Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Blended Learning
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Effect of Blended Learning Approach on Vocabulary Enhancement of Tenth Grade Students' at SMA Negeri 5 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Vocabulary is considered one of the important aspects in learning English as a foreign language because it supports students in understanding and using the language effectively. However, many students still experience difficulties in developing their vocabulary. This study was conducted to determine whether a blended learning approach can improve the vocabulary of tenth grade students at SMA Negeri 5 Tarakan. This study used a quantitative approach with a one-group pre-test and post-test pre-experimental design. A total of 35 students from Class X-A participated in this study. Data were obtained through a vocabulary test conducted before and after the implementation of the blended learning approach. The research results were analyzed using descriptive and inferential statistics with SPSS version 16.0. The analysis showed an improvement in students' vocabulary performance, indicated by a higher average score on the post-test compared to the pre-test. Furthermore, the normality test conducted on the difference scores between the pre-test and post-test showed that the data were normally distributed. Therefore, a paired t-test was used to examine the presence of a significant difference in students' vocabulary scores before and after the implementation of the blended learning approach. The paired sample t-test results showed a p-value of 0.000, which is smaller than the significance level of 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected. In addition, the N-Gain analysis indicated that the improvement is classified in the moderate category. Overall, these findings affirm that the blended learning approach contributes significantly to the enhancement of vocabulary among tenth grade students at SMA Negeri 5 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Blended Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPA MA YIIPS Sebatik Timur

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI IPA MA YIIPS Sebatik Timur. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian yaitu kelas XI IPA. Variabel yang diukur yaitu keterampilan berpikir kritis siswa. Data pada penelitian ini dikumpulkan menggunakan tes tertulis yang telah disesuaikan dengan indikator berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan bantuan aplikasi software SPSS version 25 for windows. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 43,24 dan nilai rata-rata posttest sebesar 63,05. Hasil uji t dua sampel berpasangan pada taraf signifikansi α 0,05 diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti 0,000 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian perlakuan model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Namun, berdasarkan hasil uji N-Gain yang telah dilakukan memperoleh skor 0,36 dengan klasifikasi skor 0,7 N-Gain ≤ 0,3, pengaruh model model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI IPA MA YIIPS Sebatik Timur tergolong ke dalam kategori sedang. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu sumber belajar yang terbatas, siswa tidak terbiasa dengan soal pemecahan masalah, siswa kurang aktif selama proses pembelajaran, dan media belajar yang kurang memadai.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Blended Learning melalui Google Clasroom terhadap Minat Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMAN 1 Sebatik

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar dan hasil belajar siswa pada penerapan blended learning melalui google classroom siswa kelas X SMAN 1 Sebatik. Metode Pre-Eksperimental yaitu desain penelitian One Sample Case Study. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XD SMAN 1 Sebatik dengan penentuan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Data diperoleh dari kuesioner minat belajar dan tes hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui minat dan hasil belajar pada penerapan blended learning melalui google classroom. Hasil penelitian pada minat belajar siswa berkategori tinggi dengan rata-rata 70,98 dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Adapun pencapaian indikator perasaan senang 70,66%, ketertarikan 73,31%, perhatian siswa 72,98%, dan keterlibatan siswa 66,9%. Hasil belajar siswa pada uji one sampel t-test diperoleh thitung 0,083 dengan df = 34 diperoleh ttabel 1,691 sehingga thitung ttabel maka Ho diterima. Hasil belajar berkategori baik dengan rata-rata hasil belajar siswa 72,17 sehingga mencapai nilai KKM yaitu 72 namun, tidak menunjukkan peningkatan hasil belajar dan terdapat 40% siswa tidak tuntas. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Namun faktor minat belajar pada penelitian yang dilakukan tidak mempenagaruhi hasil belajar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of Students’ Instrumental and Integrative Motivation in English Blended Learning at Eight Grade of SMPN 3 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis motivasi instrumental dan integrative siswa kelas delapan di SMPN 3 Tarakan Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu mix-method, penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Peneliti mengambil 31 responden dari kelas VIII-1. Peneliti menggunakan triangulasi metode untuk mengecek keabsahan data seperti pemberian angket, wawancara, dan pengecekan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) faktor yang mendominasi dari pembelajaran campuran adalah motivasi instrumental. 2) faktor yang mempengaruhi motivasi instrumental dan integrative dari pembelajaran campuran adalah siswa menyukai pembelajaran bahasa inggris karena ingin mendapatkan nilai yang tuntas pada KKM dalam pembelajaran Bahasa Inggris maupun nilai rapot mereka. Dan juga hasil lainnya menunjukan belajar Bahasa Inggris membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan berpengetahuan lebih. 3) berdasarkan tabel korelasi peneliti ingin mengetahui apakah ada hubungan instrumental dan motivasi intrinsik dan prestasi bahasa inggris mereka hasil sebagai berikut: pertama, motivasi instrumental (X1) dengan motivasi integratif (X2) berkorelasi, dapat ditunjukkan sig .(2-tailed) 0,000 0,05. Kedua, motivasi instrumental (X1) dengan prestasi belajar bahasa Inggris (Y) tidak berkorelasi, hal ini ditunjukkan dengan rentang sig.(2-tailed) 0,359 > 0,05. Terakhir motivasi integratif (X2) dengan prestasi belajar bahasa Inggris (Y) tidak berkorelasi dapat dilihat pada sig(2-tailed) 0,369 > 0,05. Dengan demikian berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara motivasi instrumental dan motivasi integratif dengan prestasi belajar siswa. Dengan kata lain siswa dengan motivasi tinggi tidak dapat dipastikan bahwa nilai bahasa Inggris mereka atau prestasi mereka dalam belajar bahasa Inggris baik dan sebaliknya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail