Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: ENILIN OKTOVIANUS
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER DENGAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DAN AROMATERAPI LAVENDER PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN NYERI PUNGGUNG

2025•

Nyeri punggung yang tidak ditangani dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti berkurangnya kualitas tidur pada ibu hamil yang mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga melemahkan pertahanan tubuh. Kompres hangat memberikan efek fisiologis yaitu vasodilatasi, meredakan nyeri dengan merelaksasi otot. Aromaterapi lavender bermanfaat karena memiliki efek menenangkan dan menormalkan emosi, lavender dikenal karena khasiatnya dalam meredakan nyeri. Tujuan studi kasus untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode studi kasus ini studi kasus dengan rancangan studi kasus pre-test dan post test. Sampel dalam studi kasus ini adalah seorang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Instrumen dalam studi kasus ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Hasil analisis tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III sebelum diberikan intervensi dan setelah diberikan intervensi menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh klien, yaitu dari tingkat 5 (nyeri sedang) menjadi tingkat 1 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengobatan secara non farmakologis seperti kompres air hangat dan aromaterapi lavender untuk menurunkan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER DENGAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DAN AROMATERAPI LAVENDER PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN NYERI PUNGGUNG

2025•

Nyeri punggung yang tidak ditangani dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti berkurangnya kualitas tidur pada ibu hamil yang mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga melemahkan pertahanan tubuh. Kompres hangat memberikan efek fisiologis yaitu vasodilatasi, meredakan nyeri dengan merelaksasi otot. Aromaterapi lavender bermanfaat karena memiliki efek menenangkan dan menormalkan emosi, lavender dikenal karena khasiatnya dalam meredakan nyeri. Tujuan studi kasus untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode studi kasus ini studi kasus dengan rancangan studi kasus pre-test dan post test. Sampel dalam studi kasus ini adalah seorang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Instrumen dalam studi kasus ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Hasil analisis tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III sebelum diberikan intervensi dan setelah diberikan intervensi menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh klien, yaitu dari tingkat 5 (nyeri sedang) menjadi tingkat 1 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengobatan secara non farmakologis seperti kompres air hangat dan aromaterapi lavender untuk menurunkan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI RUMAH SAKIT UMUM CARSA KOTA TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Nyeri luka perineum yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti nyeri dan takut melakukan mobilisasi dini yang memicu subinvolusi, pengusiran lochea yang buruk, dan perdarahan postpartum yang dapat meningkatkan risiko kematian ibu. Jahe merah mengandung minyak atsiri seperti gingerol, shoagal dan zingerone yang cukup kaya dan memiliki efek pereda nyeri, kandungan kimia gingerol pada jahe merah mampu memblokir prostaglandin sehingga nyeri termasuk nyeri perineum dapat mereda. Mengetahui pengaruh pemberian jahe merah terhadap intensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas di RSU Carsa Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimental design dengan rancangan penelitian pre-test dan post test dengan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu nifas yang melakukan rawat inap hari pertama di bulan Mei-Juni 2024 yang berjumlah 20 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden dengan teknik sampling menggunakan metode Accidental Sampling, dimana semua responden diberikan intervensi selama 7 hari. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. Analisa Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian uji hipotesis nilai p value = 0,005 0,05 yang berarti ada pengaruh pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas, maka H1 diterima. Bagi rumah sakit diharapkan untuk memberikan informasi kepada ibu tentang pengobatan non farmakologis seperti jahe merah melalui konseling atau dengan media leaflet pada saat masa nifas hari pertama untuk menurunkan intensitas nyeri luka perineum.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI RUMAH SAKIT UMUM CARSA KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nyeri luka perineum yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti nyeri dan takut melakukan mobilisasi dini yang memicu subinvolusi, pengusiran lochea yang buruk, dan perdarahan postpartum yang dapat meningkatkan risiko kematian ibu. Jahe merah mengandung minyak atsiri seperti gingerol, shoagal dan zingerone yang cukup kaya dan memiliki efek pereda nyeri, kandungan kimia gingerol pada jahe merah mampu memblokir prostaglandin sehingga nyeri termasuk nyeri perineum dapat mereda. Mengetahui pengaruh pemberian jahe merah terhadap intensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas di RSU Carsa Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimental design dengan rancangan penelitian pre-test dan post test dengan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu nifas yang melakukan rawat inap hari pertama di bulan Mei-Juni 2024 yang berjumlah 20 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden dengan teknik sampling menggunakan metode Accidental Sampling, dimana semua responden diberikan intervensi selama 7 hari. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. Analisa Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian uji hipotesis nilai p value = 0,005 0,05 yang berarti ada pengaruh pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas, maka H1 diterima. Bagi rumah sakit diharapkan untuk memberikan informasi kepada ibu tentang pengobatan non farmakologis seperti jahe merah melalui konseling atau dengan media leaflet pada saat masa nifas hari pertama untuk menurunkan intensitas nyeri luka perineum.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail