Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: warna.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI MIKROPLASTIK PADA KERANG DARAH (Anadara sp.), KERANG KAPAH (Meretrix meretrix) DAN KERANG BAKAU (Geloina sp.) YANG BERASAL DARI PERAIRAN KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mikroplastik merupakan fragmen plastik dengan ukuran panjang kurang dari 5 mm. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan serta karakteristik mikroplastik yang meliputi bentuk, warna, dan ukuran pada Kerang Darah (Anadara sp.), Kerang Kapah (Meretrix meretrix), dan Kerang Bakau (Geloina sp.) yang berasal dari perairan Kota Tarakan. Metode penelitian dilakukan melalui analisis karakteristik mikroplastik berdasarkan jenis, warna, dan ukuran partikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Kerang Darah (Anadara sp.) lokasi Pantai Jambsore terdapat 10 partikel mikroplastik yang terdiri atas bentuk fragmen, film, dan fiber. Warna mikroplastik yang teridentifikasi meliputi hijau tua, hijau muda, dan hitam, dengan ukuran berkisar antara 20–40 μm hingga 500 μm. Pada Kerang Kapah (Meretrix meretrix) lokasi Pantai Amal, terdapat 12 partikel mikroplastik dengan bentuk fragmen dan fiber. Warna mikroplastik yang dijumpai yaitu hijau tua, hitam, dan merah, dengan ukuran berkisar antara 20–40 μm hingga 5000 μm. Sementara itu, pada Kerang Bakau (Geloina sp.) lokasi Mangrove (KKMB) terdapat 6 partikel mikroplastik yang seluruhnya berbentuk fragmen. Warna mikroplastik yang teridentifikasi hanya hijau tua, dengan ukuran berkisar antara 40–60 μm hingga 500 μm.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN BETAKAROTEN PADA PAKAN TERHADAP PENINGKATAN WARNA DAN PERTUMBUHAN IKAN PEDANG (Xiphophorus helleri)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan pedang adalah ikas hias air tawar yang digemari masyarakat saat ini. Ikan platy pedang merupakan salah satu jenis ikan yang populer bagi para pecinta ikan hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang di kombinasikan dengan betakaroten pada pertumbuhan dan perubahan warna ikan pedang (Xiphophorus helleri). Metode penelitian meliputi kegiatan pengukuran pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, SR, Kualitas Air dan Pengamatan Warna data akan dianalisis dengan secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan softaware Ms.Excell 2013. Hasil penelitian pada perlakuan 4 (15% Betakaroten) memiliki berat mutlak terbesar yaitu 1,9 g dan panjang mutlak tertinggi yaitu 6,5 cm. Nilai tingkat kelangsuangan hidup (SR) pada semua perlakuan adalah 100%. Hasil pengukuran kualitas air yang meliputi suhu, pH, DO, dan Amonia berada dalam kondisi optimal untuk pemeliharaan ikan pedang. Kualitas warna terbaik diperoleh perlakuan P4 (15% Betakaroten) dengan nilai 18. Berdasarkan penelitia ini, pemberian betakaroten pada pakan memiliki potensi lebih baik dalam meningkatkan pertumbuhan dan warna ikan pedang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN WARNA IKAN CUPANG (Betta Sp)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan hias merupakan salah satu usaha budidaya perikanan yang memiliki potensi besar dan sudah dikenal masyarakat sejak era 60-an. Ikan cupang juga merupakan komoditas ikan hias yang potensial karena memiliki daya tarik tersendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan dan warna ikan cupang (Betta Sp). Metode penelitian meliputi kegiatan pengukuran pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, SR, Kualitas Air dan Pengamatan Warna yang dianalisis menggunakan uji Anova. Hasil penelitian pada perlakuan 4 (Tubifex sp) memiliki berat mutlak terbesar yaitu 1,30 g dan panjang mutlak tertinggi yaitu 1,5 cm. Nilai tingkat kelangsuangan hidup (SR) pada semua perlakuan adalah 100%. Hasil pengukuran kualitas air yang meliputi suhu, pH, DO, dan Amonia berada dalam kondisi optimal untuk pemeliharaan ikan cupang. Kualitas warna terbaik diperoleh perlakuan P4 (Tubifex sp) dengan nilai 9. Berdasarkan penelitia ini, pemberian pakan alami Tubifex sp memiliki potensi lebih baik dalam meningkatkan pertumbuhan dan warna ikan cupang dibanding jenis pakan alami lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENENTUAN KELIMPAHAN DAN IDENTIFIKASI MIKROPLASTIK PADA SEDIMEN DI PERAIRAN KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan plastik di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat yang mengakibatkan semakin meningkat pula potensi penncemaran lingkungan yang berasal limbah plastik bagi lingkungan. Sampah plastik ukuran besar yang tersebar di laut dan dibiarkan terus-menerus akan terdegedasi oleh sinar matahari (fotodegradasi) sehingga membentuk partikel-partikel plastik berukuran ≤ 5 mm yang disebut dengan mikroplastik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk, warna dan ukuran mikroplastik serta mengetahui kelimpahan mikroplastik pada sedimen di wilayah perairan Kota Tarakan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, metode penentuan stasiun sampling menggunakan purposive sampling dengan 5 stasiun. Identifikasi mikroplastik menggunakan mikroskop Nikon Ecllips Ti2 dengan parameter yang diamati yaitu bentuk, warna dan ukuran mikroplastik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan kelimpahan mikroplastik paling dominan terdapat di stasiun 2 Muara Sungai dengan jumlah mikroplastik sebanyak 129 partikel/150 g dengan persentase 31%. Bentuk mikroplastik yang teridentifikasi pada sedimen di perairan Kota Tarakan adalah fragmen, film, fiber, dan pellet. Bentuk mikroplastik yang paling dominan adalah pellet sebanyak 171 partikel/150 g. Warna mikroplastik yang teridentifikasi adalah transparan, kuning, cokelat, biru, hitam, merah dan putih. Warna yang paling dominan adalah hitam sebanyak 186 partikel. Untuk ukuran mikroplastik yang paling dominan yaitu pada ukuran 20 µm sebanyak 95 partikel, sedangkan ukuran yang paling sedikit teridentifikasi adalah pada ukuran >1000 µm yaitu 8 partikel.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISTIK MIKROPLASTIK PADA AIR DI PERAIRAN SUNGAI KAYAN KALIMANTAN UTARA

2023•

Mikroplastik merupakan hasil turunan dari produk-produk berbahan plastik yang mengalami fragmentasi dengan ukuran 5 mm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mikroplastik pada air diperairan sungai Kayan Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode Random Sampling pada 6 stasiun yang berbeda. Air sampel kemudian dipisahkan dari partikel organik menggukan larutan hidrogen peroksida (H2O2) dengan konsentrasi 30% setalah itu disaring menggunakan kertas whatman dengan pore zise 1,5 µm kemudian diidentifikasi menggunakan mikroskop Nikon Eclipse Ti2 dan bantuan software NIS-Elements. Hasil identifikasi menunjukan bahwa bentuk mikroplastik yang ditemukan pada perairan sungai Kayan didominasi oleh jenis fragmen dengan persentase mencapai 42% dan jumlah paling sedikit ditempati oleh jenis pellet dengan sekitar 14%. Berdasarkan warnanya mikroplastik yang ditemukan pada keseluruhan stasiun didominasi oleh warna coklat dengan persentase sebasar 32,4% dan warna dengan jumlah terkecil yakni warna ungu dengan hanya menempati 0,1%. Berdasarkan ukurannya didominasi oleh kelompok ukuran dengan rentang 100-500 µm sebanyak 57,7% dan jumlah terkecil ditempati oleh kelompok ukuran 20-40 µm sebanyak 0,9%. Sedangkan berdasarkan kelimpahannya didominasi oleh stasiun 4 dengan rata-rata kelimpahan sekitar 8 partikel/liter dan kelimpahan terkecil ditempati oleh stasiun 3 dengan jumlah 2,9 partikel/liter.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kelimpahan Mikroplastik Pada Perairan Selumit Pantai Kota Tarakan Kalimantan Utara

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mikroplastik merupakan bahan pencemar yang berasal dari plastik dengan berbagai macam bentuk serta memiliki ukuran kurang dari 5 mm. Mikroplastik berbahaya dibandingkan dengan material plastik yang berukuran besar. Mikroplastik di perairan dapat dimakan oleh organisme laut dan dapat dicerna karena ukurannya yang kecil menyerupai makanan. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu mengidentifikasi mikroplastik berdasarkan warna, ukuran dan bentuk serta menghitung kelimpahan mikroplastik pada perairan Selumit Pantai Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 bulan dari bulan Juli sampai dengan November 2022 di perairan Selumit Pantai. Metode penelitian titik sampling menggunakan teknik purposive sampling dengan 3 stasiun pengamatan. Sampel yang diidentifikasi adalah sampel air di 3 stasiun Perairan Selumit Pantai. Sampel kemudian diidentifikasi menggunakan mikroskop Nikon eclipse ti² dengan perbesaran 10x. Data hasil Identifikasi mikroplastik berupa penampakan karakteristik, morfologi partikel mikroplastik meliputi warna, dan bentuk partikel pada masing-masing sampel. Hasil penelitian yang didapatkan, mikroplastik yang ditemukan pada sampel air di perairan Selumit Pantai memiliki kisaran 142 partikel/ 15 liter dengan rata-rata kelimpahan 9,46/15 liter, 141 partikel/ 15 liter dengan rata-rata kelimpahan 9,40/ 15 liter, sampai dengan 140 partikel/ 15 liter dengan rata-rata kelimpahan 9,33/ 15 liter. Bentuk mikroplastik yang teridentifikasi yaitu fiber, film, fragmen, dan pelet dengan warna biru, coklat, hijau, hitam, merah, kuning, transparan, dan ungu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail