ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to determine the effect of symbolic modeling techniques on students' etiquette. Theoretically, etiquette is understood as the application of moral values and norms that guide students' conduct, speech, and behavior in accordance with prevailing norms. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental design, specifically a one-group pre-test-post-test design. The research sample consisted of 10 students selected using simple random sampling. Data collection used a politeness and etiquette scale that had undergone validity and reliability testing. Researcher analyzed the data using descriptive and inferential statistics, including a paired-sample t-test in SPSS. The results indicated that students' levels of etiquette and manners before the intervention fell into the categories of very high (10 percent), high (20 percent), moderate (40 percent), and low (30 percent). After implementing group counseling using the symbolic modeling technique, etiquette and manners improved, as indicated by a shift to the high category (100 percent). Based on the hypothesis analysis, a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 0.05 was obtained; therefore, Ho was rejected, and Hi was accepted. Based on these results, the symbolic modeling technique affected students' etiquette and manners.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang penting. Rasa percaya diri mempunyai pengaruh yang besar terhadap kehidupan seseorang. Rendahnya rasa percaya diri, akan membuat seseorang berpikir negatif terhadap lingkungan di sekitarnya. Dengan demikian, permasalahan ini memerlukan intervensi yang efektif, yaitu melalui layanan bimbingan kelompok. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menerapkan bimbingan kelompok adalah dengan teknik modeling live. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live terhadap kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen one group pre-test and post-test design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan, sedangkan sampel penelitian berjumlah 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan karakteristik siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kepercayaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa sebelum diberikan layanan berada pada kategori rendah, sedangkan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live mengalami peningkatan ke kategori sedang dan tinggi. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Dengan demikian, implikasi layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live dapat menjadi stimulus efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi informasi dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) terhadap pengelolaan persediaan, dengan kualitas laporan keuangan sebagai variabel moderasi. Studi ini dilakukan pada pemerintah daerah di Kabupaten Malinau untuk memahami dinamika pengelolaan persediaan yang efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan dimana data dalam penelitian ini diperoleh dari 53 OPD, melalui metode pembagian kuesioner yang berbentuk formulir Google Form yang dapat diisi oleh responden secara online, dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan moderasi antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi dan kapasitas SDM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan persediaan. Namun, kualitas laporan keuangan sebagai variabel moderasi menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan terhadap hubungan tersebut. Temuan ini mengindikasikan adanya faktor lain yang dapat mengurangi efektivitas integrasi antara kualitas laporan keuangan, teknologi informasi, dan kapasitas SDM dalam pengelolaan persediaan. Penelitian ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap keterbatasan integrasi antara laporan keuangan berkualitas dengan sistem informasi dan kapasitas SDM. Meskipun laporan keuangan berkualitas dapat menyediakan informasi yang andal, hasil moderasi negatif menunjukkan perlunya dukungan dari faktor non-keuangan, seperti fleksibilitas kebijakan dan adaptabilitas teknologi terhadap kebutuhan lokal serta perlunya peningkatan pelatihan SDM, penyempurnaan integrasi sistem informasi, dan pemanfaatan laporan keuangan secara lebih strategis dalam pengambilan keputusan. Selain itu, penelitian ini membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor lain yang memengaruhi pengelolaan persediaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik modeling partisipan di SMA Negeri 2 Tarakan. Etika berkomunikasi dalam bermain game online merupakan pola ukur dari tindakan-tindakan individu saat berkomunikasi didalam game online. Etika komunikasi berperan penting dalam penyampaian pesan kepada individu lain. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen Pre-Eksperimental Design model One Group Pretest-Posttest Design. Adapun Populasi sebanyak 357 siswa, penarikan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah angket dan dokumentasi. Analisis data dengan uji hipotesis Paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pemberian pretest pada siswa yang berjumlah 10 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdapat kategori rendah berjumlah 1 (10%), kategori sedang berjumlah 5 (50%) dan kategori sangat tinggi berjumlah 4 (40%) sedang pada posttest kategori tinggi berjumlah 5 (50%) dan kategori sangat tinggi 5 (50%). Hal tersebut, uji hipotesis dengan Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik modeling partisipan di SMA Negeri 2 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bermaksud mengetahui efektivitas teknik modeling simbolik dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan perilaku prososial siswa di SMP Negeri 13 Tarakan. Prososial merupakan perilaku menolong seseorang secara sukarela tanpa mengharapkan sebuah imbalan ataupun mempunyai motif tersendiri setelah menolong. Dalam penelitian ini menerapkan metode eksperimen desain one-group pretest-posttest. Adapun populasi penelitian siswa sebanyak 80 siswa kelas VIII di SMP Negeri 13 Tarakan. Setelah dilakukan penarikan sampel menggunakan non probality sampling (Purpusive sampling) menghasilkan 10 siswa. Skala perilaku yang digunakan dalam penelitain ini adalah skala perilaku prososial siswa dengan uji hipotesis uji Wilcoxon. Terdapat 10 (100%) siswa memiliki perilaku prososial rendah. Pada pemberian posttest terdapat 10 (100%) siswa memiliki perilaku prososial sangat tinggi. Berdasarkan hipotesis menggunakan Wilcoxon diperoleh Zhitung -2,807 0,0022 kemudian sig (2-tailed) sebesar 0,0050,05. Maka hipotesis yang berbunyi “bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolik dapat meningkatkan perilaku prososial siswa di SMP Negeri 13 Tarakan” diterima
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fitria Dinda Saputri, 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik modeling simbolis dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan. Public speaking merupakan keterampilan berbicara seseorang dalam menyampaikan pesan di depan banyak orang. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain one-group pretest – posttest. Adapun populasi penelitian yaitu pengurus OSIS di SMA Negeri 1 Tarakan yang berjumlah 56 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 10 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala public speaking berdasarkan teori Ilham (2020), dengan uji hipotesis uji Wilcoxon. Terdapat 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat rendah, 4 (40%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills rendah, 1 (10%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi, dan 3 (30%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 8 (80%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi, dan 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi.Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon diperoleh Zhitung -2.807 0.0022 kemudian nilai sig (2-tailed) sebesar 0.005 0.05. maka hipotesis yang berbunyi “bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan” diterima.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan bimbingan karir dengan teknik modeling simbolik berpengaruh terhadap minat melanjukan ke SMK di MTs Negeri Tarakan. Minat adalah penggerak yang dijadikan motivasi semangat seseorang untuk melakukan tindakan atau pilihan sesuai dengan keinginannya, sehingga oleh karenanya seseorang akan berusaha demi memenuhi hasrat untuk keinginannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa MTs Negeri Tarakan yang berjumlah 126 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 25 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala minat dari teori Walgito yang dikembangkan oleh Adinda (2013). Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Adapun uji Wilcoxon Signed Rank Test versi 24.00, hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,000 > 0,05) yang artinya bimbingan karir dengan teknik modeling simbolik berpengaruh terhadap minat melanjutkan ke SMK di MTs Negeri Tarakan. Hal tersebut terlihat pada skor pretest yang diperoleh pada pemberian pretest dari 25 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 15 (60%) siswa yang memiliki tingkat minat melanjutkan ke SMK rendah, 12 (40%) siswa yang memiliki tingkat minat melanjutkan ke SMK sangat rendah. Pada pemberian posttest terdapat 13 (52%) siswa yang memiliki tingkat minat melanjutkan ke SMK sangat tinggi, 12 (48%) siswa yang memiliki tingkat minat melanjutkan ke SMK tinggi. Berdasarkan keputusan uji statistik wilcoxon dan hasil analisis pretest dan posttest dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Teknik Modeling simbolik Terhadap Minat Melanjutkan ke SMK Siswa di MTs Negeri Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
DEVELOPMENT OF A BEHAVIORAL COUNSELING MODULE WITH PARTICIPANT MODELING TECHNIQUES ON STUDENT LEARNING MOTIVATION Abstract This study aimed to develop a product in the of a behavioral counseling module with participant modeling techniques on student learning motivation. Learning motivation is the process of encouragement that individuals have to make changes in behavior as a result of individual exsperience to achieve the desired goal in the form of learnig success. This module was one of the media that might be used by guidance and counseling teachers to carry out guidance and counseling services in schools, especially for students with low learning moyivation on that they could increase their learning motivation. This research and development (R&D) study used procedures modified by Borg and Gall. Data were collected using scales and interviews. The results showed that the score obtained from the design expert validation was 112 (75%) and form the material expert validation was 103 (69%). These results indicated that the module developed by the researcher was feasible and well applied to students with low learning motivation.