ThesisOpen AccessMetadata saja
•
UMKM di anggap sebagai sektor usaha yang tidak rentan terhadap berbagai perubahan eksternal yang terjadi di pasar perekonomian. Sebagai sektor yang di anggap mampu bertahan meskipun dalam kondisi krisis, UMKM dapat menunjang pembangunan ekonomi yang bersifat jangka panjang, stabil, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan kualitas manajemen keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM Mebel di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 108 UMKM Mebel di Kota Tarakan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan memperhatikan nilai koefisien regresi, uji parsial, uji pengaruh simultan, dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian Pertama, Literasi Keuangan berpengaruh negative terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel. Kedua, Kualitas Manajemen Keuangan berpengaruh positif terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dalam penyusunan laporan keuangan desa dan dampaknya terhadap keputusan manajerial di Desa Nawang Baru, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan NVivo 15 melalui tahap open coding, axial coding, dan selective coding serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan penyusunan laporan keuangan meliputi keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, kendala teknis penggunaan Siskeudes, jaringan internet yang tidak stabil. Hambatan tersebut berdampak pada ketepatan waktu, kelengkapan, dan keakuratan laporan keuangan serta dapat membatasi informasi yang digunakan dalam perencanaan, penentuan prioritas pembangunan, pengalokasian anggaran, dan evaluasi kegiatan. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan kompetensi aparatur, pelatihan Siskeudes, koordinasi, pendampingan, serta perbaikan fasilitas dan jaringan internet. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya dilakukan pada satu desa sehingga hasilnya menggambarkan kondisi Desa Nawang Baru dan belum dapat digeneralisasikan pada desa lainnya. Kata kunci: laporan keuangan desa, hambatan penyusunan, Siskeudes, informasi keuangan, keputusan manajerial
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan nilai-nilai kearifan lokal serta partisipasi masyarakat dalam tata kelola keuangan desa guna mendukung transparansi dan akuntabilitas di Desa Wa'Yanud Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur Keuangan, Ketua BPD, dan Tokoh Adat Desa Wa'Yanud. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal dan partisipasi masyarakat telah menjadi bagian dari tata kelola keuangan Desa Wa'Yanud. Pada tahap perencanaan, nilai musyawarah diterapkan melalui pelibatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan menentukan prioritas pembangunan. Nilai musyawarah mendukung keterbukaan dalam proses perencanaan tata kelola keuangan desa. Pada tahap pelaksanaan, partisipasi masyarakat diwujudkan melalui budaya Feruyung dan Malui sebagai bentuk gotong royong, kebersamaan, dan saling membantu. Pada tahap pelaporan, pemerintah desa menyusun dokumen pelaporan dan menyampaikan informasi mengenai pengelolaan keuangan desa. Pada tahap pertanggungjawaban, pengelolaan keuangan didukung oleh pencatatan transaksi, kelengkapan dokumen, pengawasan BPD, serta nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab. Secara keseluruhan, integrasi nilai-nilai kearifan lokal dan partisipasi masyarakat mendukung tata kelola keuangan Desa Wa'Yanud yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana biaya bahan baku dan perubahan nilai tukar rupiah memengaruhi kinerja keuangan perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2020 hingga 2024. Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menerapkan metodologi kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder serta teknik regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 6 perusahaan kosmetik dengan total 30 observasi yang dipilih melalui teknik sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, nilai kurs rupiah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara biaya bahan baku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, nilai kurs rupiah dan biaya bahan baku memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan kosmetik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan biaya bahan baku lebih berpengaruh dalam meningkatkan kinerja keuangan dibandingkan nilai kurs.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh Green Accounting dan Kinerja Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan dengan Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi. Objek penelitian berfokus pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode pengamatan tahun 2020-2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 18 perusahaan sampel dengan periode observasi selama 5 tahun (2020-2024), menghasilkan total 90 observasi data panel seimbang. Metode analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) dengan pendekatan Random Effect Model (REM) terpusat (mean centering) melalui bantuan software Eviews 12. Hasil pengujian parsial (uji t) menunjukkan bahwa Green Accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (Retur on Assets / ROA), sedangkan Kinerja Lingkungan terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Lebih lanjut, hasil estimasi interaksi membuktikan bahwa Good Corporate Governance yang diproksikan melalui proporsi komisaris independen tidak mampu memoderasi pengaruh Green Accounting maupun Kinerja Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan. Berdasarkan tipologi moderasi, variabel GCG dalam model ini diklasifikasikan sebagai Homologiser Moderator (moderasi homogen).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi anggaran lingkungan dalam pengelolaan keuangan Desa Taras, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Urusan Keuangan/Bendahara Desa Dan Masyarakat Desa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi lingkungan di Desa Taras telah mencakup tahapan identifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. Terdapat Unsur Akuntasi Lingkungan Dalam Pengelolaan Keuangan Desa Namun Masih Terintegritas Dalam Sistem Keuangan Desa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup, dan locus of control terhadap perilaku pengelolaan keuangan (studi kasus pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan angkatan 2023). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penarikan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 180 responden dari jumlah populasi 330 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Akuntansi. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Gaya hidup juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sebaliknya, locus of control tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Secara simultan, literasi keuangan, gaya hidup, dan locus of control berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga dengan perilaku keuangan sebagai variabel mediasi pada masyarakat Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat. Pengelolaan keuangan rumah tangga merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga, namun masih menghadapi berbagai permasalahan akibat rendahnya literasi dan perilaku keuangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah masyarakat Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat yang telah berumah tangga. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga serta terhadap perilaku keuangan. Perilaku keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga serta mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan dapat membentuk perilaku keuangan yang lebih baik sehingga meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan rumah tangga. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, dan masyarakat dalam meningkatkan edukasi keuangan untuk mendukung pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih efektif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus mengenai sistem penjualan konsinyasi dan kondisi keuangan usaha pada Usaha Mikro Camilan Tiara di Desa Gunung Putih, yang dilatarbelakangi oleh penerapan sistem konsinyasi yang dapat membantu memperluas pemasaran produk, tetapi juga menimbulkan kendala dalam pencatatan transaksi, pengawasan produk, pembayaran hasil penjualan, dan perputaran modal usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pelaksanaan sistem penjualan konsinyasi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, menganalisis kondisi keuangan usaha, serta mengetahui keterkaitan antara sistem penjualan konsinyasi dengan kondisi keuangan Usaha Mikro Camilan Tiara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling, terdiri atas satu orang pemilik usaha dan enam orang mitra konsinyasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penjualan konsinyasi pada Usaha Mikro Camilan Tiara dilaksanakan melalui tahapan pengantaran dan penitipan produk, pemesanan, serah terima produk, pemajangan produk, pencatatan transaksi, pelaporan hasil penjualan, dan pembayaran setelah produk terjual. Kendala yang dihadapi meliputi keterlambatan pembayaran, keterbatasan pengawasan produk, risiko produk rusak atau tidak terjual, pencatatan transaksi yang masih sederhana, serta keterbatasan stok ketika permintaan meningkat. Kondisi keuangan usaha masih dikelola secara sederhana, dengan modal yang terbatas, pendapatan yang bergantung pada kelancaran penjualan dan pembayaran dari mitra, serta pencatatan keuangan yang belum tersusun secara formal. Berdasarkan hasil tersebut, sistem konsinyasi membantu memperluas pemasaran dan meningkatkan peluang pendapatan, namun juga memengaruhi perputaran modal, arus kas, dan keberlangsungan operasional usaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Reformasi birokrasi di Indonesia mendorong peningkatan kualitas layanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta efisien. Penerapan BLUD memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan bagi instansi pemerintah pelayanan publik termasuk rumah sakit daerah, namun tetap menuntut adanya akuntabilitas kinerja. Berdasarkan data realisasi pendapatan dan belanja RSUD dr. H. Jusuf SK, terlihat adanya fluktuasi pendapatan serta kecenderungan belanja yang pada beberapa tahun melebihi pendapatan sehingga menimbulkan defisit anggaran. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi kinerja keuangan secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara menggunakan pendekatan Value for Money. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi laporan keuangan rumah sakit tahun 2020–2024 dan sampel berupa laporan realisasi anggaran pada periode yang sama. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi serta didukung wawancara semi-terstruktur. Analisis dilakukan dengan menghitung rasio ekonomi, rasio efisiensi, dan rasio efektivitas sebagai indikator utama dalam konsep Value for Money. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio ekonomi pada periode 2020–2024 sebagian besar berada pada kategori tidak ekonomis. Rasio efektivitas menunjukkan hasil yang cukup berfluktuatif dimana sebagian besar hasil menunjukkan kategori tidak efektif. Namun demikian, rasio efisiensi menunjukkan kondisi yang belum stabil karena pada beberapa tahun masih berada pada kategori tidak efisien. Secara keseluruhan, rumah sakit masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan, baik dari aspek penghematan biaya, pencapaian target, maupun optimalisasi penggunaan sumber daya
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Badan Danantara merupakan lembaga independen negara yang baru dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Prabowo. Tujuan dibentuknya Badan Danantara sebagai pengelola investasi dan operasional BUMN atau sumber dana lainnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis kedudukan dan status keuangan Badan Danantara yang ideal serta mekanisme pertanggungjawaban dan pengawasan keuangan negara terhadap Badan Danantara. Penelitian dilakukan secara normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan melalui metode studi kepustakaan serta dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kedudukan dan status hukum keuangan Badan Danantara adalah keuangan negara namun dalam artian secara luas karena jika ditinjau dari sumber dan tujuan penggunaannya keuangan yang ada di Badan Danantara bersumber dari aset BUMN yang dipindahkan serta tujuannya adalah untuk mengimplementasikan asas perekonomian yang diatur di dalam landasan konstitusional bangsa Indonesia; dan (2) mekanisme pertanggungjawaban Badan Danantara bersifat administratif dan berpusat kepada Presiden. Sementara untuk sistem pengawasan masih didominasi oleh sistem pengawasan internal dengan memberikan batasan terhadap pengawasan eksternal dari lembaga negara lainnya seperti Badan Pemeriksa Keuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Barang dan Jasa, serta Tingkat Ketergantungan Keuangan Daerah terhadap transparansi pelaporan keuangan pemerintah daerah kabupaten/kota di Kalimantan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan dan website resmi pemerintah daerah. Sampel terdiri dari 44 pemerintah daerah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD dan Belanja Barang dan Jasa tidak berpengaruh signifikan terhadap transparansi pelaporan keuangan. Sebaliknya, Tingkat Ketergantungan Keuangan Daerah berpengaruh negatif dan signifikan, yang berarti semakin tinggi ketergantungan daerah pada dana transfer pusat, semakin rendah tingkat transparansinya. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap transparansi pelaporan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan transparansi lebih dipengaruhi oleh tingkat kemandirian fiskal daerah dibandingkan besarnya pendapatan atau belanja daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel moderasi pada kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel independen, variabel dependen, dan variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara periode 2010–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan daerah dan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan daerah dalam menggali sumber Pendapatan Asli Daerah, maka semakin tinggi pula tingkat kemandirian keuangan daerah. Sementara itu, Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah, yang mengindikasikan bahwa peningkatan belanja modal belum sepenuhnya mampu meningkatkan kemandirian keuangan daerah karena masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, Pertumbuhan Ekonomi tidak mampu memoderasi pengaruh Pendapatan Asli Daerah maupun Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Artinya, tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antara Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan dua indikator utama keberhasilan pembangunan daerah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kinerja keuangan daerah, kemiskinan, dan pengangguran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi dan IPM di Provinsi Kalimantan Utara secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik pada tahun 2017-2024. Analisis data dengan metode regresi data panel melalui pendekatan CEM untuk pertumbuhan ekonomi dan FEM untuk IPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan daerah, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran terbuka secara parsial maupun simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar -0,029. Apabila nilai adjusted R² negatif maka diperlakukan sebagai nol, yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara lebih ditentukan oleh faktor struktural di luar model. Sebaliknya, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap IPM baik secara parsial maupun simultan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9833 atau 98,33 persen, di mana kinerja keuangan daerah berpengaruh positif, sedangkan kemiskinan dan pengangguran berpengaruh negatif. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan IPM di Kalimantan Utara dapat didorong secara efektif melalui penguatan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik, pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran, serta perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Transfer keuangan daerah merupakan instrumen kebijakan fiskal yang digunakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transfer keuangan daerah yang meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder metode yang digunakan data panel kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2015–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan dengan pendekatan common effect model (CEM) sebagai model terpilih, yang diolah menggunakan program EViews. Berdasarkan hasil estimasi, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y_it=7.298797+〖0.087695X〗_1it-〖0.502928X〗_2it+〖0.558315X〗_3it+εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dana Bagi Hasil (DBH) dengan nilai signifikansi 0,4649 > 0,05 tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB, Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai signifikansi 0,0081 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap PDRB, sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,000214 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,30 menunjukkan bahwa sebesar 30% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 70% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan DAK yang lebih terarah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sementara pengelolaan DAU perlu lebih diarahkan pada kegiatan produktif. Optimalisasi penggunaan DBH juga menjadi penting agar kontribusinya terhadap PDRB dapat meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran kinerja keuangan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling dan memperoleh 23 perusahaan sebagai sampel dengan total 92 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderating Regression Analysis (MRA) melalui SPSS 25. Nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV), kinerja keuangan diukur dengan Return on Assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel bersama kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Adapun kinerja keuangan tidak terbukti memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional maupun kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial penting untuk meningkatkan nilai perusahaan dan dapat menjadi pertimbangan investor dalam berinvestasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada Bank BRI Cabang Tarakan selama periode 2022–2025 berdasarkan data plafond dan jumlah debitur menggunakan indikator keuangan sederhana. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Lokasi dan waktu penelitian di BRI Cabang Tarakan dari bulan Oktober 2025 sampai bulan Februari 2026. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk laporan realisasi KUR Mikro 2022-2025 Branch Office Tarakan. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis pertumbuhan (growth), analisis kinerja dan analisis tren. Hasil pada penelitian ini menunjukkan kinerja penyaluran dana KUR Mikro pada BRI Cabang Tarakan periode 2022–2025 belum menunjukkan stabilitas yang konsisten, ditandai dengan fluktuasi pada realisasi plafond dan jumlah debitur serta kecenderungan tren yang menurun namun pemerataan penyaluran KUR Mikro masih terjaga. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan bagi BRI Cabang Tarakan memperkuat perencanaan dan pengendalian penyaluran KUR, sementara penelitian selanjutnya perlu menambah variabel lain agar analisis lebih komprehensif. This study aims to analyze the disbursement performance of Micro Peope's Buiness Credit (Kredit Usaha Rakyat/KUR) at Bank BRI Tarakan Branch during the period 2022 to 2025, based on credit ceiling data and the number of debtors, using simple financial indicators. The study employs a descriptive quantitative research desaign. The research was conducted at the BRI Tarakan Branch from October 2025 to February 2026. Secondary data used, drawn from the Micro KUR realization reports of the Tarakan Branch Office for the period 2022 to 2025. The analytical techniques applied include growth, performnace, adn trend analyses. The findings indicate that the disbursement performance of Micro KUR at BRI Tarakan Branch over the 2022 to 2025 period has not been consistent. This is reflected in fluctuationsin credit ceiling realization and debtor numbers, alongside a general downward trend. Nevertheless, the distribution of Micro KUR across borrowers remained relatively well-maintained. Based on these findings, it is recommanded that the BRI Tarakan Branch strengthen its planning and control mechanisms for KUR disbursement. Future studies are alsi encouraged to incorporate addtional variables to produce a more comprehensive analysis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Enterprise Risk Management (ERM) terhadap kinerja keuangan dengan leverage sebagai variabel moderasi pada bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel menggunakan aplikasi EViews 12. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 21 bank dengan total 105 data pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enterprise Risk Management (ERM) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Leverage yang diproksikan menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan hasil yang berbeda pada setiap model penelitian. Pada model YI dan Y2 leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan pada model Y3 leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, leverage tidak mampu memoderasi hubungan antara Enterprise Risk Management (ERM) dan kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko perusahaan belum mampu memberikan pengaruh langsung terhadap peningkatan kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, penggunaan utang yang tinggi dan tidak dikelola secara optimal dapat meningkatkan risiko keuangan serta menurunkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Big Data dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan melalui pendekatan Systematic Literature Review. Studi ini menggunakan pedoman PRISMA untuk menyeleksi serta mensintesis 38 artikel ilmiah yang relevan dari database bereputasi pada periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kajian Big Data dalam pelaporan keuangan mengalami peningkatan signifikan dan berkembang dari pendekatan konseptual menuju empiris dan integratif dengan teknologi seperti Artificial Intelligence dan Accounting Information System. Selain itu, Big Data terbukti memiliki peran dalam Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan melalui peningkatan akurasi, transparansi, ketepatan waktu, serta kemampuan deteksi fraud. Namun demikian, efektivitas implementasi Big Data dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu sistem informasi akuntansi, kompetensi sumber daya manusia, kesiapan teknologi, serta dukungan organisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa Big Data merupakan sumber daya strategis yang mampu meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, meskipun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan dan kesesuaian kondisi organisasi dalam mengelola teknologi tersebut
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode penelitian yang digunakan adalah 2018–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI, dengan sampel sebanyak 15 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 105 observasi. Variabel GCG diukur menggunakan indikator jumlah direksi dan komisaris independen, kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Tobin’s Q, sedangkan ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG berpengaruh negative signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan serta tidak mampu memoderasi hubungan antara GCG dan kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai peran GCG dan ukuran perusahaan dalam konteks industri makanan dan minuman di Indonesia, serta menegaskan bahwa kualitas implementasi tata kelola perusahaan lebih menentukan kinerja keuangan dibandingkan skala perusahaan.