Abstrak
Kecemasan dan nyeri yang tidak tertangani dapat berdampak negatif pada proses persalinan dan kesejahteraan ibu. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan nyeri adalah aromaterapi lavender. Senyawa aktif seperti linalool dalam lavender bekerja pada sistem limbik otak dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan dengan penerapan aromaterapi lavender sebagai upaya menurunkan tingkat kecemasan dan intensitas nyeri pada ibu bersalin di Puskesmas Malinau Seberang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap ibu bersalin kala I fase aktif. Intervensi diberikan melalui inhalasi aromaterapi lavender selama proses persalinan. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan dan skala nyeri setelah intervensi inhalasi aromaterpai lavender selama 3 siklus ( setiao 30 menit). Aromaterapi lavender terbukti menjadi intervensi komplementer yang aman dan efektif dalam mendukung proses persalinan yang nyaman dan minim trauma.