Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: IZAT
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING PARTISIPAN TERHADAP ETIKA BERKOMUNIKASI SISWA SAAT BERMAIN GAME MOBILE LEGENDS DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik modeling partisipan di SMA Negeri 2 Tarakan. Etika berkomunikasi dalam bermain game online merupakan pola ukur dari tindakan-tindakan individu saat berkomunikasi didalam game online. Etika komunikasi berperan penting dalam penyampaian pesan kepada individu lain. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen Pre-Eksperimental Design model One Group Pretest-Posttest Design. Adapun Populasi sebanyak 357 siswa, penarikan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah angket dan dokumentasi. Analisis data dengan uji hipotesis Paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pemberian pretest pada siswa yang berjumlah 10 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdapat kategori rendah berjumlah 1 (10%), kategori sedang berjumlah 5 (50%) dan kategori sangat tinggi berjumlah 4 (40%) sedang pada posttest kategori tinggi berjumlah 5 (50%) dan kategori sangat tinggi 5 (50%). Hal tersebut, uji hipotesis dengan Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik modeling partisipan di SMA Negeri 2 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING PARTISIPAN TERHADAP ETIKA BERKOMUNIKASI SISWA SAAT BERMAIN GAME MOBILE LEGENDS DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik modeling partisipan di SMA Negeri 2 Tarakan. Etika berkomunikasi dalam bermain game online merupakan pola ukur dari tindakan-tindakan individu saat berkomunikasi didalam game online. Etika komunikasi berperan penting dalam penyampaian pesan kepada individu lain. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen Pre-Eksperimental Design model One Group Pretest-Posttest Design. Adapun Populasi sebanyak 357 siswa, penarikan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah angket dan dokumentasi. Analisis data dengan uji hipotesis Paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pemberian pretest pada siswa yang berjumlah 10 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdapat kategori rendah berjumlah 1 (10%), kategori sedang berjumlah 5 (50%) dan kategori sangat tinggi berjumlah 4 (40%) sedang pada posttest kategori tinggi berjumlah 5 (50%) dan kategori sangat tinggi 5 (50%). Hal tersebut, uji hipotesis dengan Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik modeling partisipan di SMA Negeri 2 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR UKURAN KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN TRAMMEL NET DI MUARA MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2021•Koleksi Perpustakaan

Kota Tarakan memiliki jumlah penduduk sekitar 253.026 jiwa (Badan Pusat Statistik Kota Tarakan, 2018). Sebagian besar penduduk Kota Tarakan berprofesi sebagai nelayan salah satunya dengan menggunakan alat tangkap Trammel net. Hal ini didukung dengan letak geografis Pulau Tarakan yang sangat strategis. Pulau Tarakan berada di depan Muara Sungai Kayan dan Sungai Sesayap serta berdekatan dengan Laut Sulawesi, sehingga memiliki potensi sumberdaya ikan dan udang yang besar baik dari segi jumlah maupun keanekaragamannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan struktur ukuran panjang dan berat serta mengidentifikasi hasil tangkapan dari pengoperasian trammel net di perairan muara Mamburungan Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2020 sampai Maret 2020. Berdasarkan hasil penelitian Komposisi hasil tangkapan utama dengan nilai kisaran 54 kg (53,3 %) yang tediri dari udang putih dengan ukuran yang mendominan 12,7–13,5 cm dan udang windu dengan ukuran 11,0-11-7 cm, komposisi hasil tangkapan sampingan dengan nilai kisaran 31 kg (29,2 %) yang terdiri dari ikan puput, ikan gulama, ikan ekor kuning, dan ikan selangat dengan ukuran yang mendominan 15,0-14,9 cm serta komposisi hasil tangkapan buangan dengan nilai berkisar 21,2 kg (17,5 %) yang terdiri dari ikan otek, ikan sebelah, ikan buntal, ikan pari, mantis, ikan lidah, ikan puput dan rajungan dengan ukuran yang mendominan 15,2-18,6 cm.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR UKURAN KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN TRAMMEL NET DI MUARA MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Tarakan memiliki jumlah penduduk sekitar 253.026 jiwa (Badan Pusat Statistik Kota Tarakan, 2018). Sebagian besar penduduk Kota Tarakan berprofesi sebagai nelayan salah satunya dengan menggunakan alat tangkap Trammel net. Hal ini didukung dengan letak geografis Pulau Tarakan yang sangat strategis. Pulau Tarakan berada di depan Muara Sungai Kayan dan Sungai Sesayap serta berdekatan dengan Laut Sulawesi, sehingga memiliki potensi sumberdaya ikan dan udang yang besar baik dari segi jumlah maupun keanekaragamannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan struktur ukuran panjang dan berat serta mengidentifikasi hasil tangkapan dari pengoperasian trammel net di perairan muara Mamburungan Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2020 sampai Maret 2020. Berdasarkan hasil penelitian Komposisi hasil tangkapan utama dengan nilai kisaran 54 kg (53,3 %) yang tediri dari udang putih dengan ukuran yang mendominan 12,7–13,5 cm dan udang windu dengan ukuran 11,0-11-7 cm, komposisi hasil tangkapan sampingan dengan nilai kisaran 31 kg (29,2 %) yang terdiri dari ikan puput, ikan gulama, ikan ekor kuning, dan ikan selangat dengan ukuran yang mendominan 15,0-14,9 cm serta komposisi hasil tangkapan buangan dengan nilai berkisar 21,2 kg (17,5 %) yang terdiri dari ikan otek, ikan sebelah, ikan buntal, ikan pari, mantis, ikan lidah, ikan puput dan rajungan dengan ukuran yang mendominan 15,2-18,6 cm.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail