Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: Trimester III
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN FOOT MASSAGE DAN RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN EDEMA FISIOLOGIS EKSTREMITAS BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Edema ekstremitas bawah merupakan salah satu keluhan fisiologis yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan sirkulasi dan peningkatan tekanan vena. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa berat, pegal, ketidaknyamanan saat beraktivitas, serta menurunkan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi edema adalah kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan maternitas melalui kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III. Metode: Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini menggunakan metode studi kasus pada dua ibu hamil trimester III yang mengalami edema ekstremitas bawah fisiologis di Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut berupa foot massage selama 20 menit, dilanjutkan rendam kaki air hangat selama 15–20 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan SOAP dan penilaian derajat edema. Hasil: Setelah pemberian intervensi selama tiga hari, kedua pasien mengalami penurunan derajat edema dari grade 2 menjadi grade 1. Selain itu, pasien melaporkan kaki terasa lebih ringan, pegal berkurang, lebih nyaman saat berjalan, serta lebih rileks. Hasil observasi menunjukkan pembengkakan berkurang tanpa ditemukan gangguan sirkulasi maupun tanda inflamasi. Kesimpulan: Kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat dijadikan tindakan keperawatan komplementer dalam pelayanan asuhan keperawatan maternitas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pemanfaatan Buku KIA Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Trimester III Di Puskesmas Karang Rejo

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan media edukasi kesehatan yang berisi informasi penting mengenai kehamilan, termasuk tanda bahaya kehamilan trimester III. Pemanfaatan Buku KIA diharapkan dapat membantu ibu hamil meningkatkan pengetahuan, memahami informasi kesehatan secara mandiri, serta dapat mendeteksi tanda bahaya kehamilan secara dini sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin. Pengetahuan yang baik mengenai tanda bahaya kehamilan sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam mencari pertolongan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan trimester III di Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 135 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pemanfaatan Buku KIA dan kuesioner pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester III. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok ibu hamil yang tidak memanfaatkan Buku KIA, sebagian besar memiliki pengetahuan kurang sebesar 83,3%, sedangkan pada kelompok ibu hamil yang memanfaatkan Buku KIA, mayoritas memiliki pengetahuan baik sebesar 83,8%. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (P 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan trimester III di Puskesmas Karang Rejo.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PENERAPAN PRENATAL MASSAGE UNTUK MENGURANGI NYERI PINGGANG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTAI AMAL

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan hormonal dan biomekanik yang menyebabkan peningkatan lordosis, ketegangan otot lumbal, dan penurunan stabilitas panggul. Data primer di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal menunjukkan bahwa dari 12 kunjungan antenatal dalam satu hari, 7–9 ibu melaporkan keluhan nyeri punggung, sehingga menunjukkan tingginya kebutuhan intervensi yang aman dan efektif. Salah satu terapi komplementer yang terbukti bermanfaat adalah prenatal massage, yang bekerja melalui mekanisme fisiologis stimulasi serabut saraf A-beta, peningkatan aliran darah, pelepasan endorfin, serta penurunan ketegangan otot. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan asuhan kebidanan komplementer berupa prenatal massage terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan proses manajemen kebidanan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil asuhan menunjukkan terjadi penurunan nyeri yang bermakna secara bertahap. Kesimpulannya, prenatal massage efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari pelayanan kebidanan berbasis woman-centered care.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Penerapan Prenatal Yoga Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ibu hamil trimester III mengalami perubahan yang signifikan baik secara fisik maupun psikologis. Perubahan tersebut seringkali menimbulkan sejumlah ketidaknyamanan yang menyebabkan gangguan tidur pada ibu hamil dan menurunkan kualitas tidur. Kualitas tidur buruk selama kehamilan dapat menimbulkan risiko bagi ibu maupun janin. Terapi non-farmakologi yang dapat mengatasi kualitas tidur buruk pada ibu hamil diantaranya adalah prenatal yoga. Asuhan ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan kehamilan komplementer dengan penerapan prenatal yoga untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Lokasi asuhan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas, yang beralamat di Lingkas Ujung RT 16, Kecamatan Tarakan Timur, dengan waktu pelaksanaan asuhan dilakukan pada 27 Mei sampai 5 Juni 2025. Metode asuhan yang digunakan adalah studi kasus. Subjek asuhan adalah ibu hamil trimester III dengan kualitas tidur buruk. Asuhan dilakukan dengan mengamati kualitas tidur subjek sebelum dan sesudah prenatal yoga dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Subjek akan diberi pretest, kemudian dilakukan pelaksanaan preanatal yoga sebanyak 4x dengan interval 3 hari sekali. Durasi setiap pertemuan adalah ±45 menit, kemudian dilakukan posttest untuk menilai perubahan. Hasil asuhan diperoleh ada perubahan skor kuesioner sebelum prenatal yoga dengan skor 13 artinya kualitas tidur buruk dan setelah prenatal yoga dengan skor 6 artinya kualitas tidur masih buruk, namun terdapat penurunan skor PSQI. Kesimpulannya, ada perubahan kualitas tidur ibu hamil trimester III menjadi lebih baik setelah pelaksanaan prenatal yoga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TM III DI WILAYAH PUSKESMAS JUATA PERMAI

2025•

Gangguan tidur merupakan salah satu keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis dan psikologis. Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin, sehingga diperlukan penanganan non-farmakologis yang aman dan efektif, salah satunya adalah aromaterapi lavender. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui pemberian aromaterapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Asuhan ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan desain deskriptif kualitatif dan observasional terhadap satu responden, yaitu Ny. N, usia 37 tahun, G3P2A0 dengan usia kehamilan 34-35 minggu. Intervensi dilakukan dengan memberikan aromaterapi lavender melalui metode inhalasi menggunakan diffuser sebanyak lima tetes minyak esensial selama 15 menit sebelum tidur selama tujuh hari berturut-turut. Pengukuran kualitas tidur dilakukan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skor PSQI yang signifikan, yaitu sebelum intervensi (pre-test) diperoleh total skor sebesar 17, yang menunjukkan bahwa responden memiliki kualitas tidur yang buruk. Kemudian setelah intervensi dilakukan (post-test), terjadi penurunan skor PSQI yang signifikan menjadi 4, yang masuk dalam kategori kualitas tidur yang baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari studi ini adalah pemberian aromaterapi lavender terbukti sebagai terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III dari kualitas tidur buruk menjadi kualitas tidur yang baik. Oleh karena itu, disarankan bagi ibu hamil dan masyarakat dapat menjadikan aromaterapi lavender sebagai salah satu alternatif non-farmakologi untuk meningkatkan kualitas tidur secara mandiri di rumah, dan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan untuk dapat mengedukasi dan menerapkan aromaterapi lavender dalam pelayanan antenatal care.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN PADA Ny. R TRIMESTER III DENGAN KECEMASAN MELALUI PENERAPAN KOMBINASI PRENATAL YOGA DAN MUSIK RELAKSASI DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2025•

Kecemasan pada ibu hamil trimester III merupakan kondisi umum yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan janin. Penanganan kecemasan secara non-farmakologis, seperti melalui kombinasi prenatal yoga dan musik relaksasi, dapat menjadi alternatif intervensi yang efektif dan aman. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi prenatal yoga dan musik relaksasi terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap satu orang responden, yaitu Ny. R, ibu hamil usia kehamilan 35 minggu yang mengalami kecemasan sedang. Intervensi diberikan tiga kali dalam 2 minggu, dengan durasi setiap sesi 30–45 menit. Instrumen pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), dengan pengukuran pre-test dan post-test. Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan skor HARS dari 24 (kecemasan sedang) menjadi skor 13 (kecemasan ringan) setelah intervensi. Responden juga menyampaikan adanya peningkatan kualitas tidur, penurunan rasa gelisah, dan peningkatan rasa percaya diri dalam menghadapi persalinan. Kombinasi prenatal yoga dan musik relaksasi terbukti adanya perubahan dalam penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai bagian dari asuhan kebidanan yang mudah diterapkan di layanan kesehatan primer. Diperlukan studi kasus lanjutan dengan desain eksperimental dan jumlah sampel yang lebih besar untuk mendukung generalisasi hasil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Aktivitas Fisik terhadap Kualitas Tidur ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas karang Rejo kota tarakan tahun 2024

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kualitas tidur merupakan kemampuan seseorang atau individu untuk tetap tertidur dan mencukupi kebutuhan tidurnya. Pada kehamilan trimester III, ibu hamil sering mengalami masalah pola tidur karena perubahan fisiologis dan psikologis. Jika ibu kurang melakukan aktivitas fisik. Hal ini dapat memperburuk kualitas tidur, termasuk durasi tidur dan kenyamaan tidur yang dapat mengakibatkan resiko kehamilan seperti, berat badan tidak terkontrol yang melibatkan glukosa memburuk dan kemungkinan diabetes gestasional. Selain itu, Ibu hamil juga mencemaskan rasa sakit, ketidaknyamaan saat akan menghadapi persalinan, tingkat kelahiran prematur, kemungkinan kelahiran caesar dan depresi pasca persalinan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik purposive sampling dengan populasi yang berjumlah 355 ibu hamil trimester III. sampel sebanyak 78 responden yang dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2024 menggunakan kueisoner IPAQ dan PSQI. Adapun hasil analisa statistik dengan uji Chi square diperoleh nilai P-value = 0,000. Hasil data yang diperoleh, responden memiliki aktivitas fisik ibu yang rendah mendapatkan kualitas tidur yang buruk sebanyak 22 responden (28,2%), untuk aktivitas fisik ibu yang sedang mendapatkan kualitas tidur yang baik sebanyak 40 responden (51,3%), dan untuk aktivitas fisik ibu yang berat mendapatkan kualitas tidur yang buruk sebanyak 16 responden (20,5%). Berdasarkan hasil penelitian bahwa adanya hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Aktvitas fisik sedang mempengaruhi kualitas tidur yang baik pada ibu hamil trimester III.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIFITAS PRENATAL MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RSUD MALINAU

2024•

ABSTRAK Ketidaknyamanan pada kehamilan muncul akibat dari perubahan adaptasi fisiologis. Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling umum dirasakan oleh ibu hamil trimester III. Dari 84 ibu hamil trimester III yang melakukan ANC di poliklinik kandungan RSUD Malinau, Kabupaten Malinau Kalimantan Utara, 89 mengalami nyeri punggung. Jenis penelitian ini pre experiment. Yaitu penelitian yang memberikan perlakuan kepada objek yang dapat mengendalikan variabel dan secara tegas menyatakan adanya hubungan sebab akibat. Penelitian ini untuk menilai efektifitas prenatal massage terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di RSUD Malinau. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest posttest design. Subjek diobservasi sebelum dilakukan intervensi kemudian diobservasi lagi setelah dilakukan intervensi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Hamil Trimester III yang melakukan kunjungan antenatal ke poliklinik kandungan RSUD pada bulan Januari- Februari 2024. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu hanya ibu hamil yang memenuhi kriteria saja yang dijadikan sampel. Jumlah sampel dalam penelitian ini 30 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini untuk variabel independent yaitu prenatal massage menggunakan lembar observasi. Sedangkan variabel independent yaitu penurunan nyeri punggung menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, analisa data analisis statistik non parametrik dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan Prenatal Massage dengan nilai rata-rata 15,50. Pada uji Hipotesis didapatkan Asymp. Sig. (2-tailed)=,001. Secara statistik, hasil penelitian tingkat efektifitas pemberian Prenatal Massage dalam penurunan nyeri punggung yaitu terdapat perbedaan nyeri sebelum dan setelah pemberian intervensi dengan menunjukkan p-value=0.001α(0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prenatal Massage efektif mengurangi nyeri punggung ibu hamil Trimester III di RSUD Malinau.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Prenatal Yoga Dalam Mengurangi Nyeri Punggung Bawah dan Sciatica Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Puskesmas Karang Rejo

2024•

Masa kehamilan memiliki perubahan fisiologis seperti membesarnya uterus, pada masa ini pusat gravitasi berpindah kearah depan dan perpindahan ini menyebabkan ibu harus menyesuaikan posisi berdirinya. Postur semacam ini akan bergantung pada kekuatan otot, penambahan berat badan, sifat relaksasi sendi, kelelahan serta postur pada sebelum hamil. Wanita hamil diproyeksikan memiliki prevalensi 50% dari nyeri punggung bawah pada trimester pertama, 40% hingga 70% di trimester kedua, dan 70% hingga 80% di trimester ketiga. Proyeksi dari nyeri sciatica dengan tingkat prevalensi berkisar dari 10% hingga 25%. Rasa nyeri ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti pada saat berdiri, berjalan, duduk maupun tidur. Yoga adalah cara non-farmakologis untuk mengobati rasa sakit, dan yoga prenatal adalah bentuk yoga klasik yang disesuaikan dengan kebutuhan fisik ibu hamil. Metode yang berguna untuk mengurangi rasa sakit kehamilan dan mempercepat persalinan selama trimester ketiga. Yoga juga masuk dalam terapi komplementer non-farmakologis yang meringankan rasa nyeri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas prenatal yoga dalam mengurangi nyeri punggung bawah dan sciatica pada ibu hamil trimester III di wilayah Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian adalah quasy eksperimen dengan tipe eksperimen interupted time series desain. Sample penelitian ini adalah 27 responden, intervensi frekuensi 2 kali seminggu selama 2 pekan. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi numeric ratic scale. Hasil penelitian ini didapatkan adanya perbedaan nyeri sebelum dan sesudah melakukan yoga di lihat dari hasil Paired T Test dengan nilai p value= 0,000 dengan selisih rata-rata 0,93. Terdapat efektivitas yang dirasakan ibu hamil sebelum dan sesudah dilakukan yoga, dengan demikian manfaat yoga, terapi komplementer dapat ibu hamil rasakan di setiap fasilitas kesehatan..

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kombinasi Prenatal Yoga, Musik Relaksasi, dan Aromaterapi Gaharu Terhadap Kecemasan Ibu Hamil TM III Di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

2024•

Perubahan psikologis yang sering terjadi pada ibu hamil trimester III berdampak pada kehamilan salah satunya adalah kecemasan pada ibu hamil. Gangguan kecemasan pada ibu hamil berhubungan dengan risiko solusio plasenta, berat badan lahir rendah, keterlambatan motorik dan mental janin, serta kelahiran prematur jika kecemasan tersebut tidak ditangani dengan baik dan terjadi berkepanjangan. Kecemasan pada ibu di kehamilan trimester III dapat diminimalisir menggunakan tindakan nonfarmakologi salah satunya yaitu prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi-eksperimental design tanpa kelompok kontrol tes pertama dan tes terakhir (one group pretest-posttest). Kelompok intervensi yang diberikan kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 25 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale (HARS). Berdasarkan analisis data yang digunakan yaitu secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji statistic non-parametrik uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan kecemasan ibu hamil trimester III sebelum dan setelah diberikan intervensi dengan nilai P value 0,000 (p value 0,005). Sehingga disimpulkan terdapat perbedaan diantara kedua sampel yang dihitung. Maka terdapat pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kecemasan ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah intervensi di Puskesmas Karang Rejo. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengurangi kecemasan pada ibu hamil trimester III.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail