Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Rele Arus Lebih
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOORDINASI RELE ARUS LEBIH, PEMUTUS BALIK OTOMATIS (RECLOSER), DAN FUSE PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 kV FEEDER 2 PT.PLN(PERSERO) TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keandalan pada jaringan distribusi diperlukan untuk menjaga kontinuitas penyaluran tenaga listrik hingga ke konsumen. Tingkat keandalan dipengaruhi jumlah pemadaman dan lama pemadaman. Pemadaman dapat terjadi karena pemeliharaan atau gangguan, gangguan yang sering terjadi adalah gangguan hubung singkat. Dalam mengatasi gangguan hubung singkat ini diperlukan koordinasi antar pengaman jaringan distribusi agar dapat mengisolasi gangguan dan melindungi jaringan distribusi serta peralatan yang berada di jaringan tersebut. Pada skripsi ini dibahas mengenai koordinasi dari peralatan pengaman yaitu rele arus lebih, pemutus balik otomatis (recloser), dan fuse pada jaringan distribusi 20 kV PT. PLN (Persero) Tarakan. Koordinasi ini dilakukan untuk memperoleh sistem pengaman yang benar menggunakan program komputer. Penelitian ini mensimulasikan arus gangguan satu fasa ke tanah dan tiga fasa. Dari hasil simulasi diperoleh hasil sistem proteksi yang sudah terkoordinasi bahwa apabila terjadi gangguan yang pertama kali bekerja yaitu pemutus balik otamtis (recloser) mebuka dan menutup dengan cepat, kemudian apabila gangguan masih ada setelah recloser menutup kembali fuse bekerja memutus gangguan, apabila fuse gagal bekerja maka rele arus lebih mumutus gangguan dan recloser menutup kembali. Apabila gangguang masih ada recloser akan membuka secara tetap (lock out).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI RELE ARUS LEBIH (OCR) UNTUK GANGGUAN SATU FASA KE TANAH PADA PENYULANG 5 PT. PLN (UP3) TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah termasuk dalam gangguan temporer. Sistem proteksi pertama yang dilakukan untuk mengamankan sistem yaitu menggunakan sekering, kemudian dilanjutkan menggunakan Rele Arus Lebih (OCR). PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tarakan adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berlokasi di kota tarakan tepatnya di gunung belah. Pada penyulang 5 di kota tarakan sering mengalami gangguan sehingga sering terjadi pemutusan penyaluran energi listrik pada daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari semua proteksi rele arus lebih (OCR) untuk gangguan satu fasa ke tanah Pada penyulang 5 yang totalnya ada 3 buah rele arus lebih (OCR) dengan penempatan wilayah yang berbeda-beda agar pelayanan energi listrik dapat disalurkan dengan baik. Hasil nilai arus gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah terbesar pada sisi incoming penyulang 5 1.820A dengan waktu operasi kerja rele arus lebih (OCR) 0,66s. Pada sisi out going kampung 4 nilai arus gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah terbesar 2.003A dengan waktu operasi kerja rele arus lebih (OCR) 0,33s. pada sisi out going amal nilai arus gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah terbesar 1.732A dengan waktu operasi kerja rele arus lebih (OCR) 0,35s. Koordinasi waktu kerja rele arus lebih (OCR) untuk memproteksi jaringan distribusi dari sisi incoming penyulang 5 ke out going kampung 4 dengan selisih waktu kerja rele 0,33s. Koordinasi waktu kerja rele arus lebih (OCR) untuk memproteksi jaringan distribusi dari sisi incoming penyulang 5 ke out going amal dengan selisih waktu kerja rele 0,31s.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail