ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran kinerja keuangan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling dan memperoleh 23 perusahaan sebagai sampel dengan total 92 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderating Regression Analysis (MRA) melalui SPSS 25. Nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV), kinerja keuangan diukur dengan Return on Assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel bersama kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Adapun kinerja keuangan tidak terbukti memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional maupun kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial penting untuk meningkatkan nilai perusahaan dan dapat menjadi pertimbangan investor dalam berinvestasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kompensasi manajemen dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 92 perusahaan, dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling menghasilkan 30 perusahaan sebagai sampel penelitian, sehingga memperoleh 150 observasi dalam penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Squares– Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi manajemen berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, kepemilikan manajerial berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, ukuran perusahaan memoderasi pengaruh kompensasi manajemen dengan memperlemah hubungan terhadap nilai perusahaan dan ukuran perusahaan tidak dapat memoderasi pengaruh kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Profitabilitas dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Dividen Payout Ratio dengan Kepemilikan Manajerial sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019 – 2023. Penelitian sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 29 perusahaan sehingga mendapatkan 145 observasi dalam penelitian ini. Metode analisis menggunakan regresi data panel dengan aplikasi Eviews 12. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap dividen payout ratio, pertumbuhan penjualan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap dividen payout ratio, kepemilikan manajerial tidak mampu memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap dividen payout ratio, dan kepemilikan manajerial tidak mampu memoderasi pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap dividen payout ratio.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, leverage, da free cash flow terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan dividen sebagai variabel mediasi, pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Sampel yang digunakan sebanyak 150 observasi (30 perusahaan × 5 tahun). Teknik analisis data menggunakan metode regresi data panel dengan aplikasi Eviews12. Hasil penelitian menunjukkan, Pertama; kepemilikan manajerial, leverage, dan free cash flow tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. Kedua; kepemilikan manajerial, free cash flow, dan kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Ketiga; leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Keempat; kebijakan dividen tidak dapat memediasi kepemilikan manajerial, leverage dan free cash flow terhadap nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh net profit margin dan pertumbuhan penjualan terhadap dividen payout ratio dengan kepemilikan manajerial sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Penelitian sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 24 perusahaan sehingga mendapatkan 120 observasi dalam penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan model fixed effect menggunakan aplikasi Eviews12. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa net profit margin berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap dividen payout ratio, pertumbuhan penjualan berpengaruh negatif signifikan terhadap dividen payout ratio, kepemilikan manajerial tidak mampu memoderasi pengaruh net profit margin terhadap dividen payout ratio, dan kepemilikan manajerial tidak mampu memoderasi pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap dividen payout ratio.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, dewan direksi dan komite audit terhadap financial distress pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Jenis penelitian yang dilakukan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling maka sampel yang diperoleh adalah sebanyak 42 perusahaan sehingga diperoleh 210 data observasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini, yaitu regresi logistik menggunakan SPSS 25. Maka diperoleh hasil penelitian kepemilikan manajerial berpengaruh positif terhadap financial distress. Sedangkan, dewan komisaris independen, dewan direksi, dan komite audit berpengaruh negatif terhadap financial distress. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan uji lagrange multiplier, diperoleh nilai p yaitu 0,0000 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima karena nilai probabilitas lebih kecil dari nilai α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa, pada penelitian ini model yang digunakan adalah model efek acak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap struktur modal dengan stabilitas penjualan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018-2022. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 17 perusahaan sehingga mendapatkan 85 observasi dalam penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap struktur modal, kepemilikan institusional berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal, stabilitas memoderasi pengaruh kepemilikan manajerial dengan memperlemah hubungan terhadap struktur modal, dan stabilitas penjualan memoderasi pengaruh kepemilikan institusional dengan memperlemah hubungan terhadap struktur modal. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori agensi dan teori pecking order dalam mempengaruhi struktur modal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Pengaruh Good Corporate Governance, Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Transportasi dan Logistik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2021. Penelitian ini menggunakan data panel dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sampel yang digunakan sebanyak 9 perusahaan sehingga diperoleh sebanyak 63 observasi, serta melakukan pengujian dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Dewan Komisaris Independen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Financial distress. Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Leverage berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Financial distress. Sedangkan Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial distress.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh corporate social responsibility, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan pada perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014 - 2021. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling yang menghasilkan sebanyak 18 sampel sehingga diperoleh data observasi sebanyak 144 data, kemudian data diolah menggunakan SPSS V.25 dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan corporate social responsibility tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, dan kepemilikan manajerial berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Temuan dalam penelitian ini mendukung teori signaling yaitu perusahaan yang melaporkan peningkatan kinerja menjadi sinyal positif bagi investor dan upaya untuk meningkatkan kinerja adalah menerapkan corporate social responsibility. Adapun upaya untuk meningkatkan nilai perusahaan yaitu meningkatkan total aset perusahaan dan mengurangi kepemilikan manajerial agar keputusan pihak manajemen berfokus pada peningkatan laba ditahan sehingga kepercayaan investor meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan dan tata kelola perusahaan terhadap efisiensi investasi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsentrasi kepemilikan, kepemilikan manajerial, dan dewan komisaris independen. Sedangkan, variabel dependen penelitian ini adalah efisiensi investasi. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 17 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan model fixed effect menggunakan aplikasi Eviews10. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kepemilikan berpengruh positif signifikan terhadap efisiensi investasi, kepemilikan manajerial dan dewan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi investasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kepemilikan asing, dan leverage terhadap kinerja keuangan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Data yang digunakan adalah laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2015-2019. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 20 perusahaan, sehingga diperoleh data sebanyak 100 observasi (20 perusahaan x 5 tahun). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, kepemilikan institusional dan Kepemilikan asing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan serta leverage berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kinerja keuangan. Hal ini membuktikan bahwa hubungan dengan pihak luar yang baik serta adanya kepemilikan oleh institusi lain dapat membuat kinerja keuangan perusahaan meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
ABSTRAK PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA FINANCIAL DISTRESS (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA) Wulan Maulidiss Sa’diah Dr. Mohamad Nur Utomo, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, dewan direksi dan komite audit terhadap financial distress pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015 – 2019. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling maka sampel yang diperoleh adalah sebanyak 41 perusahaan sehingga diperoleh 205 data observasi. Teknik analisis data menggunakan regresi logistik, diperoleh hasil penelitian dewan komisaris independen dan dewan direksi berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sedangkan kepemilikan manajerial dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Penelitian ini mendukung teori agensi yang menyatakan bahwa dewan komisaris independen dan dewan direksi dapat meminimalisir terjadinya konflik agensi di perusahaan tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KOMISARIS INDIPENDEN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP MANAJEMEN LABA YANG TERDAFTAR PADA JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE 2016-2018 JULIATI 15401010056 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komisaris indipenden, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap manajemen laba yang terdaftar pada Jakarta Islamic index (JII) tahun 2016-2018. Data penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Populasi pada penelitian ini terdiri atas 30 perusahan. Metode pengambilan data adalah purposive sampling dan memperoleh sebanyak 57 sampel dari 19 perusahaan, dan metode analisi yang digunakan adalah regresi linear berganda SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan koefesien regresi variabel komisaris indipenden sebesar 0,173 dengan nilai signifikansi 0,794; koefesien regresi kepemilikan manajerial sebesar 0,022 dengan nilai signifikansi 0,350; koefesien regresi kepemilikan institusional adalah -0,041 dengan tingkat signifikansi 0,173, sehingga variabel komisaris indipenden tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.