Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

76 hasil
Subjek: SNI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SISTEM AGRIBISNIS PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaesis gueensis J.) RAKYAT (STUDI KASUS: PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT KOPERASI ANUGRAH TANI, DESA SEKATAK BUJI)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani mulai dari subsistem hulu yaitu pengadaan input, subsistem usahatani/on farm yaitu kegiatan pengolahan lahan, penanaman dan perawatan tanaman, subsistem hilir yaitu kegiatan panen dan pengangkutan hasil panen, subsistem pemasaran yaitu kegiatan pemasaran hasil ke pabrik PKS, dan subsistem penunjang yaitu lembaga-lembaga yang mendukung kegiatan perkebunan dari subsistem hulu hingga subsistem pemasaran. Terdapat keterkaitan kebelakang (backward linkage) dan keterkaitan kedepan (forward linkage) pada sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani. Rancang model kelembagaan perkebunan Koperasi Anugrah Tani mengacu pada sistem agribisinis yaitu : kelembagaan hulu, kelembagaan usahatani/on farm, kelembagan hilir, kelembagaan pemasaran dan kelembagaan penunjang. Rancang model dibuat mengacu pada penelitian Kusnandar (2013), yaitu berdasarkan empat dimensi antara lain : kondisi lingkungan eksternal, motivasi kelembagaan, kapasitas kelembagaan, dan kinerja kelembagaan. Rancangan kelembagaan yang diarahkan dapat memenuhi keempat dimensi tersebut sehingga efektifitas dan keberlanjutan kelembagaan dapat terjamin.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA TERHADAP ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN (AHSP) SNI 2016 DAN ANALISA DILAPANGAN (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Balai Pemasyarakatan Kota Tarakan).

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas menggambarkan kemampuan tenaga kerja dalam menyelesaikan suatu kuantitas pekerjaan persatuan waktu. Produktivitas yaitu analisa produktivitas tenaga kerja dalam kaitannya terhadap waktu dan pelaksanaan proyek kontruksi untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja dalam masing-masing proyek. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui perbandingan produktivitas tenaga kerja terhadap Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) SNI 2016 dan analisa dilapangan. 2) Untuk mengetahui nilai perbandingan selisih persentase produktivitas tenaga kerja terhadap Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) SNI 2016 dan analisa dilapangan. dengan menggunakan analisis produktivitas dan data yang digunakan adalah data primer dokumentasi dan pengamatan dilapangan, dimana hal yang diamati adalah jumlah tenaga kerja yang bekerja, jenis pekerjaan yang dikerjakan dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa produktivitas tenaga kerja dilapangan cenderung lebih besar dibandingkan dengan standar SNI 2016. serta selisih persentase Pada pekerjaan pondasi, pembesian pondasi 32%, bekisting pondasi 27%, pengecoran pondasi 25%. Pada pekerjaan sloof, pembesian sloof 46%, bekisting sloof 36%, pengecoran sloof 50%. Pada pekerjaan kolom, pembesian kolom 33%, bekisting kolom 37%, pengecoran kolom 50%. Pada pekerjaan balok, pembesian balok 33%, bekisting balok 28%, pengecoran balok 25%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SISTEM AGRIBISNIS SAYURAN HIDROPONIK KOTA TARAKAN

•

ABSTRAK Syakira. 1640202108. 2020. “Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik Di Kota Tarakan. Dibimbing oleh Anang Sulistyo. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Sayuran hidroponik merupakan sayuran yang ditanam tanpa menggunakan media tanah. Keberhasilan usahatani sayuran hidroponik perlu didukung oleh ketersediaan saprodi, pemasaran, dan lembaga penunjang yang terintegrasi dalam suatu sistem agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem agribisnis sayuran hidroponik di UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive sampling. Data sistem agribisnis dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data pendapatan usahatani dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis pada usahatani UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan terdapat beberapa subsistem seperti subsistem agribisnis hulu yaitu pengadaan sarana dan prasarana produksi seperti screenhouse, benih, vitamin, dan alat peralatan. subsistem usatani Pada proses budidaya dilakukan pada lahan screenhouse seluas 10 meter x 15 meter. Dengan siklus produksi usahatani sayuran hidroponik dilakukan selama 30-45 hari dan memperoleh pendapatan salada keriting ditambah sayuran pakcoy dengan total sebesar Rp 1,373,000,- dalam sekali produksi. Subsistem hilir meliputi pengolahan hasil panen seperti proses penyortiran dan packing kemasan. Strategi pemasaran dilakukan pendapatan dan marketing mix, yaitu produk, harga, promosi, dan tempat. Terdapat dua saluran pemasaran pada UMKM Azzahra Hidroponik yaitu saluran langsung dan saluran semi langsung. Belum adanya lembaga penunjang secara resmi yang dapat dimanfaatkan oleh petani. ABSTRAK Syakira. 1640202108. 2020. “Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik Di Kota Tarakan. Dibimbing oleh Anang Sulistyo. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Sayuran hidroponik merupakan sayuran yang ditanam tanpa menggunakan media tanah. Keberhasilan usahatani sayuran hidroponik perlu didukung oleh ketersediaan saprodi, pemasaran, dan lembaga penunjang yang terintegrasi dalam suatu sistem agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem agribisnis sayuran hidroponik di UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive sampling. Data sistem agribisnis dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data pendapatan usahatani dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis pada usahatani UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan terdapat beberapa subsistem seperti subsistem agribisnis hulu yaitu pengadaan sarana dan prasarana produksi seperti screenhouse, benih, vitamin, dan alat peralatan. subsistem usatani Pada proses budidaya dilakukan pada lahan screenhouse seluas 10 meter x 15 meter. Dengan siklus produksi usahatani sayuran hidroponik dilakukan selama 30-45 hari dan memperoleh pendapatan salada keriting ditambah sayuran pakcoy dengan total sebesar Rp 1,373,000,- dalam sekali produksi. Subsistem hilir meliputi pengolahan hasil panen seperti proses penyortiran dan packing kemasan. Strategi pemasaran dilakukan pendapatan dan marketing mix, yaitu produk, harga, promosi, dan tempat. Terdapat dua saluran pemasaran pada UMKM Azzahra Hidroponik yaitu saluran langsung dan saluran semi langsung. Belum adanya lembaga penunjang secara resmi yang dapat dimanfaatkan oleh petani.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DAYAK KENYAH DALAM SISTEM AGRIBISNIS PADI LADANG DI DESA NAWANG BARU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sebagian besar praktik agribisnis padi ladang di Desa Nawang Baru, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, masih bertumpu pada pengetahuan adat masyarakat Dayak Kenyah yang diwariskan lintas generasi, namun kajian yang mengaitkan pengetahuan tersebut dengan seluruh subsistem agribisnis sekaligus dimensi keberlanjutannya masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan kearifan lokal pada tiap subsistem agribisnis padi ladang, dan (2) menganalisis perannya terhadap keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian dilakukan pada Maret–Mei 2026 dengan pendekatan kualitatif deskriptif di lokasi yang dipilih secara purposive. Sebanyak 30 informan dijaring melalui snowball sampling, diawali dari kepala desa dan tetua adat, dengan data dihimpun lewat wawancara mendalam dan observasi, lalu dianalisis mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan menunjukkan bahwa praktik adat hadir pada kelima subsistem: pemilihan lahan dan penentuan waktu tanam lewat Ungun Tau pada subsistem hulu, pertukaran benih dan pengendalian hama alami pada usahatani, pengeringan serta penyimpanan di lumbung adat pada subsistem hilir, musyawarah penentuan harga pada pemasaran, hingga peran kelembagaan adat pada subsistem penunjang. Praktik-praktik tersebut terindikasi berkontribusi pada efisiensi biaya usaha (ekonomi), penguatan solidaritas dan modal sosial warga (sosial), serta pembatasan eksploitasi lahan dan hutan (lingkungan), meski kontribusi ekologisnya lebih menonjol pada subsistem hulu hingga hilir dibanding pemasaran dan kelembagaan. Dominasi informan berusia lanjut mengindikasikan adanya risiko kesenjangan regenerasi pengetahuan, sehingga dokumentasi dan pewarisan kearifan lokal kepada generasi muda perlu terus diupayakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SEKTOR AGRIBISNIS DI KECAMATAN TANJUNG SELOR, KALIMANTAN UTARA

2026•

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketimpangan pemanfaatan media sosial oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor agribisnis di Kecamatan Tanjung Selor, Kalimantan Utara, yang lebih dominan menggunakan sosial media WhatsApp namun belum mengoptimalkan platform sosial media berbasis algoritma seperti Instagram dan TikTok. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran media sosial dalam meningkatkan penjualan UMKM agribisnis serta menganalisis kendala dalam pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis tematik dengan bantuan aplikasi NVivo 12 Pro, melibatkan 10 informan kunci yang dipilih secara purposive sampling untuk mewakili sub-sistem agribisnis (hulu, on-farm, dan hilir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan nyata melalui empat fungsi, yaitu sarana promosi, pembentuk dan penguatan merek, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan penjualan, dengan WhatsApp sebagai platform yang paling banyak digunakan. Seluruh informan mencatatkan kenaikan penjualan melalui empat mekanisme transformasi digital, yaitu eliminasi perantara, perluasan geografis ke transaksi nyata, efisiensi biaya pemasaran, dan konversi stok menjadi arus kas. Keempat mekanisme tersebut melalui uji Cluster Analysis membentuk tiga kluster pola transformasi strategi: digitalisasi supply chain, ekspansi pasar dan basis pelanggan, serta inovasi model bisnis. Namun, efektivitas pemanfaatan media sosial masih terhambat oleh empat kategori kendala yang saling berkaitan dengan pemilihan jenis media sosial sebagai kendala paling dominan, diikuti literasi digital, serta modal/SDM dan infrastruktur jaringan yang sama-sama belum optimal. Dengan demikian, media sosial berperan sebagai katalisator pertumbuhan UMKM agribisnis yang efektivitasnya bergantung pada kesiapan digital pelaku usaha. Penelitian ini menyarankan agar pelaku UMKM mengoptimalkan platform di luar WhatsApp serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola konten. Pemerintah disarankan mempercepat pemerataan infrastruktur dan pelatihan literasi digital, sementara peneliti selanjutnya memperluas cakupan informan dengan data keuangan yang lebih terverifikasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH RISIKO KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN KONSTRUKSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini dilaksanakan guna mengevaluasi dampak dari risiko bisnis, risiko kredit, serta risiko likuiditas terhadap capaian keuangan perusahaan di sektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada rentang waktu 2020-2024. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan emiten. Melalui teknik purposive sampling, terpilih 11 entitas perusahaan sebagai sampel dengan akumulasi 55 unit observasi. Proses analisis data melibatkan serangkaian pengujian mulai dari uji asumsi klasik, regresi linear berganda, hingga uji t dan uji F. Hasil studi mengindikasikan bahwa risiko kredit dan likuiditas tidak memiliki pengaruh yang berarti terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, risiko bisnis ditemukan memiliki pengaruh positif yang bermakna terhadap Return on Equity (ROE). Secara kolektif, ketiga faktor risiko tersebut berpengaruh signifikan terhadap performa keuangan dengan tingkat determinasi (R²) mencapai 0,811. Hal ini berarti sebesar 81,1% dari variasi kinerja keuangan dapat diterangkan oleh ketiga variabel tersebut, namun 18,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar cakupan model ini. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan risiko bisnis memiliki peran penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan konstruksi di tengah ketidakpastian proyek dan dinamika sektor konstruksi. This study was conducted to evaluate the impact of business risk, credit risk, and liquidity risk on the financial performance of companies in the construction sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the period 2020-2024. This research applies a quantitative method using secondary data from issuers' financial reports. Using purposive sampling, 11 companies were selected, yielding 55 observations in total. The data analysis process involved a series of tests, ranging from classical assumption tests to multiple linear regression and t-tests, and F-tests. The study's results indicated that credit and liquidity risks do not have a significant effect on financial performance. Conversely, business risk was found to have a positive and significant effect on Return on Equity (ROE). Collectively, these three risk factors had a significant effect on financial performance with a coefficient of determination (R?2)of 0.811. This means that 81.1% of the variation in financial performance can be explained by these three variables, while the remaining 18.9% is influenced by other variables outside the scope of this model. The results of this study confirmed that business risk management plays an important role in improving the profitability of construction companies amid project uncertainty and the sector's dynamics.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENANGKAL PETIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE JALA DAN BOLA BERGULIR PADA GEDUNG PERPUSTAKAAN DAERAH KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aimed to evaluate the external lightning protection system installed at the Regional Library Building of Tarakan City using the Mesh and Rolling Sphere Methods in accordance with PUIPP and SNI 03-7015-2004 standards. The evaluation was conducted to ensure the level of protection of the building against lightning strikes and the suitability of the grounding resistance value to applicable standards. A descriptive quantitative method was employed, with field data collected on building dimensions, thunderstorm day frequency, and grounding resistance measured using an Earth Meter. The calculation results indicated that the protected area covered 2,327.01 m², with a direct lightning strike frequency of 3.09 times per year and a Level II protection classification with an efficiency of 0.96. The ground resistance value obtained from field measurements was 0.488 Ω, while the value calculated based on SNI standards was 0.1426 Ω. Furthermore, analysis using the rolling sphere method showed that a sphere radius of 30 meters with a lightning current of 93.21 kA did not make contact with any part of the building, indicating that the external lightning protection system was functioning properly. Based on the analysis, the lightning protection system of the building complied with safety standards and operated effectively; nevertheless, periodic inspections were recommended to ensure sustained optimal system performance.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERENCANAAN SISTEM PLAMBING AIR BUANGAN DAN DRAINASE PADA BANGUNAN GEDUNG PPTQ IBNU ABBAS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perencanaan sistem plambing air buangan dan drainase merupakan aspek penting dalam pembangunan gedung, khususnya pada fasilitas pendidikan PPTQ IBNU ABBAS di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem plambing air buangan dan drainase sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk menjamin kenyamanan, kesehatan, serta keselamatan penghuni. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta perhitungan teknis. Data utama mencakup jumlah penghuni gedung sebanyak 210 orang, luas bangunan 480 m², dan intensitas curah hujan setempat sebesar 127 mm/jam. Perencanaan dilakukan terhadap dimensi pipa berdasarkan Unit Beban Alat Plambing (UBAP), kapasitas septic tank, serta sistem drainase air hujan. Hasil perhitungan menunjukkan sistem pembuangan menggunakan sistem terpisah dengan ukuran pipa sesuai SNI, yaitu pipa kloset 75 mm, pipa wastafel dan floor drain 40 mm, serta pipa air hujan 100 mm. Kapasitas septic tank direncanakan sebesar 60,9 m³ dengan dimensi 8,25 m × 4,10 m × 1,8 m. Sistem drainase atap didesain untuk debit puncak 15,2 L/s yang dialirkan melalui enam downpipe berdiameter 100 mm dengan kemiringan 4%. Dengan perencanaan ini, sistem plambing air buangan dan drainase pada gedung PPTQ IBNU ABBAS diharapkan mampu berfungsi optimal, mengurangi risiko genangan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan nyaman bagi penghuni.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Dampak Customer Relationship Management (CRM) dan Pemanfaatan Teknologi serta Kreativitas Inovasi Terhadap Kinerja Bisnis melalui Media Pemasaran sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus UMKM Coffee Shop Kota Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Customer Relationship Management (CRM) dan pemanfaatan teknologi serta kreativitas inovasi terhadap kinerja bisnis melalui media pemasaran sebagai variabel intervening.Penelitian ini menggunakan Lima variabel, yaitu Customer Relationship Management (CRM), Teknologi informasi, kreativitas inovasi sebagai variabel independen, dan kinerja bisnis serta media pemasaran sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data primer yang diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4 dengan teknik uji validitas dan reliabilitas, deskripsi data dan uji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Coffee shop di Kota Tarakan, dengan kriteria yang sudah ditentukan oleh peneliti. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan skala likert 1 sampai 5 dan penelitian ini menggunakan kuesioner berjumlah 290 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1.) Customer Relationship Management (CRM) berpengaruh positif terhadap Kinerja Bisnis. 2.) Customer Relationship Management berpengaruh positif terhadap Media Pemasaran. 3.) Teknologi Informasi berpengaruh positif terhadap Media Pemasaran. 4.) kreativitas inovasi tidak berpengaruh positif terhadap Media Pemasaran. 5.) kreativitas inovasi berpengaruh positif terhadap Kinerja Bisnis. 6.) Media Pemasaran berpengaruh positif terhadap Kinerja Bisnis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Variasi Bentuk Briket Terhadap Kualitas Pembakaran Briket Limbah Sekam Padi

2025•

Briket merupakan sumber energi yang berasal dari yang digunakan sebagai energi alternatif pengganti minyak bumi. Bentuk dan ukuran briket mempengaruhi kualitas pembakaran. Selama ini pemilihan bentuk cetakan briket masih sebatas permintaan pasar dan penyedia mesin cetak yang tersedia. Sehingga bentuk briket yang dihasilkan selama ini belum diukur kualitas dan lama pembakarannya. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi bentuk briket terhadap kualitas pembakaran briket limbah sekam padi. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan pengujian kadar abu, kadar air, nilai kalor, dan kerapatan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 01-6235-2000). Variasi bentuk briket yang digunakan dalam penelitian ini yaitu silinder, bola, kubus, dan balok. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa variasi bentuk briket limbah sekam padi pada bentuk silinder dan balok memenuhi standar SNI untuk kadar abu dan kadar air, sedangkan semua perlakuan memenuhi standar kadar air. Hanya pada bentuk bola yang memenuhi standar kerapatan, namun tidak ada perlakuan yang memenuhi standar nilai kalor minimal sesuai SNI. Secara keseluruhan, tidak ada perlakuan yang memenuhi semua parameter standar SNI. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa tidak ada perlakuan yang memenuhi semua parameter standar SNI.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN RISIKO BISNIS DALAM MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN SEBAGAI PEMODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI INDONESIA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN RISIKO BISNIS DALAM MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN SEBAGAI PEMODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI INDONESIA Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran pertumbuhan perusahaan dan risiko bisnis dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan kebijakan dividen sebagai pemoderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 12 perusahaan sehingga mendapatkan 60 observasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, risiko bisnis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, kebijakan dividen memoderasi pengaruh pertumbuhan perusahaan dengan memperkuat hubungan terhadap nilai perusahaan, dan kebijakan dividen memoderasi pengaruh risiko bisnis dengan memperkuat hubungan terhadap nilai perusahaan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori sinyal dan teori bird in the hand dalam menjelaskan faktor faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan. Kata Kunci: Pertumbuhan Perusahaan, Risiko Bisnis, Kebijakan Dividen dan Nilai Perusahaan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

BAURAN PEMASARAN BISNIS SAYURAN HIDROPONIK DI HIDRO FARM FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025•

ABSTRAK Penggunaan sistem hidroponik memungkinkan budidaya tanaman dilakukan di lahan sempit, seperti di pekarangan rumah, atap rumah, atau area lain yang terbatas. Demi keberlanjutan dan daya saing bisnis hidropononik diperlukan trategi pemasaran dengan pendekatan bauran pemasaran (marketing mix) Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan perpaduan komponen pemsaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), promosi (promotion), dan lokasi (place).Penelitian bertujuan untuk mengetahui mengidentifikasi penerapan strategi bauran pemasara. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive di Hidro Farm Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Variabel yang digunakan adalah komponen bauran pemasaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), tempat (place) dan promosi (promotion). Hasil penelitian menunjukan dalam terdapat empat jenis sayuran organik yang dipasarkan yaitu selada, kangkung, pakcoy dan sawi dengan menggunakan teknik NFT dalam pembudidayaannya. Harga yang diterapkan memperhatikan harga pasar dan kualitas produk yang dihasilkan. Green House Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan digunakan sebagai tempat budidaya, pengemasan dan pemasaran produk. Promosi produk lebih ditekankan pada media promosi dengan menggunakan Instagram, Facebook, broadcast WhatsApp dan Tiktok.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Perusahaan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard (Studi Kasus PT Bank Tabungan Negara Cabang Tarakan)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja PT Bank Tabungan Negara Cabang Tarakan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard. Pendekatan ini mengevaluasi kinerja perusahaan dari empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui laporan keuangan dan kuesioner yang disebarkan kepada nasabah dan pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan yang diukur menggunakan rasio ROA, NIM, dan NPL berada dalam kategori sangat sehat. Perspektif pelanggan menunjukkan hasil yang baik, yang diukur berdasarkan pangsa pasar, akuisisi pelanggan, retensi pelanggan, kepuasan pelanggan, dan profitabilitas pelanggan. Kemudian perspektif proses bisnis internal menunjukkan hasil sangat baik melalui pengukuran indikator layanan, efisiensi, kualitas, dan tingkat inovasi. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan juga menunjukkan hasil sangat baik berdasarkan indikator kepuasan pegawai, peluang pelatihan, pengembangan, kemampuan dan motivasi karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peningkatan Kinerja Bisnis melalui Kapasitas Penyerapan Pengetahuan, Kemampuan Berbagi Pengetahuan, dan Kemampuan Berinovasi Studi pada PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh kapasitas penyerapan pengetahuhan dan kemampuan berbagi pengetahuan terhadap kemampuan berinovasi serta untuk menguji pengaruh kapasitas penyerapan pengetahuan, kemampuan berbagi pengetahuan, dan kemampuan berinovasi terhadap kinerja bisnis pada perusahaan PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Tarakan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kapasitas penyerapan pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berinovasi, kemampuan berbagi pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berinovasi, kapasitas penyerapan pengetahuan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis, kemampuan berbagi pengetahuan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis, dan kemampuan berinovasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Yuridis Terhadap Modus Aplikasi Penipuan (sniffing) Yang Disebarkan Melalui Platform Whatsapp

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini di latar belakangi oleh maraknya kasus kejahatan cyber crime dengan modus mengirimkan APK melalui aplikasi pesan whatsapp (sniffing) yang membahayakan dan merugikan korbannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan dalam UU ITE terkait dengan modus aplikasi penipuan (sniffing), penerapannya dan apa saja kelemahan kelemahan UU ITE terhadap tindak pidana cyber crime dan kejahatan sniffing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif yaitu dilakukan dengan pengumpulan data dilakukan dengan cara kepustakaan, yang dimana penulis melakukan identifikasi dengan melakukan pengkajian terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan objek penelitian. Setelah data diperoleh, penulis menganalisis secara yuridis normatif data yang diperoleh terhadap objek kajian penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyimpulkan bahwa pelaku kejahatan sniffing bisa dijerat dengan Pasal 36 UU No. 1 tahun 2024 tentang perubahan Kedua atas UU No. 11 Tahun 2008 ITE dengan ketentuan pidananya pada Pasal 51 ayat (2) UU ITE No. 11 Tahun 2008. Kejahatan cyber crime ini merupakan kejahatan yang terjadi pada era modern dengan menyalahgunakan teknologi untuk melakukan sebuah tindak pidana. Modus kejahatan dan dampaknya pun berbeda-beda dan tidak dapat diperkirakan sehingga baik masyarakat, kepolisian, dan lainnya menambah wawasan dan kewaspadaan secara mendalam dan berhati-hati agar tidak terkena dampak dari cyber crime. UU ITE sudah memberikan landasan hukum yang cukup kuat untuk menangani kejahatan siber. Namun masih banyak hal yang harus ditingkatkan dari berbagai aspek untuk mencapai efektivitas maksimal seperti, definisi definisi kejahatan cyber crime terbaru, perlu ditingkatkan pada aspek implementasi, penegakan hukum, kerjasama internasional, edukasi masyarakat dan dukungan teknologi. This research is motivated by the rise of cybercrime cases with the mode of sending APKs through the whatsapp message application (sniffing) which endangers and harms its victims. This research aims to find out how the regulation in the ITE Law related to the mode of fraudulent applications (sniffing), its application and what are the weaknesses of the ITE Law against cyber crime and sniffing crimes. This research uses a normative research method, which is carried out by collecting data by means of literature, where the author identifies by conducting an assessment of laws and regulations, books, journals, and other sources related to the object of research. After the data is obtained, the author analyzes juridically normative data obtained on the object of research study. Based on the results of the research, the author concludes that the perpetrators of sniffing crimes can be charged with Article 36 of Law No. 1 of 2024 concerning the Second Amendment to Law No. 11 of 2008 ITE with criminal provisions in Article 51 paragraph (2) of ITE Law No. 11 of 2008. Cyber crime is a crime that occurs in the modern era by misusing technology to commit a criminal offense. The mode of crime and its impact are different and unpredictable so that both the community, the police, and others add insight and vigilance in depth and be careful not to be affected by cyber crime. The ITE Law has provided a strong enough legal foundation to deal with cybercrime. However, there are still many things that must be improved from various aspects to achieve maximum effectiveness such as, the latest definition of cybercrime, need to be improved in the aspects of implementation, law enforcement, international cooperation, public education and technological support.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BERBAGI PENGETAHUAN TERHADAP KINERJA BISNIS MELALUI INOVASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA UMK SEKTOR KULINER DI KOTA TARAKAN

2024•

ABSTRAK PENGARUH BERBAGI PENGETAHUAN TERHADAP KINERJA BISNIS MELALUI INOVASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA UMK SEKTOR KULINER DI KOTA TARAKAN Indah Apriliani Nurul Hidayat,S.E.,M.Sc.,Ph.D Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh berbagi pengetahuan terhadap kinerja bisnis melalui inovasi sebagai variable mediasi. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei, dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada pelaku UMK sektor kuliner di kota Tarakan sebanyak 140 responden yang berisi pernyataan secara tertulis kepada responden untuk mendapatkan informasi yang diperlukan oleh peneliti. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Square (PLS ver.3). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel inovasi dapat memediasi berbagi pengetahaun terhadap kinerja bisnis, Inovasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis, berbagi pengetahaun memiliki pengaruh terhadap inovasi, dan Berbagi pengetahaun berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SISTEM AGRIBISNIS SAYURAN HIDROPONIK KECAMATAN TARAKAN BARAT KOTA TARAKAN (Studi kasus pada “ Eugene Farm Hidroponik “ di Kampung Bugis Dalam, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sayuran Hidroponik merupakan budidaya tanaman yang memanfaatkan air sebagai media tanam. Hidroponik berasal dari Bahasa Yunani, Yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang artinya daya. Istilah hidroponik digunakan untuk menjelaskan tentang cara mencocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan sistem agribisnis pada sayuran hidroponik Kampung Bugis, Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik non probability sampling dan jenis sumber data yang digunakan adalah data primer melakukan melalui wawancara dengan panduan kuesioner. Kemudian data sekunder sebagai laporan hasil penelitian ataupun berbagai bentuk infomasi dari instansi yang ada kaitanya dengan penelitian dengan cara mengutip dan mengadakan studi pustaka dari buku-buku yang berhubungan hidroponik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsistem agribisnis sayuran hidroponik kampung bugis terdiri dari (a) subsistem hulu dalam pengadaan sarana dan prasarana produksi ialah seperti benih, nutrisi, peralatan dan screenhouse; (b) subsistem hilir yang meliputi penangannan dan pemasaran (tataniaga) produk pertanian dan olahannya, dan (c) subsistemn penunjang dengan batuan system infomasi dan Lembaga pertanian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS KELAPA SAWIT DI DESA TANJUNG AGUNG KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS KELAPA SAWIT DI DESA TANJUNG AGUNG KECATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN Abstrak Kelembagaan agribisnis kelapa sawit sangat penting mulai dari subsistem hulu hingga subsisem penunjang. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) Mengindetifikasi lembaga yang berperan dalam agribisnis kelapa sawit di desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan (2) Menganalisis peran lembaga dalam agribisnis kelapa sawit di desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskritif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Setiap lembaga pada subsistem hulu agribisnis kelapa sawit didesa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dari (a) Subsistem Hulu yang berperan menyediakan akses input sarana perasarana PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN), Toko Online (Shoppee & Tokopedia); Koprasi, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sinar Harapan; (b) Lembaga Subsitem Usaha Tani Kelompok Tani Makmur, Kelompok Tani Sempurna Jaya, Kelompok Tani Sejahtera Tani, Kelompok Tani Mekar Jaya, Kelompok Tani Bersama Jaya dan Bumdes; (c) Lembaga Sub Sistem Hilir yang berperan dalam kegiatan memasarkan hasil produksi usaha tani kelapa sawit lembaga yang berperan PT. Tunas Borneo, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koprasi & UKM berperan dan Tengkula; (d) Untuk lembaga Subisistem Penunjang memiliki peran penting sebagai wadah dalam menunjang keberhasilan usaha tani dari hulu hingga hilir pada petani kelapa sawit lembaga yang bereperan dalam Sub Sistem Penunjang sebagian berikut Perbankaa Bank BRI; Dinas Pertanian Dan Ketahan; Badan Pemberdayaan Masayarakat Desa (BPD); Balai penyuluhan; dan Badan Pusat Statistik (BPS).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan Dan Etika Bisnis Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Toko Nur Ikhsan Juata Permai

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan etika bisnis terhadap kepuasan konsumen. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Populasi dari penelitian ini adalah konsumen Toko Nur Ikhsan Juata Permai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan total 97 responden. Penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 25.0, hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, dan variabel etika bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI DAN MINAT GENERASI MUDA MENJADI PELAKU USAHA AGRIBISNIS (STUDI KASUS: ALUMNI PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN)

2024•

ABSTRAK Mahasiswa agribisnis sebagai mahasiswa terdidik di bidang pertanian diharapkan mempunyai persepsi dan minat yang baik terhadap pelaku usaha Agribisnis dan diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui persepsi generasi muda untuk menjadi pelaku usaha Agribisnis (2) Untuk mengetahui minat generasi muda menjadi pelaku usaha agribisnis. Pengambilan data menggunakan metode simple random sampling dengan responden Alumni mahasiswa Agribisnis Universitas Borneo Tarakan. Jumlah sampel sebanyak 31 Alumni dengan batasan usia antara 16 hingga 30 tahun. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Borneo Tarakan termasuk dalam kategori tinggi dengan skor 69-84. Sedangkan minat mahasiswa agribisnis Universitas Borneo Tarakan untuk menjadi pelaku usaha Agribisnis tergolong dalam kategori yang tinggi dengan skor 40-48, dimana indikator yang terdiri dari pendidikan, sosial keluarga,pendapatan,informasi dan pengalaman.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail