Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR RATIH MURYANINGTIAS

4 karya publik ditemukan.

2025: 22024: 2

ASUHAN KEBIDANAN AKSEPTOR KB IMPLANT DENGAN PENERAPAN TEKNIK SLOW DEEP BREATHING DAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2025 · Book ·

Latar Belakang : Kontrasepsi Implant merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun sering menimbulkan kecemasan sebelum pemasangan bagi akseptor. Kurangnya minat pengguna implant disebabkan berbagai macam faktor salah satunya efek samping, pemasangan implant adanya pembedahan minor, dan adanya perubahan hormon yang dapat menimbulkan kecemasan. Terapi non farmakologi untuk mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pendekatan seperti Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender yang dapat membantu mengurangi kecemasan pada akseptor. Tujuan : untuk mengetahui bagaimana efektifitas penerapan Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB Implant. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Sudi kasus (case study) dengan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif dengan satu subjek penelitian menggunakan alat ukur Hamilton Rating Scale (HARS) untuk mengukur kecemasannya. Hasil : setelah diberikan penerapan kombinasi Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender terjadi penurunan skor kecemasan dari kategori kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan. Klien menunjukan respon positif berupa perasaan tenang, rileks, menerima pemasangan Implant dengan lebbih percaya diri. Kesimpulan : Penerapan Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan kecemasan pada akseptor Kontrasepsi Implant, intervensi ini dapat menjadi bagian dari pelayanan kebidanan komplementer yang aman dan sederhana.

ASUHAN KEBIDANAN AKSEPTOR KB IMPLANT DENGAN PENERAPAN TEKNIK SLOW DEEP BREATHING DAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2025 · Thesis ·

Latar Belakang : Kontrasepsi Implant merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun sering menimbulkan kecemasan sebelum pemasangan bagi akseptor. Kurangnya minat pengguna implant disebabkan berbagai macam faktor salah satunya efek samping, pemasangan implant adanya pembedahan minor, dan adanya perubahan hormon yang dapat menimbulkan kecemasan. Terapi non farmakologi untuk mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pendekatan seperti Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender yang dapat membantu mengurangi kecemasan pada akseptor. Tujuan : untuk mengetahui bagaimana efektifitas penerapan Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB Implant. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Sudi kasus (case study) dengan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif dengan satu subjek penelitian menggunakan alat ukur Hamilton Rating Scale (HARS) untuk mengukur kecemasannya. Hasil : setelah diberikan penerapan kombinasi Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender terjadi penurunan skor kecemasan dari kategori kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan. Klien menunjukan respon positif berupa perasaan tenang, rileks, menerima pemasangan Implant dengan lebbih percaya diri. Kesimpulan : Penerapan Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan kecemasan pada akseptor Kontrasepsi Implant, intervensi ini dapat menjadi bagian dari pelayanan kebidanan komplementer yang aman dan sederhana.

Pengaru h pranayama dan gerak restorative prenatal yoga terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas karang Rejo tahun 2024

2024 · Book ·

PENGARUH TEKNIK PRANAYAMA DAN GERAK RESTORATIVE PRENATAL YOGA TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS KARANG REJO TAHUN 2024 ABSTRAK Mual dan muntah atau dikenal dengan Emesis gravidarum merupakan salah satu ketidaknyamanan pada kehamilan trimester I yang disebabkan oleh perubahan hormon. Emesis gravidarum menyebabkan rasa tidak nyaman karena adanya pusing, perut kembung dan badan terasa lemas disertai keluarnya isi perut melalui mulut yang dapat menyebabkan ibu hamil menjadi stress, cara penanganan emesis gravidarum ada 3 cara yaitu modifikasi lifestyle,farmakologi, dan non farmakologi salah satunya dengan melakukan teknik pranayama dan gerak restorative prenatal yoga yang bertujuan untuk menormalkan kadar hormon kortisol yang menyebabkan stres dan naiknya asam lambung ibu hamil agar tidak terjadinya mual hingga muntah pada ibu hamil. Jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatf menggunakan Quasi eksperimen dengan one group pre-post design. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil trimester I yang berkunjung pada bulan April-Mei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 orang. Analisis bivariat pada penelitiaan ini mengunakan uji wilcoxon dengan hasil p-value 0,000 dapat disimpulkan penelitian ini berpengaruh teknik pranayama dan gerak retorative prenatal yoga terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dipuskemas karang rejo 2024. Disarankan bagi tenaga kesehatan dapat menerapkan prenatal yoga untuk menagatasi keluhan emesis gravidarum, bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk memodifikasi variabel, menambahkan kelompok kontrol dan waktu perlakuan.

Pengaru h pranayama dan gerak restorative prenatal yoga terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas karang Rejo tahun 2024

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH TEKNIK PRANAYAMA DAN GERAK RESTORATIVE PRENATAL YOGA TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS KARANG REJO TAHUN 2024 ABSTRAK Mual dan muntah atau dikenal dengan Emesis gravidarum merupakan salah satu ketidaknyamanan pada kehamilan trimester I yang disebabkan oleh perubahan hormon. Emesis gravidarum menyebabkan rasa tidak nyaman karena adanya pusing, perut kembung dan badan terasa lemas disertai keluarnya isi perut melalui mulut yang dapat menyebabkan ibu hamil menjadi stress, cara penanganan emesis gravidarum ada 3 cara yaitu modifikasi lifestyle,farmakologi, dan non farmakologi salah satunya dengan melakukan teknik pranayama dan gerak restorative prenatal yoga yang bertujuan untuk menormalkan kadar hormon kortisol yang menyebabkan stres dan naiknya asam lambung ibu hamil agar tidak terjadinya mual hingga muntah pada ibu hamil. Jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatf menggunakan Quasi eksperimen dengan one group pre-post design. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil trimester I yang berkunjung pada bulan April-Mei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 orang. Analisis bivariat pada penelitiaan ini mengunakan uji wilcoxon dengan hasil p-value 0,000 dapat disimpulkan penelitian ini berpengaruh teknik pranayama dan gerak retorative prenatal yoga terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dipuskemas karang rejo 2024. Disarankan bagi tenaga kesehatan dapat menerapkan prenatal yoga untuk menagatasi keluhan emesis gravidarum, bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk memodifikasi variabel, menambahkan kelompok kontrol dan waktu perlakuan.