ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan murid kelas III dalam memahami materi pengukuran panjang serta keterbatasan penggunaan bahan ajar yang dapat membantu murid mengembangkan kemampuan numerasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan Lembar Kerja Murid (LKM) bermuatan numerasi pada materi pengukuran panjang untuk murid kelas III SDN 043 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Kelayakan LKM diperoleh melalui validasi ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui angket respon guru dan murid pada uji coba terbatas dan uji coba luas. Keefektifan LKM diperoleh melalui hasil pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan N-Gain. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 80% dan validasi ahli media sebesar 94,6%, sehingga LKM dinyatakan sangat layak digunakan. Hasil uji coba terbatas menunjukkan respon guru sebesar 96,84% dan respon murid sebesar 91,23%, sedangkan pada uji coba luas respon guru sebesar 100% dan respon murid sebesar 90,33%, yang keduanya termasuk kategori sangat praktis. Keefektifan LKM ditunjukkan melalui hasil pre-test dan post-test. Pada uji coba terbatas, rata-rata nilai pre-test sebesar 55,556 dan post-test sebesar 80,883 dengan selisih rata-rata sebesar 25,327. Nilai N-Gain yang diperoleh sebesar 0,569 dengan kategori sedang, serta nilai t hitung yaitu 8,510 lebih besar daripada t tabel yaitu 2,262. Pada uji coba luas, rata-rata nilai pre-test sebesar 40,741 dan post-test sebesar 72,222 dengan selisih rata-rata sebesar 31,481. Nilai N-Gain yang diperoleh sebesar 0,531 dengan kategori sedang, serta nilai t hitung yaitu 9,723 lebih besar daripada t tabel yaitu 2,086. Berdasarkan hasil tersebut, Lembar Kerja Murid bermuatan numerasi pada materi pengukuran panjang kelas III SD dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) memiliki kandungan kalsium karbonat (CaCO₃) yang tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kalsium oksida (CaO) bernilai tambah. Pemanfaatan metode green synthesis menggunakan ekstrak daun api-api (Avicennia marina) merupakan alternatif yang ramah lingkungan dalam sintesis partikel submikro CaO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia dan fitokimia partikel submikro CaO dari cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) melalui green synthesis menggunakan ekstrak daun api-api (Avicennia marina). Penelitian dilakukan dengan mensintesis CaO dari cangkang kerang kapah menggunakan ekstrak daun api-api sebagai agen green synthesis, kemudian dikarakterisasi menggunakan uji fitokimia, Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), dan Particle Size Analyzer (PSA). Hasil uji PSA menunjukkan bahwa partikel CaO memiliki distribusi ukuran berkisar 50–700 nm dengan ukuran dominan pada rentang 180–200 nm, sehingga termasuk kategori partikel submikro. Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus hidroksil (O–H) pada bilangan gelombang sekitar 3645 cm⁻¹, gugus karbonat (CO₃²⁻) pada daerah 1400–1500 cm⁻¹, serta ikatan Ca–O pada daerah 450–550 cm⁻¹, yang mengonfirmasi terbentuknya kalsium oksida. Uji fitokimia menunjukkan hasil negatif terhadap alkaloid, flavonoid, steroid, dan tanin, yang mengindikasikan bahwa senyawa metabolit sekunder telah terdegradasi selama proses kalsinasi sehingga diperoleh CaO dengan tingkat kemurnian yang baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode green synthesis menggunakan ekstrak daun api-api berhasil menghasilkan partikel submikro CaO dari cangkang kerang kapah dengan karakteristik kimia yang sesuai sebagai material CaO dan tanpa kandungan metabolit sekunder pada produk akhir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi anggaran lingkungan dalam pengelolaan keuangan Desa Taras, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Urusan Keuangan/Bendahara Desa Dan Masyarakat Desa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi lingkungan di Desa Taras telah mencakup tahapan identifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. Terdapat Unsur Akuntasi Lingkungan Dalam Pengelolaan Keuangan Desa Namun Masih Terintegritas Dalam Sistem Keuangan Desa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, sales growth, dan return on asset (ROA) terhadap harga saham pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penarikan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 17 perusahaan dari jumlah populasi 91 perusahaan. Data sekunder dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi melalui laporan keuangan tahunan yang relevan. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan return on asset (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Sebaliknya, sales growth tidak berpengaruh terhadap harga saham. Secara simultan, ukuran perusahaan, sales growth, dan return on asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas dengan good corporate governance sebagai variabel moderasi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Pemilihan sampel menggunakan metode purpose sampling yang memperoleh sampel sebanyak 44 perusahaan subsektor perbankan, sehingga data observasi yang didapatkan sebanyak 220. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Temuan penelitian menunjukkan bahwa struktur modal memilki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, good corporate governance tidak mampu memoderasi pengaruh antara struktur modal terhadap profitabilitas maupun pengaruh antara ukuran perusahaan terhadap profitabilitas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas dengan good corporate governance sebagai variabel moderasi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Pemilihan sampel menggunakan metode purpose sampling yang memperoleh sampel sebanyak 44 perusahaan subsektor perbankan, sehingga data observasi yang didapatkan sebanyak 220. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Temuan penelitian menunjukkan bahwa struktur modal memilki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, good corporate governance tidak mampu memoderasi pengaruh antara struktur modal terhadap profitabilitas maupun pengaruh antara ukuran perusahaan terhadap profitabilitas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ESG disclosure dan ukuran kantor akuntan publik terhadap audit report lag serta peran ukuran kantor akuntan publik sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pertambangan logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan auditan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG disclosure berpengaruh negatif terhadap audit report lag, yang berarti semakin tinggi tingkat pengungkapan ESG maka semakin cepat proses penyelesaian audit. Sementara itu, ukuran kantor akuntan publik tidak berpengaruh terhadap audit report lag. Namun, ukuran kantor akuntan publik terbukti mampu memoderasi hubungan antara ESG disclosure dan audit report lag, di mana pengaruh ESG disclosure dalam menurunkan audit report lag menjadi semakin kuat pada perusahaan yang diaudit oleh kantor akuntan publik besar. This study examines the effects of ESG disclosure and audit firm size on audit report lag, and the moderating role of audit firm size in the relationship between ESG disclosure and audit report lag among metal and mineral mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). A quantitative approach was employed using secondary data obtained from audited financial statements, annual reports, and corporate sustainability reports. Data were analyzed using panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA) in EViews 12. The findings indicate that ESG disclosure has a significant negative effect on audit report lag, suggesting that higher levels of ESG disclosure are associated with shorter audit completion times. By contrast, audit firm size does not directly affect audit report lag. However, audit firm size moderates the relationship between ESG disclosure and audit report lag, such that the negative effect of ESG disclosure on audit report lag is stronger among companies audited by large public accounting firms.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode penelitian yang digunakan adalah 2018–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI, dengan sampel sebanyak 15 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 105 observasi. Variabel GCG diukur menggunakan indikator jumlah direksi dan komisaris independen, kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Tobin’s Q, sedangkan ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG berpengaruh negative signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan serta tidak mampu memoderasi hubungan antara GCG dan kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai peran GCG dan ukuran perusahaan dalam konteks industri makanan dan minuman di Indonesia, serta menegaskan bahwa kualitas implementasi tata kelola perusahaan lebih menentukan kinerja keuangan dibandingkan skala perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh audit tenure dan ukuran perusahaan terhadap kualitas audit dengan independensi auditor sebagai variabel moderasi pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya kasus kegagalan audit serta adanya perbedaan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan, serta pemilihan sampel melalui purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner dengan memasukkan variabel interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit tenure dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Sementara itu, independensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit. Dalam model moderasi, independensi auditor terbukti mampu memoderasi hubungan antara audit tenure dan kualitas audit dengan memperlemah pengaruh negatif audit tenure. Namun, independensi auditor tidak mampu memoderasi hubungan antara ukuran perusahaan dan kualitas audit.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penerapan good corporate governance merupakan salah satu mekanisme penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Dari total 27 perusahaan dalam populasi penelitian, sebanyak 21 perusahaan memenuhi kriteria sampel yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dalam metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa good corporate governance memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan terbukti memoderasi hubungan antara good corporate governance dan kinerja keuangan dengan arah negatif, yang menunjukkan bahwa semakin besar ukuran perusahaan, semakin lemah pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis dan ukuran udang hasil tangkapan utama menggunakan alat tangkap trammel net di perairan sebatik, kabupaten nunukan, kalimantan utara, serta implikasinya terhadap pengelolaan berkelanjutan. penelitian ini di lakukan di perairan sebatik, kabupaten nunukan, selama tiga bulan, dari bulan mei hingga bulan juli 2025. pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan mempertimbangkan jumlah hasil tangkapan nelayan. Analisis meliputi identifikasi morfologis, perhitungan kelimpahan relatif, indeks keanekaragaman, distribusi ukuran, hubungan panjang-berat, serta parameter populasi dan tingkat eksploitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi hasil tangkapan didominasi oleh udang windu (penaeus monodon) dan udang putih (litopenaeus vannamei) sebagai hasil tangkapan utama (31,96%), sementara hasil tangkapan sampingan mencapai (68,03%). Distribusi ukuran memperlihatkan sebagai besar udang tertangkap dalam kondisi juvenil atau belum mencapai ukuran matang gonad, yang mengindikasikan adanya potensi penangkapan berlebihan (overfishing). Nilai tingkat eksploitasi E sebesar 0,50-0,56 menunjukkan bahwa stok udang di perairan sebatik berada dapam kondisi fully exploited. Selain itu, berkelanjutan sumber daya udang sangat dipengaruhi oleh kondisi ekosistem mangrove yang berfungsi sebagai daerah pemijahan, pembesaran, dan pencarian makan. Degradasi mangrove akibat ahli fungsi lahan dan polusi memperburuk tekanan terhadap stok udang. Oleh karena itu diperlukan strategi pengelolaan terpadu, seperti pembatasan ukuran tangkapan, modifikasi alat tangkap, penerapan musim penutupan, serta rehabilitas mangrove berbasis masyarakat untuk menjamin berkelanjutan perikanan udang di perairan sebatik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan terhadap sustainability report dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor consumer cylicals dan non-cylicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2021-2024. Kinerja keuangan diukur menggunakan ROA, ROE dan NPM, sedangkan tata kelola perusahaan diukur melalui komisaris independen, kepemilikan manajerial, komite audit dan kualitas audit. Sustainability reporting diukur menggunakan indeks GRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis PLS-SEM terhadap 120 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap sustainability reporting. Ukuran perusahaan juga tidak memoderasi hubungan tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mikroplastik merupakan fragmen plastik dengan ukuran panjang kurang dari 5 mm. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan serta karakteristik mikroplastik yang meliputi bentuk, warna, dan ukuran pada Kerang Darah (Anadara sp.), Kerang Kapah (Meretrix meretrix), dan Kerang Bakau (Geloina sp.) yang berasal dari perairan Kota Tarakan. Metode penelitian dilakukan melalui analisis karakteristik mikroplastik berdasarkan jenis, warna, dan ukuran partikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Kerang Darah (Anadara sp.) lokasi Pantai Jambsore terdapat 10 partikel mikroplastik yang terdiri atas bentuk fragmen, film, dan fiber. Warna mikroplastik yang teridentifikasi meliputi hijau tua, hijau muda, dan hitam, dengan ukuran berkisar antara 20–40 μm hingga 500 μm. Pada Kerang Kapah (Meretrix meretrix) lokasi Pantai Amal, terdapat 12 partikel mikroplastik dengan bentuk fragmen dan fiber. Warna mikroplastik yang dijumpai yaitu hijau tua, hitam, dan merah, dengan ukuran berkisar antara 20–40 μm hingga 5000 μm. Sementara itu, pada Kerang Bakau (Geloina sp.) lokasi Mangrove (KKMB) terdapat 6 partikel mikroplastik yang seluruhnya berbentuk fragmen. Warna mikroplastik yang teridentifikasi hanya hijau tua, dengan ukuran berkisar antara 40–60 μm hingga 500 μm.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji lebih rinci bagaimana ukuran perusahaan berfungsi sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara profitabilitas dan leverage terhadap cash holding pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai tahun 2020 - 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan 34 perusahaan yang memenuhi kriteria dipilih sebagai subjek penelitian. Analisis data menggunakan metode regresi panel data dengan Fixed Effect Model (FEM), dan perangkat lunak EViews 12 dalam pengolahan data. Berdasarkan hasil penelitian, cash holding dipengaruhi secara negatif oleh profitabilitas dan leverage. Selain itu, telah terbukti bahwa ukuran perusahaan mampu memoderasi leverage terhadap cash holding dan profitabilitas terhadap cash holding. Dengan demikian, perbedaan skala perusahaan menjadi faktor penting dalam menjelaskan variasi kebijakan penahanan kas perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Praktik penghindaran pajak merupakan fenomena yang terus menjadi perhatian, khususnya pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage dan intensitas modal terhadap penghindaran pajak dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang memperoleh 35 sampel perusahaan dan menghasilkan 175 observasi. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel dengan alat bantu software Eviews-12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap penghindaran pajak sehingga secara statistik leverage tidak terbukti memengaruhi praktik penghindaran pajak, sementara intensitas modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas modal, semakin rendah tingkat penghindaran pajak yang dilakukan perusahaan. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap penghindaran pajak hal ini menunjukkan bahwa besar atau kecilnya perusahaan tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antara leverage dan penghindaran pajak, namun ukuran perusahaan mampu memoderasi secara positif pengaruh intensitas modal terhadap penghindaran pajak yang berarti perusahaan dengan intensitas modal tinggi cenderung memanfaatkan mekanisme pengurangan pajak yang sah melalui beban penyusutan aset tetap dan pengaruh ini semakin kuat pada perusahaan dengan ukuran yang lebih besar. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan meningkatkan transparansi pelaporan pajak dan regulator memperkuat pengawasan terhadap praktik penghindaran pajak, terutama pada perusahaan berukuran besar dengan intensitas modal tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Post Weld Heat Treatment (PWHT) terhadap kekuatan tarik, struktur mikro, dan ukuran butir sambungan las SMAW pada baja karbon rendah. Pengelasan dilaiman menggunakan elektroda E7016 diameter 3,2 mm pada posisi 1G dengan kampuh V tunggal pada material tebal 8 mm. PWHT dilakukan dengan metode annealing pada suhu 600°C dengan variasi waktu penahanan 60 menit dan 90 menit. Pengujian meliputi liquid penetrant test, uji tarik berdasarkan standar ASTM A370-23, serta pengamatan struktur mikro dan analisis butir menggynakan metode metalografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa raw material memiliki kekuatan tarik rata-rata 123,43 MPa dengan regangan 13%. Spesimen tanpa PWHT Memiliki kekuatan tarik tertinggi sebesar 134,83 MPa dengan regangan 8%. Setelah PWHT 60 menit, kekuatan tarik menurun menjadi 129,6 MPa dengan regangan meningkat menjadi 10%, sedangkan PWHT 90 menit menghasilkan kekuatan tarik 128,94 MPa dengan regangan 9%. Hasil metalografi menunjukkan bahwa PWHT menghasilkan struktur mikro lebih halus dan seragam. Analisis ukuran butir menunjukkan kecenderungan pembentukan butir yang lebih seragam dan stabil pada spesimen PWHT, terutama pada waktu penahanan 90 menit. Disimpulkan bahwa PWHT mampu mengurangi tegangan sisa, memperhalus struktur mikro, serta menyeimbangkan sifat mekanik sambungan las.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Dalam beberapa tahun terakhir, isu Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menonjol dan menjadi indikator penting bagi investor dalam menentukan strategi investasinya. Perusahaan yang mampu mengelola aspek keberlanjutan dengan baik dianggap lebih kredibel serta berpotensi meningkatkan kepercayaan publik. Meski demikian, praktik pengungkapan ESG di Indonesia masih belum merata, terutama pada industri pertambangan yang memiliki dampak lingkungan cukup besar. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan leverage terhadap pengungkapan ESG dengan memasukkan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2018–2023. Sampel diperoleh melalui metode purposive sampling dengan jumlah 14 perusahaan dan total 84 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS 30. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap pengungkapan ESG, sementara likuiditas dan leverage tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, ukuran perusahaan terbukti memperkuat pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap pengungkapan ESG, tetapi tidak dapat memoderasi dalam hubungan likuiditas terhadap pengungkapan ESG
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran pemerintah daerah, rasio pembiayaan utang (leverage), rasio kemandirian daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita, dan opini audit terhadap level transparansi pelaporan keuangan daerah berbasis website. Objek penelitian ini adalah 44 pemerintah daerah kabupaten/kota di regional Kalimantan yang memiliki website resmi dan dapat diakses pada periode Mei–Agustus 2023. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan data sekunder yang bersumber dari website pemerintah daerah serta Badan Pusat Statistik. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan aplikasi Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran pemerintah daerah dan PDRB per kapita berpengaruh positif signifikan terhadap level transparansi pelaporan keuangan daerah berbasis website. Rasio pembiayaan utang berpengaruh signifikan namun negatif, sedangkan rasio kemandirian daerah dan opini audit tidak berpengaruh signifikan. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,7149 menunjukkan bahwa 71,49% variasi transparansi pelaporan keuangan dapat dijelaskan oleh kelima variabel independen, sementara sisanya 28,51% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pemanfaatan website pemerintah daerah sebagai sarana transparansi informasi publik, khususnya dalam pelaporan keuangan, untuk memperkuat akuntabilitas, mengurangi asimetri informasi, serta memberikan sinyal positif kepada masyarakat sesuai dengan prinsip teori stewardship dan teori signalling.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm yang banyak ditemukan di lingkungan perairan dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem serta kesehatan manusia. Sungai Kayan di Kalimantan Utara merupakan salah satu sungai utama yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas seperti transportasi, perikanan, dan kebutuhan domestik, sehingga berpotensi mengalami pencemaran mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan menentukan kelimpahan mikroplastik di perairan Sungai Kayan. Pengambilan sampel dilakukan pada empat stasiun menggunakan metode purposive sampling dengan volume air 10 liter setiap titik. Sampel kemudian disaring, dipreparasi menggunakan larutan H₂O₂ dan NaCl, serta dianalisis secara mikroskopis untuk menentukan bentuk, ukuran, dan warna mikroplastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan mikroplastik bervariasi pada setiap stasiun, dengan nilai tertinggi di Stasiun 1 sebesar 12,5 partikel/L dan terendah di Stasiun 4 sebesar 6,4 partikel/L. Bentuk mikroplastik yang teridentifikasi paling dominan fragmen (35%), paling sedikit ditemukan bentuk mikroplastik pellet (14%). Berdasarkan warna, partikel hitam mendominasi dengan (30%), sedangkan merah paling sedikit dengan (1%). Dari segi ukuran, kelompok 100–500 µm merupakan yang terbanyak dengan (36%), sedangkan kelompok 1000–5000 µm hanya (1%). Temuan ini mengindikasikan bahwa Sungai Kayan telah tercemar mikroplastik dengan tingkat kelimpahan yang bervariasi, terutama dipengaruhi oleh aktivitas domestik dan antropogenik di sekitar sungai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelolaan lingkungan serta memberikan gambaran mengenai potensi risiko mikroplastik terhadap ekosistem dan kesehatan masyarakat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji morfometri, spesifikasi alat tangkap, dan komposisi ukuran ikan pari loreng (Himantura undulata) yang tertangkap dengan rawai senggol di perairan Tarakan dan didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai. Data dikumpulkan dari Januari hingga April 2025 pada 12 kali kesempatan pengambilan sampel menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi panjang cakram (DL), lebar cakram (DW), berat tubuh (W), dan spesifikasi teknis alat tangkap. Hasil tangkapan didominasi oleh individu dengan DL berkisar antara 71,9–80,7 cm, dengan DL maksimum yang tercatat sebesar 122 cm. Hubungan panjang–berat menghasilkan koefisien sebesar 1,6148–2,1818 (b 3), yang menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif, yaitu pertumbuhan panjang lebih cepat dibandingkan berat; uji t mengonfirmasi bahwa b berbeda signifikan dari 3. Rawai senggol yang digunakan terdiri atas tali utama sepanjang 30 m dan tali cabang 1,5 m, masing-masing dilengkapi dengan 7 mata pancing. Menurut pedoman FAO, alat ini dianggap ramah lingkungan karena selektif terhadap ikan demersal dan memiliki kontak minimal dengan habitat dasar perairan. Temuan ini menunjukkan bahwa populasi ikan pari loreng di perairan Tarakan sebagian besar masih berada pada fase pertumbuhan, sementara individu dewasa berukuran besar relatif jarang tertangkap.