ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknik sosiodrama terhadap komunikasi interpersonal siswa tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII di SMP Negeri 13 Tarakan yang ditandai dengan kurangnya keterbukaan, empati, sikap suportif, perilaku positif, dan kesamaan (kesetaraan) dalam interaksi sosial. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimen menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 9 siswa kelas VIII yang dipilih melalui Teknik Simple Random Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan Skala Komunikasi Interpersonal yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data deskriptif menggunakan standarisasi interval teoritis, sedangkan analisis inferensial menggunakan uji Paired Sample T-Test melalui program SPSS versi 23.0. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya kenaikan nilai rata-rata kelompok secara signifikan, yaitu dari sebesar 114 pada saat pre-test meningkat menjadi 160 pada saat post-test. Lebih lanjut, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung = -16,120 dengan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari taraf kesalahan yang ditentukan (0,000 0,05), maka terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Penelitian ini membuktikan bahwa intervensi melalui peran dan diskusi dalam sosiodrama secara nyata mempercepat internalisasi etika interaksi sosial siswa. Kesimpulannya, penerapan teknik sosiodrama efektif secara signifikan terhadap peningkatan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII di SMP Negeri 13 Tarakan. Implikasi penelitian ini merekomendasikan guru Bimbingan dan Konseling untuk mengintegrasikan teknik sosiodrama secara inovatif dalam program layanan bimbingan di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bimbingan kelompok untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pre-Eksperimental Design menggunakan One Group Pretest-Posttest dengan pendekatan kuantitatif dan populasi siswa sebanyak 61 siswa. Menggunakan teknik sampling yaitu Porposive Sampling dengan jumlah sampel 8 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji hipotesis Paired Sample T-test menggunakan bantuan SPSS 31.0 For Windows. Hasil analisis deskriptif pada Pretest terhadap 8 sampel dalam dimemperoleh hasil rata-rata sebesar 21,625 dan Postteset memperoleh hasil sebesar 28,625. Pada hasil analisis data uji Paired Sample T-test diperoleh nilai Sig (2-tailed) 0,001 0,05 maka dikatan Ha diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa di SMP Negeri 4 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dian Meirzha Alifah Anugrah, 2025. Penerapan Teknik Sosiodrama dalam Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan. Pembimbing utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Pembimbing kedua Nurul Fadilah, S.Pd.I.,M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik sosiodrama dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang terjalin antara dua individu atau lebih yang didalamnya terjadi hubungan yang jelas. Komunikasi umumnya terjadi secara tatap muka dimana salah satu individu menjadi komunikator yakni pemberi pesan kepada komunikan atau penerima pesan dan terjadi umpan balik dalam bentuk tanggapan tanggapan atas pesan yang disampaikan. Dalam rangka memenuhi capaian keberhasilan dalam pendidikan maka diperlukan kemampuan komunikasi interpersonal ini. Teknik sosiodrama menjadi salah satu upaya untuk mengatasi hambatan komunikasi interpersonal dengan membantu siswa agar mampu memahami dan mengantisipasi permasalahan sosial yang timbul dari hubungan antar manusia melalui teknik bermain peran. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design, dengan populasi sebanyak 296 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 13 siswa. Teknik analisi hasil uji hipotesis dengan paired sample t-test yang diperolah Ha diterima dan Ho ditolak dikarenakan nilai signifikasi 0,000 0,05 dan nilai hitung 14.721 > 2.064 sehingga ada pengaruh teknik sosiodrama dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Komunikasi merupakan kegiatan yang dipergunakan sehari hari dalam kehidupan. Komunikasi memiliki peranan penting didalamnya dan komunikasi didalam kehidupan merupakan hal yang tidak dapat kita hindari, khususnya untuk para individu pada masa penyesuaian atau peralihan. Upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling bertujuan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal agar siswa dapat berkomunikasi dengan baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan instrumen penelitian menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (Miles dan Huberman, 2014). Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat tiga upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan komunikasi interpersonal yaitu dengan upaya memberikan layanan klasikal, pencegahan dengan pemberian layanan klasikal secara rutin guna meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi serta mengantisipasi terjadinya penurunan terhadap siswa, dan penanganan dengan pemberian bimbingan individual, hal tersebut dilakukan jika siswa yang telah mengikuti bimbingan tidak menujukan perubahan yang baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Permainan Lempar Sandal Terhadap Komunikasi Interpersonal siswa, bahwa komunikasi interpersonal atau komunikasi antarpribadi adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, adapun indikator komunikasi interpersonal yaitu Keterbukaan, Empati, Perilaku Suportif, Perilaku Positif, Kesamaan. salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa menggunakan Layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan lempar sandal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pendekatan pre eksperimen desain one group pretest posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 58 siswa dan sampel 10 siswa kelas VIII SMPN 1 Malinau Utara. Berdasarkan analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan spps 26 for windows, menggunakan uji wilxocon asymp sig = ,005 α = 0,05 Maka Ho ditolak yang berarti terdapat pengaruh penerapan teknik permainan lempar sandal secara signifikan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal yang dialami siswa VIII SMP Negeri 1 Malinau Utara. Kata kunci : Permainan Lempar Sandal, Komunikasi Interpersonal
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Komunikasi Interpersonal merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan oleh kedua belah pihak agar mencapai tujuan yang diinginkan, Komunikasi antara dosen dan mahasiswa tidak hanya harus intens tapi juga harus berjalan dengan baik maka perlu adanya komunikasi interpersonal agar komunikasi antara dosen pembimbing akademik dan mahasiswa yang diasuh tidak mengalami hambatan, kendala atau bisa juga untuk membantu mahasiswa dalam hal seperti perjadwalan mata kuliah, bimbingan memperbaiki nilai akademik serta tujuan lainya. tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana Komunikasi interpersonal antara dosen pembimbing akademik dan mahasiswa di bimbingan dan konseling fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas borneo Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survei deskriptif. Penelitian ini menggunakan subjek sebanyak 146 mahasiswa bimbingan dan konseling disemua kelas angkatan 2022. sampel penelitian menggunakan jenis non probability sampling dengan teknik sample jenuh. insturmen penelitian menggunakan skala komunkasi interpersonal yang diadaptasi dari Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pi yang menggunkan teori Devito (2015), Analisis data menggunakan teori Sugino (2015) dan Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi interpersonal anatara mahasiswa dan dosen pembimbing akademik di jurusan bimbingan dan konseling secara keseluruhan tergolong baik. Hal ini terlihat dari hasil presentasi terdapat 73,8 dari 146 subyek, dan 4 dari 5 indikator komunikasi interpersonal tergolong baik termasuk indikator keterbukaan, empati, sikap positif dan kesetaraan, sisanya hanya terdapat 1 indikator yang cukup baik yaitu indikator dukungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nindi Riski Ananda. 2024. Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023/2024. Komunikasi interpersonal pada mahasiswa ini menjadi sangat penting karena dalam bergaul dengan teman sebayanya mahasiswa sering dihadapkan dengan hal-hal yang membuatnya harus mampu menyatakan pendapat pribadinya tanpa disertai emosi, marah atau sikap kasar, bahkan mahasiswa harus mencoba menetralisasi keadaan apabila terjadi suatu konflik. Metode penelitianya adalah Survey, populasi dan sampel adalah mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling. Pengumpulan data menggunakan Angket dan analisis data dengan presentase. Berdasarkan hasil, maka diperoleh dari angket yang terdiri dari 42 item pernyataan dengan 4 alternatif jawaban. Dari hasil analisis data, secara keseluruah terdapat pada kategori tinggi, dengan presentase 32,81% yang berada pada interval 179-217. Artinya komunikasi dikalangan mahasiswa merupakan suatu kebutuhan yang kuat. Karena dalam berkomunikasi terdapat keinginan untuk mempunyai banyak teman, membangun hubungan antar teman yang lebih baik, menjadikan seseorang harus memiliki penerimaan diri yang baik agar tercipta suatu hubungan yang baik dan sehat
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik role playing dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 13 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan sampel berjumlah 30 orang siswa kelas VIII-I. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala likert tentang komunikasi interpersonal. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa yang rendah ini dengan menerapkan bimbingan kelompok menggunakan teknik role playing. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial hasil analisis dengan uji data paired sample t-test ditemukan bahwa nilai sig. 0,000 nilai 0,05 yang artinya Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan penerapan teknik role playing dengan bimbingan kelompok dalam meningkatkan komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 13 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Komunikasi Interpersonal merupakan proses penyampaian informasi yang dilakukan oleh komunikator kepada komunikan secara tatap muka sehingga menimbulkan komunikasi timbal balik atau dengan kata lain orang yeng menerima informasi tidak hanya seorang tapi bisa lebih dari seorang. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan komunikasi interpersonal siswa yang menjadi subjek kunci di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Penelitian ini mendeskripsikan kurangnya komunikasi interpersonal pada siswa yang menjadi subjek kunci, hal tersebut dipicu oleh sistem sekolah yang berbasis agamais dengan menerapkan segregasi gender, selain itu minimnya interaksi antar sesama warga sekolah hingga saling tidak mengenal satu sama lain. Fokus dalam penelitian ini adalah pemenuhan komunikasi interpersonal pada subjek kunci berdasarkan pada indikator keterbukaan, sikap positif dan empati. Jenis penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, terdiri dari 1 informan kunci dan 2 informan pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, metode Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan mendeskripsikan hasil penelitian ini berdasarkan wawancara dan dokumentasi yang ada, maka kurangnya komunikasi interpersonal pada siswa tidak menjadikan siswa terbelakang dari siswa aktif lainnya dari segi kepribadian diri maupun sisi akademiknya di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Pengaruh Teknik Sosiodrama Terhadap Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas X Di SMA Negeri 4 Tarakan. Keterampilan Komunikasi interpersonal merupakan proses kegiatan manusia yang terdiri dari dua orang atau lebih yang saling bertukar informasi, pengetahuan, pikiran agar dapat menggugah partisipasi satu sama lain. Ciri-ciri siswa yang memiliki komunikasi interpersonal yang efektif adalah memiliki keterbukaan (openess), yaitu kemauan menanggapi dengan senang hati informasi yang diterima di dalam menghadapi hubungan interpersonal, dapat berempaty (empathy), yaitu merasakan apa yang dirasakan orang lain, dukungan (supportiveness), yaitu situasi yang terbuka untuk mendukung komunikasi berlangsung efektif, memiliki rasa positif (positiveness), seseorang harus memiliki perasaan positif terhadap dirinya, mendorong orang lain lebih aktif berpartisipasi, dan menciptakan situasi komunikasi kondisif untuk interaksi yang efektif, merasa setara dengan orang lain (equality), yaitu pengakuan secara diam-diam kedua belah pihak menghargai, berguna, dan mempunyai sesuatu yang penting untuk disumbangkan. Metode penelititian adalah kuantitatif, dnegan pendekatan eksperimen, adapun teknik pengumpulan data, adalah skala dan dokumentasi, Dan teknik analisis data adalah analisis statistik deskriftif dan analisis inferensial dengan menggunakan t-test. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh teknik sosiodrama terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Negeri 4 Tarakan. Keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Negeri 4 Tarakan, sebelum diberikan perlakuan berupa latihan sosiodrama atau berdasarkan hasil pretest berada dalam kategori sedang dan setelah diberi perlakuan berupa latihan sosiodrama atau berdasarkan hasil posttest keterampilan komunikasi interpersonal siswa mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori tinggi. Jadi, dari hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS 22 for windows melalui paired sample t-test diperoleh nilai t-test 15,368 dengan df =24. Harga t tabel pada t 0,05 = 2,06 dengan nilai signifikan (P) = 0,000 α = 0,05. Hal ini berarti bahwa hipotesis nihil (Ho) yang berbunyi ”tidak ada pengaruh penerapan sosiodrama terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Negeri 4 Tarakan” dinyatakan ditolak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik assertive training dapat meningkatkan komunikasi interpersonal siswa. Komunikasi interpersonal merupakan proses penyampaian informasi antara dua orang atau lebih untuk saling mengerti satu sama lain dengan tujuan untuk memberikan suatu perubahan tingkah laku pada individu. Teknik assertive training merupakan latihan tingkah laku dengan membantu individu dalam mengembangkan cara berhubungan yang lebih langsung dalam situasi interpersonal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain pre-experimental design dan populasi sasaran yaitu seluruh kelas VIII SMPN 11 Tarakan yang berjumlah 60 siswa. Teknik sampling menggunakan simple random sampling yang sampelnya berjumlah 12 siswa. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial instrumen yang digunakan adalah skala komunikasi interpersonal dari (Devito,2021) dengan uji hipotesis uji paired sample t-test dengan SPSS versi 25.0 for windows. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa hasil uji hipotesis nilai signifikansi sebesar (0,000 0,05) yang artinya konseling kelompok dengan teknik asertive training dapat meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII di SMPN 11 Tarakan. Pada pemberian pretest dari 12 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian terdapat 5(42%) siswa yang berada pada kategori rendah dalam komunikasi interpersonal dan terdapt 7(58%) siswa yang berada pada kategori sangat rendah. Pada pemberian posttest terdapat 8(67%) siswa berada pada kategori sangat tinggi dalam komunikasi interpersonal dan terdapat 4(33%) siswa berada pada kategori tinggi dalam komunikasi interpersonal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Faisal Fachry. Komunikasi interpersonal berperan dalam mentransfer pesan atau informasi dari seseorang kepada orang lain berupa ide fakta, pemikiran serta perasaan. Oleh karena itu komunikasi interpersonal merupakan jembatan bagi setiap individu di masa mereka dapat berbagi rasa pengetahuan serta hubungan antara sesama individu dimasa mereka dapat berbagi rasa, pengetahuan serta hubungan antara sesama individu pada masyarakat di lingkunganya. Komunikasi interpersonal selalu menimbulkan saling pengertian atau saling mempengaruhi antara seseorang dengan orang lain. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Teknik Self Talk terhadap meningkatkan kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa kelasa XI-IPA 1 dan XII-IPS 1 di SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung Tahun ajaran 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian eksperimen. Desain yang digunakan adalah Pretest posttest one group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa menggunakan Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji dua pihak (two tailed test). Hasil analis data diketahui diperoleh nilai t hitung -11.442 sedangkan nilai probalitas atau Sig. 2 tailed sebesar 0,000 0,05 sehingga dapat diyatakan H0 ditolak H1 . Teknik self talk efektif dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mulyadi. 2022. Survey Komunikasi Interpersonal Pekerja Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Dikota TarakanDibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.,I.,M.Pd, selaku Pembimbing Utama, dan Ibu Emma Juwita Magdalena Sirait, M.Pd selaku Pembimbing Anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemahaman pekerja dinas lingkungan hidup mengenai komunikasi intepersonal di Kota Tarakan. Komunikasi Interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan secara akrab dan sangat mengenal antara orang-orang secara tatap muka yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung agar orang lain dapat memahami apa yang diinginkan dan disampaikan individu.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja kebersihan dinas lingkungan hidup kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel populasi total sebanyak 32 pekerja. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Dan teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskrptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pekerja kebersihan dinas lingkungan hidup terhadap komunikasi intepersonal, mencapai 84,3% atau dapat dikatakan cukup, artinya pemahaman pekerja dinas lingkungan hidup mengenai komunikasi intepersonal di Kota Tarakanperlu di tingkatkan dan dikembangkan lagi karena banyaknya pekerja yang memiliki pemahaman yang cukup mengenai komunikasi intepersonal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Relationship between Self Adjustment and Interpersonal Communication Students at SMPN 11 Tarakan are guided by Mrs. Siti Rahmi S.Sos.I., M.Pd as the Main Advisor and Mr. Suprianto, S.Sos., M.Pd as the member's supervisor. The purpose of this study was to determine the relationship between adjustment and interpersonal communication of students at SMPN 11 Tarakan. Adaptation is a process that includes mental and behavioral responses, in which individuals try to be able to successfully overcome the needs, tensions, conflicts they experience, so that the level of harmony and harmony expected by the environment is realized. While Interpersonal Communication is communication that is done intimately and very well between people face-to-face which allows each participant to capture the reactions of others directly so that others can understand what the individual wants and conveys. This research uses quantitative research with a correlational approach. The population in this study were all students of class VIII at SMPN 11 Tarakan as many as 116 students. The sampling technique was carried out by probability sampling technique, the data collection technique used an instrument in the form of a Likert scale, and the data analysis technique used SPSS 23.00 for windows. The results of the study of the relationship between self-adjustment and interpersonal communication of students at SMPN 11 Tarakan from 54 samples showed that based on the calculation of the correlation coefficient, the coefficient value was 0.815, these results were compared with rtable = 0.266 at the significance level = 5% with N = 54 then rcount = 0.815> rtable = 0.266, so it can be concluded that there is a relationship between self-adjustment and interpersonal communication of students at SMPN 11 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indah Setiya Utami. 2021.”Analisis Keterampilan Komunikasi Interpersonal Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh ibu Siti Rahmi, S.Sos I.,M.Pd selaku pembimbing utama dan bapak Riski Sovayunanto, S.Psi.,Msi selaku pembimbing anggota. Komunikasi interpersonal dapat dipandang sebagai komunikasi yang terjadi dalam suatu hubungan interpersonal. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal maupun nonverbal, yang menggunakan pesan-pesan untuk mencapai kesamaan makna paling tidak antara dua orang dalam sebuah situasi yang memungkinkan adanya kesempatan yang sama bagi pembicara dan pendengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penjabaran Keterampilan Komunikasi Interpersonal pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey deskriptif. Populasi sebanyak 241 siswa, penarikan sampel dengan menggunakan random sampling sebanyak 60 siswa kelas VIII. Instrument penelitian ini menggunakan skala keterampilan komunikasi interpersonal dengan skala likert, terdapat 25 item yang valid dari 50 item. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriftif. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian skala bahwa keterampilan komunikasi interpersonal pada siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan termasuk pada katagori tinggi terdapat 44 siswa dengan hasil persentase mencapai 73,4%. Sementara hasil penilaian perindikator, seluruhnya masuk kedalam kategori “Tinggi” dengan hasil persentase hampir mencapai 100%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA KELAS VIII MTS NEGERI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan resiliensi dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan yang bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Subjek dalam penelitian ini adalah 40 siswa di kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian korelasi. Skala yang digunakan adalah skala likert. Pada skala resiliensi terdapat 26 item dan skala kecerdasan interpersonal terdapat 26 item. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang linier yang dibuktikan dengan hasil uji linieritas dimana nilai signifikan kurang dari 0,05 yaitu (0,000 0,05). Selanjutnya nilai koefisien korelasi yang diperoleh dalam penelitian yaitu 0,560. Hal ini berarti menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan kecerdasan interpersonal. Kata Kunci : Resiliensi, Kecerdasan Interpersonal
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dewi Karmelita. 2020. Penelitian mengenai hubungan komunikasi interpersonal terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Skripsi program studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen pembimbing utama : Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Komunikasi interpersonal merupakan penyampaian pesan oleh satu orang serta penerimaan pesan oleh orang lain atau kelompok kecil dengan berbagai dampaknya serta dengan peluang memberikan umpan balik segera. Setiap hari semua orang tidak terlepas dari berkomunikasi begitu juga dengan siswa. Kepercayaan diri adalah sikap siswa yang meyakini akan kemampuannya sendiri untuk bertingkah laku sesuai dengan yang diharapkan sebagai suatu perasaan yang yakin pada tindakannya, bertanggung jawab terhadap tindakannya dan tidak terpengaruh oleh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal terhadap kepercayaan diri siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan yang berjumlah 322 siswa, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa, adapun proses pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Dengan jumlah skala komunikasi interpersonal 25 item dan jumlah skala kepercayaan diri 17 item pernyataan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala dan dokumentasi untuk memperoleh data identitas subjek. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, maka pengujian hipotesis menggunakan analisis Korelasional Product Moment Pearson dengan perolehan nilai koefisien sebesar 0,420 yang jika dibandingkan dengan nilai rtabel = 0,312 pada taraf signifikansi 5% dengan N = 40, maka nilai 0,420 lebih besar dari 0,312. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan komunikasi interpersonal terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Kepercayaan diri
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•
Ratna Dewi, 2019, “Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Permainan Tradisional Kalimantan Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa SMP Negeri 2 Pulau Derawan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing oleh Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Komunikasi interpersonal adalah proses penyampaian pesan yang dilakukan antara dua orang atau lebih dengan peluang untuk memberikan umpan balik. Komunikasi interpersonal siswa SMP Negeri 2 Pulau Derawan masih rendah, hal ini ditunjukkan dari perilaku siswa yang kurang kompak saat ada perlombaan kelas, meluapkan emosi lewat FB, lebih senang menyendiri main gad-ged dan sulit mengungkapkan pendapat dalam situasi diskusi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa menggunakan bimbingan kelompok dengan teknik permainan tradisional Kalimantan yaitu permainan betewah dan pindah bintang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh teknik permainan tradisional kalimantan terhadap komunikasi interpersonal siswa. Jenis peneitian adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one group pre-test post-test design, Populasi penelitian ini sebanyak 42 siswa dan sampel 8 siswa kelas IX SMP Negeri 2 Pulau Derawan. Teknik pengumpulan data menggunakan skala komunikasi interpersonal, Realibilitas diperoleh koefisien 0,757 yang menunjukan tingkat reliabilitas tinggi. Analisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan 22.0 SPSS windows. Berdasarkan hasil analisis data perhitungan uji-wilcoxon nilai asymp sig = 0,12 α = 0,05 maka H_0 ditolak yang berarti ada pengaruh penerapan bimbingan kelompok dengan teknik permainan tradisional Kalimantan untuk meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Pulau Derawan. Bagi peneliti selanjutnya, dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian yang serupa dengan desain berbeda dari peneliti sebelumnya.