Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

19 hasil
Subjek: Lavender
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN KOMBINASI SWEDISH MASSAGE DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TEKANAN DARAH PADA ORANG DEWASA DENGAN HIPERTENSI

2026•

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis berbahaya (silent killer) dengan prevalensi yang terus meningkat secara global maupun nasional. Tekanan darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang berisiko tinggi menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Pengendalian hipertensi di lingkungan masyarakat masih sangat didominasi oleh terapi farmakologis, sedangkan intervensi non-farmakologis yang bersifat komplementer dan aman belum dimanfaatkan secara optimal oleh perawat maupun keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan nilai tekanan darah pada orang dewasa dengan hipertensi setelah pemberian kolaborasi swedish massage dan aromaterapi lavender melalui pendekatan asuhan keperawatan berbasis bukti (Evidence-Based Nursing). Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus pada dua pasien dewasa dengan diagnosa hipertensi grade 2. Setelah dilakukan implementasi keperawatan selama 4 hari, kedua pasien mengalami penurunan tekanan darah. Tekanan darah Ny. W mengalami penurunan sebesar 32 mmHg, dan Ny. M mencatat penurunan tekanan darah sebesar 12 mmHg. Penerapan kombinasi swedish massage dan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada orang dewasa dengan hipertensi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN AKSEPTOR KB IMPLAN DENGAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PRA PEMASANGAN IMPLAN DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keluarga Berencana (KB) adalah upaya yang dilakukan untuk menciptakan keluarga yang berkualitas dalam memenuhi hak reproduksi, membentuk keluarga dengan usia yang ideal, mengatur jumlah kehamilan yang diinginkan, mengatur jumlah anak, serta menentukan usia melahirkan yang sesuai guna membangun kesejahteraan anak (BKKBN, 2021). Kontrasepsi Implan bisa menjadi salah satu pilihan metode pengendalian kehamilan jangka panjang. Implan berbentuk kapsul silastik yang mengandung hormon progestin, dan ditempatkan di bawah kulit. Aromaterapi merupakan metode terapi komplementer yang menggunakan minyak esensial untuk meningkatkan kesehatan fisik, emosional, dan spiritual. Terapi ini diketahui dapat membantu menurunkan nyeri serta mengurangi tingkat kecemasan (Dewi, 2022). Aromaterapi lavender bekerja melalui stimulasi sistem limbik di otak, yaitu pusat pengatur emosi dan memori yang terhubung dengan indra penciuman. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan Asuhan kebidananpada akseptor kontrasepsi Implan dengan pemberian Aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pra pemasangan implan di Puskesman Gunung Lingkas Kota Tarakan 2026. Metode penelitian Pada Asuhan Kebidanan ini menggunakan pendekatan studi kasus (Case study). Hasil penelitian asuhan kebidanan akseptor KB Implan dengan pemberian Aromaterapi Lavender terjadi penurunan kecemasan dari kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan pada akseptor KB Implan di Puskemas Gunung Lingkas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN NIFAS DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR DI PUSKESMAS KARANG REJO

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gangguan tidur merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami ibu nifas akibat perubahan fisiologis dan psikologis pascapersalinan. Kondisi ini dapat mengganggu proses pemulihan, keseimbangan emosional, serta kelancaran menyusui. Prevalensi gangguan tidur pada ibu nifas tercatat sebesar 74,7% di Amerika Utara, 53,6% di Asia, dan 50,4% di Eropa. Di Indonesia sendiri, gangguan tidur pada ibu nifas juga menjadi perhatian, karena dapat berkontribusi terhadap tingginya angka postpartum blues, yang tercatat mencapai 50–70%. Aromaterapi lavender menjadi salah satu metode non farmakologi dalam membantu ibu mengatasi gangguan tidur. Kandungan linalool dan linalyl acetate dalam minyak lavender diketahui memiliki efek relaksasi, menenangkan, serta dapat membantu meningkatkan kualitas tidur tanpa efek samping bagi ibu maupun bayi. Penelitian ini bertujuan: Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada ibu nifas di Puskesmas Karang Rejo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus terhadap satu orang ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo yang mengalami gangguan tidur. Intervensi diberikan berupa aromaterapi lavender melalui diffuser sebanyak 5 tetes minyak lavender ke dalam 100 mL air, dihirup dari jarak 1 meter selama 10 menit menjelang tidur malam selama 7 hari berturut-turut. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: pre-test PSQI menunjukkan skor kualitas tidur ibu nifas tergolong buruk skor 12, setelah intervensi aromaterapi lavender selama 7 hari, hasil post-test menunjukkan adanya penurunan skor PSQI menjadi 5, yang berarti kualitas tidur ibu mengalami perbaikan dan masuk dalam kategori baik. Pemberian aromaterapi lavender efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada ibu nifas di Puskesmas Karang Rejo.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Intervensi Kombinasi Rendam Kaki Air Hangat dan Aromaterapi dengan Rendam Kaki Air Hangat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal yaitu diatas 120/80 mmHg, yang pada tahap awal tidak menunujukkan gejala yang jelas namun dapat menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit, gagal ginja, stroke dan kerusakan pembuluh darah lainnya. Angka kejadian hipertensi di Kota Tarakan mencapai 92,12% dengan total 2.925 jiwa, tingginya angka kejadian hipertensi dapat menjadi alasan untuk menelaah berbagai macam upaya yang dapat membantu menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kondisi kesehatan dan kualitas hidup penderita hipertensi. Terapi non-farmakologi yang dapat diterapkan untuk menurunkan tekanan darah yaitu dengan kombinasi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender. Karya ilmiah akhir ners ini bertujuan untuk membandingkan kombinasi rendam kaki air hangat dan aromaterapi lavender dengan rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien Hipertensi. Metode karya ilmiah akhir ners ini menggunakan metode case report. Pasien yang dilibatkan dalam karya ilmiah ini berjumlah 2 orang, pasien 1 diberikan intervensi rendam kaki air hangat dan aromaterapi, sedangkan pasien 2 diberikan intervensi rendam kaki saja. Hasil karya ilmiah ini menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah lebih banyak pada pasien 1 yang diberikan intervensi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi dengan penurunan tekanan sistolik sebanyak 24 mmHg dan tekanan diastolik sebanyak 8,2 mmHg dibandingkan dengan pasien 2 yang hanya diberikan terapi rendam kaki air hangat dengan penurunan tekanan darah sistolik 13 mmHg dan tekanan diastolic 6.4 mmHg. Kesimpulan terapi kombinasi ini rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender terbukti menurunkan tekanan darah lebih banyak dibandingkan dengan terapi rendam kaki air hangat saja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN REMAJA DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI DISMENOREA DI KELURAHAN JUATA LAUT

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dismenorea merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh remaja putri saat menstruasi, ditandai dengan nyeri di perut bagian bawah yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terapi non-farmakologis seperti aromaterapi lavender menjadi alternatif aman dan efektif untuk mengatasi keluhan ini. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat dismenorea pada remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada seorang remaja berusia 14 tahun yang mengalami dismenorea primer. Intervensi dilakukan dengan pemberian aromaterapi lavender secara inhalasi menggunakan diffuser, air bersih 100 cc dan essential oil sebanyak 4 tetes selama dua hari pertama menstruasi. Hasil pengukuran skala nyeri menunjukkan penurunan tingkat nyeri dari kategori sedang menjadi ringan setelah intervensi, terjadi pula peningkatan relaksasi, kualitas tidur, dan suasana hati. Temuan ini menunjukkan bahwa aromaterapi lavender dapat menjadi salah satu intervensi efektif dalam mengurangi dismenorea. Penggunaan aromaterapi lavender disarankan dapat digunakan sebagai alternatif non-farmakologis yang praktis dan aman dalam penanganan nyeri dismenorea pada remaja. Terapi ini juga dapat diterapkan secara mandiri di rumah untuk meningkatkan kenyamanan selama menstruasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI DISMENOREA PADA REMAJA DI PUSKESMAS MAMBURUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dismenorea adalah nyeri menstruasi yang menyebabkan gejala seperti nyeri perut bawah, sakit kepala, diare, nyeri ulu hati, mual, dan muntah. Gejala ini dapat menyebabkan perubahan emosional, kesulitan tidur, gangguan aktivitas, dan konsentrasi. Dismenorea berdampak pada fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi, termasuk kelelahan dan kemarahan. Aromaterapi lavender memiliki banyak manfaat dan terdiri dari bahan seperti minyak esensial, alpha linalool, borneol, dan linalyl acetate dalam 100 gram bunga lavender. Bunga lavender didominasi oleh linalool (18-48%) dan linalyl asetat (1-36%). Linalool dapat memberikan efek sedatif dan linalyl asetat menunjukkan adanya aksi narkotik yang nyata. Penggunaan dua kandungan ini dapat mengurangi kecemasan, gangguan pola tidur, meningkatkan perasaan kesejahteraan, mendukung kewaspadaaan mental serta menekan agresi yang bertindak sebagai relaksasi dan obat penenang sehingga dapat digunakan dengan terapi pereda nyeri (dismenore). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap dismenore pada remaja putri. Metode yang digunakan ini studi kasus dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah seorang remaja putri yang mengalami dismenore. Instrument yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis tingkat nyeri haid menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh responden, yaitu dari tingkat nyeri 6 (nyeri sedang) menjadi tingkat nyeri 3 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap dismenorea pada remaja putri. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada Masyarakat terkait pengonbatan secara non-farmakologis seperti menggunakan aromaterapi lavender untuk menurunkan dismenore pada remaja putri dengan pemberian aromaterapi lavender untuk menurunkan dismenorea pada remaja putri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA AKSEPTOR IUD DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kontrasepsi merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan menunda dan mencegah kehamilan. Salah satu metode kontrasepsi yang bisa digunakan untuk mencegah kehamilan dalam jangka panjang yaitu IUD/AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim). Rendahnya pengguna IUD/AKDR disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu kecemasan. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi kecemasan tersebut agar pengguna kontrasepsi IUD dapat meningkat. Salah satu intervensi non-farmakologi yang efektif untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB IUD adalah dengan pemberian aromaterapi lavender. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan penatalaksanaan asuhan kebidanan keluarga berencana dengan pemberian aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor IUD di puskesmas gunung lingkas. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan metode studi kasus. Studi kasus ini menjelaskan tentang asuhan kebidanan pada akseptor KB IUD sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan. Hasil menunjukkan kecemasan yang dirasakan oleh akseptor IUD berkurang dari kategori kecemasan sedang menjadi tidak ada kecemasan. Penerapan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan pada akseptor IUD dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TM III DI WILAYAH PUSKESMAS JUATA PERMAI

2025•

Gangguan tidur merupakan salah satu keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis dan psikologis. Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin, sehingga diperlukan penanganan non-farmakologis yang aman dan efektif, salah satunya adalah aromaterapi lavender. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui pemberian aromaterapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Asuhan ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan desain deskriptif kualitatif dan observasional terhadap satu responden, yaitu Ny. N, usia 37 tahun, G3P2A0 dengan usia kehamilan 34-35 minggu. Intervensi dilakukan dengan memberikan aromaterapi lavender melalui metode inhalasi menggunakan diffuser sebanyak lima tetes minyak esensial selama 15 menit sebelum tidur selama tujuh hari berturut-turut. Pengukuran kualitas tidur dilakukan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skor PSQI yang signifikan, yaitu sebelum intervensi (pre-test) diperoleh total skor sebesar 17, yang menunjukkan bahwa responden memiliki kualitas tidur yang buruk. Kemudian setelah intervensi dilakukan (post-test), terjadi penurunan skor PSQI yang signifikan menjadi 4, yang masuk dalam kategori kualitas tidur yang baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari studi ini adalah pemberian aromaterapi lavender terbukti sebagai terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III dari kualitas tidur buruk menjadi kualitas tidur yang baik. Oleh karena itu, disarankan bagi ibu hamil dan masyarakat dapat menjadikan aromaterapi lavender sebagai salah satu alternatif non-farmakologi untuk meningkatkan kualitas tidur secara mandiri di rumah, dan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan untuk dapat mengedukasi dan menerapkan aromaterapi lavender dalam pelayanan antenatal care.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER DENGAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DAN AROMATERAPI LAVENDER PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN NYERI PUNGGUNG

2025•

Nyeri punggung yang tidak ditangani dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti berkurangnya kualitas tidur pada ibu hamil yang mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga melemahkan pertahanan tubuh. Kompres hangat memberikan efek fisiologis yaitu vasodilatasi, meredakan nyeri dengan merelaksasi otot. Aromaterapi lavender bermanfaat karena memiliki efek menenangkan dan menormalkan emosi, lavender dikenal karena khasiatnya dalam meredakan nyeri. Tujuan studi kasus untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode studi kasus ini studi kasus dengan rancangan studi kasus pre-test dan post test. Sampel dalam studi kasus ini adalah seorang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Instrumen dalam studi kasus ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Hasil analisis tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III sebelum diberikan intervensi dan setelah diberikan intervensi menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh klien, yaitu dari tingkat 5 (nyeri sedang) menjadi tingkat 1 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengobatan secara non farmakologis seperti kompres air hangat dan aromaterapi lavender untuk menurunkan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN AKSEPTOR KB IMPLANT DENGAN PENERAPAN TEKNIK SLOW DEEP BREATHING DAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2025•

Latar Belakang : Kontrasepsi Implant merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun sering menimbulkan kecemasan sebelum pemasangan bagi akseptor. Kurangnya minat pengguna implant disebabkan berbagai macam faktor salah satunya efek samping, pemasangan implant adanya pembedahan minor, dan adanya perubahan hormon yang dapat menimbulkan kecemasan. Terapi non farmakologi untuk mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pendekatan seperti Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender yang dapat membantu mengurangi kecemasan pada akseptor. Tujuan : untuk mengetahui bagaimana efektifitas penerapan Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB Implant. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Sudi kasus (case study) dengan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif dengan satu subjek penelitian menggunakan alat ukur Hamilton Rating Scale (HARS) untuk mengukur kecemasannya. Hasil : setelah diberikan penerapan kombinasi Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender terjadi penurunan skor kecemasan dari kategori kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan. Klien menunjukan respon positif berupa perasaan tenang, rileks, menerima pemasangan Implant dengan lebbih percaya diri. Kesimpulan : Penerapan Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan kecemasan pada akseptor Kontrasepsi Implant, intervensi ini dapat menjadi bagian dari pelayanan kebidanan komplementer yang aman dan sederhana.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN REMAJA DENGAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT DAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI NYERI MENSTRUASI PADA NN. “F” DI KABUPATEN MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dismenore atau nyeri menstruasi merupakan keluhan umum yang sering dialami oleh remaja putri, terutama pada hari pertama menstruasi, dan dapat mengganggu aktivitas belajar, istirahat, serta kualitas hidup secara keseluruhan. Penanganan non-farmakologis menjadi pilihan aman dan efektif untuk mengurangi keluhan tersebut. Salah satu metode yang terbukti efektif adalah kombinasi kompres hangat dan aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komplementer berupa pemberian kompres hangat dan aromaterapi lavender untuk mengurangi nyeri menstruasi pada remaja di Kabupaten Malinau. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dilakukan pada bulan Mei 2025 terhadap remaja putri usia 16 tahun yang mengalami dismenore primer. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut menggunakan handuk kompres hangat bersuhu ±50°C selama 15–20 menit dan aromaterapi lavender melalui inhalasi menggunakan diffuser. Hasil menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri dari skala 6 (sedang) menjadi 0 (tidak nyeri), serta peningkatan kenyamanan, relaksasi, dan kualitas tidur. Penerapan kombinasi kompres hangat dan aromaterapi lavender terbukti efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk mengatasi nyeri menstruasi dan layak dijadikan alternatif dalam pelayanan kebidanan di komunitas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan kebidanan perslinan dengan manfaat aromaterapi lavender dalam mengurangi kecemasan dan nyeri saat persalinan di puskesmas malinau seberang.

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecemasan dan nyeri yang tidak tertangani dapat berdampak negatif pada proses persalinan dan kesejahteraan ibu. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan nyeri adalah aromaterapi lavender. Senyawa aktif seperti linalool dalam lavender bekerja pada sistem limbik otak dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan dengan penerapan aromaterapi lavender sebagai upaya menurunkan tingkat kecemasan dan intensitas nyeri pada ibu bersalin di Puskesmas Malinau Seberang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap ibu bersalin kala I fase aktif. Intervensi diberikan melalui inhalasi aromaterapi lavender selama proses persalinan. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan dan skala nyeri setelah intervensi inhalasi aromaterpai lavender selama 3 siklus ( setiao 30 menit). Aromaterapi lavender terbukti menjadi intervensi komplementer yang aman dan efektif dalam mendukung proses persalinan yang nyaman dan minim trauma.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. T DALAM PENERAPAN MINYAK ESSENSIAL LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN CALON AKSEPTOR ALAT KONTRASEPSI IMPLAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu permasalahan calon akseptor implan yaitu mengalami kecemasan. Gangguan kecemasan yang dialami calon akseptor alat kontrasepsi implan tersebut membayangkan berlebihan dan kekhawatiran terus menerus. Sehingga dapat mempengaruhi kinerja bidan untuk pemasangan implan. Oleh karena itu penerapan penggunaan minyak essensial lavender dengan diffuser berisi 30 ml air dengan 15 tetes sejauh 20 cm dari pasien selama 5 – 10 menit dapat mengurangi kecemasan pada calon akseptor alat kontrasepsi Implan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif objektif untuk mendapatkan gambaran tentang studi kasusnya, untuk subyek dari studi kasus ini dengan Ny. T yang ingin melakukan alat kontrasepsi implan tetapi Ny. T mengalami kecemasan pada saat pemasangan implan. Hasil menunjukkan berkurang gejala cemas dengan Skala VAS dari kategori parah menjadi ringan. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah penerapan aroma terapi minyak essensial lavender dalam mengurangi keluhan kecemasan pada ibu akseptor alat kontrasepsi implan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL RESIKO TINGGI DI PMB BIDAN MARTIANA PAULUS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Kecemasan merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada kehamilan risiko Sangat tinggi. Jika tidak ditangani, kecemasan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin, termasuk meningkatkan risiko komplikasi obstetri. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang aman dan efektif dalam mengurangi kecemasan adalah aromaterapi menggunakan minyak esensial lavender (Lavandula angustifolia). Tujuan: Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan melalui pemberian aromaterapi lavender dalam upaya mengurangi kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi yang dilakukan di PMB Bidan Martiana Paulus. Metode: Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. E, usia 24 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 37 minggu dengan riwayat IUFD pada kehamilan sebelumnya. Intervensi aromaterapi dilakukan selama tiga sesi dengan durasi 15–30 menit per sesi menggunakan metode inhalasi minyak lavender melalui diffuser. Pengkajian dilakukan secara menyeluruh menggunakan pendekatan SOAP dan kuesioner PRAQ-R2 untuk mengukur tingkat kecemasan. Hasil: Setelah dilakukan intervensi aromaterapi secara bertahap, terdapat penurunan tingkat kecemasan yang ditandai dengan pernyataan subjektif ibu yang merasa lebih tenang, peningkatan kualitas tidur, dan pengurangan ketegangan emosional. Evaluasi objektif juga menunjukkan perbaikan ekspresi wajah, postur tubuh, serta stabilisasi tekanan darah. Kesimpulan: Pemberian aromaterapi lavender terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif komplementer dalam pelayanan kebidanan, khususnya di praktik mandiri bidan. Peran bidan dalam memberikan edukasi, dukungan emosional, dan pemantauan berkala sangat penting dalam keberhasilan intervensi ini.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU PERIMENOPAUSE DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI ATSIRI LAVENDER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR

2025•

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU PERIMENOPAUSE DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI ATSIRI LAVENDER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR ABSTRAK Masa perimenopause merupakan transisi alami yang dialami wanita menuju menopause, sering kali disertai gejala fisik dan psikologis, termasuk insomnia. Kurangnya kualitas tidur dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup. Aromaterapi menggunakan minyak atsiri lavender diketahui memiliki efek menenangkan dan dapat membantu mengatasi gangguan tidur.Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan kebidanan pada ibu perimenopause dengan meningkatkan kualitas tidur melalui pemberian aromaterapi minyak atsiri lavender.Metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pemberian intervensi dilakukan pada Ny N 42 tahun ibu perimenopause dengan keluhan kesulitan tidur. Terapi berupa inhalasi aromaterapi lavender diberikan sebelum tidur selama 15–20 menit setiap malam selama 7 hari berturut-turut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan skala kualitas tidur. Hasil setelah pemberian aromaterapi minyak atsiri lavender secara rutin, terjadi peningkatan kualitas tidur subjek, ditandai dengan durasi tidur yang lebih panjang, lebih cepat tertidur, dan berkurangnya keluhan gelisah saat malam hari. Subjek juga merasa lebih rileks dan segar saat bangun pagi.dapat disimpulkan bawah Aromaterapi minyak atsiri lavender terbukti membantu mengatasi insomnia pada ibu perimenopause. Terapi ini dapat menjadi salah satu intervensi komplementer dalam pelayanan asuhan kebidanan yang bersifat alami, aman, dan mudah dilakukan. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Perimenopause, kualitas tidur, Aromaterapi, Lavender

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komplementer Dengan Intervensi pijat anak dengan minyak telon lavender untuk meningkatkan kualitas tidur usia 23 bulan di puskesmas tanjung lapang

2025•

Latar Belakang: Masa toddler (1-2 tahun) merupakan periode kritis dalam pencapaian pertumbuhan dan perkembangan anak yang memerlukan perhatian khusus. Tidur yang berkualitas menjadi faktor fundamental yang mempengaruhi optimal tidaknya tumbuh kembang anak. Sekitar 40-50% anak usia 1-2 tahun di Indonesia memiliki masalah tidur, namun lebih dari 70% orang tua tidak menganggap gangguan tidur pada anak toddler sebagai masalah serius. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan asuhan kebidanan komplementer dengan intervensi pijat aromaterapi lavender untuk meningkatkan kualitas tidur anak usia 23 bulan di Puskesmas Tanjung Lapang. Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif yang memaparkan secara sistematis proses asuhan kebidanan komplementer pada kasus (Anak Z) usia 23 bulan yang mengalami gangguan kualitas tidur, dengan fokus pada intervensi pijat anak dan aromaterapi lavender sebagai terapi komplementer. Intervensi dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan pijat anak 15-20 menit menggunakan minyak telon aromaterapi lavender, dilakukan 30-60 menit sebelum waktu tidur. Hasil: Setelah intervensi 3 hari, terjadi perbaikan signifikan dengan penurunan durasi tertidur dari rata-rata 51,7 menit menjadi 20 menit (perbaikan 61%), pengurangan frekuensi terbangun malam dari 4,7 kali menjadi 2,3 kali (berkurang 51%), dan peningkatan total tidur malam dari 8 jam menjadi 9 jam 35 menit. Kategori kualitas tidur meningkat dari "Sedang" (2/6 kriteria terpenuhi) menjadi "Baik" (5/6 kriteria terpenuhi). Tidak ditemukan efek samping atau reaksi alergi selama pelaksanaan intervensi. Orang tua menunjukkan respons positif dan berminat melanjutkan terapi di rumah. Kesimpulan: Asuhan kebidanan komplementer dengan kombinasi pijat dan aromaterapi lavender selama 3 hari terbukti efektif meningkatkan kualitas tidur anak usia 23 bulan dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis yang aman, mudah diaplikasikan, dan cost-effective untuk mengatasi gangguan kualitas tidur pada anak toddler.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN JAHE DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG LAPANG

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Pemberian rebusan jahe dan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam meningkatkan produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang. Kombinasi kedua metode ini membantu ibu menyusui merasa lebih rileks dan mendukung proses laktasi secara alami, sehingga produksi ASI meningkat secara signifikan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan jahe dan aromaterapi lavender terhadap peningkatan produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra eksperiment berbentuk desain pretest and posttest nonequivalent without control group. Penelitian akan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang. nonprobability sampling dengan teknik acidental sampling sebanyak 10 orang. Instrumen menggunakan kuesioner data demografi, lembar observasi produksi ASI. Data dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil: Diperoleh bahwa produksi ASI pretest pada ibu post partum yaitu mean sebesar 4,50 ml; median sebesar 5 ml; standar deviasi sebesar 4.378 ml; nilai minimum sebesar 0 ml, nilai maksimum sebesar 10 ml. Diperoleh bahwa produksi ASI posttest pada ibu post partum yaitu mean sebesar 415 ml; median sebesar 405 ml; standar deviasi sebesar 109,848 ml; nilai minimum sebesar 300 ml, nilai maksimum sebesar 610 ml. Diperoleh dari hasil uji wilcoxon nilai-p=0,005 (nilai-p0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian rebusan jahe dan aromaterapi lavender terhadap peningkatan produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT KECEMASAN WANITA USIA SUBUR SAAT PEMERIKSAAN IVA DI PUSKESMAS SEBENGKOK TARAKAN

2024•

Masalah yang sering terjadi ketika wanita usia subur akan menjalani pemeriksaan IVA yaitu kegelisahan dan kecemasan yang ditandai dengan pasien sering bertanya-tanya tentang proses pemeriksaan IVA yang akan dijalaninya dan kegelisahan yang terlihat jelas di wajah pasien. Intervensi untuk mengurangi kecemasan saat pemeriksaan IVA dapat dilakukan dengan menggunakan tindakan non farmakologi dengan teknik relaksasi menggunakan aroma terapi. Aromaterapi yang biasa diberikan adalah aromaterapi lavender karena aromaterapi lavender memiliki kandungan utama linalool yang berperan pada efek anti cemas (relaksasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan wanita usia subur saat pemeriksaan IVA di Puskesmas Sebengkok Tarakan.Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Subjek penelitian adalah Wanita usia subur yang akan menjalani pemeriksaan IVA berjumlah 40 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi yang diberikan aromaterapi lavender dan kontrol masing-masing 20 responden dengan teknik pengambilan sempel accidental sampling. Kuesioner Zung Self- rating Anxiety Scale digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah perlakuan. Saphiro-Wilk dan Paired Sample T-Test digunakan untuk mengukur normalitas data dan tingkat kecemasan. Hasil penelitian diperoleh hasil perhitungan uji yaitu nilai t-hitung sebesar 7.902 dengan derajat kebebasan df sebesar 19 dan nilai p-value 0,000. Berdasarkan pada nilai korelasi sebesar 0,05, maka dapat diambil kesimpulan ada pengaruh antara pemberian aromaterapi lavender dengan tingkat kecemasan pada WUS. Aromaterapi lavender dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan kecemasan saat pemerikisaan IVA

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Akseptor KB IUD di Puskesmas Aertembaga Kota Bitung Tahun 2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Alat Kontrasepsi Dalam Rahim atau Intra Uterine Device (IUD) merupakan salah satu alat kontrasepsi yang sangat efektif digunakan karena memiliki jangka waktu yang panjang. Akseptor KB IUD mengalami penurunan, tahun 2019 sebesar 2461 jiwa, tahun 2020 sebesar 3 889 jiwa dan pada tahun 2021 sebesar 729 jiwa (BPS, 2021). Salah satu alasannya adalah karena akseptor cemas dan takut untuk memasang KB IUD. Pemberian aroamterapi lavender merupakan alternatif non farmakologi yang dapat diterapkan untuk mengurangi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lavender terhadap Tingkat kecemasan akseptor KB. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini semua akseptor KB IUD di Puskesmas Aertembaga Kota Bitung pada bulan Maret 2024 berjumlah 38 orang. Sampel berjumlah 38 responden dengan 19 orang kelompok perlakuan, dan 19 orang kelompok kontrol. Sampel diambil secara accidental sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Aertembaga Kota Bitung pada bulan Maret 2024. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dan analisis manggunakan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada akseptor KB IUD di Puskesmas Aertembaga Kota Bitung Tahun 2024 dengan p-value = 0,000 (0,05). Saran diharapkan tenaga kesehatan khususnya untuk memberikan asuhan komplementer dalam mengatasi kecemasan dengan aromaterapi lavender sehingga meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail