Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

20 hasil
Penulis: SERLI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG DIABETES MELITUS PADA REMAJA DI DESA MANSALONG : STUDI DESKRIPTIF

2026•Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang perlu mendapat perhatian, termasuk pada kelompok remaja. Pengetahuan dan sikap yang baik diperlukan sebagai dasar dalam upaya pencegahan diabetes melitus sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentang diabetes melitus pada remaja di Desa Mansalong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 260 remaja di SMP Negeri 1 Mansalong dan SMA Negeri 1 Mansalong. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ) sebanyak 24 pertanyaan dan kuesioner sikap sebanyak 14 pernyataan. Data dianalisis secara univariat menggunakan Jamovi dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 206 responden (79,2%) memiliki pengetahuan kurang tentang diabetes melitus, sedangkan 159 responden (61,2%) memiliki sikap positif terhadap pencegahan diabetes melitus. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja memiliki pengetahuan kurang, namun sebagian besar memiliki sikap positif terhadap pencegahan diabetes melitus. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan edukasi kesehatan tentang diabetes melitus pada remaja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Permainan Bentengan Terhadap Kepercayaan DIri Siswa Kelas XI LAS 1 SMK Negeri 2 Tarakan

2026•Koleksi Perpustakaan

This study aims to determine whether group guidance incorporating the bentengan game has an influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan. Low student self-confidence was indicated by observable behaviors such as appearing nervous when speaking in front of the class, consistently seeking assistance before attempting tasks independently, rarely raising their hand or answering questions even when knowing the correct answer, and limited interaction with classmates during group activities. One approach that can be undertaken to address this issue is through group guidance services incorporating the bentengan game. The study employs a quantitative approach using experimental research. The research design applied is a applied is a pre-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest design. Data were collected using a self-confidence scale. The study population consisted of 59 students in Grade XI LAS 1 at SMK Negeri 2 Tarakan, with a sample of 12 students selected using simple random sampling. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the aid of SPSS version 21. The pretest results indicate that students' self-confidence scores fell within the low to very high category, with a mean score of 71.50. Following the intervention, the posttest results show an improvement, with scores falling within the high to very high category and a mean score of 80.41. Based on hypothesis testing using the Wilcoxon Signed-Rank Test, a significance value of 0.002 was obtained, which is below the threshold of 0.05. Consequently, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected, indicating that group guidance incorporating the bentengan game has a significant influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG DIABETES MELITUS PADA REMAJA DI DESA MANSALONG : STUDI DESKRIPTIF

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang perlu mendapat perhatian, termasuk pada kelompok remaja. Pengetahuan dan sikap yang baik diperlukan sebagai dasar dalam upaya pencegahan diabetes melitus sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentang diabetes melitus pada remaja di Desa Mansalong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 260 remaja di SMP Negeri 1 Mansalong dan SMA Negeri 1 Mansalong. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ) sebanyak 24 pertanyaan dan kuesioner sikap sebanyak 14 pernyataan. Data dianalisis secara univariat menggunakan Jamovi dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 206 responden (79,2%) memiliki pengetahuan kurang tentang diabetes melitus, sedangkan 159 responden (61,2%) memiliki sikap positif terhadap pencegahan diabetes melitus. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja memiliki pengetahuan kurang, namun sebagian besar memiliki sikap positif terhadap pencegahan diabetes melitus. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan edukasi kesehatan tentang diabetes melitus pada remaja.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Permainan Bentengan Terhadap Kepercayaan DIri Siswa Kelas XI LAS 1 SMK Negeri 2 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine whether group guidance incorporating the bentengan game has an influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan. Low student self-confidence was indicated by observable behaviors such as appearing nervous when speaking in front of the class, consistently seeking assistance before attempting tasks independently, rarely raising their hand or answering questions even when knowing the correct answer, and limited interaction with classmates during group activities. One approach that can be undertaken to address this issue is through group guidance services incorporating the bentengan game. The study employs a quantitative approach using experimental research. The research design applied is a applied is a pre-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest design. Data were collected using a self-confidence scale. The study population consisted of 59 students in Grade XI LAS 1 at SMK Negeri 2 Tarakan, with a sample of 12 students selected using simple random sampling. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the aid of SPSS version 21. The pretest results indicate that students' self-confidence scores fell within the low to very high category, with a mean score of 71.50. Following the intervention, the posttest results show an improvement, with scores falling within the high to very high category and a mean score of 80.41. Based on hypothesis testing using the Wilcoxon Signed-Rank Test, a significance value of 0.002 was obtained, which is below the threshold of 0.05. Consequently, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected, indicating that group guidance incorporating the bentengan game has a significant influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN POLISI DAN PERAIRAN DAN UDARA DALAM MENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN WILAYAH LAUT KALIMANTAN UTARA

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Polisi Perairan dan Udara (Polairud) dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah laut di Kalimantan Utara berdasarkan perspektif hukum yang berlaku di Indonesia. Wilayah perairan Kalimantan Utara memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan negara lain serta memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi, sehingga rentan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum seperti illegal fishing, penyelundupan, dan pelanggaran batas wilayah. Oleh karena itu, diperlukan peran optimal Polairud dalam penegakan hukum di wilayah perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa literatur hukum, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Polairud. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menelaah norma-norma hukum yang mengatur kewenangan dan peran Polairud dalam menjaga keamanan laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, Polairud memiliki kewenangan yang jelas dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah perairan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Peran tersebut meliputi patroli perairan, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat di wilayah pesisir dan laut. Namun demikian, masih terdapat adanya tumpang tindih kewenangan dengan instansi lain serta belum optimalnya pengaturan koordinasi antar lembaga dalam pengelolaan keamanan laut. Kesimpulannya, secara normatif peran Polairud telah diatur secara komprehensif dalam sistem hukum Indonesia, namun diperlukan penguatan regulasi dan harmonisasi kewenangan antar lembaga guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan keamanan wilayah laut di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN POLISI DAN PERAIRAN DAN UDARA DALAM MENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN WILAYAH LAUT KALIMANTAN UTARA

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Polisi Perairan dan Udara (Polairud) dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah laut di Kalimantan Utara berdasarkan perspektif hukum yang berlaku di Indonesia. Wilayah perairan Kalimantan Utara memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan negara lain serta memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi, sehingga rentan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum seperti illegal fishing, penyelundupan, dan pelanggaran batas wilayah. Oleh karena itu, diperlukan peran optimal Polairud dalam penegakan hukum di wilayah perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa literatur hukum, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Polairud. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menelaah norma-norma hukum yang mengatur kewenangan dan peran Polairud dalam menjaga keamanan laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, Polairud memiliki kewenangan yang jelas dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah perairan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Peran tersebut meliputi patroli perairan, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat di wilayah pesisir dan laut. Namun demikian, masih terdapat adanya tumpang tindih kewenangan dengan instansi lain serta belum optimalnya pengaturan koordinasi antar lembaga dalam pengelolaan keamanan laut. Kesimpulannya, secara normatif peran Polairud telah diatur secara komprehensif dalam sistem hukum Indonesia, namun diperlukan penguatan regulasi dan harmonisasi kewenangan antar lembaga guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan keamanan wilayah laut di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN STATUS EKONOMI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS PANTAI AMAL

2026•

Balita berada pada tahap pertumbuhan dan perkembangan yang krusial, membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Malnutrisi pada usia ini dapat terjadi karena keterbatasan pengetahuan ibu tentang makanan bergizi dan kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik. Kedua faktor tersebut berkontribusi signifikan terhadap risiko stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menilai keterkaitan antara tingkat pengetahuan ibu dan status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada balita di area kerja Puskesmas Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 85 responden dijadikan sampel melalui teknik total sampling, dan analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman rank untuk mengevaluasi hubungan antarvariabel. Hasil dari 85 responden yang diteliti, sebagian besar ibu berada pada rentang usia 26 –35 tahun (80,0%), dengan mayoritas balita berusia 2 tahun (30,6%) dan berjenis kelamin perempuan (51,8%). Berdasarkan penilaian pengetahuan, 63 ibu (74,1%) tergolong memiliki pengetahuan baik. Sementara itu, sebagian besar keluarga (55 orang atau 64,7%) termasuk dalam kategori ekonomi cukup. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu serta status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal. Toddlers are at a critical stage of growth and development and require adequate nutritional intake to meet their physiological needs. Malnutrition at this age may occur due to limited maternal knowledge regarding nutritious foods and unfavorable family economic conditions. Both factors contribute significantly to the risk of stunting. This study aimed to assess the relationship between maternal knowledge level and family socioeconomic status and the incidence of stunting among toddlers in the service area of Pantai Amal Primary Health Center. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 85 respondents were included using a total sampling technique, and data analysis was conducted using the Spearman rank correlation test to evaluate the relationships among variables. Of the 85 respondents, most mothers were aged 26–35 years (80.0%), while the majority of toddlers were 2 years old (30.6%) and female (51.8%). Based on the assessment of maternal knowledge, 63 mothers (74.1%) were categorized as having good knowledge. Meanwhile, most families (55 respondents or 64.7%) were classified as having a moderate socioeconomic status. The findings indicate a significant relationship between maternal knowledge level and family socioeconomic status and the incidence of stunting among toddlers in the service area of Pantai Amal Primary Health Center.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN STATUS EKONOMI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS PANTAI AMAL

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Balita berada pada tahap pertumbuhan dan perkembangan yang krusial, membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Malnutrisi pada usia ini dapat terjadi karena keterbatasan pengetahuan ibu tentang makanan bergizi dan kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik. Kedua faktor tersebut berkontribusi signifikan terhadap risiko stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menilai keterkaitan antara tingkat pengetahuan ibu dan status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada balita di area kerja Puskesmas Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 85 responden dijadikan sampel melalui teknik total sampling, dan analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman rank untuk mengevaluasi hubungan antarvariabel. Hasil dari 85 responden yang diteliti, sebagian besar ibu berada pada rentang usia 26 –35 tahun (80,0%), dengan mayoritas balita berusia 2 tahun (30,6%) dan berjenis kelamin perempuan (51,8%). Berdasarkan penilaian pengetahuan, 63 ibu (74,1%) tergolong memiliki pengetahuan baik. Sementara itu, sebagian besar keluarga (55 orang atau 64,7%) termasuk dalam kategori ekonomi cukup. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu serta status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal. Toddlers are at a critical stage of growth and development and require adequate nutritional intake to meet their physiological needs. Malnutrition at this age may occur due to limited maternal knowledge regarding nutritious foods and unfavorable family economic conditions. Both factors contribute significantly to the risk of stunting. This study aimed to assess the relationship between maternal knowledge level and family socioeconomic status and the incidence of stunting among toddlers in the service area of Pantai Amal Primary Health Center. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 85 respondents were included using a total sampling technique, and data analysis was conducted using the Spearman rank correlation test to evaluate the relationships among variables. Of the 85 respondents, most mothers were aged 26–35 years (80.0%), while the majority of toddlers were 2 years old (30.6%) and female (51.8%). Based on the assessment of maternal knowledge, 63 mothers (74.1%) were categorized as having good knowledge. Meanwhile, most families (55 respondents or 64.7%) were classified as having a moderate socioeconomic status. The findings indicate a significant relationship between maternal knowledge level and family socioeconomic status and the incidence of stunting among toddlers in the service area of Pantai Amal Primary Health Center.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KARAKTERISTIK INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL (Studi pada PDAM Tirta Alam Kota Tarakan)

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik informasi akuntansi manajemen (broadscope, timeliness, aggregation, integration) terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi pada penelitian ini adalah direktur, dewan pengawas, manajer dan asisten manajer. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi sebanyak 31 responden. Metode pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu metode kuesioner dan diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik informasi akuntansi manajemen broadscope berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan membutuhkan informasi yang akurat dan cakupannya luas. Namun karakteristik informasi akuntansi manajemen timeliness, aggregation dan integration tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, informasi yang disampaikan tidak hanya tepat waktu, teragregasi dan terintegrasi tapi juga relevan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KARAKTERISTIK INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL (Studi pada PDAM Tirta Alam Kota Tarakan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik informasi akuntansi manajemen (broadscope, timeliness, aggregation, integration) terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi pada penelitian ini adalah direktur, dewan pengawas, manajer dan asisten manajer. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi sebanyak 31 responden. Metode pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu metode kuesioner dan diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik informasi akuntansi manajemen broadscope berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan membutuhkan informasi yang akurat dan cakupannya luas. Namun karakteristik informasi akuntansi manajemen timeliness, aggregation dan integration tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, informasi yang disampaikan tidak hanya tepat waktu, teragregasi dan terintegrasi tapi juga relevan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kota Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Pemerintah Daeah Kota Tarakan tahun 2018-2022. Penelitian ini berlokasi di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian Deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dari peneitian ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Tarakan dan yang menjadi sampel adalah Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2018-2020. Teknik analisis dilakukan melalui berbagai rasio keuangan diantaranya, Rasio Derajat Desentralisasi, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rasio Pertumbuhan serta Rasio Keserasian. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa (I) Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah kota Tarakan selama tahun 2018-2020 berdasarkan Rasio Derajat Desentralisasi dalam kategori kurang (II) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah menunjukkan kemampuan keuangan Pemerintah Kota Tarakan sangat rendah dengan pola hubungan Instuktif, (III) Rasio Efektivitas PAD menunjukkan pada tahun 2018 tergolong tidak efektif, pada tahun 2019 dan 2022 tergolong cukup efektif kemudian pada tahun 2020 dan 2022 sudah tergolong sangat fektif, (IV) Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Tarakan berdasarkan Rasio Efisensi tergolong Efisien, (v) Rasio Pertumbuhan Pendapatan Daerah Menunjukkan rata-rata Pertumbuhan Positif, Rasio Pertumbuhan Belanja Daerah menunjukkan rata-rata pertumbuhan yang positif, namun pada tahun 2019 terjadi pertumbuhan yang negatif yaitu -13,30% begitu juga pada tahun 2021 sebesar -1,85%, (VI) Rasio Keserasian Belanja Operasi dan Belanja Modal belum stabil dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Tarakan mengalokasikan sebagian besar anggaran belanjanya untuk belanja operasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kota Tarakan Tahun 2018-2022

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Pemerintah Daeah Kota Tarakan tahun 2018-2022. Penelitian ini berlokasi di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian Deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dari peneitian ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Tarakan dan yang menjadi sampel adalah Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2018-2020. Teknik analisis dilakukan melalui berbagai rasio keuangan diantaranya, Rasio Derajat Desentralisasi, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rasio Pertumbuhan serta Rasio Keserasian. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa (I) Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah kota Tarakan selama tahun 2018-2020 berdasarkan Rasio Derajat Desentralisasi dalam kategori kurang (II) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah menunjukkan kemampuan keuangan Pemerintah Kota Tarakan sangat rendah dengan pola hubungan Instuktif, (III) Rasio Efektivitas PAD menunjukkan pada tahun 2018 tergolong tidak efektif, pada tahun 2019 dan 2022 tergolong cukup efektif kemudian pada tahun 2020 dan 2022 sudah tergolong sangat fektif, (IV) Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Tarakan berdasarkan Rasio Efisensi tergolong Efisien, (v) Rasio Pertumbuhan Pendapatan Daerah Menunjukkan rata-rata Pertumbuhan Positif, Rasio Pertumbuhan Belanja Daerah menunjukkan rata-rata pertumbuhan yang positif, namun pada tahun 2019 terjadi pertumbuhan yang negatif yaitu -13,30% begitu juga pada tahun 2021 sebesar -1,85%, (VI) Rasio Keserasian Belanja Operasi dan Belanja Modal belum stabil dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Tarakan mengalokasikan sebagian besar anggaran belanjanya untuk belanja operasi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Proses Produksi Terhadap Kualitas Produk (Studi Pada PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan)

2023•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH KUALITAS BAHAN BAKU DAN PROSES PRODUKSI TERHADAP KUALITAS PRODUK (Studi Pada PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan). Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Proses Produksi terhadap Kualitas Produk pada PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan dengan total 190 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan software SPSS versi 29. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel Kualitas Bahan Baku berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Produk. Proses Produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Produk.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Proses Produksi Terhadap Kualitas Produk (Studi Pada PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan)

2023•

ABSTRAK PENGARUH KUALITAS BAHAN BAKU DAN PROSES PRODUKSI TERHADAP KUALITAS PRODUK (Studi Pada PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan). Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Proses Produksi terhadap Kualitas Produk pada PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan dengan total 190 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan software SPSS versi 29. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel Kualitas Bahan Baku berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Produk. Proses Produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Produk.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan.

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar matematika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto. Sampel pada penelitian ini sebanyak 165 peserta didik yang diambil dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner/angket dan wawancara singkat dengan peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan pengujian hipotesis uji t. Hasil penelitian menunjukkan pemberian reward dalam pembelajaran matematika berpengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik, hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi sederhana Y ̂=63,775+0,194X. Sedangkan pada hasil pengujian hipotesis uji t diperoleh thitung > ttabel (3,037 > 1,975) dengan signifikasi sebesar (0,003 0,05), sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar matematika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan.

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar matematika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto. Sampel pada penelitian ini sebanyak 165 peserta didik yang diambil dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner/angket dan wawancara singkat dengan peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan pengujian hipotesis uji t. Hasil penelitian menunjukkan pemberian reward dalam pembelajaran matematika berpengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik, hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi sederhana Y ̂=63,775+0,194X. Sedangkan pada hasil pengujian hipotesis uji t diperoleh thitung > ttabel (3,037 > 1,975) dengan signifikasi sebesar (0,003 0,05), sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar matematika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISASI KIMIA DAN SENSORI SURIMI BERBAHAN BAKU IKAN PELAGIS (BARAKUDA, GULAMAH DAN BULAN-BULAN) DI PERAIRAN TARAKAN

2022•Koleksi Perpustakaan

Surimi adalah daging lumat yang terkonstrat dengan protein miofibril melalui proses pencucian berulang-ulang menggunakan air dingin yang terstandar dengan penambahan garam dan gula (Cryoprotectant). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas surimi yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia dengan menggunakan tiga jenis ikan yang berbeda. Metode penelitian dengan cara deskriptif kualititatif untuk analisis menggunakan rendemen surimi, pengujian kadar air, protein, lemak dan analisis sensori yang meliputi kenampakan, uji lipat dan uji gigit. Hasil penelitian menunjukkan rendemen surimi yang dihasilkan pada ikan barakuda 7,86, gulamah 7,66 dan bulan-bulan 7,26. Proksimat ikan segar yang dihasilkan ikan barakuda dengan kadar air 77,88%, protein 16,23%, lemak 6,67% dan abu 1,61%, gulamah dengan kadar air 79,41%, protein 15,58%, lemak 3,18% dan abu 1,56% sedangkan bulan-bulan kadar air 69,90%, protein 16,52%, lemak 4,18% dan abu 1,06%. Proksimat surimi yang dihasilkan adalah surimi barakuda kadar air 79,22%, protein 12,41% dan lemak 1,61%. surimi gulamah kada air 80,55%, protein 12,94% dan lemak 1,56% sedangakan surimi bulan-bulan kadar air 75,00%, protein 12,69%, dan lemak 1,06%. Sensori surimi barakuda, gulamah dan bulan-bulan mencapai rata-rata 7 sampai 8, dimana surimi yang dihasilkan sesuai dengan SNI 2694:2013.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISASI KIMIA DAN SENSORI SURIMI BERBAHAN BAKU IKAN PELAGIS (BARAKUDA, GULAMAH DAN BULAN-BULAN) DI PERAIRAN TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Surimi adalah daging lumat yang terkonstrat dengan protein miofibril melalui proses pencucian berulang-ulang menggunakan air dingin yang terstandar dengan penambahan garam dan gula (Cryoprotectant). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas surimi yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia dengan menggunakan tiga jenis ikan yang berbeda. Metode penelitian dengan cara deskriptif kualititatif untuk analisis menggunakan rendemen surimi, pengujian kadar air, protein, lemak dan analisis sensori yang meliputi kenampakan, uji lipat dan uji gigit. Hasil penelitian menunjukkan rendemen surimi yang dihasilkan pada ikan barakuda 7,86, gulamah 7,66 dan bulan-bulan 7,26. Proksimat ikan segar yang dihasilkan ikan barakuda dengan kadar air 77,88%, protein 16,23%, lemak 6,67% dan abu 1,61%, gulamah dengan kadar air 79,41%, protein 15,58%, lemak 3,18% dan abu 1,56% sedangkan bulan-bulan kadar air 69,90%, protein 16,52%, lemak 4,18% dan abu 1,06%. Proksimat surimi yang dihasilkan adalah surimi barakuda kadar air 79,22%, protein 12,41% dan lemak 1,61%. surimi gulamah kada air 80,55%, protein 12,94% dan lemak 1,56% sedangakan surimi bulan-bulan kadar air 75,00%, protein 12,69%, dan lemak 1,06%. Sensori surimi barakuda, gulamah dan bulan-bulan mencapai rata-rata 7 sampai 8, dimana surimi yang dihasilkan sesuai dengan SNI 2694:2013.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. T DENGAN DIAGNOSIS DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

2021•

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Angka prevalensi DM terus meningkat. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang belakang penulis mengambil kasus Diabetes Melitus Tipe 2 dalam Laporan Tugas Akhir. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapatkan pengalaman nyata dalam menerapkan asuhan keperawatan secara histolik dan komprehensif pada klien dengan diagnosis Diabetes Melitus Tipe 2 di ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 29 sampai 31 maret 2021. Hasil yang didapatkan terdapat tujuh diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. T, yaitu perfusi perifer tidak efektif, ketidakstabilan kadar glukosa darah, nyeri akut, gangguan integritas jaringan, gangguan pola tidur, gangguan mobilitas fisik, defisit pengetahuan. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara tinjauan pustaka dengan laporan kasus pada Tn. T dimulai dari pengkajian lima, diagnosis enam, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi. Evaluasi hasil yang didapatkan ada enam diagnosis yang teratasi dan satu diagnosis teratasi sebagian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PADA GALILEO CAFE TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas produk dan kualitas layanan tehadap kepuasan dan loyalitas pelanggan pada Galileo Cafe Tarakan. Responden penelitian ini adalah masyarakat umum yang berusia minimal 17 tahun dan pernah melakukan pembelian di Galileo Cafe Tarakan dengan menggunakan metode survei langsung dengan instrumen pernyataan atau pertanyaan. Kuesioner yang disebar dan yang kembali adalah sebanyak 300 kuesioner dan kuesioner yang dapat diolah dalam penelitian ini adalah sebanyak 300. Berdasarkan analisis Partial Least Square (PLS 3.0), hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan langsung antara variabel kualitas produk dengan kepuasan pelanggan, kualitas layanan dengan kepuasan pelanggan, kepuasan pelanggan dengan loyalitas pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan antara variabelnya. Sedangkan hubungan langsung antara variabel kualitas layanan dengan loyalitas pelanggan memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan antar variabelnya. Menandakan bahwa walaupun semakin tinggi kualitas layanan tidak mempengaruhi pelanggan untuk bisa loyal. Sementara kualitas produk dan kualitas layanan yang tinggi akan membuat kepuasan bagi pelanggan sehingga kepuasan ini menciptakan loyalitas pelanggan di Galileo Cafe Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail