Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

42 hasil
Subjek: Stres kerja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL , STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL , STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TARAKAN FARIDAH SYAHIRA Budi Hasyim, S.E., M.Sc., P.hD Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana kecerdasan emosional, tingkat stres kerja, serta kepuasan kerja memengaruhi komitmen organisasi pada karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tarakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui teknik survei, dengan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional dan stres kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh positif terhadap komitmen organisasi karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa kepuasan dalam bekerja menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan komitmen dibandingkan variabel lainnya. Secara umum, hasil penelitian ini menekankan pentingnya menciptakan kondisi kerja yang kondusif, pemberian penghargaan yang adil, serta upaya peningkatan kesejahteraan karyawan sebagai langkah strategis dalam memperkuat komitmen organisasi. Adapun kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengujian ketiga variabel secara parsial dalam sektor perbankan, khususnya pada BRI Cabang Tarakan, sekaligus memberikan bukti empiris bahwa tidak seluruh faktor psikologis memiliki pengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIASI KEPUASAN KERJA: PENGARUH STRES KERJA DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INTRACAWOOD MANUFACTURING TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIASI KEPUASAN KERJA: PENGARUH STRES KERJA DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INTRACAWOOD MANUFACTURING TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BEBAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA, DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI STRES KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT. BANUA GEMILANG DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menginvestigasi determinan kinerja karyawan pada PT. Banua Gemilang di Kota Tarakan dengan memfokuskan analisis pada kontribusi beban kerja, kondisi lingkungan organisasi, dan atribut karakteristik individu. Secara khusus, studi ini berupaya mengelaborasi peran stres kerja sebagai mekanisme mediasi dalam hubungan antar-variabel tersebut. Dengan mengadopsi pendekatan kuantitatif melalui metode survei, penelitian ini mengevaluasi sejauh mana keselarasan antara tuntutan tugas dan kapasitas personal memengaruhi efektivitas performa di lingkungan perusahaan. Dengan menggunakan strategi pengambilan sampel jenuh, 110 karyawan dipilih sebagai bagian dari populasi penelitian. Data dikumpulkan melalui survei Google Forms dengan skala Likert dari 1 hingga 5. Analisis data dalam studi ini diimplementasikan menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa beban kerja dan kondisi lingkungan organisasi merupakan determinan signifikan yang memicu dinamika stres kerja, yang pada gilirannya memberikan implikasi terhadap capaian performa karyawan. Lebih lanjut, ditemukan bahwa stres kerja berfungsi sebagai mekanisme mediasi dalam hubungan antara beban kerja, atmosfer lingkungan, serta karakteristik personal terhadap efektivitas kinerja di lokasi penelitian. Temuan ini menggarisbawahi urgensi manajemen dalam mengelola alokasi tugas secara proporsional, merevitalisasi kualitas ekosistem kerja, serta memperhatikan aspek psikologis individu guna mengoptimalisasi produktivitas organisasi secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERAN GANDA WANITA, STRES KERJA TERHADAP KINERJA ASN MELALUI KEPUASAN KERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN

2026•

Peran ganda yang dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang dapat memengaruhi stres kerja dan kinerja. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam manajemen sumber daya manusia di sektor publik. Penelitian ini, yang dilakukan di Pemerintah Kota Tarakan, bertujuan untuk menguji pengaruh konflik peran ganda dan stres kerja terhadap kinerja ASN, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 468 ASN wanita yang telah menikah sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda dan stres kerja masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Adapun stres kerja tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja. Namun, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara konflik peran ganda dan stres kerja dengan kinerja ASN. Temuan ini menegaskan peran kepuasan kerja sebagai mekanisme psikologis dalam menjelaskan hubungan antara tuntutan peran dan kinerja ASN wanita.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH STRES KERJA, PENGALAMAN KERJA, DAN PROFESIONALISME APIP TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL DENGAN DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, pengalaman kerja, dan profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kualitas audit internal, serta menguji peran dukungan organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap APIP pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif terhadap kualitas audit internal, sedangkan pengalaman kerja dan profesionalisme APIP berpengaruh positif terhadap kualitas audit internal. Selain itu, dukungan organisasi terbukti berperan dalam memperlemah dampak negatif stres kerja serta memperkuat pengaruh pengalaman kerja dan profesionalisme APIP terhadap kualitas audit internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas audit internal tidak hanya ditentukan oleh faktor individu auditor, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan organisasi yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit sektor publik serta menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIASI STRES KERJA PADA PENGARUH KONFLIK PEKERJAAN KELUARGA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PUSKESMAS 24 JAM DI KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik pekerjaan–keluarga terhadap kepuasan kerja pegawai Puskesmas yang melaksanakan layanan 24 jam di Kabupaten Malinau, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui stres kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Puskesmas layanan 24 jam di Kabupaten Malinau, dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik pekerjaan–keluarga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan berpengaruh positif signifikan terhadap stres kerja. Selanjutnya, stres kerja terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan kerja. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa stres kerja mampu memediasi secara parsial pengaruh konflik pekerjaan–keluarga terhadap kepuasan kerja. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa stres kerja merupakan mekanisme psikologis penting yang menjelaskan hubungan antara konflik pekerjaan–keluarga dan kepuasan kerja. Oleh karena itu, pengelolaan konflik peran dan stres kerja menjadi aspek strategis dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai Puskesmas layanan 24 jam, khususnya di wilayah terpencil seperti Kabupaten Malinau.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH STRES KERJA, PENGALAMAN KERJA, DAN PROFESIONALISME APIP TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL DENGAN DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, pengalaman kerja, dan profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kualitas audit internal, serta menguji peran dukungan organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap APIP pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif terhadap kualitas audit internal, sedangkan pengalaman kerja dan profesionalisme APIP berpengaruh positif terhadap kualitas audit internal. Selain itu, dukungan organisasi terbukti berperan dalam memperlemah dampak negatif stres kerja serta memperkuat pengaruh pengalaman kerja dan profesionalisme APIP terhadap kualitas audit internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas audit internal tidak hanya ditentukan oleh faktor individu auditor, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan organisasi yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit sektor publik serta menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BEBAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA TERHADAP STRES KERJA DENGAN KESEIMBANGAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA TENAGAN KESEHATAN DI UPTD PUSKESMAS MALINAU KOTA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dengan menggunakan keseimbangan kehidupan kerja sebagai variabel mediasi, penelitian ini berupaya untuk mengkaji dampak beban kerja dan lingkungan kerja terhadap stres kerja di kalangan tenaga kesehatan di Pusat Kesehatan Kota Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan 100 tenaga kesehatan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Temuan penelitian menunjukkan bahwa stres kerja dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh beban kerja dan kondisi tempat kerja. Selain itu, keseimbangan kehidupan kerja dipengaruhi secara signifikan oleh beban kerja dan tempat kerja, yang pada gilirannya memediasi hubungan antara keduanya dan stres kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa, bahkan dalam situasi ketika ekspektasi pekerjaan sangat tinggi atau tempat kerja tidak mendukung, keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi berfungsi sebagai mekanisme pelindung yang membantu mengurangi tekanan psikologis. Berdasarkan temuan ini, studi ini menyarankan inisiatif yang mendorong keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, peningkatan fasilitas dan budaya tempat kerja, serta penyesuaian beban kerja yang proporsional. Diharapkan intervensi ini akan meningkatkan layanan perawatan kesehatan primer di lokasi terpencil dan kesejahteraan para profesional kesehatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BEBAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA TERHADAP STRES KERJA DENGAN KESEIMBANGAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA TENAGAN KESEHATAN DI UPTD PUSKESMAS MALINAU KOTA

2026•

Dengan menggunakan keseimbangan kehidupan kerja sebagai variabel mediasi, penelitian ini berupaya untuk mengkaji dampak beban kerja dan lingkungan kerja terhadap stres kerja di kalangan tenaga kesehatan di Pusat Kesehatan Kota Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan 100 tenaga kesehatan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Temuan penelitian menunjukkan bahwa stres kerja dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh beban kerja dan kondisi tempat kerja. Selain itu, keseimbangan kehidupan kerja dipengaruhi secara signifikan oleh beban kerja dan tempat kerja, yang pada gilirannya memediasi hubungan antara keduanya dan stres kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa, bahkan dalam situasi ketika ekspektasi pekerjaan sangat tinggi atau tempat kerja tidak mendukung, keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi berfungsi sebagai mekanisme pelindung yang membantu mengurangi tekanan psikologis. Berdasarkan temuan ini, studi ini menyarankan inisiatif yang mendorong keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, peningkatan fasilitas dan budaya tempat kerja, serta penyesuaian beban kerja yang proporsional. Diharapkan intervensi ini akan meningkatkan layanan perawatan kesehatan primer di lokasi terpencil dan kesejahteraan para profesional kesehatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi (bata,batako, dan readymix) pada PT. Krist Inti Perkasa, kota tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi (bata, batako, dan readymix) pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampling jenuh, yaitu dengan memilih seluruh anggota populasi sebagai sampel yang berjumlah 50 karyawan bagian produksi (bata, batako dan readymix) pada PT. krist Inti Perkasa, Kota Tarakan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti peningkatan beban kerja cenderung menurunkan kinerja. Sebaliknya, stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, yang mengindikasikan bahwa stres dalam tingkat wajar dapat memacu motivasi dan meningkatkan kinerja karyawan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Stres Kerja, Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PDAM Tirta Alam Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja, beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PDAM Tirta Alam Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PDAM Tirta Alam Kota Tarakan dengan pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pengukuran variabel menggunakan skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda yang diolah menggunakan SPSS versi 29. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Stres Kerja tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja karyawan, variabel Beban Kerja berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja karyawan, dan variabel Lingkungan Kerja berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja karyawan. Secara simultan Stres Kerja, Beban Kerja, dan Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja karyawan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PERSEPSI STRES KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP BURNOUT PERAWAT RUMAH SAKIT "X" DI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Burnout pada perawat dapat disebabkan oleh stres kerja dan beban kerja berlebih yang dialami perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara persepsi stres kerja dan beban kerja terhadap burnout perawat di Rumah Sakit “X”. Desain penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 100 perawat. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian adalah Spearman Rank. Hasil penelitian didapatkan perawat pada kategori burnout sedang sebanyak 70% (70 perawat), burnout ringan 30% (30 perawat) dan tidak ada yang mengalami burnout berat. Stres kerja ringan sebanyak 85% (85 perawat), stres kerja sedang sebanyak 15% (15 perawat) dan tidak ada yang mengalami stres kerja berat. Beban kerja ringan sebanyak 54% (54 perawat), beban kerja sedang sebanyak 35% (35 perawat) dan beban kerja berat sebanyak 11% (11 perawat). Hasil uji korelasi didapatkan adanya hubungan antara stres kerja dengan burnout perawat (r=0,275, p=0,006), sedangkan untuk beban kerja dengan burnout perawat tidak terdapat hubungan (r=0,113, p=0,265). Kesimpulan: ada hubungan antara stres kerja dengan burnout perawat sedangkan untuk beban kerja dengan burnout perawat tidak terdapat hubungan. Saran: diperlukan penambahan jumlah perawat untuk mengurangi beban kerja dan kepada perawat disarankan mengerjakan pekerjaan sesuai dengan kompetensinya untuk mencegah terjadinya burnout.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERAN GENDER DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peran gender dan stres kerja merupakan faktor yang dapat memengaruhi kinerja tenaga kesehatan, khususnya perawat. Dalam lingkungan rumah sakit, perbedaan peran gender sering kali memengaruhi kepuasan dan kinerja, sementara stres kerja dapat menjadi hambatan dalam pencapaian kinerja optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran gender dan stres kerja terhadap kinerja perawat dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 140 perawat di RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran gender berpengaruh positif terhadap kinerja dan kepuasan kerja perawat, sedangkan stres kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja perawat. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara peran gender dan kinerja, tetapi tidak memediasi hubungan antara stres kerja dan kinerja. Temuan ini menguatkan bahwa kepuasan kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja perawat, terutama dalam konteks peran gender. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen rumah sakit untuk mengembangkan kebijakan yang lebih inklusif terkait peran gender serta strategi pengelolaan stres guna meningkatkan kinerja tenaga perawat. Dengan demikian, RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif dan kondusif bagi seluruh tenaga kesehatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Stres Kerja, Beban Kerja, dan Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan pada PT.Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja, beban kerja dan kepuasan kerja terhadap turnover intention pada PT. Idec Abadi Wood Industries yang berlokasi Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Sampel yang digunakan sebanyak 93 responden karyawan. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data menggunakan kueisoner dengan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji realibilitas, regresi linear berganda, uji asumsi klasik dengan menggunakan uji normalitas, uji heterokedastisitas, uji multikolonialitas, dan pengujian hipotesis uji parsial (t). Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan. Variabel beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan. Dan, variabel kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT. TRI MITRA MAKMUR KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi di PT. Tri Mitra Makmur Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan simple random sampling (sampel acak sederhana). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi di PT. Tri Mitra Makmur Kota Tarakan yang berjumlah 250 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan skala likert 1 sampai 5. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier berganda dan uji t (parsial) yang didukung dengan bantuan aplikasi program SPSS versi 25.0. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa variabel stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan artinya dalam kondisi tingginya stres kerja maka kinerja karyawan akan mengalami penurunan dan sebaliknya jika beban kerja menurun maka akan meningkatkan potensi kinerja karyawan, variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan artinya semakin tinggi kepuasan kerja karyawan maka kinerjanya juga akan meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Stres Kerja dan Disiplin Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan disiplin terhadap kinerja karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kampung Bugis Kota Tarakan yang berjumlah 173 responden dengan teknik sampel yang digunakan adalah metode sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan pengukuran variabel penelitian menggunakan skala likert untuk setiap pertanyaan dari indikator variabel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang di olah menggunakan SPSS versi 27. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel stres kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan artinya bahwa tinggi rendahnya stres kerja, kinerja karyawan tetap baik. Sedangkan variabel disiplin berpengaruh positif dan signifikan yang berarti semakin tinggi disiplin yang diterapkan oleh perusahaan terhadap karyawan maka kinerja karyawan akan semakin meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Stres Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field Di Kota Tarakan

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres kerja, motivasi, dan kinerja karyawan di PT. Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field di Kota Tarakan. Data dikumpulkan dari 58 responden menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan teknik Analisis regresi berganda untuk menguji hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan motivasi memiliki dampak positif yang signifikan. Temuan ini menyoroti pentingnya manajemen stres di tempat kerja dan pengembangan strategi motivasi yang efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya perhatian manajemen terhadap faktor-faktor tersebut dalam merancang program pengembangan karyawan dan meningkatkan produktivitas organisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MOTIVASI, LINGKUNGAN KERJA NONFISIK, DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN BIDANG PERAWATAN PT MULIA AGRO UTAMA DI KECAMATAN TANA LIA KABUPATEN TANA TIDUNG

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh motivasi, lingkungan kerja nonfisik, dan stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan bidang perawatan PT Mulia Agro Utama di Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (Kuesioner dan Wawancara). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan nonprobability sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampel jenuh (semua anggota populasi dijadikan sampel) dengan jumlah sampel 57 karyawan lapangan bidang perawatan PT Mulia Agro Utama di Kecamatan Tana Lia. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model analisis regresi linear berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan aplikasi SPSS V26. Hasil yang didapatkan membuktikan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan artinya semakin tinggi tingkat motivasi maka kepuasan kerja karyawan juga meningkat, lingkungan kerja nonfisik tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan artinya karyawan bidang perawatan akan tetap merasakan kepuasan terlepas dari lingkungan kerja nonfisik yang positif ataupun negatif, dan stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan artinya semakin tinggi tingkat stres kerja yang dirasakan maka kepuasan kerja karyawan akan semakin menurun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KAMPUNG BUGIS KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KOMPENSASI FINANSIAL DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KAMPUNG BUGIS KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi Finansial dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kampung Bugis Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kampung Bugis Kota Tarakan yang berjumlah 173 responden dengan teknik sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan pengukuran variabel penelitian menggunakan skala likert untuk setiap pertanyaan dari indikator variabel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang di olah menggunakan SPSS versi 26. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hal ini membuktikan bahwa semakin tinggi tingkat kompensasi finansial yang diberikan terhadap karyawan maka akan dapat mempengaruhi tingkat kepuasan kerja diperusahaan sedangkan variabel stres kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan artinya tinggi rendahnya stres kerja, kepuasan kerja karyawan tetap baik. Hal ini tidak memberikan dampak buruk terhadap kepuasan kerja karyawan dalam menjalankan pekerjaannya. Para karyawan beranggapan bahwa stres kerja yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan tidak mengurangi rasa puas dalam mengemban tugasnya. Kata kunci: Kompensasi Finansial, Stres Kerja, Kepuasan Kerja.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail