Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Keterampilan Berpikir Kritis
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi pada materi ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Sebatik Tengah pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 68 siswa, yaitu 34 siswa kelas XC sebagai kelas kontrol dan 34 siswa kelas XD sebagai kelas eksperimen yang dipilih melalui Purposive Sampling. Instrumen penelitian meliputi tes uraian keterampilan berpikir kritis dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan Uji ANCOVA. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai Pretest kelas kontrol dan eksperimen masing-masing sebesar 42,44 dan 41,65. Setelah perlakuan, rata-rata nilai Posttest kelas kontrol sebesar 56,38, sedangkan kelas eksperimen sebesar 73,74. Hasil ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa model PjBL berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil angket respon siswa memperoleh persentase 85,82% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan respon positif terhadap penerapan model PjBL dalam pembelajaran Biologi. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENT (AI) DALAM PROSES PEMBELAJARAN TEKS BERITA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK NEGERI 1 TARAKAN.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan kondisi rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran teks berita, khususnya pada kemampuan mengkaji struktur teks, membedakan fakta dan opini, serta menyusun simpulan secara runtut dan logis. Dominasi metode pembelajaran konvensional menyebabkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran belum berjalan secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran teks berita terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain Pre-Test Post-Test Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Tarakan yang masing-masing berjumlah 35 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbantuan Artificial Intelligence, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda berbasis Google Form. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Artificial Intelligence memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, terdapat perbedaan yang bermakna antara keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, penggunaan Artificial Intelligence terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran teks berita.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN Utama 1 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses pembelajaran harus menggunakan pendekatan saintifik, dalam pendekatan saintifik siswa diharapkan memiliki berbagai keterampilan salah satunya keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk dilatih selama pembelajaran dikelas, karena siswa dengan kemampuan berpikir yang baik mampu memberi dampak dalam penyelesaian masalah dengan strategi yang tepat. Oleh karena itu, siswa membutuhkan model pembelajaran yang tepat pada proses peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Penggunaan model pembelajaran Open-Ended dapat menjadi inovasi bagi guru dan siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran Open-Ended di kelas IV SDN Utama 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data mengenai keterampilan berpikir kritis dengan menggunakan instrument tes, lembar observasi dan lembar wawancara. Hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dalam aspek kognitif pada siklus I yang diperoleh sebesar 53,57%, hasil pengamatan aktivitas siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik siklus I dengan jumlah presentase keseluruhan adalah 81,47%, hasil pengamatan aktivitas guru siklus I dengan presentase 81,25%. Masuk pada siklus II hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dalam aspek kognitif sebesar 98,85%, hasil pengamatan aktivitas siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik siklus II dengan presentase 89,81%, hasil pengamatan aktivitas guru siklus II dengan presentase 91,07% terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari siklus I ke siklus II. Peningkatan nilai hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dihitung secara klasikal sebesar 45,27%. Jadi dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Open-Ended dinyatakan layak dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Matematis Siswa di Kelas VIII SMPN 2 Pulau Bunyu

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis matematis siswa di kelas VIII SMPN 2 Pulau Bunyu. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Pulau Bunyu tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh sehingga diperoleh sampel pada penelitian ini 63 siswa yaitu 32 siswa kelas VIII-A sebagai kelas kontrol dan 31 siswa kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data keterampilan berpikir kritis matematis menggunakan tes yaitu pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 5 soal uraian dengan soal yang berbeda. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif, uji Independent Sample T-Test dan uji N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis matematis siswa di kelas VIII SMPN 2 Pulau Bunyu, hal ini sesuai dengan hasil perhitungan uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai 𝑡 ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 : 1,950 > 𝑡 𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 : 1,67022 pada taraf signifikansi 5%. Kemudian dilakukan uji lanjut menggunakan uji N-Gain Score diperoleh nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 0,58 lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata untuk kelas kontrol sebesar 0, 32. Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata hasil tes keterampilan berpikir kritis matematis pada kelas yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil tes keterampilan berpikir kritis matematis pada kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis matematis siswa di kelas VIII SMPN 2 Pulau Bunyu. This study examines the impact of the Problem-Based Learning (PBL) model on students' mathematical reasoning and critical thinking skills in eighth grade at SMPN 2 Pulau Bunyu. A quasi-experimental design was employed, with the population comprising all eighth-grade students at SMPN 2 Pulau Bunyu in the 2024/2025 academic year. A total sampling technique was used, resulting in a sample of 63 students, consisting of 32 students in class VIII-A as the control group and 31 students in class VIII-B as the experimental group. Data were collected through preliminary and final assessments comprising five open-ended mathematical problems. The data were analyzed using descriptive statistics, an independent sample t-test, and an N-gain score test. The results indicate that the PBL model significantly affected students' mathematical reasoning and critical thinking skills. The independent sample t-test showed a statistically significant difference between the experimental and control groups (t = 1.950, p 0.05). Additionally, the N-gain score analysis revealed that the experimental group (0.58) outperformed the control group (0.32), indicating a moderate improvement in mathematical reasoning. Furthermore, students in the PBL-based classroom consistently demonstrated higher post-test scores than those taught using conventional instructional methods. These findings suggest that Problem-Based Learning (PBL) is a practical pedagogical approach for fostering students' mathematical reasoning, problem-solving abilities, and critical thinking skills in secondary education.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Pembelajaran Outdoor Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pembelajaran Outdoor Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Frater Don Bosco. Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan design penelitian posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X. Pemilihan sampel dilakukan secara Purposive sampling yaitu dengan melihat nilai rata-rata ulangan harian biologi. Sampel pada penelitian ini adalah kelas X-A sebagai kelompok eksperimen dan kelas X-B sebagai kelompok kontrol. Data diambil dengan cara memberikan soal essay yang terdiri dari 7 soal. Data dianalis menggunakan uji independent t-test. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikansi 5%, nilai Sig 2-tailed sebesar 0,243 sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran outdoor tidak efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Hal ini mungkin disebabkan oleh beberapa penghambat seperti sulitnya pengelolaan siswa ketika belajar di luar ruangan, lebih lamanya waktu pembelajaran efektif sehingga menyebabkan konsentrasi siswa menjadi terganggu dikarenakan banyaknya objek luar yang dapat menganggu perhatian siswa. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memengaruhi efektivitas pembelajaran outdoor terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI SMP NEGERI 3 TARAKAN

2022•

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 di SMP Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Instrumen penelitian ini adalah soal tes yaitu berjumlah sepuluh soal uraian berpikir kritis terkait materi sistem pernapasan. Sampel penelitian adalah kelas VIII-1 dan kelas VIII-9 yang terdiri dari 32 siswa setiap kelas dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data di analisis menggunakan uji Wilcoxon Mann-Whitney, diperoleh hasil dengan nilai signifikansi 0,003, lebih kecil dari 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Abstract: This study sought to ascertain if the problem based learning (PBL) instructional paradigma had an effect on the eighth graders critical thinking abilities at the SMP Negeri 3 Tarakan. This study was conducted at SMP Negeri 3 Tarakan during the even semester of the 2021-2022 academic year, This type of research was quasi-experimental with pretest-posttest nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 3 Tarakan Purposive sampling was used to choose the research sample, which included 32 students from classes VIII-I and VIII-9. The Wilcoxon Mann-whitney test was used to analyze the data, and when the findings were obtained with a significance value of 0.003, less than 0.05, Ha was accepted and H0 was rejected. This shows that the Problem Based Learning (PBL) learning model had an effect on the critical thinking skills of eighth grade students of SMP Negeri 3 Tarakan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail