Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: distribusi 20 kV
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Aliran Daya Akibat Penambahan Beban Dalam Menjaga Stabilitas Sistem Pembangkitan di PT. PLN (Persero) Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Energi listrik merupakan kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas rumah tangga, komersial, dan industri. Peningkatan kebutuhan energi listrik akibat pertumbuhan wilayah menuntut sistem distribusi yang andal dan efisien. Salah satu tantangan dalam sistem distribusi adalah penambahan beban baru yang dapat mempengaruhi stabilitas sistem pembangkitan melalui perubahan profil tegangan, rugi-rugi daya, dan jatuh tegangan. Oleh karena itu, diperlukan analisis untuk mengevaluasi kemampuan sistem dalam menjaga stabilitas setelah penambahan beban tanpa melanggar standar teknis yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi aliran daya berbantuan perangkat lunak Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) versi 19.0.1. Data yang digunakan meliputi data pembangkit, saluran, transformator, beban, serta diagram segaris sistem distribusi 20 kV PT PLN Persero Tarakan. Simulasi dilakukan untuk menganalisis kondisi sistem sebelum dan setelah penambahan beban sebesar 3.294 kVA dari PT Phoenix dan PT Krist pada Feeder 10. Hasil simulasi divalidasi melalui perhitungan manual dan dibandingkan dengan standar SPLN 1:2015 dan SPLN 72:1987. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penambahan beban, sistem tetap stabil dengan tegangan bus terendah 97,05% pada Bus89 dan jatuh tegangan tertinggi 1,83% pada saluran F10 Bus 5. Validasi perhitungan manual pada saluran F10 Bus 4 menunjukkan rugi-rugi daya aktif meningkat dari 9,2 kW menjadi 20,0 kW dan jatuh tegangan meningkat dari 0,98% menjadi 1,44%. Seluruh parameter masih memenuhi standar SPLN sehingga sistem pembangkitan PT PLN Persero Tarakan mampu menjaga stabilitas setelah penambahan beban.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Perbaikan Jatuh Tegangan Akibat Penambahan Beban Pada Jaringan Distribusi di PT PLN (Persero) Tarakan

2024•

Penambahan beban pada jaringan distribusi dapat menyebabkan terjadinya penurunan tegangan yang signifikan, sehingga kondisi jaringan distribusi yang tidak optimal dapat mengakibatkan pelayanan yang kurang efektif. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki jatuh tegangan yang terjadi pada jaringan distribusi kota Tarakan akibat penambahan beban. Untuk mencapai sistem kelistrikan yang handal dilakukan simulasi aliran daya untuk mengetahui nilai jatuh tegangan yang terjadi pada sistem kelistrikan kota tarakan dengan menggunakan ETAP 19. Sebelum penambahan beban, jatuh tegangan terjadi di dua titik feeder 4 yaitu pada bus 8 dan bus 9 dengan nilai tegangan yang diperoleh 18,68 kV dan 18,66 kV. Setelah penambahan beban, tegangan pada titik feeder yang sama mengalami penurunan tegangan yang drastis sebesar 18,46 kVdan 18,44 kV. Dan juga terjadi jatuh tegangan di feeder 10 pada titik penambahan beban baru yaitu pada bus 5 sebesar 18,74 kV. Pada ketetapan SPLN No.72 : 1987 bahwa jatuh tegangan yang diperbolehkan adalah 5% dari tegangan kerja. Sehingga dilakukan perbaikan tegangan dengan penambahan kapasitor bank menggunakan OCP dan diperoleh yaitu feeder 4 pada bus 8 dan bus 9 mengalami perbaikan sebesar 0,59 kV dengan tegangan 19,05 kV dan 0,65 kV dengan tegangan 19,09 kV dan pada feeder 10 bus 5 mengalami perbaikan sebesar 0,43 kV dengan tegangan 19,17 kV . Sehingga tegangan yang sebelumnya mengalami penurunan akibat penambahan beban telah memenuhi standar SPLN No.72 :1987.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail