Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

72 hasil
Subjek: keterampilan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN LABORATORIUM IPA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 7 DI SMP NEGERI 5 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Materi Karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup merupakan materi IPA yang memerlukan pemahaman konseptual sekaligus kegiatan pengamatan dan identifikasi terhadap objek makhluk hidup. Kegiatan pembelajaran pada materi ini dapat dilakukan melalui berbagai lingkungan belajar, baik di dalam kelas maupun di laboratorium IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan laboratorium IPA terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan pada materi karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas kelas VII A sebagai kelas eksperimen berjumlah 25 siswa dan kelas VII B sebagai kelas kontrol berjumlah 25 siswa di SMP Negeri 5 Tarakan. Kelas eksperimen melaksanakan kegiatan praktikum di laboratorium IPA, sedangkan kelas kontrol melaksanakan kegiatan praktikum di dalam kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, serta lembar observasi keterampilan psikomotorik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas kovariat, dan uji ANCOVA dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 77,40, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,84. Selain itu, rata-rata keterampilan psikomotorik kelas eksperimen sebesar 75,40, dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 70,40 dengan kategori baik. Namun, hasil uji ANCOVA pada variabel kelas memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,380 > 0,05, sehingga H₀ diterima dan H₁ ditolak. Dengan demikian, penggunaan laboratorium IPA tidak memberikan pengaruh yang signifikaan terhadap hasil belajar siswa secara statistik pada materi karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup. Meskipun demikian, penggunaan laboratorium IPA tetap dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran dalam memberikan pengalaman belajar langsung dan mengembangkan keterampilan psikomotorik siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi pada materi ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Sebatik Tengah pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 68 siswa, yaitu 34 siswa kelas XC sebagai kelas kontrol dan 34 siswa kelas XD sebagai kelas eksperimen yang dipilih melalui Purposive Sampling. Instrumen penelitian meliputi tes uraian keterampilan berpikir kritis dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan Uji ANCOVA. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai Pretest kelas kontrol dan eksperimen masing-masing sebesar 42,44 dan 41,65. Setelah perlakuan, rata-rata nilai Posttest kelas kontrol sebesar 56,38, sedangkan kelas eksperimen sebesar 73,74. Hasil ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa model PjBL berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil angket respon siswa memperoleh persentase 85,82% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan respon positif terhadap penerapan model PjBL dalam pembelajaran Biologi. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubunngan Pemanfaatan Buku KIA dengan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Nifas Tentang Teknik Menyusui yang Benar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan media komunikasi, informasi, dan edukasi yang memuat informasi mengenai kesehatan ibu dan anak, termasuk teknik menyusui yang benar. Pemanfaatan Buku KIA diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas dalam menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas tentang teknik menyusui yang benar di Rumah Sakit Umum CARSA Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 64 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pemanfaatan Buku KIA, kuesioner pengetahuan, dan lembar observasi keterampilan teknik menyusui. Analisis data menggunakan uji Pearson Chi-Square untuk menganalisis hubungan pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan ibu nifas, sedangkan hubungan pemanfaatan Buku KIA dengan keterampilan dianalisis menggunakan Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu nifas yang memanfaatkan Buku KIA sebagian besar memiliki pengetahuan baik (80,0%), sedangkan ibu yang tidak memanfaatkan Buku KIA sebagian besar memiliki pengetahuan kurang (58,3%). Hasil uji Pearson Chi-Square diperoleh p-value = 0,002 (p 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan antara pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan ibu nifas. Sementara itu, hasil Fisher’s Exact Test diperoleh p-value = 0,186 (p > 0,05) sehingga tidak terdapat hubungan antara pemanfaatan Buku KIA dengan keterampilan ibu nifas tentang teknik menyusui yang benar di Rumah Sakit Umum CARSA Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO UNTUK KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS IVC SDN 004 TARAKAN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media audio pada materi teks berita untuk keterampilan menyimak siswa kelas IVC SDN 004 Tarakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta mengetahui tingkat kelayakan dan respon kemenarikan siswa terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVC SDN 004 Tarakan. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli bahasa, dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio memperoleh persentase kelayakan sebesar 91,4% dari ahli media dan 100% dari ahli bahasa dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas memperoleh persentase respons siswa sebesar 78,33%, sedangkan uji coba lapangan sebesar 78,89%, keduanya berkategori menarik. Berdasarkan hasil tersebut, media audio yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan dan memperoleh respon positif dari siswa sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mendukung keterampilan menyimak di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Improving the Tenth Grades Hospitality Speaking Skills at SMK Swasta Paguntaka Tarakan Using Stimuler AI: English Speaking Application

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IMPROVING THE TENTH GRADES HOSPITALITY SPEAKING SKILLS AT SMK SWASTA PAGUNTAKA TARAKAN USING STIMULER AI: ENGLISH SPEAKING APPLICATION ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Stimuler AI: English Speaking Application dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris serta mengurangi kecemasan berbicara pada siswa kelas X Perhotelan di SMKS Paguntaka Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research (CAR) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 13 siswa kelas X Perhotelan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tiga kali pertemuan dan satu tes berbicara. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes speaking performance, kuesioner speaking anxiety yang diadaptasi dari Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS), dan lembar observasi. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan skor rata-rata, persentase, dan klasifikasi tingkat kecemasan serta keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Stimuler AI mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa secara signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari siklus I sebesar 60,3 hingga mencapai ketuntasan klasikal 100% dengan nilai rata – rata 82.78 pada akhir siklus II. Peningkatan terlihat pada aspek pronunciation, grammar, fluency, dan vocabulary. Selain itu, penggunaan aplikasi ini juga membantu mengurangi kecemasan berbicara dan meningkatkan rasa percaya diri siswa karena menyediakan lingkungan belajar yang aman, interaktif, dan bebas dari tekanan sosial. Siswa menjadi lebih aktif, mandiri, dan berani berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dalam konteks perhotelan. Dengan demikian, Stimuler AI terbukti efektif sebagai media pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan kompetensi berbicara dan kesiapan psikologis siswa vokasi di bidang perhotelan. IMPROVING THE TENTH GRADES HOSPITALITY SPEAKING SKILLS AT SMK SWASTA PAGUNTAKA TARAKAN USING STIMULER AI: ENGLISH SPEAKING APPLICATION ABSTRACT This study aimed to determine the effectiveness of Stimuler AI: English Speaking Application in improving English speaking skills and reducing speaking anxiety among tenth-grade hospitality students at SMKS Paguntaka Tarakan. This study employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages. The subjects of this research were 13 tenth-grade hospitality students. The study was conducted in two cycles, with each cycle consisting of three meetings and one speaking test. The research instruments included a speaking performance test, a speaking anxiety questionnaire adapted from the Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS), and observation sheets. The data were analyzed quantitatively using mean scores, percentages, and classifications of anxiety and student engagement levels. The findings revealed that the use of Stimuler AI significantly improved students’ speaking skills. The students’ mean score increased from 60.3 in the cycle I to 100% classical mastery at the end of Cycle II. Improvements were observed in pronunciation, grammar, fluency, and vocabulary. In addition, the application helped reduce speaking anxiety and increase students’ confidence by providing a safe, interactive, and low-pressure learning environment. Students became more active, independent, and confident in communicating in English within hospitality-related contexts. Therefore, Stimuler AI proved to be an effective AI-based learning medium for enhancing both speaking competence and psychological readiness among vocational hospitality students.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Kartu Suku Kata dalam Membantu Siswa yang Mengalami Kesulitan Menulis di Kelas I B SD Negeri 031 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kartu suku kata dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan menulis di kelas I-B SD Negeri 031 Tarakan, serta mengetahui tingkat kelayakan dan kemenarikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Subjek penelitian ini aadalah 22 siswa kelas I-B SDN 031 Tarakan. Teknik pengumpulan data memnggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, serta angket kemenarikan siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa media kartu suku kata yang dikembangkan memperoleh presentase kelayakan sebesar 90% dari ahli media dan 90% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Selalin itu, hasil uji kemenarikan menunjukan presentase sebesar 98% dari siswa dan 100% dari guru dengan kategori sangat menarik. Dengan demikian, media kartu suku kata yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran menulis siswa kelas I sekolah dasar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi dengan Model Project Based Learning (PjBL) berbantukan Gambar pada Siswa Kelas VII-C SMP Negeri 6 Tanjung Selor

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantukan gambar pada siswa kelas VII-C SMP Negeri 6 Tanjung Selor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks deskripsi siswa pada tahap pra siklus. Hasil awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun struktur teks, menggunakan ciri kebahasaan, serta menerapkan ejaan dan tanda baca dengan tepat. Pada tahap pra siklus, persentase ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 46%, sedangkan 54% siswa lainnya belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes keterampilan menulis, dan dokumentasi. Dalam proses pembelajaran, gambar destinasi wisata digunakan sebagai stimulus untuk membantu siswa mengembangkan ide dalam menulis teks deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi siswa pada setiap siklus. Pada Siklus I, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 51%, meskipun masih ditemukan beberapa kendala dalam penguasaan struktur teks dan penggunaan kaidah kebahasaan. Selanjutnya, pada Siklus II terjadi peningkatan yang signifikan dengan persentase ketuntasan mencapai 100%. Selain itu, kemampuan siswa dalam mengembangkan ide, menyusun struktur teks, menggunakan ciri kebahasaan, serta menerapkan ejaan dan tanda baca juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantukan gambar terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII-C SMP Negeri 6 Tanjung Selor.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MANAJEMEN PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, SIKAP, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. BERKAH LAUT RAYA KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Manajemen Pengetahuan, Keterampilan, Sikap, dan Kepercayaan Terhadap Kinerja Karyawan. Dimana manajemen pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kepercayaan sebagai variabel bebas dan kinerja karyawan sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilakukan di PT Berkah Laut Raya Kota Tarakan, penelitian dilakukan selama satu bulan. Metode sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik sampling jenuh. Data yang diperoleh berdasarkan penyebaran kuesioner jumlah kuesioner yang disebar 43 kuesioner. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Tahap pertama menguji validitas dan reliabilitas pernyataan dari setiap variabel. Tahap kedua dengan menguji asumsi klasik. manajemen pengetahuan, keterampilan, sikap, kepercayaan terhadap kinerja karyawan dan menguji Hipotesis secara parsial (uji t). Dari hasil pengolahan data secara parsial dalam penelitian ini manajemen pengetahuan berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan, dari hasil pengolahan data secara parsial dalam penelitian ini keterampilan berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan, hasil pengolahan data secara parsial dalam penelitian ini sikap berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan, dan hasil pengolahan data secara parsial dalam penelitian ini kepercayaan berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENT (AI) DALAM PROSES PEMBELAJARAN TEKS BERITA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK NEGERI 1 TARAKAN.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan kondisi rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran teks berita, khususnya pada kemampuan mengkaji struktur teks, membedakan fakta dan opini, serta menyusun simpulan secara runtut dan logis. Dominasi metode pembelajaran konvensional menyebabkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran belum berjalan secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran teks berita terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain Pre-Test Post-Test Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Tarakan yang masing-masing berjumlah 35 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbantuan Artificial Intelligence, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda berbasis Google Form. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Artificial Intelligence memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, terdapat perbedaan yang bermakna antara keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, penggunaan Artificial Intelligence terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran teks berita.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Model Demonstrasi dengan Media Lagu pada Siswa Kelas VIII D MTS Negeri Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII D MTs Negeri Tarakan melalui penerapan model demonstrasi dengan media lagu. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan menulis puisi siswa yang disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran serta minimnya penggunaan media yang menarik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII D MTs Negeri Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes menulis puisi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model demonstrasi dengan media lagu dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa, baik dari segi pemilihan diksi, penggunaan majas, rima, maupun pengungkapan perasaan dan imajinasi. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata keterampilan menulis puisi siswa pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model demonstrasi dengan media lagu efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII D MTs Negeri Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Anekdot melalui Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Kota Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot melalui model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada 36 siswa kelas X-1 MAN Tarakan. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan signifikan di setiap tahapnya. Pada tahap pra-siklus, keterampilan menulis siswa tergolong rendah hingga sangat kurang, di mana hanya 2 siswa (5%) yang mencapai kategori "Sangat Baik". Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman struktur teks dan metode pembelajaran yang masih konvensional. Memasuki siklus I, penerapan model ATI mulai menunjukkan perkembangan meskipun belum optimal, dengan tingkat ketuntasan sebesar 32% dan skor aktivitas siswa mencapai 48% atau kategori cukup. Kurangnya media konkret dan ketergantungan siswa pada kelompok menjadi kendala utama pada tahap ini. Pada siklus II, dilakukan perbaikan melalui penggunaan media komik yang lebih konkret serta pemberian tugas individu untuk meningkatkan kemandirian. Hasilnya, ketuntasan meningkat secara tajam menjadi 76% (26 siswa tuntas), melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain itu, aktivitas siswa juga meningkat ke kategori baik dengan skor 74%. Dapat disimpulkan bahwa implementasi model ATI efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Menulis Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Pendekatan Problem-Based Learning di Kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Indonesia dengan mengimplementasikan metode pendekatan problem-based learning siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 30 siswa sebagai subjeknya. Terdapat dua siklus di dalam penelitian ini, tiap siklus diuji dua kali. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Penilaian afektif, kognitif, psikomotorik, lembar observasi siswa dan guru termasuk instrumen penelitian. Berdasarkan pada penelitian siklus I lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 47%, lembar aktivitas guru sebanyak 79%, kemudian pada aspek afektif sejumlah 14 siswa yang tuntas dengan presentase sebanyak 47%, dan aspek kognitif ada 10 siswa yang mencapai ketuntasan dengan presentase 33% kategori kurang, aspek psikomotorik sejumlah 0 siswa tuntas dan 30 orang yang tidak tuntas dengan presentase 100%. Indikator kesuksesan yang ditentukan belum bisa dicapai oleh hasil penelitian yang didapat pada siklus I, maka peneliti melakukan perbaikan pada siklus II. Siklus II, lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 80% kategori baik, lembar aktivitas guru sebanyak 93%. Berdasarkan rubrik penilaian aspek kognitif 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan siswa yang tidak tuntas 5 siswa dengan presentase 17%, aspek afektif sejumlah 27 siswa tuntas dengan presentase 90% kategori sangat baik dan siswa tidak tuntas sejumlah 3 siswa dengan presentase 10%, kemudian aspek psikomotorik sejumlah 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan sejumlah 5 orang yang tidak tuntas dengan presentase 17%. Berdasarkan temuan analisis data, terjadi kenaikan pada keteramapilan menulis teks prosedur sesudah diimplementasikannya pendekatan problem-based learning pada siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Keterampilan Menulis Teks Narasi Pada Siswa Kelas IV C SDN 017 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keterampilan menulis merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, khususnya dalam menulis teks narasi. Namun, pada praktiknya, siswa masih mengalami berbagai kesulitan dalam menuangkan ide secara runtut dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis teks narasi siswa kelas IV C SDN 017 Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa tes menulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis siswa terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu terampil, cukup terampil, dan kurang terampil. Siswa kategori terampil mampu mengembangkan isi dan struktur narasi dengan baik, sedangkan kategori cukup terampil masih memerlukan perbaikan dalam organisasi dan pilihan kata. Sementara itu, siswa kategori kurang terampil mengalami kesulitan pada hampir seluruh aspek penilaian. Temuan ini menunjukkan adanya variasi tingkat keterampilan menulis yang perlu ditindaklanjuti melalui strategi pembelajaran yang lebih efektif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE EFFECT OF USING GUESSING GAME ON SPEAKING SKILL AT SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 5 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan guessing game terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII SMPN 5 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental design) dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diajar menggunakan guessing game dan kelas kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes berbicara (pretest dan posttest) yang dinilai berdasarkan lima aspek: kefasihan, pengucapan, kosa kata, tata bahasa, dan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Uji Mann-Whitney memperoleh nilai signifikansi 0,004 (0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, skor N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,1747 (17,47%) dengan kategori rendah, sedangkan kelas kontrol hanya -0,0037 (-0,37%). Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan guessing game memberikan pengaruh positif dengan efek sedang (r = 0,36) terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa. Dengan demikian, guessing game dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa SMP.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU DALAM MEMBERI PENGUATAN PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SDN 031 TARAKAN

2025•

Pemberian penguatan di dalam kelas merupakan keterampilan dasar mengajar yang penting untuk selalu diberikan oleh guru kepada siswa selama pembelajaran. Pemberian penguatan berfungsi untuk membangkitkan dan mempertahankan perilaku positif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana guru menerapkan penguatan dalam pembelajaran matematika di kelas II SDN 031 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri atas guru kelas II dan dua orang siswa yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai bentuk penguatan verbal maupun nonverbal selama pembelajaran berlangsung. Penguatan verbal dengan pemberian kata-kata apresiasi, motivasi, dan dorongan positif. Sedangkan penguatan nonverbal meliputi gestural (senyum, tepuk tangan, acungan jempol, menunjuk, mengangkat tangan), mendekati siswa, sentuhan (menepuk bahu, berjabat tangan, mengelus kepala), penguatan kegiatan (bernyanyi, menari, tepuk semangat), serta penguatan simbol (pemberian nilai maupun hadiah).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa dalam Membuat Cerpen Menggunakan Media Canva di Kelas XI SMK Maritim Indonesia Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan mengembangkan keterampilan menulis siswa dengan menggunakan media pembelajaran Canva. Subjek penelitian melibatkan 23 siswa kelas XI. Metode yang diterapkan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dua siklus. Data dikumpulkan lewat tes menulis di akhir setiap siklus, beserta observasi serta dokumentasi yang mendukung analisis. Teknik analisis data dikenakan yaitu deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi peningkatan skor dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian memperlihatkan jika penggunaan media Canva secara signifikan meningkatkan kemampuan menulis siswa. Pada siklus 1, 10 dari 23 siswa (43%) mencapai nilai ketuntasan, sementara 13 siswa (57%) belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pada siklus II, seluruh siswa (100%) berhasil mencapai ketuntasan. Temuan ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran Canva merupakan alternatif efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Effect of Applying the CLL (Community Language Learning) Method to Elevate Speaking Skills in Seventh Grade of SMPN 11 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode Pembelajaran Bahasa Berbasis Komunitas (CLL) dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VII di SMPN 11 Tarakan pada tahun ajaran 2025-2026. Desain eksperimen pra-tes-pasca-tes dengan satu kelompok digunakan. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa. Kinerja berbicara siswa diukur melalui pre-test dan post-test untuk menganalisis peningkatan setelah penerapan metode CLL. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis inferensial dengan SPSS versi 26. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor berbicara siswa, dengan rata-rata skor naik dari 38,62 pada pre-test menjadi 63,45 pada post-test. Uji t sampel berpasangan menghasilkan nilai signifikansi 0,000, menunjukkan bahwa metode CLL memiliki efek yang signifikan secara statistik terhadap keterampilan berbicara siswa. Temuan ini menyarankan bahwa CLL menyediakan lingkungan belajar yang mendukung dan interaktif yang meningkatkan partisipasi siswa, mengurangi kecemasan, dan memperkuat kepercayaan diri dalam berbicara bahasa Inggris. Kesimpulannya, metode CLL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa SMP di SMPN 11 Tarakan. Guru-guru didorong untuk mengadopsi metode ini guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan berpusat pada siswa yang mendukung perkembangan bahasa lisan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KETERAMPILAN MENGAJAR KELOMPOK KECIL DAN PERSEORANGAN PADA GURU KELAS I DI SDN 024 TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan guru dalam mengajar kelompok kecil dan perseorangan pada guru kelas I di SDN 024 Tarakan. Keterampilan ini merupakan bagian dari keterampilan dasar mengajar yang penting diterapkan dalam proses pembelajaran, terutama dalam menghadapi karakteristik siswa sekolah dasar yang beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilakukan selama tiga kali pertemuan pada semester genap tahun ajaran 2025. Subjek penelitian adalah guru kelas I dan kepala sekolah SDN 024 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian dideskripsikan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan keterampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan dengan cukup baik. Guru memulai kegiatan dengan memberikan orientasi secara klasikal, kemudian membagi siswa dalam kelompok kecil dan memberi arahan tugas secara jelas. Dalam prosesnya, guru menunjukkan kemampuan sebagai organisator dan pembimbing, serta melakukan pendekatan pribadi kepada siswa. Guru juga mampu mengindetifikasi kesulitan belajar siswa dan memberikan bantuan yang sesuai. Namun, masih ditemukan kendala seperti keterbatasan waktu dan perbedaan tingkat pemahaman siswa yang mengharuskan guru lebih fleksibel dalam strategi pembelajarannya. Secara keseluruhan, keterampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan membantu guru untuk lebih memahami kebutuhan individual siswa dan menciptakan suasana pembelajaran yang interaktf dan efektif. Hasil ini menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam keterampilan dasar mengajar guna mendukung pencapaian tujuan pendidikan, khususnya ditingkat sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESULITAN KETERAMPILAN MENULIS PERMULAAN KELAS 1B SEKOLAH DASAR NEGERI 006 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesulitan keterampilan menulis permulaan merupakan kesulitan yang sering dialami oleh siswa Ketika mereka belajar menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan keterampilan menulis permulaan pada siswa kelas 1B SD Negeri 006 Tarakan serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Metode yang digunakan yaitu metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi awal, tes keterampilan menulis permulaan, wawancara dengan guru kelas, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kelas 1B dengan menggunkan teknik purposive sampling dengan kriteria berdasarkan indikator kesuliatn menulis, dan dipilih satu perwakilan siswa yang memenuhi indikator menulis dengan bantuan spin, yaitu berinisial NG, AF, BJ, SQ. Hasil penelitian menunjukan bahwa subjek NG mengalami kesulitan keterampilan menulis pada keempat indikator yaitu, tulisan tidak terbaca, penggunaan huruf kapital dan huruf kecil, huruf hilang, dan jarak antar kata tidak sama atau tidak konsisten dengan faktor penyebab yaitu kemampuan motrik yang masih rendah, perilaku, motivasi dan minat belajar yang rendah. AF memenuhi tiga indikator yaitu penggunaan huruf kapital dan huruf kecil, huruf hilang, dan jarak antar kata tidak sama atau tidak konsisten dengan faktor penyebab yaitu kemampuan memori yang lemah, kurangnya dampingan belajar dari orang tua. BJ memenuhi dua indikator yaitu penggunaan huruf kapital dan huruf kecil, dan jarak antar kata tidak sama atau tidak konsisten dengan faktor penyebab yaitu lemahnya konsentrasi saat belajar. SQ memenuhi satu indikator yaitu penggunaan huruf kapial dan huruf kecil dengan faktor penyebab yaitu cenderung terburu-buru saat menulis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Keterampilan Berbicara Siswa kelas IV-C di SDN 050 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melatih siswa untuk bisa berbicara dengan baik dan benar didepan banyak orang. Keterampilan berbicara tidak dapat berdiri sendiri, namun saling berhubungan dengan keterampilan lainya yaitu membaca, menulis dan menyimak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berbicara siswa kelas IV-C di SDN 050 Tarakan yang ditinjau dari lima aspek yaitu: pelafalan, kelancaran, intonasi dan ketepatan isi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualiatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data yang dilakukan yaitu: 1)data reduction, 2)data display, 3)conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa bervariasi berdasarkan tingkat kemampuan masing-masing. Beberapa siswa sudah menunjukkan kemampuan berbicara yang baik dalam hal pelafalan dan kelancaran. Namun, masih ada ditemukan kendala seperti kurangnya rasa percaya diri, penggunaan intonasi yang kurang tepat, ekspresi yang kurang hidup serta pemyampaian isi yang belum sepenuhnya lengkap.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail