BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tekanan laba terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud dengan manajemen laba akrual diskresioner sebagai variabel moderasi menggunakan pendekatan behavioral accounting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel terdiri dari 26 perusahaan sektor teknologi yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2022-2024 sampel ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari Laporan Keuangan Tahunan (Annual Report) yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan manajemen laba akrual diskresioner berpengaruh positif terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud dan manajemen laba akrual diskresioner dapat memoderasi antara tekanan laba dengan kualitas pengungkapan aset tidak berwujud. Sedangkan tekanan laba tidak berpengaruh terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tekanan laba terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud dengan manajemen laba akrual diskresioner sebagai variabel moderasi menggunakan pendekatan behavioral accounting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel terdiri dari 26 perusahaan sektor teknologi yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2022-2024 sampel ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari Laporan Keuangan Tahunan (Annual Report) yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan manajemen laba akrual diskresioner berpengaruh positif terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud dan manajemen laba akrual diskresioner dapat memoderasi antara tekanan laba dengan kualitas pengungkapan aset tidak berwujud. Sedangkan tekanan laba tidak berpengaruh terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan kondisi rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran teks berita, khususnya pada kemampuan mengkaji struktur teks, membedakan fakta dan opini, serta menyusun simpulan secara runtut dan logis. Dominasi metode pembelajaran konvensional menyebabkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran belum berjalan secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran teks berita terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain Pre-Test Post-Test Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Tarakan yang masing-masing berjumlah 35 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbantuan Artificial Intelligence, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda berbasis Google Form. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Artificial Intelligence memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, terdapat perbedaan yang bermakna antara keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, penggunaan Artificial Intelligence terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran teks berita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan kondisi rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran teks berita, khususnya pada kemampuan mengkaji struktur teks, membedakan fakta dan opini, serta menyusun simpulan secara runtut dan logis. Dominasi metode pembelajaran konvensional menyebabkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran belum berjalan secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran teks berita terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain Pre-Test Post-Test Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Tarakan yang masing-masing berjumlah 35 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbantuan Artificial Intelligence, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda berbasis Google Form. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Artificial Intelligence memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, terdapat perbedaan yang bermakna antara keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, penggunaan Artificial Intelligence terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran teks berita.