Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

INDAH ASTRIANI

4 karya publik ditemukan.

2026: 32025: 1

KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 13 TARAKAN

2026 · Book ·

KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 13 TARAKAN ABSTRAK Kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru untuk mengatur pembelajaran siswa dengan pendekatan yang bersifat mendidik, sehingga dapat menjalankan perannya secara professional dengan lebih efisien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru pembelajaran IPA di SMP Negeri 13 Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Instrument yang digunakan berupa lembar wawancara dan cheklist dokumen pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan berupa model miles dan Huberman yang terdiri pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan Kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kedua guru tersebut menunjukan kemampuan pedagogik yang baik dalam melaksanakan proses pembelajaran. Kompetensi tersebut tercerminkan pada tiga aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian pembelajaran. Dalam perencanaan pembelajaran guru mengalami beberapa hambatan seperti kurangya sarana dan prasarana yang tersedia disekolah. Dari hambatan tersebut diharapkan pihak sekolah dapat memberikan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran dapat berlangsung dengan baik. Kata kunci : Kompetensi Pedagogik, Guru

KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 13 TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 13 TARAKAN ABSTRAK Kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru untuk mengatur pembelajaran siswa dengan pendekatan yang bersifat mendidik, sehingga dapat menjalankan perannya secara professional dengan lebih efisien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru pembelajaran IPA di SMP Negeri 13 Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Instrument yang digunakan berupa lembar wawancara dan cheklist dokumen pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan berupa model miles dan Huberman yang terdiri pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan Kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kedua guru tersebut menunjukan kemampuan pedagogik yang baik dalam melaksanakan proses pembelajaran. Kompetensi tersebut tercerminkan pada tiga aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian pembelajaran. Dalam perencanaan pembelajaran guru mengalami beberapa hambatan seperti kurangya sarana dan prasarana yang tersedia disekolah. Dari hambatan tersebut diharapkan pihak sekolah dapat memberikan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran dapat berlangsung dengan baik. Kata kunci : Kompetensi Pedagogik, Guru

karakteristik edible film dari semi refined carragenan kappaphycus alvarezii dengan penmbahan asam stearat

2026 · Book ·

Saat ini, pencemaran sampah plastik cukup mengkhawatirkan. Sampah plastik adalah sampah non organik yang sulit terurai dalam tanah dan waktu yang dibutuhkan untuk menguraikan sampah plastik tergolong cukup lama yaitu sampai 50-80 jt tahun untuk terurai, Strategi dalam memecahkan masalah ini yaitu penggunaan plastik Biodegradable alternatif telah dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakteristik edible film berbahan dasar semi refined carrageenan yang dibuat dari rumput laut jenis Kappaphycus alvareezi dengan karboksimetil selulosa yang berbeda sebagai pengemulsi. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan edible film dari SRC dengan penambahan Asam stearat sebagai plastisizer kemudian edible film yang sudah dibuat karakterisasi dengan uji kuat tarik, perpanjangan, ketebalan, uji kelarutan dan uji kadar air untuk mengetahui sifat dan karakter dari edible film. Kesimpulan pada penelitian ini adalah edible film dengan penambahan asam stearat dengan kadar 0,1%, 0,2%, 0,3% memiliki karakteristik kuat tarik sebesar 64,69-35,42 MPa, Perpanjangan 26,8%- 8,0%, kelarutan 81,94% -80,83%, Kadar air 13,66% -13,33% dan Ketebalan 0,019mm- 0,031mm. Berdasarkan hasil tersebut edible film tidak dapat memenuhi JIS (Japanese Industrial Standart) edible film yang sintesis memenuhi standar untuk parameter kuat tarik dan ketebalan namun tidak memenuhi standar parameter perpanjangan.

karakteristik edible film dari semi refined carragenan kappaphycus alvarezii dengan penmbahan asam stearat

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Saat ini, pencemaran sampah plastik cukup mengkhawatirkan. Sampah plastik adalah sampah non organik yang sulit terurai dalam tanah dan waktu yang dibutuhkan untuk menguraikan sampah plastik tergolong cukup lama yaitu sampai 50-80 jt tahun untuk terurai, Strategi dalam memecahkan masalah ini yaitu penggunaan plastik Biodegradable alternatif telah dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakteristik edible film berbahan dasar semi refined carrageenan yang dibuat dari rumput laut jenis Kappaphycus alvareezi dengan karboksimetil selulosa yang berbeda sebagai pengemulsi. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan edible film dari SRC dengan penambahan Asam stearat sebagai plastisizer kemudian edible film yang sudah dibuat karakterisasi dengan uji kuat tarik, perpanjangan, ketebalan, uji kelarutan dan uji kadar air untuk mengetahui sifat dan karakter dari edible film. Kesimpulan pada penelitian ini adalah edible film dengan penambahan asam stearat dengan kadar 0,1%, 0,2%, 0,3% memiliki karakteristik kuat tarik sebesar 64,69-35,42 MPa, Perpanjangan 26,8%- 8,0%, kelarutan 81,94% -80,83%, Kadar air 13,66% -13,33% dan Ketebalan 0,019mm- 0,031mm. Berdasarkan hasil tersebut edible film tidak dapat memenuhi JIS (Japanese Industrial Standart) edible film yang sintesis memenuhi standar untuk parameter kuat tarik dan ketebalan namun tidak memenuhi standar parameter perpanjangan.