ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komite audit dan komisaris independen terhadap kualitas audit dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id dan situs perusahaan terkait. Populasi penelitian adalah perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024 sebanyak 38 perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 11 perusahaan dengan total 55 data observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit dan komisaris independen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas audit. Kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap kualitas audit. Kepemilikan institusional juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Hasil uji moderasi menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak mampu memoderasi pengaruh komite audit terhadap kualitas audit, namun mampu memoderasi pengaruh komisaris independen terhadap kualitas audit. This study aimed to determine the influence of audit committees and independent commissioners on audit quality, with institutional ownership serving as a moderating variable. The research employed a quantitative approach with secondary data in the form of financial statements obtained from the official Indonesia Stock Exchange website (www.idx.id) and the websites of the respective companies. The research population consists of 38 pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020-2024 periods. The sample was determined using a purposive sampling technique, resulting in 11 companies with a total of 55 observation data points. The data analysis method used logistic regression because the variables in this study are dummy variables and are processed with the assistance of EViews 12 software. The results of the study indicated that the audit committee and independent commissioners have a negative and significant effect on audit quality, while institutional ownership does not have a significant effect on audit quality. The moderation test results showed that institutional ownership is unable to moderate the effect of the audit committee on audit quality, but it is able to moderate the effect of independent commissioners on audit quality.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh audit tenure dan ukuran perusahaan terhadap kualitas audit dengan independensi auditor sebagai variabel moderasi pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya kasus kegagalan audit serta adanya perbedaan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan, serta pemilihan sampel melalui purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner dengan memasukkan variabel interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit tenure dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Sementara itu, independensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit. Dalam model moderasi, independensi auditor terbukti mampu memoderasi hubungan antara audit tenure dan kualitas audit dengan memperlemah pengaruh negatif audit tenure. Namun, independensi auditor tidak mampu memoderasi hubungan antara ukuran perusahaan dan kualitas audit.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, pengalaman kerja, dan profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kualitas audit internal, serta menguji peran dukungan organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap APIP pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif terhadap kualitas audit internal, sedangkan pengalaman kerja dan profesionalisme APIP berpengaruh positif terhadap kualitas audit internal. Selain itu, dukungan organisasi terbukti berperan dalam memperlemah dampak negatif stres kerja serta memperkuat pengaruh pengalaman kerja dan profesionalisme APIP terhadap kualitas audit internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas audit internal tidak hanya ditentukan oleh faktor individu auditor, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan organisasi yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit sektor publik serta menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, pengalaman kerja, dan profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kualitas audit internal, serta menguji peran dukungan organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap APIP pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif terhadap kualitas audit internal, sedangkan pengalaman kerja dan profesionalisme APIP berpengaruh positif terhadap kualitas audit internal. Selain itu, dukungan organisasi terbukti berperan dalam memperlemah dampak negatif stres kerja serta memperkuat pengaruh pengalaman kerja dan profesionalisme APIP terhadap kualitas audit internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas audit internal tidak hanya ditentukan oleh faktor individu auditor, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan organisasi yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit sektor publik serta menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas audit terhadap manajemen laba dengan good corporate governance sebagai variabel mediasi pada perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik manajemen laba pada perusahaan yang dapat memengaruhi kredibilitas laporan keuangan dan menurunkan tingkat kepercayaan investor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan yang memenuhi kriteria sehingga total sampel untuk empat tahun periode penelitian yaitu 40 sampel. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kualitas audit sebagai variabel independen, manajemen laba sebagai variabel dependen, serta good corporate governance yang diproksikan dengan komite audit sebagai variabel mediasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan aplikasi (SPSS) Statistical Proudct and Service Solution, Versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap manajemen laba. Kualitas audit juga tidak berpengaruh signifikan terhadap good corporate governance. Sementara itu, good corporate governance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap manajemen laba. Selain itu, good corporate governance belum mampu memediasi pengaruh kualitas audit terhadap manajemen laba pada perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada penelitian ini mengkaji hubungan antara intellectual capital dan nilai perusahaan, mempertimbangkan kualitas audit sebagai variabel moderasi perusahaan farmasi di BEI 2020–2024. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel memakai teknik purposive sampling, diperoleh 11 perusahaan farmasi yang memenuhi kriteria penelitian ada 55 observasi data selama periode penelitian. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan regresi data panel serta Moderated Regression Analysis (MRA) yang diolah dengan perangkat lunak EViews versi 12. Hasil analisis menunjukkan intellectual capital tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Tetapi intellectual capital terbukti berpengaruh terhadap kualitas audit. Selain itu, kualitas audit tidak mempengaruhi nilai perusahaan, dan juga tidak memoderasi hubungan antara intellectual capital dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan peningkatan intellectual capital belum secara langsung meningkatkan nilai perusahaan, meskipun pengelolaan intellectual capital bisa berkaitan dengan kualitas audit yang dimiliki perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Pada penelitian ini mengkaji hubungan antara intellectual capital dan nilai perusahaan, mempertimbangkan kualitas audit sebagai variabel moderasi perusahaan farmasi di BEI 2020–2024. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel memakai teknik purposive sampling, diperoleh 11 perusahaan farmasi yang memenuhi kriteria penelitian ada 55 observasi data selama periode penelitian. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan regresi data panel serta Moderated Regression Analysis (MRA) yang diolah dengan perangkat lunak EViews versi 12. Hasil analisis menunjukkan intellectual capital tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Tetapi intellectual capital terbukti berpengaruh terhadap kualitas audit. Selain itu, kualitas audit tidak mempengaruhi nilai perusahaan, dan juga tidak memoderasi hubungan antara intellectual capital dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan peningkatan intellectual capital belum secara langsung meningkatkan nilai perusahaan, meskipun pengelolaan intellectual capital bisa berkaitan dengan kualitas audit yang dimiliki perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas audit, komite audit dan intellectual capital terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 10 perusahaan yang memenuhi kriteria sehingga total sampel untuk empat tahun periode penelitian yaitu 40 sampel. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang dapat diakses melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi (SPSS) Statistical Proudct and Service Solution. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, intellectual capital berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, kualitas audit berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan melalui intellectual capital dan komite audit berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan melalui intellectual capital pada perusahaan sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana audit tenure, reputasi kantor akuntan publik (KAP) dan komite audit berpengaruh terhadap kualitas audit pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 93 perusahaan yang memenuhi kriteria sehingga total sampel untuk empat tahun periode penelitian yaitu 372 sampel. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang dapat diakses melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Alat analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi Statistical Product and Services Solution (SPSS) versi 25. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi logistik. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa audit tenure tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, reputasi kantor akuntan publik (KAP) tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, rotasi audit, dan spesialisasi auditor terhadap kualitas audit. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sumber data sekunder dalam bentuk laporan keuangan yang diperoleh melalui website www.idx.co.id dan website resmi masing-masing perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2022 yang berjumlah 65 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 59 perusahaan dengan 6 tahun penelitian sehingga total observasi sebanyak 354 observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik karena variabel dalam penelitian ini bersifat dummy dan diolah menggunakan software SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kualitas audit. Hal ini disebabkan besar kecilnya perusahaan belum tentu memiliki manajemen yang berpengalaman dan sistem pengendalian intern yang baik untuk menentukan kualitas audit. Rotasi audit tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, setelah auditor yang lama digantikan, auditor baru kemungkinan besar tidak memahami bisnis perusahaan atau memiliki pengetahuan yang cukup untuk membuat keputusan audit yang tepat, sehingga menjadi kurang berkualitas. Spesialisasi auditor tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, auditor spesialis maupun non spesialis tidak hanya melakukan kegiatan audit pada perusahaan manufaktur konsumsi saja namun juga melakukan kegiatan audit di perusahaan manufaktur sub sektor lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan opini audit tahun sebelumnya terhadap opini audit going concern dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan regresi logistik dengan alat bantu SPSS versi 26. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling yang menghasilkan sebanyak 62 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern, akan tetapi opini audit tahun sebelumnya berpengaruh terhadap opini audit going concern. Kualitas audit mampu memoderasi hubungan antara ukuran perusahaan terhadap opini audit going concern, namun kualitas audit tidak mampu memoderasi hubungan pertumbuhan perusahaan dan opini audit tahun sebelumnya terhadap opini audit going concern.