0,16 mm pada konsentrasi gliserol 2,5%. Nilai kuat tarik yang diperoleh sebesar 3,21 MPa belum memenuhi standar JIS (> 3,92 MPa) maupun SNI bioplastik (24,7–302 MPa). Namun, nilai perpanjangan mencapai 149,79%, sehingga telah memenuhi persyaratan standar SNI bioplastik (> 50%) dan JIS (21– 220%). Nilai kelarutan bioplastik berada pada kisaran 52,88% hingga 97,99%, sedangkan hasil pengujian biodegradabilitas menunjukkan bahwa bioplastik mengalami degradasi secara sempurna pada hari ketiga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTATION OF THE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) MODEL TO ENHANCE EIGHTH-GRADE STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXTS AT SMPN 7 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research aimed to enhance students' reading comprehension of narrative texts through the implementation of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model. This research used a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 32 students of class VIII-1 at SMP Negeri 7 Tarakan in the 2024/2025 academic year. The data were collected through reading comprehension tests and observation sheets of teacher and students' activities. The results showed an improvement in students' reading comprehension from Cycle I to Cycle II. In Cycle I, only 37% of students achieved the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP) score of 74, which increased to 62% in Cycle II. Student activity increased from 92% to 96%, and teacher performance improved from 91% to 96%. The increase in student activity reflected higher engagement in key CIRC activities, including reading, group discussion, and writing. Teacher performance also improved as the CIRC steps were implemented more effectively, supporting students' engagement in reading activities. Thus, the CIRC model is effective in enhancing students' reading comprehension of narrative texts.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

karakteristik edible film dari semi refined carragenan kappaphycus alvarezii dengan penmbahan asam stearat

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Saat ini, pencemaran sampah plastik cukup mengkhawatirkan. Sampah plastik adalah sampah non organik yang sulit terurai dalam tanah dan waktu yang dibutuhkan untuk menguraikan sampah plastik tergolong cukup lama yaitu sampai 50-80 jt tahun untuk terurai, Strategi dalam memecahkan masalah ini yaitu penggunaan plastik Biodegradable alternatif telah dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakteristik edible film berbahan dasar semi refined carrageenan yang dibuat dari rumput laut jenis Kappaphycus alvareezi dengan karboksimetil selulosa yang berbeda sebagai pengemulsi. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan edible film dari SRC dengan penambahan Asam stearat sebagai plastisizer kemudian edible film yang sudah dibuat karakterisasi dengan uji kuat tarik, perpanjangan, ketebalan, uji kelarutan dan uji kadar air untuk mengetahui sifat dan karakter dari edible film. Kesimpulan pada penelitian ini adalah edible film dengan penambahan asam stearat dengan kadar 0,1%, 0,2%, 0,3% memiliki karakteristik kuat tarik sebesar 64,69-35,42 MPa, Perpanjangan 26,8%- 8,0%, kelarutan 81,94% -80,83%, Kadar air 13,66% -13,33% dan Ketebalan 0,019mm- 0,031mm. Berdasarkan hasil tersebut edible film tidak dapat memenuhi JIS (Japanese Industrial Standart) edible film yang sintesis memenuhi standar untuk parameter kuat tarik dan ketebalan namun tidak memenuhi standar parameter perpanjangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POTENSI BAKTERI SIMBION SPONS (Stylissa sp.) SEBAGAI PENDEGRADASI ZAT METILEN BIRU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah zat warna metilen biru (MB) dari industri tekstil menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan perairan karena sifatnya yang persisten dan toksik. Bioremediasi menggunakan bakteri merupakan alternatif yang ramah lingkungan untuk mengatasi pencemaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bakteri simbion spons Stylissa sp. dalam mendegradasi MB. Sebanyak 20 isolat bakteri dari spons Stylissa sp. diskrining kemampuannya dalam mendegradasi MB. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dekolorisasi MB, pengaruh suhu (30°C, 35°C dan 40°C), pengaruh pH berkisar 5 sampai 10, pengaruh konsentrasi inokulum (1x106, 1x107 dan 1x108 CFU/mL) dan pengaruh konsentrasi MB (200, 300, 400 dan 500 mg/L). Hasil skrining menunjukkan bahwa empat isolat (SS03, SS15, SS16 dan SS19) mampu mendegradasikan MB dengan perubahan warna dari biru menjadi tidak berwarna setelah 7 hari inkubasi. Isolat SS16 menunjukkan kinerja terbaik dengan efisiensi dekolorisasi mencapai 100% pada suhu 35°C dan pH 9. Konsentrasi inokulum optimum adalah 1×108 CFU/mL dengan waktu degradasi tercepat 96 jam. Namun, efisiensi degradasi menurun seiring peningkatan konsentrasi MB, dengan hasil tertinggi 87,41% pada konsentrasi 200 mg/L oleh isolat SS16. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa bakteri simbion spons Stylissa sp., khususnya isolat SS16, berpotensi sebagai agen bioremediasi limbah zat warna metilen biru.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POTENSI BAKTERI SIMBION SPONGE (Stylissa sp) SEBAGAI PENDEGRADASI ZAT WARNA CONGO RED

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pencemaran lingkungan akibat limbah industri tekstil, khususnya zat warna azo seperti Congo Red (CR), menjadi permasalahan serius karena bersifat toksik, karsinogenik dan sulit terurai. Biodegradasi mikroorganisme menawarkan solusi ramah lingkungan untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini mengeksplorasi potensi bakteri simbion spons laut Stylissa sp. dalam mendengradasi CR. Dari 20 isolat awal, diperoleh empat isolat unggul (SS05, SS08, SS09 dan SS18) yang mampu mendegradasi CR. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dekolorisasi CR, pengaruh suhu (30℃,35℃ dan 40℃), pengaruh pH 5 sampai 10, pengaruh konsentrasi inokulum (106, 107, dan 108 CFU/mL) dan pengaruh konsentrasi zat warna CR (100,150, dan 200 mg/L). Hasil skrining menunjukan bahwa empat isolat (SS05, SS08, SS09 dan SS18) mampu mendengradasi CR dengan perubahan warna setelah 7 hari inkubasi dari warna merah terang menjadi warna tidak bewarna. Isolat SS18 menunjukan efisiensi yang baik dalam mendengradasi mencapai ±70% pada suhu 35℃ dan pH 6. Konsentrasi inokulum optimum Adalah 1x108 CFU/mL dengan waktu degradasi tercepat 72 jam. Namun, efsiensi degradasi menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi CR, dengan hasil tertinggi ±70% pada konsentrasi 100 mg/L oleh isolat SS18 hasil ini menunjukkan bahwa bakteri simbion Stylissa sp., khususnya SS18, berpotensi sebagai agen bioremediasi efektif dan ramah lingkungan untuk pengolahan limbah cair tekstil yang mengandung pewarna azo.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan Utara Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Pada Siswa Kelas VIII-I SMP Negeri 2 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) siswa kelas VIII-I SMP Negeri 2 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa adalah tindakan kelas yang melibatkan satu kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran CIRC mampu meningkatkan keterampilan menulis puisi berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara pada siswa kelas VIII-I SMP Negeri 2 Tarakan. Hal ini terbukti dari peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Penelitian yang dilaksanakan pada siklus I diperoleh hasil belajar dari total 32 siswa hanya 11 siswa yang mendapatkan nilai tuntas dengan persentase (34%) dan 21 siswa yang mendapat nilai di bawah KKM dengan persentase (66%). Hasil belajar pada siklus II menunjukkan peningkatan dimana total 32 siswa terdapat 29 yang tuntas dengan persentase (91%) dan terdapat 3 siswa yang tidak tuntas dengan persentase (9%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa penilaian mengalami peningkatan pada hasil belajar menulis puisi berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara menggunakan model CIRC pada siklus I yang masih kurang, pada siklus II siswa sudah mampu dan memahami cara menulis puisi dengan baik secara kolaboratif

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Surat Telegram Sebagai Pelaksanaan Restorative Justice Dalam Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi Di Polres Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana korupsi di Polres Tarakan serta menganalisis kedudukan hukum Surat Telegram sebagai dasar kebijakan tersebut. Seluruh data yang diperoleh penulis dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer diperoleh dari lapangan, data sekunder berasal dari dokumen hukum dan literatur yang relevan dan data tersier berasal dari website-website internet resmi yang terkait. Lokasi penelitian ditetapkan di Polres Tarakan, dengan objek kajian utama berupa pelaksanaan penyelesaian perkara korupsi berdasarkan arahan dalam Surat Telegram. Berdasarkan data hasil penelitian yang diperoleh, penulis berkesimpulan bahwa terdapat praktik penyelesaian perkara korupsi melalui pengembalian kerugian negara di tahap penyelidikan, tanpa dilanjutkan ke penyidikan. Praktik ini dinilai efektif secara administratif, namun dari sisi hukum bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan peraturan internal institusi penegak hukum lainnya yang secara tegas mengecualikan tindak pidana korupsi dari pendekatan restorative justice. Sementara itu, dasar kebijakan tersebut merujuk pada Surat Telegram Kapolri dan Kabareskrim yang hanya bersifat sebagai instruksi internal Polri. Surat tersebut tidak termasuk dalam hierarki peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011, sehingga tidak dapat dijadikan dasar hukum untuk menyimpangi ketentuan undang-undang. Dengan demikian, penerapan restorative justice terhadap perkara korupsi melalui Surat Telegram tidak memiliki kekuatan hukum yang sah secara yuridis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Prototipe Sistem Monitoring Kondisi Lampu Lalu Lintas Kota Tarakan Berbasisi Internet Of Things

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lampu lalu lintas memiliki peran vital dalam mengatur kelancaran arus kendaraan di persimpangan jalan. Namun, sistem pemantauan kondisi lampu lalu lintas di Kota Tarakan masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan keterlambatan dalam deteksi dan penanganan gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji prototipe sistem monitoring kerusakan lampu lalu lintas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroller ESP32, sensor arus PZEM-004T, serta integrasi dengan aplikasi Blynk dan Telegram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memantau kondisi lampu lalu lintas secara real-time dengan tingkat akurasi tinggi. Sensor arus berhasil membedakan kondisi lampu menyala (0,03 A) dan mati (0 A), dengan kabel NYM menghasilkan akurasi pembacaan 100% dan kabel AWG sebesar 92,86%. Sistem tetap terhubung secara stabil ke jaringan WiFi dalam rentang jarak 2 hingga 8 meter tanpa kehilangan data (packet loss 0%), dengan nilai latency antara 127,65 ms hingga 142,03 ms, masih dalam batas wajar. Pengujian transmisi data melalui aplikasi Blynk sebanyak 24 kali menunjukkan akurasi pengiriman dan penerimaan data sebesar 100%, sementara pengiriman notifikasi melalui Telegram rata-rata hanya memerlukan waktu 2 detik. Secara keseluruhan hasill tersebut menunjukan sistem terbukti handal, akurat, serta efisien untuk mendeteksi kerusakan lampu lalu lintas secara otomatis. Oleh karena itu, sistem ini layak diimplementasikan untuk meningkatkan keandalan dan efektivitas pemeliharaan infrastruktur lalu lintas di Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-Faktor Degradasi Moral Siswa Kelas V SDN 003 Lumbis Kabupaten Nunukan

2025•

ANALISIS FAKTOR –FAKTOR DEGRADASI MORAL SISWA KELAS V SDN 003 LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan degradasi moral siswa Kelas V SDN 003 Lumbis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di SDN 003 Lumbis pada tahun ajaran 2023/2024. Instrumen penelitian pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai pendukung dalam penelitian ini. Subjek penelitian berjumlah empat siswa kelas V SDN 003 Lumbis. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini triangulasi metode dan triangulasi Sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi faktor penyebab degradasi moral siswa kelas V SDN 003 Lumbis adanya faktor utama, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Moral siswa disebabkan faktor internal, seperti kurangnya pemahaman moral, lemahnya kontrol diri, serta faktor eksternal, seperti lingkungan keluarga yang kurang mendukung pendidikan moral, faktor teman sebaya, dan penggunaan teknologi yang tidak terkontrol. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dan orang tua dalam membangun karakter siswa yang lebih baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengawasan Balai Pemasyarakatan dalam Meminimalisir Residivis Pada Masa Pembebasan Bersyarat di Balai Pemasyarakatan kelas II Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Balai Permasyarakatan Kelas II Tarakan dalam melakukan pengawasan terhadap Narapidana. Serta untuk mengetahui Faktor Penghambat dalam Pelaksanaan Pengawasan yang dilakukan oleh Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, mengambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan pelaksanaan Tugas dan Fungsi Balai Permasyarakatan Kelas II Tarakan dalam melakukan pengawasan terhadap Narapidana yang mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) serta faktor-faktor penghambat dalam implementasinya. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan dan di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa pengawasan dilakukan melalui wajib lapor, home visit, dan koordinasi dengan instansi terkait, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, minimnya anggaran, serta kurangnya pemahaman klien tentang pengawasan. Tingginya angka residivisme di Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan juga menunjukkan bahwa pengawasan belum berjalan optimal. Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, diperlukan peningkatan jumlah tenaga Pembimbing Kemasyarakatan (PK), optimalisasi anggaran, regulasi yang lebih tegas dalam pencabutan Pembebasan Bersyarat, serta penguatan kerja sama dengan instansi terkait. Selain itu, pengembangan program rehabilitasi berbasis keterampilan menjadi langkah penting dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pembuatan Edible Film Dari Semi Refined Carrageenan kappaphycus alvarezii Dengan Penambahan CMC Yang Berbeda

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI SEMI REFINED CARRAGEENAN Kappaphycus alvarezii DENGAN PENAMBAHAN CMC YANG BERBEDA ABSTRAK Saat ini, pencemaran sampah plastik cukup mengkhawatirkan. Sampah plastik adalah limbah anorganik yang sulit terurai dalam tanah dan waktu yang dibutuhkan untuk menguraikan sampah plastik tergolong cukup lama yaitu 50-80 juta tahun untuk terurai. Semakin meningkatnya bahaya yaitu penggunaan plastik biodegradable alternatif telah dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi edible film berbahan dasar semi refined carrageenan yang dibuat dari rumput laut jenis Kappaaphycus alvarezii dengan karboksimetil selulosa yang berbeda sebagai pengemulsi. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan edible film dari SRC dengan penambahan CMC sebagai pengemulsi dan gliserin sebagai plastizicer kemudian edible film yang sudah dibuat karakterisasi dengan uji ketebalan, uji kadar air, uji kelarutan, uji tarik untuk mengetahui sifat dan karakter dari edible film. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Edible film dengan penambahan CMC dengan kadar, 0,1%., 0,3%., 0,5% memiliki karakteristik kuat tarik sebesar 10,16%-13,76 MPa, perpanjangan 25,4867%-34,62%, kelarutan 80,55%-94,44%, kadar air 24%-27% dan ketebalan 0,082 mm-0,09 mm. Berdasarkan hasil tersebut edible film tidak dapat memenuhi JIS (Japanese Industrial Standart) edible film yang di sintesis memenuhi standar untuk parameter kuat tarik dan ketebalan namun tidak memenuhi standar parameter perpanjangan. Kata kunci : Biodegradable, pengemulsi, uji ketebalan, kadar air, kelarutan, uji tarik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan hukum pemegang hak cipta atas pembajakan karya sinematografi melalui aplikasi telegram

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK CIPTA ATAS PEMBAJAKAN KARYA SINEMATOGRAFI MELALUI APLIKASI TELEGRAM ABSTRAK Penelitian ini dibuat dan disusun dengan tujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan mengkaji terkait Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Atas Pembajakan Karya Sinematografi Melalui Aplikasi Telegram.Untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini digunakan metode penelitian hukum normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka dan menganalisis dari perspektif hukum Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta . Melalui metode penelitian ini diperoleh hasil bahwa bentuk perlindungan hukum pemegang hak cipta pembajakan karya sinematografi adalah diberikan berupa upaya hukum preventif dengan penutupan konten pembajakan melalui aplikasi telegram dan upaya hukum represif dimana diberikannya denda,hukum penjara dan lain sebagainya, Bentuk Upaya Penyelesaian Sengketa yang dapat ditempuh Pemegang Hak Cipta terkait dengan adanya Pembajakan Karya Sinematografi melalui Aplikasi Telegram adalah di luar dan di dalam pengadilan dengan pegajuan hukum perdata dengan ganti rugi dan tuntutan pidana terhadap pelaku pembajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KARAKTERISTIK INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL (Studi pada PDAM Tirta Alam Kota Tarakan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik informasi akuntansi manajemen (broadscope, timeliness, aggregation, integration) terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi pada penelitian ini adalah direktur, dewan pengawas, manajer dan asisten manajer. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi sebanyak 31 responden. Metode pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu metode kuesioner dan diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik informasi akuntansi manajemen broadscope berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan membutuhkan informasi yang akurat dan cakupannya luas. Namun karakteristik informasi akuntansi manajemen timeliness, aggregation dan integration tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, informasi yang disampaikan tidak hanya tepat waktu, teragregasi dan terintegrasi tapi juga relevan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Perbandingan MPPT P&O Tanpa PI Regulator dan Dengan Menggunakan PI Regulator Pada Photovoltage (PV)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemanfaatan energi surya telah menjadi pilihan yang semakin populer dalam upaya memanfaatkan sumber energi terbarukan. Sistem tenaga surya menggunakan panel surya untuk menghasilkan listrik yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan daya di berbagai aplikasi, Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan kinerja sistem tenaga surya, Maximum Power Point Tracking (MPPT) menjadi aspek kunci yang perlu dipertimbangkan yaitu untuk menentukan titik kerja optimal panel surya dengan metode MPPT yang umum digunakan adalah metode Perturb and Observe (P&O). Hasil pengujian Boost Converter diperoleh tegangan serta daya maksimum sebesar 2277 V dan 1389 A. Hasil pengujian MPPT P&O tanpa menggunakan PI Regulator pada PV dengan 3 kondisi Irradiation yaitu 1000 W/m2, 500 W/m2, 100 W/m2 dan suhu tetap sebesar 25℃ diperoleh nilai tegangan, arus dan daya yaitu 448,1 V, 224 A, 100.400 kW dengan beban sebesar 2 ohm. Lalu pada pengujian MPPT P&O menggunakan PI Regulator pada PV dengan kondisi Irradiation serta suhu dan beban yang sama diperoleh nilai tegangan, arus, dan daya sebesar 449.3 V, 224.6 A, 100.90 kW. Waktu Steady State MPPT P&O tanpa PI Regulator pada PV sekitar 0,140 s dan MPPT P&O menggunakan PI Regulator 0,078 s. Serta Daya keluaran panel pada MPPT P&O tanpa menggunakan PI Regulator sebesar 99.950 kW dan menggunakan PI Regulator yaitu 100.600 kW dan Ripple daya yang dihasilkan pada MPPT P&O tanpa menggunakan PI Regulator adalah sebesar 1.150 dan menggunakan PI Regulator adalah 200.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I-B SD Negeri 006 Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Membaca permulaan merupakan membaca tahap awal yang diajarkan di sekolah dasar yaitu pada kelas I dan II, pada tahap ini siswa diajarkan agar dapat mengenal huruf, atau mampu mengingat dan melafalkan huruf, simbol, dan lambang-lambang bahasa, setelah itu siswa akan belajar merangkai huruf menjadi suku kata, kata, kemudian menjadi kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I-B SD Negeri 006 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih berdasarkan kategori mandiri, berkembang dan perlu bimbingan. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara dengan hasil analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) subjek dengan kategori mandiri apabila mampu menyelesaikan seluruh tes kemampuan membaca permulaan dan hampir tidak melakukan kesalahan pada tes yang diujikan, pada kelas ini terdapat 3 siswa yang termasuk dalam kategori mandiri dengan presentase 11,5% dari 26 subjek (2) subjek dengan kategori berkembang mampu menyelesaikan seluruh tes kemampuan membaca permulaan namun masih terdapat beberapa kesalahan dalam tes yang diujikan, pada kelas ini terdapat 4 siswa yang termasuk dalam ketegori berkembang dengan presentase 15%, (3) subjek dengan kategori perlu bimbingan apabila tidak mampu menyelesaikan seluruh tes kemampuan membaca permulaan pada kelas ini terdapat 19 siswa yang termasuk dalam kategori perlu bimbingan dengan presentase 73%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail