Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknik sosiodrama terhadap komunikasi interpersonal siswa tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII di SMP Negeri 13 Tarakan yang ditandai dengan kurangnya keterbukaan, empati, sikap suportif, perilaku positif, dan kesamaan (kesetaraan) dalam interaksi sosial. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimen menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 9 siswa kelas VIII yang dipilih melalui Teknik Simple Random Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan Skala Komunikasi Interpersonal yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data deskriptif menggunakan standarisasi interval teoritis, sedangkan analisis inferensial menggunakan uji Paired Sample T-Test melalui program SPSS versi 23.0. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya kenaikan nilai rata-rata kelompok secara signifikan, yaitu dari sebesar 114 pada saat pre-test meningkat menjadi 160 pada saat post-test. Lebih lanjut, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung = -16,120 dengan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari taraf kesalahan yang ditentukan (0,000 0,05), maka terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Penelitian ini membuktikan bahwa intervensi melalui peran dan diskusi dalam sosiodrama secara nyata mempercepat internalisasi etika interaksi sosial siswa. Kesimpulannya, penerapan teknik sosiodrama efektif secara signifikan terhadap peningkatan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII di SMP Negeri 13 Tarakan. Implikasi penelitian ini merekomendasikan guru Bimbingan dan Konseling untuk mengintegrasikan teknik sosiodrama secara inovatif dalam program layanan bimbingan di sekolah.