Abstrak
Kota Tarakan memiliki jumlah penduduk sekitar 253.026 jiwa (Badan Pusat Statistik Kota Tarakan, 2018). Sebagian besar penduduk Kota Tarakan berprofesi sebagai nelayan salah satunya dengan menggunakan alat tangkap Trammel net. Hal ini didukung dengan letak geografis Pulau Tarakan yang sangat strategis. Pulau Tarakan berada di depan Muara Sungai Kayan dan Sungai Sesayap serta berdekatan dengan Laut Sulawesi, sehingga memiliki potensi sumberdaya ikan dan udang yang besar baik dari segi jumlah maupun keanekaragamannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan struktur ukuran panjang dan berat serta mengidentifikasi hasil tangkapan dari pengoperasian trammel net di perairan muara Mamburungan Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2020 sampai Maret 2020. Berdasarkan hasil penelitian Komposisi hasil tangkapan utama dengan nilai kisaran 54 kg (53,3 %) yang tediri dari udang putih dengan ukuran yang mendominan 12,7–13,5 cm dan udang windu dengan ukuran 11,0-11-7 cm, komposisi hasil tangkapan sampingan dengan nilai kisaran 31 kg (29,2 %) yang terdiri dari ikan puput, ikan gulama, ikan ekor kuning, dan ikan selangat dengan ukuran yang mendominan 15,0-14,9 cm serta komposisi hasil tangkapan buangan dengan nilai berkisar 21,2 kg (17,5 %) yang terdiri dari ikan otek, ikan sebelah, ikan buntal, ikan pari, mantis, ikan lidah, ikan puput dan rajungan dengan ukuran yang mendominan 15,2-18,6 cm.