ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Strategi Penetapan Harga dan Kualitas Produk terhadap Keunggulan Bersaing pada usaha kedai kopi di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh usaha kedai kopi yang terdata di Kota Tarakan yang berjumlah 100 kedai kopi. Penentuan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode Sampling Jenuh (Sensus), sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian sebanyak 100 responden. Unit analisis dalam penelitian ini adalah pemilik atau manajer kedai kopi. Analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik dan regresi linear berganda menggunakan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Strategi Penetapan Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keunggulan Bersaing dengan nilai t-hitung sebesar 4,297 > t-tabel 1,984. Kualitas Produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keunggulan Bersaing dengan nilai t-hitung sebesar 6,010, serta menjadi variabel yang paling dominan. Secara simultan, Strategi Penetapan Harga dan Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing dengan nilai F-hitung sebesar 81,676 dan signifikansi 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,620 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan pengaruh sebesar 62% terhadap Keunggulan Bersaing, sedangkan sisanya sebesar 38% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan daya saing usaha kedai kopi di Kota Tarakan dapat didukung melalui penetapan harga yang tepat serta kualitas produk yang konsisten.. Kata-kata Kunci: Kedai Kopi, Keunggulan Bersaing, Kualitas Produk, Strategi Penetapan Harga.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Energi listrik merupakan kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas
rumah tangga, komersial, dan industri. Peningkatan kebutuhan energi listrik akibat
pertumbuhan wilayah menuntut sistem distribusi yang andal dan efisien. Salah satu
tantangan dalam sistem distribusi adalah penambahan beban baru yang dapat
mempengaruhi stabilitas sistem pembangkitan melalui perubahan profil tegangan,
rugi-rugi daya, dan jatuh tegangan. Oleh karena itu, diperlukan analisis untuk
mengevaluasi kemampuan sistem dalam menjaga stabilitas setelah penambahan
beban tanpa melanggar standar teknis yang berlaku. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan pendekatan studi aliran daya berbantuan perangkat lunak
Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) versi 19.0.1. Data yang digunakan
meliputi data pembangkit, saluran, transformator, beban, serta diagram segaris
sistem distribusi 20 kV PT PLN Persero Tarakan. Simulasi dilakukan untuk
menganalisis kondisi sistem sebelum dan setelah penambahan beban sebesar 3.294
kVA dari PT Phoenix dan PT Krist pada Feeder 10. Hasil simulasi divalidasi
melalui perhitungan manual dan dibandingkan dengan standar SPLN 1:2015 dan
SPLN 72:1987. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penambahan beban,
sistem tetap stabil dengan tegangan bus terendah 97,05% pada Bus89 dan jatuh
tegangan tertinggi 1,83% pada saluran F10 Bus 5. Validasi perhitungan manual
pada saluran F10 Bus 4 menunjukkan rugi-rugi daya aktif meningkat dari 9,2 kW
menjadi 20,0 kW dan jatuh tegangan meningkat dari 0,98% menjadi 1,44%. Seluruh
parameter masih memenuhi standar SPLN sehingga sistem pembangkitan PT PLN
Persero Tarakan mampu menjaga stabilitas setelah penambahan beban.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi (HPP) menggunakan metode Job Order Costing dalam penentuan harga jual pada UMKM Batari Squad di Kota Tarakan. Permasalahan yang diangkat berfokus pada ketidakakuratan penghitungan biaya produksi yang selama ini masih dilakukan secara sederhana tanpa memperhitungkan seluruh komponen biaya, sehingga berpotensi menimbulkan risiko underpricing maupun overpricing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dokumentasi, dan studi pustaka terhadap aktivitas produksi ikan bandeng tanpa duri di UMKM Batari Squad selama periode Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP menggunakan metode Job Order Costing memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan metode konvensional yang digunakan UMKM. Total biaya produksi yang dihitung mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik baik yang bersifat tetap maupun variabel. Penetapan harga jual kemudian dianalisis dengan metode Cost-Plus Pricing dan Mark-Up Pricing untuk menentukan margin laba yang optimal. Evaluasi profitabilitas melalui analisis Break Even Point (BEP) menunjukkan bahwa penerapan Job Order Costing dapat meningkatkan efisiensi biaya dan membantu UMKM dalam menetapkan harga jual yang rasional serta kompetitif. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dengan memperluas penerapan konsep Job Order Costing pada skala UMKM, serta secara praktis memberikan pedoman bagi pelaku usaha kecil dalam menyusun sistem pencatatan biaya yang sistematis guna mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data biaya yang akurat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lean Accounting dalam proses penentuan harga jual pada UMKM Roti Se’Canai Tarakan. Selama ini, UMKM tersebut belum memiliki sistem pencatatan biaya yang terstruktur dan masih menggunakan metode perkiraan dalam menentukan harga jual produknya. Hal ini menyebabkan ketidaktepatan dalam perhitungan biaya produksi dan potensi ketidakefisienan dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi secara langsung di lokasi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Lean Accounting dapat membantu UMKM dalam mengidentifikasi dan mengukur biaya produksi secara lebih komprehensif. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan, total biaya produksi per unit roti canai mencapai Rp13.458. Dengan margin laba sebesar 30%, harga jual ideal berdasarkan pendekatan Lean Accounting seharusnya sebesar Rp17.500 per unit. Sementara itu, harga jual aktual yang diterapkan oleh UMKM adalah Rp15.000 per unit. Perbedaan sebesar Rp2.500 per unit ini menunjukkan bahwa harga jual yang ditetapkan selama ini belum sepenuhnya menutupi total biaya produksi dan belum mencerminkan efisiensi usaha. Melalui penerapan Lean Accounting, UMKM Roti Se’Canai Tarakan dapat memperoleh informasi biaya yang lebih akurat, efisien, dan relevan untuk pengambilan keputusan harga jual. Pendekatan ini tidak hanya mendukung peningkatan akurasi dalam penentuan harga, tetapi juga membantu mengurangi pemborosan biaya serta meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan usaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan menganalisis perlakuan akuntansi pendapatan bunga kredit pada Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Daya Lestari dengan menitikberatkan pada kesesuaian penerapan pencatatan dan penyajian laporan keuangan terhadap Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada pihak pengelola koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pencatatan pendapatan bunga kredit pada dasarnya telah mengacu pada prinsip SAK ETAP, praktik di lapangan masih menghadapi kendala, seperti dominasi pencatatan berbasis kas serta keterbatasan pemahaman sumber daya manusia, sehingga informasi keuangan yang dihasilkan belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil dan berpotensi mengurangi kualitas laporan dalam hal relevansi, keandalan, dan keterbandingan. Dengan demikian, diperlukan peningkatan kompetensi akuntansi dan penguatan sistem pengendalian internal agar perlakuan akuntansi pendapatan bunga kredit dapat dilakukan lebih transparan dan akuntabel, sekaligus menjadi kontribusi bagi pengembangan literatur akuntansi koperasi dan perbaikan praktik pelaporan keuangan di Credit Union Daya Lestari.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Pengelolaan aset tetap merupakan aspek penting dalam mendukung akuntabilitas dan efektivitas pelayanan publik. DPRKPP Kota Tarakan memiliki tanggung jawab dalam mengelola aset tetap agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi optimalisasi pengelolaan aset tetap di DPRKPP Kota Tarakan dan mengidentifikasi faktor yang menjadi kekuatan maupun kelemahan dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan informan kunci, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kerangka Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset tetap di DPRKPP Kota Tarakan telah dilaksanakan sesuai regulasi dan berjalan sistematis, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan data real-time, rendahnya pemahaman pengguna, serta lemahnya pengawasan terhadap aset di luar kantor. Untuk mengatasi kendala tersebut diperlukan penguatan sistem informasi berbasis teknologi yang terintegrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengawasan internal yang lebih terstruktur. Strategi optimalisasi yang berfokus pada regulasi, sumber daya manusia, teknologi, dan pengendalian internal diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan aset tetap guna mendukung kualitas pelayanan publik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Untuk mengetahui kondisi sistem tenaga listrik, umumnya dilakukan simulasi aliran daya. Melalui simulasi ini, berbagai parameter dalam sistem tenaga listrik dapat dijelaskan, seperti rugi-rugi daya dan jatuh tegangan. Pada penelitian ini menggunakan metode newton raphson pada perangkat lunak ETAP versi 19.0.1 untuk salinan sistem jaringan distribusi listrik di PT. PLN (Persero) UP3 Singkawang pada penyulang Kartini 20 kV. Hasil simulasi menunjukkan bahwa total rugi-rugi daya aktif sebesar 0,010 kW dan rugi-rugi daya reaktif adalah 0,029 kVAr. Mengenai jatuh tegangan tertinggi juga terjadi pada kabel kedua, yaitu sebesar 0,19 kV, kemudian untuk nilai jatuh tegangan terendah pada kabel keenam puluh delapan dengan nilai 0,0001 kV, sehingga untuk rata-rata jatuh tegangan sebesar 0,0144 kV. Hal ini dapat disebabkan karena kabel terlalu panjang. Nilai-nilai tersebut masih berada dalam batas toleransi atau standar yang ditetapkan oleh PT. PLN.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan PSAK No. 48 tentang penurunan nilai aset tetap berwujud pada PT. Primanuka dan mengetahui penyajian penurunan nilai aset tetap. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian studi kasus yang dilakukan pada PT. Primanuka menggunakan data primer berasal dari laporan keuangan tahun 2019-2023. Hasil penelitian mengungkapkan fakta bahwa PT. Primanuka telah menerapkan PSAK No.48 tentang Penurunan Nilai Aset Tetap. PT. Primanuka telah melakukan penilaian atas adanya indikasi penurunan nilai aset tetap sesuai ketentuan PSAK No. 48. hasil perbandingan menunjukkan bahwa pengakuan jumlah terpulihkan sebagai nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai telah sesuai dengan PSAK 48. PT. Primanuka juga mengakui kerugian penurunan nilai dalam laporan laba rugi dan telah sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam PSAK 48 seperti Tanah, Bangunan, Mesin dan peralatan, kendaraan, dan inventaris kantor.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING UNTUK MENETAPKAN HARGA JUAL(Studi Kasus UMKM Dbaloy Shop) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dan penetapan harga jual produk Bandeng Prestoku pada UMKM Dbaloy Shop menggunakan metode full costing dan variable costing. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode full costing menghasilkan HPP sebesar Rp 25.431 per unit dengan harga jual Rp 38.000, sedangkan metode variable costing menghasilkan HPP sebesar Rp 17.394 dengan harga jual Rp 27.000. Harga jual aktual yang digunakan UMKM sebesar Rp 25.000 terbukti belum mencerminkan total biaya produksi secara menyeluruh. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan baku sebesar 10% dapat meningkatkan HPP hingga Rp 26.960, yang berisiko menyebabkan kerugian jika harga jual tidak disesuaikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode full costing lebih akurat untuk perencanaan harga jual yang berkelanjutan. UMKM disarankan untuk mengevaluasi penetapan harga secara berkala dan berbasis data agar profitabilitas dan daya saing tetap terjaga. Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, Variable Costing, Penetapan Harga, UMKM
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
.Untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penyediaan energi listrik khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, salah satu upaya yang dilakukan oleh PT PLN adalah dengan menghubungkan setiap sistem tenaga listrik yang bersifat isolated yang ada di Kaltara menjadi sistem interkoneksi. Pada penelitian ini, dua sistem isolated yaitu: Malinau dan Sebuku akan dihubungkan melalui jaringan distribusi 20 kV. Penelitian ini diawali dengan pengambilan data di Malinau dan Sebuku untuk dilakukan analisis aliran daya dengan tujuan untuk mendapatkan kondisi sistem saat ini (existing). Dalam penelitian ini, pemodelan dan analisis aliran daya dilakukan menggunakan software ETAP Powerstation dengan metode aliran daya yang dipilih adalah Newton-Raphson.Penelitian ini menghasilkan desain saluran interkoneksi yang menghubungkan Malinau dan Sebuku dengan spesifikasi saluran sebagai berikut: Saluran udara dari Bus PLTU Malinau ke Bus Tujung (saluran ujung PLN sebuku), menggunakan jenis AAAC (All Almunium Alloy Conductor) dengan diameter 240 〖mm〗^2 dan panjang kabel 86,6 km dan pada skenario sistem pembangkit sebuku tidak beroperasi, maka diperlukan penambahan kapasitor bank pada ujung saluran sistem sebuku sebesar 1200 kVAr,. Berdasarkan hasil simulasi aliran daya Pada skenario sistem pembangkit malinau dan sebuku beroperasi didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 2.361 kW dan dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 7.802 kVAr. Sedangkan untuk tegangan paling rendah terdapat pada Bus (SBWK.115 dan SBWK.67) dan Bus (LSO.66) dengan nilai sebesar 18,961 kV dan 18,962 kV, dan pada skenario sistem pembangkit sebuku tidak beroperasi didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 2.991 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 9.719 kVar. Sedangkan untuk tegangan paling rendah terdapat pada Bus (TNP.34) dan Bus (NPT.35) dengan nilai sebesar 18.933 kV dan 18.935 kV.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kurangnya pemanfaatan teknologi maupun informasi serta modal tentu akan berpengaruh pada pendapatan petani yang tergabung dalam kelompok tani. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengevaluasi kinerja kelompok tani padi sawah (Oryza Sativa L) di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara 2) Menganalisis pendapatan kelompok tani sawah (Oryza Sativa L) di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara 3) menganalisis hubungan kinerja dengan pendapatan di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara. Analisis data menggunakan skala likert dan korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa kinerja kelompok tani padi sawah di Desa Malinau Seberang Memiliki Kategori Sangat Tinggi dengan total nilai Keseluruhan 41,7. Masing-masing indikator kinerja di kategori tinggi dengan nilai 13,9. Total biaya variabel Rp. 2.882.0888 per Ha, dengan rata-rata total biaya tetap Rp.118.694 dan total biaya produksi sebesar Rp. 3.000.782. Penerimaan sebesar Rp.7.212.982 dan pendapatan di peroleh sebesar Rp. 4.212.201. Dari kinerja dan pendapatan menunjukan korelasi tingkat signifikan sebesar 0.027 yang lebih besar dari 0.05 maka H0 ditolak yang menyatakan hubungan positif akan tetapi sangat lemah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa tingkat kinerja yang tinggi akan tetapi pendapatan rendah. Kinerja tinggi dipengaruhi oleh tingginya pemanfaatan modal, penerapan teknologi dan pemanfaatan teknologi informasi. Sementara pendapatan rendah karena produksi padi masih rendah. Maka disarankan kepada petani sebaiknya meningkatkan lagi hasil produksinya sehingga dapat meningkatkan pendapatan. kinerja kelompok tani dapat lebih baik lagi agar menjadi lembaga yang memberi contoh untuk lembaga lainnya dan kepada pemerintah dapat memberi dukungan kepada kelompok tani untuk meningkatkan hasil panen padi sawah dengan memberi pengarahan kepada kelompok tani dalam bagaimana berusahatani yang lebih baik lagi agar pendapatan mereka lebih optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISA PENAMBAHAN KAPASITOR BANK TERHADAP FAKTOR DAYA DI PT PERTAMINA HULU INDONESIA REGIONAL 3 ZONA 10 TARAKAN FIELD ABSTRAK Faktor daya merupakan salah satu komponen penting dalam sistem kelistrikan, akan tetapi berdasarkan data dari PT Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field faktor daya pada sistem memiliki nilai yang rendah sehingga menjadi salah satu hambatan atau faktor yang dapat menurunkan kualitas listrik. Beban induktif yang besar pada bagian produksi merupakan penyebab utama rendahnya faktor daya pada sistem jaringan listrik. Sehingga diperlukan cara atau metode untuk memperbaiki faktor daya agar kualitas listrik menjadi lebih baik. Pada penelitian ini, untuk meminimalisir nilai dari faktor daya (power factor/ PF) yang rendah dilakukan pemasangan kapasitor bank yang disimulasikan menggunakan software Etap 19.0.1. Selanjutnya untuk pemasangan kapasitor bank ydilakukan menggunakan metode Optimal Capacitor Placement (OCP). Sebelum pemasangan kapasitor bank, nilai faktor daya sebesar 0,63 dengan rugi-rugi daya aktif sebesar 44 kW. Penentuan lokasi dan ukuran kapasitor dilakukan menggunakan metode OCP yang menyarankan penambahan kapasitor bank di 7 bus station. Setelah penambahan kapasitor bank nilai faktor daya meningkat menjadi 0,84 dan rugi-rugi daya aktif turun menjadi 15 kW. Selanjutnya, dilakukan analisa perhitungan untuk menentukan ukuran kapasitor bank dengan rated kVAr dari metode optimal capasitor placement. Kemudian dilakukan simulasi menggunakan sofware Etap 19.0.1 dengan memasukkan data yang sudah dikumpulkan dan sudah diolah. Setelah dilakukan simulasi dapat dilihat terjadi perubahan nilai dari faktor daya yang semula 0,63 menjadi 0,84 dan nilai rugi-rugi daya aktif yang semula 44 kW menjadi 15 kW. Dari hasil penelitian ini, dapat dilihat bahwa nilai dari faktor daya menjadi sesuai standar PT Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field dan sekaligus mampu menurunkan rugi-rugi daya aktif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan lele dumbo merupakan salah satu komoditas budidaya perikanan yang memiliki prospek tinggi dan banyak diminati masyarakat. Produksi ikan lele sebanding dengan tingkat pertumbuhan yang optimal. Permasalahan pertumbuhan umumnya karena kualitas air yang kurang baik sehingga rentan terhapap bakteri dan patogen. Salah satu cara menanggulanginya yaitu dengan penambahan bahan alami berupa daun ketapang yang memiliki senyawa aktif dan mudah didapatkan serta ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang terdapat pada ekstrak daun ketapang kering serta efektivitas pemberian ekstrak daun ketapang terhadap laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele. Penelitian ini dilaksanakan selama 42 hari dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan konsentrasi P1: kontrol (0 ekstrak daun ketapang + 0 probiotik), P2: (10 ml ekstrak daun ketapang + 1 ml probiotik), P3: (50 ml ekstrak daun ketapang dan 2 ml probiotik), P4 : (100 ml ekstrak daun ketapang + 3 ml). Berdasarkan hasil uji ragam (ANOVA) menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele. Perlakuan P2 dengan konsentrasi (10 ml ekstrak daun ketapang kering + 1 ml probiotik) adalah perlakuan yang terbaik, dan terendah pada perlakuan P1 kontrol (0 ekstrak daun ketapang dan 0 probiotik).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan nila merupakan ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Permintaan pasar ikan nila terus meningkat setiap tahunnya, oleh sebab itu produksi perlu ditingkatkan lagi, terutama pada proses pertumbuhan ikan nila. Permasalahan pertumbuhan umumnya karena kualitas air yang menurun sehingga menyebabkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan terganggu karena nafsu makan yang rendah, mudah terserang penyakit, dan penurunan laju metabolisme sehingga produksi ikan Nila dapat menurun. Salah satu cara menanggulanginya adalah dengan pemberian bahan tambahan alami sebagai agen antibakteri dalam media pemeliharaan. Salah satu bahan alami yang mudah, murah, dan ramah lingkungan adalah daun untuk mengetahui kandungan senyawa aktif dari variasi usia daun ketapang serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Penelitian dilaksanakan selama 42 hari, berlokasi di Hatchery SMK Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL Ketapang. Ekstrak daun Ketapang memiliki sifat antibakteri karena mengandung senyawa kimia seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan triterpenoid. Penelitian ini dilakukan) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Berdasarkan hasil uji ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa variasi tiap perlakuan kontrol, daun ketapang muda, tua, dan kering berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak dan laju pertumbuhan (SGR), namun tidak berpengaruh nyata pada berat mutlak dan kelangsungan hidup (SR) pada ikan nila (Oreocrhomis niloticus). Namun dari ketiga variasi usia daun Ketapang didapatkan daun ketapang kering merupakan ekstrak yang terbaik didalam penelitian ini, dengan dosis 15 ml ekstrak daun Ketapang kering dan 0,6 ml probiotik EM4.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keandalan pada jaringan distribusi diperlukan untuk menjaga kontinuitas penyaluran tenaga listrik hingga ke konsumen. Tingkat keandalan dipengaruhi jumlah pemadaman dan lama pemadaman. Pemadaman dapat terjadi karena pemeliharaan atau gangguan, gangguan yang sering terjadi adalah gangguan hubung singkat. Dalam mengatasi gangguan hubung singkat ini diperlukan koordinasi antar pengaman jaringan distribusi agar dapat mengisolasi gangguan dan melindungi jaringan distribusi serta peralatan yang berada di jaringan tersebut. Pada skripsi ini dibahas mengenai koordinasi dari peralatan pengaman yaitu rele arus lebih, pemutus balik otomatis (recloser), dan fuse pada jaringan distribusi 20 kV PT. PLN (Persero) Tarakan. Koordinasi ini dilakukan untuk memperoleh sistem pengaman yang benar menggunakan program komputer. Penelitian ini mensimulasikan arus gangguan satu fasa ke tanah dan tiga fasa. Dari hasil simulasi diperoleh hasil sistem proteksi yang sudah terkoordinasi bahwa apabila terjadi gangguan yang pertama kali bekerja yaitu pemutus balik otamtis (recloser) mebuka dan menutup dengan cepat, kemudian apabila gangguan masih ada setelah recloser menutup kembali fuse bekerja memutus gangguan, apabila fuse gagal bekerja maka rele arus lebih mumutus gangguan dan recloser menutup kembali. Apabila gangguang masih ada recloser akan membuka secara tetap (lock out).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan jenis ikan air tawar yang dapat berkembang biak, pertumbuhan relatif cepat dan toleran terhadap kondisi lingkungan perairan yang kurang baik. Intensifikasi budidaya dapat menyebabkan serangan penyakit Motile Aeromonas Septicemia disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila yang dapat menyebabkan kematian 80-100% dalam waktu 1-2 minggu. Ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L) memiliki kandungan antimikrobial seperti tanin, alkaloid, flavonoid, dan saponin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan ekstrak daun ketapang sebagai pengobatan infeksi bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Ikan uji yang digunakan adalah ikan nila berukuran 7-10 cm sebanyak 150 ekor dengan pada tebar 10 ekor/akuarium, dan diinfeksikan bakteri A.hydrophila dengan kepadatan 106 CFU/ml secara intramuskular. Dosis yang digunakan P1 (0 ppm), P2 (500 ppm), P3 (750 ppm), P4 (1000 ppm), dan P5 (1250 ppm). Pengobatan pasca uji tantang dengan pemberian pakan FF-999 yang diberikan ekstrak daun ketapang dengan metode spray. Hasil penelitian ekstrak daun ketapang memberi pengaruh nyata untuk mengobati ikan nila yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila yang menunjukkan perlakuan C (750 ppm) merupakan perlakuan terbaik menghasilkan bobot tertinggi sebesar 4.77±0.32 (gram) dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 46%. Tilapia (Oreochromis niloticus) is a type of fresh water fish that can breed, grow relatively fast and is tolerant of unfavorable aquatic environmental conditions. Intensification of cultivation can cause disease Motile Aeromonas Septicemia caused by Aeromonas hydrophila bacteria which can cause 80-100% mortality within 1-2 weeks. Ketapang leaf extract (Terminalia catappa L) contains antimicrobial properties such as tannins, alkaloids, flavonoids, and saponins. The purpose of this study was to determine the effect of using ketapang leaf extract as a treatment for Aeromonas hydrophila bacterial infection in tilapia (Oreochromis niloticus). This research method used a completely randomized design (RAL) consisting of 5 treatments and 3 replications. The test fish used were tilapia measuring 7-10 cm as many as 150 fish with a stocking of 10 fish/aquarium, and infected with A.hydrophila bacteria with a density of 106 CFU/ml intramuscularly. The doses used were P1 (0 ppm), P2 (500 ppm), P3 (750 ppm), P4 (1000 ppm), and P5 (1250 ppm). This treatment was post-challenged by feeding FF-999 which was given ketapang leaf extract using the spray method. The results of the study showed that ketapang leaf extract had a significant effect on treating tilapia infected with Aeromonas hydrophila bacteria.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bakteri (Aeromonas hydrophila) merupakan jenis bakteri yang bersifat pathogen dan dapat menyebabkan penyakit sistemik serta mengakibatkan kematian secara massal. Infeksi bakteri A.hydrophila dapat menyebabkan penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS). Infeksi bakteri A.hydrophila menjadi penyebab penyakit yang menyerang ikan air tawar baik ikan hias maupun ikan konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun ketapang terhadap bakteri A.hydrophila. Aquades digunakan sebagai pelarut dalam proses ekstraksi. Pengujian antibakteri dengan menggunakan metode difusi kertas cakram. Pada uji antibakteri dilakukan sebanyak 6 perlakuan 3 ulangan yaitu, kontrol positif (Tetrachyline), kontrol negatif (Aquades), A 500ppm, B 750ppm, C 1000ppm dan D 1250ppm. Hasil penelitian uji antibakteri menunjukkan ekstrak daun ketapang dengan konsentrasi terbaik yaitu pada perlakuan D dengan konsentrasi 1250ppm sebesar 28mm. Aeromonas hydrophila is a pathogenic bacterial type which can cause a systemic disease and even mass death. A. hydrophila bacterial infection causes a disease attacking the freshwater fish, both ornamental and consumption fish. This research aimed to figure out the inhibitory power of ketapang leaf extract against A. hydrophila bacteria. Distilled water was used as a solvent in the extraction process. Antibacterial testing was conducted using a paper disc diffusion method in 6 treatments positive control (Tetrachyline), negative control, (Aquades), A 500ppm, B 750ppm, C 1000ppm and D 1250ppm with 3 repetitions. The antibacterial testing results showed that the best concentration of ketapang leaf extract was in treatment D with the concentration of 1250ppm at 28mm.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dari circuit breaker yang terpasang pada penyulang 5 , terhadap gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah. Penelitian ini menggunakan aplikasi etap 12.6.0 untuk melakukan simulasi aliran daya menggunakan Metode newton rapshon dan menggunakan metode impedansi untuk menentukan arus hubung singkat satu fasa ke tanah pada penyulang 5. kemudian setelah mendapatkan arus gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah yatu pada penyulang 5 sebesar 1820 A, Pada sisi out going kampung 4 didapatkan nilai arus ganguan terbesar pada bus 112 sebesar 2008 A, Dan pada sisi out going amal didapatkan nilai arus gangguan terbesar pada bus 10 sebesar 1734 A. kemudian mencari kapasitas hubung singkat di bagian penyulang dan di bagian out going di dapat hasil penyulang 5 sebesar 0,330 MVA, pada out going amal sebesar 0,322 MVA dan pada out going kampung 4 sebesar 0,347 MVA, pada kapasitas circuit breaker di dapat hasil pada penyulang 5 sebesar 0,24 MVA dan pada out going amal sebesar 0,213 MVA dan pada out going kampung 4 sebesar 0,213 MVA hasil tersebut di dapat pada sisi tegangan menengah 20 KV. Kapasitas arus hubung singkat melebihi dari kapasitas circuit breaker yang ada sehingga apabila terjadi gangguan satu fasa ke tanah pada penyulang 5 maka akan mengakibatkan kerusakan pada circuit breaker yang terpasang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Seiring dengan perkembangan semua kegiatan pembangunan maupun industri khususnya di Kota Tarakan dari berbagai sektor menggunakan energi listrik sebagai salah satu infrastruktur penunjang kegiatan masyarakat Tarakan. Sistem tenaga listrik yang ada diharapkan merupakan sistem yang handal dan berkualitas tinggi berkaitan dengan suplai energi listr ya. Rugi-rugi daya terjadi akibat Daya Reaktif (Q) yang semakin tinggi sehin tor daya (cosphi) menurun maka dari itu untuk mendapatkan kondisi t kelistrikan yang handal maka dilakukanlah studi rugi-rugi daya ( dap jaringan distribusi 20 kV. Penelitian ini dilakukan di PT. PLN (P kan. Data yang digunakan dalam penelitian berupa Data Pembangkit, Data Jaringan dan Data Beban pada saluran distribusi 20 kV. Untuk mensimulasikan dan menganalisa sistem tenaga listrik, dalam penelitian ini digunakan software ETAP PowerStation 12.6.0. Berdasarkan hasil simulasi etap 12.6.0 mengenai rugi-rugi daya pada saluran distribusi 20 kV PT. PLN (Persero) UP3 Tarakan memperoleh Daya Aktif (P) sebesar 536,3 kW dan Daya Reaktif (Q) sebesar –j658,5 kVAR. Hubungan antara rugi-rugi daya dengan faktor daya berbanding terbalik. Jika daya reaktif yang diperoleh dari rugi-rugi daya semakin besar maka akan mendapatkan nilai cosphi yang kecil, sebaliknya jika daya aktif yang diperoleh dari faktor daya bernilai lebih besar maka nilai rugi-rugi daya reaktifnya akan kecil. Kata kunci: Rugi-Rugi Daya, Daya Reaktif, Daya Aktif, software ETAP PowerStation 12.6.0