BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Kecemasan dan nyeri yang tidak tertangani dapat berdampak negatif pada proses persalinan dan kesejahteraan ibu. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan nyeri adalah aromaterapi lavender. Senyawa aktif seperti linalool dalam lavender bekerja pada sistem limbik otak dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan dengan penerapan aromaterapi lavender sebagai upaya menurunkan tingkat kecemasan dan intensitas nyeri pada ibu bersalin di Puskesmas Malinau Seberang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap ibu bersalin kala I fase aktif. Intervensi diberikan melalui inhalasi aromaterapi lavender selama proses persalinan. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan dan skala nyeri setelah intervensi inhalasi aromaterpai lavender selama 3 siklus ( setiao 30 menit). Aromaterapi lavender terbukti menjadi intervensi komplementer yang aman dan efektif dalam mendukung proses persalinan yang nyaman dan minim trauma.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kecemasan dan nyeri yang tidak tertangani dapat berdampak negatif pada proses persalinan dan kesejahteraan ibu. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan nyeri adalah aromaterapi lavender. Senyawa aktif seperti linalool dalam lavender bekerja pada sistem limbik otak dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan dengan penerapan aromaterapi lavender sebagai upaya menurunkan tingkat kecemasan dan intensitas nyeri pada ibu bersalin di Puskesmas Malinau Seberang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap ibu bersalin kala I fase aktif. Intervensi diberikan melalui inhalasi aromaterapi lavender selama proses persalinan. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan dan skala nyeri setelah intervensi inhalasi aromaterpai lavender selama 3 siklus ( setiao 30 menit). Aromaterapi lavender terbukti menjadi intervensi komplementer yang aman dan efektif dalam mendukung proses persalinan yang nyaman dan minim trauma.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Tingginya kematian ibu akibat dari kurangnya persiapan ibu pada masa kehamilan serta terjadinya komplikasi saat persalinan yang tidak segera ditangani, sehingga menimbulkan pendarahan, infeksi, hipertensi bahkan keguguran. Hal ini diperkuat dengan kurangnya pengetahuan dan aksebiliti dalam menjangkau fasilitas kesehatan yang memadai sehingga ibu lebih memilih melahirkan di rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetajuan dan AKSEBILITAS dengan pemilihan persalinan di rumah tanpa bantuan tenaga kesehatan di wilayah kerja puskesmas long berang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantatif deskriftif analitik pendekatan cros- sectional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 36 sampel yang di pilih dengan teknik total sampling. Data di kumpulkan menggunakan kusioner dan di analisis menggunakan uji univariat (frekuensi) dan uji bivariat (uji chi-square). Hasil uji univariat ditemukan responden dengan pengetahuan baik 22(61, 1℅) dan pengetahuan kurang 14 (38, 1℅) responden dengan AKSEBILITAS yang sulit mencapai 14(41, 7℅) sementara itu responden yang memilih perdamaian di rumah sebanyak 13 (36, 1℅) dan yang tdk memilih persalinan di rumah sebesar 23(63, 9℅).Hasil bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan AKSEBILITAS dengan pilihan persalinan di rumah tanpa bantuan tenaga kesehatan dengan nilai p Value 0.000, 5 sehingga di perlukan kajian dan solusi terbaik dalam menangani masalh AKSEBILITAS, sehingga masyarakat dapat menjangkau fasilitas kesehatan dengan mudah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tingginya kematian ibu akibat dari kurangnya persiapan ibu pada masa kehamilan serta terjadinya komplikasi saat persalinan yang tidak segera ditangani, sehingga menimbulkan pendarahan, infeksi, hipertensi bahkan keguguran. Hal ini diperkuat dengan kurangnya pengetahuan dan aksebiliti dalam menjangkau fasilitas kesehatan yang memadai sehingga ibu lebih memilih melahirkan di rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetajuan dan AKSEBILITAS dengan pemilihan persalinan di rumah tanpa bantuan tenaga kesehatan di wilayah kerja puskesmas long berang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantatif deskriftif analitik pendekatan cros- sectional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 36 sampel yang di pilih dengan teknik total sampling. Data di kumpulkan menggunakan kusioner dan di analisis menggunakan uji univariat (frekuensi) dan uji bivariat (uji chi-square). Hasil uji univariat ditemukan responden dengan pengetahuan baik 22(61, 1℅) dan pengetahuan kurang 14 (38, 1℅) responden dengan AKSEBILITAS yang sulit mencapai 14(41, 7℅) sementara itu responden yang memilih perdamaian di rumah sebanyak 13 (36, 1℅) dan yang tdk memilih persalinan di rumah sebesar 23(63, 9℅).Hasil bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan AKSEBILITAS dengan pilihan persalinan di rumah tanpa bantuan tenaga kesehatan dengan nilai p Value 0.000, 5 sehingga di perlukan kajian dan solusi terbaik dalam menangani masalh AKSEBILITAS, sehingga masyarakat dapat menjangkau fasilitas kesehatan dengan mudah.