Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: gangguan tidur
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN NIFAS DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR DI PUSKESMAS KARANG REJO

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gangguan tidur merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami ibu nifas akibat perubahan fisiologis dan psikologis pascapersalinan. Kondisi ini dapat mengganggu proses pemulihan, keseimbangan emosional, serta kelancaran menyusui. Prevalensi gangguan tidur pada ibu nifas tercatat sebesar 74,7% di Amerika Utara, 53,6% di Asia, dan 50,4% di Eropa. Di Indonesia sendiri, gangguan tidur pada ibu nifas juga menjadi perhatian, karena dapat berkontribusi terhadap tingginya angka postpartum blues, yang tercatat mencapai 50–70%. Aromaterapi lavender menjadi salah satu metode non farmakologi dalam membantu ibu mengatasi gangguan tidur. Kandungan linalool dan linalyl acetate dalam minyak lavender diketahui memiliki efek relaksasi, menenangkan, serta dapat membantu meningkatkan kualitas tidur tanpa efek samping bagi ibu maupun bayi. Penelitian ini bertujuan: Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada ibu nifas di Puskesmas Karang Rejo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus terhadap satu orang ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo yang mengalami gangguan tidur. Intervensi diberikan berupa aromaterapi lavender melalui diffuser sebanyak 5 tetes minyak lavender ke dalam 100 mL air, dihirup dari jarak 1 meter selama 10 menit menjelang tidur malam selama 7 hari berturut-turut. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: pre-test PSQI menunjukkan skor kualitas tidur ibu nifas tergolong buruk skor 12, setelah intervensi aromaterapi lavender selama 7 hari, hasil post-test menunjukkan adanya penurunan skor PSQI menjadi 5, yang berarti kualitas tidur ibu mengalami perbaikan dan masuk dalam kategori baik. Pemberian aromaterapi lavender efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada ibu nifas di Puskesmas Karang Rejo.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektifitas Teknik Relaksasi Benson Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pasien Nyeri Akut

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Nyeri adalah suatu pengalaman sensorik serta emosional disertai rasa ketidaknyamanan akibat rusaknya jaringan tubuh aktual dan potensial. Rasa sakit atau nyeri merupakan keluhan utama yang paling sering, membuat individu mencari bantuan ke fasilitas kesehatan. Nyeri telah diidentifikasi sebagai penyebab kualitas tidur yang buruk oleh karena itu dibutuhkan intervensi farmakologi dan non farmakologi untuk mengatasi masalah tersebut. Relaksasi Benson dapat digunakan sebagai intervensi non farmakologi untuk mengurangi nyeri dan menaikkan kualitas tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efektifitas intervensi relaksasi Benson terhadap peningkatan kualitas tidur pada pasien nyeri akut. Jenis penelitian ini menggambarkan metode quasi-exsperimen dengan desain One-group pretest-posttest design. Pengambilan sampel mengunakan Purposive Sampling (Judgmental Sampling) dengan jumlah sampel 47 pasien yang dirawat di ruang Anggrek A RSUD dr. H Jusuf SK. Hasil uji statistic menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai p=0,001, ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur pasien dengan nyeri akut sebelum dan setelah dilakukan intervensi relaksasi benson. Kesimpulan penelitian adalah relaksasi benson yang diberikan 20 menit selama 3 hari efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasien nyeri akut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail