Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: kepemilikan institusional
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kinerja Environmental, Social, Governancee (ESG) Terhadap Risiko Kebangkrutan dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan IDX ESGL Tahun 2020-2024)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap risiko kebangkrutan, serta menguji peran kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks IDX ESG Leaders (ESGL) Tahun 2020-2024. Risiko kebangkrutan dalam penelitian ini diproksikan menggunakan O-Score Ohlson (1980). Sampel penelitian terdiri dari 45 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling dengan total 225 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model (CEM) yang terpilih berdasarkan hasil Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier Breusch-Pagan, serta pengujian moderasi dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap risiko kebangkrutan (p-value = 0,083 > 0,05), sehingga H1 ditolak. Selanjutnya, kepemilikan institusional juga tidak terbukti secara statistik memoderasi pengaruh kinerja ESG terhadap risiko kebangkrutan (p-value = 0,121 > 0,05), sehingga H2 ditolak. Tidak signifikannya pengaruh ESG terhadap risiko kebangkrutan dapat dijelaskan oleh homogenitas sampel perusahaan IDX ESGL, sifat dampak ESG yang berjangka panjang, serta belum matangnya ekosistem ESG di pasar modal Indonesia. Adapun tidak terbuktinya peran moderasi kepemilikan institusional disebabkan oleh orientasi investor institusional di Indonesia yang masih cenderung jangka pendek dan belum mengadopsi pendekatan ESG integrated investing secara konsisten. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti empiris mengenai relevansi ESG terhadap stabilitas keuangan perusahaan dalam konteks pasar modal Indonesia yang sedang berkembang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Komite Audit Dan Komisaris Independen Terhadap Kualitas Audit Dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Farmasi Di Bei Periode 2020-2024

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komite audit dan komisaris independen terhadap kualitas audit dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id dan situs perusahaan terkait. Populasi penelitian adalah perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024 sebanyak 38 perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 11 perusahaan dengan total 55 data observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit dan komisaris independen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas audit. Kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap kualitas audit. Kepemilikan institusional juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Hasil uji moderasi menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak mampu memoderasi pengaruh komite audit terhadap kualitas audit, namun mampu memoderasi pengaruh komisaris independen terhadap kualitas audit. This study aimed to determine the influence of audit committees and independent commissioners on audit quality, with institutional ownership serving as a moderating variable. The research employed a quantitative approach with secondary data in the form of financial statements obtained from the official Indonesia Stock Exchange website (www.idx.id) and the websites of the respective companies. The research population consists of 38 pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020-2024 periods. The sample was determined using a purposive sampling technique, resulting in 11 companies with a total of 55 observation data points. The data analysis method used logistic regression because the variables in this study are dummy variables and are processed with the assistance of EViews 12 software. The results of the study indicated that the audit committee and independent commissioners have a negative and significant effect on audit quality, while institutional ownership does not have a significant effect on audit quality. The moderation test results showed that institutional ownership is unable to moderate the effect of the audit committee on audit quality, but it is able to moderate the effect of independent commissioners on audit quality.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kepemilikan Institusional dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Sektor Makanan dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran kinerja keuangan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling dan memperoleh 23 perusahaan sebagai sampel dengan total 92 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderating Regression Analysis (MRA) melalui SPSS 25. Nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV), kinerja keuangan diukur dengan Return on Assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel bersama kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Adapun kinerja keuangan tidak terbukti memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional maupun kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial penting untuk meningkatkan nilai perusahaan dan dapat menjadi pertimbangan investor dalam berinvestasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMITIGASI RISIKO KREDIT DAN DAMPAKNYA TERHADAP STABILITAS KEUANGAN PERBANKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMITIGASI RISIKO KREDIT DAN DAMPAKNYA TERHADAP STABILITAS KEUANGAN PERBANKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit terhadap stabilitas keuangan perbankan dengan good corporate governance sebagai variabel moderasi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 47 perusahaan, dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling menghasilkan 38 perusahaan sebagai sampel penelitian, sehingga mendapatkan 190 data observasi dalam penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit berpengaruh negatif signifikan terhadap stabilitas keuangan perbankan, kepemilikan institusional memoderasi pengaruh risiko kredit dengan memperkuat hubungan terhadap stabilitas keuangan perbankan, dan dewan komisaris independen memoderasi pengaruh risiko kredit dengan memperkuat hubungan terhadap stabilitas keuangan perbankan. Temuan penelitian ini memberikan implikasi teoritis yang mendukung validitas teori fragilitas keuangan dan teori agensi sebagai kerangka dalam menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi nilai stabilitas keuangan perbankan. Kata Kunci: Risiko Kredit, Kepemilikan Institusional, Dewan Komisaris Independen dan Stabilitas Keuangan Perbankan 

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RASIO KEUANGAN DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN LEVERAGE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2019-2023)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan dengan leverage sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan pemilihan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling sehingga sampel yang diperoleh sebanyak 17 perusahaan dan diperoleh data observasi sebanyak 85 data. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, net working capital berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage secara signifikan memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan, leverage tidak secara signifikan memoderasi pengaruh net working capital dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Kepemilikan Publik dalam Memoderasi Kepemilikan Institusional dan Efisiensi Operasional Terhadap Harga Saham (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Property dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemilikan publik dalam memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan efisiensi operasional terhadap harga saham pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 92 perusahaan, dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling menghasilkan 42 perusahaan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional serta efisiensi operasional yang diproksikan dengan Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dan peran kepemilikan publik terbukti mampu memoderasi hubungan antara efisiensi operasional dan harga saham. Sebaliknya, peran kepemilikan publik tidak dapat memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan harga saham.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA FINANCIAL DISTRESS (Studi Empiris Pada Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, komite audit, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan terhadap financial distress pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Pemilihan sampel dalam peneilitian ini menggunakan purposive sampling, berdasarkan metode purposive sampling maka sampel yang diperoleh adalah sebanyak 14 perusahaan dengan jumlah observasi 70 data. Teknik analisis data yang digunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian kepemilikan institusional dan komite audit tidak berpengaruh terhadap financial distress sedangka dewan komisaris independen, ukuran perusahaan dan umur perusahaan berpengaruh terhadap financial distress pada perushaaan BUMN periode 2019-2023.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Dampak Kepemilikan Manajerial Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Struktur Modal Dengan Stabilitas Penjualan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Perbankan Indonesia)

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap struktur modal dengan stabilitas penjualan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018-2022. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 17 perusahaan sehingga mendapatkan 85 observasi dalam penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap struktur modal, kepemilikan institusional berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal, stabilitas memoderasi pengaruh kepemilikan manajerial dengan memperlemah hubungan terhadap struktur modal, dan stabilitas penjualan memoderasi pengaruh kepemilikan institusional dengan memperlemah hubungan terhadap struktur modal. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori agensi dan teori pecking order dalam mempengaruhi struktur modal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh keragaman dewan terhadap kinerja perusahaan dengan tingkat kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi (studi pada perusahaan sektor pariwisata yang terdaftar di bursa efek indoensia tahun 2012-2021)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keragaman dewan terhadap kinerja perusahaan dengan tingkat kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2021. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah keragaman dewan dan kepemilikan institusional. Sedangkan, variabel dependen penelitian ini adalah kinerja perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purpoosive sampling dengan total sampel 15 perusahaan. Metode analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi data panel dengan model fixed effect model menggunakan aplikasi STATA MP17. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman dewan berpengaruh secara positif terhadap kinerja perusahaan, dan pengaruh keragaman dewan terhadap kinerja perusahaan menjadi lebih signifikan ketika tingkat kepemilikan institusional rendah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Good Corporate Governance, Profitabilitas, dan Leverage terhadap Financial Distress (Studi pada perusahaan Transportasi dan Logistik di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2021)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Pengaruh Good Corporate Governance, Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Transportasi dan Logistik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2021. Penelitian ini menggunakan data panel dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sampel yang digunakan sebanyak 9 perusahaan sehingga diperoleh sebanyak 63 observasi, serta melakukan pengujian dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Dewan Komisaris Independen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Financial distress. Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Leverage berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Financial distress. Sedangkan Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial distress.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS KINERJA LINGKUNGAN DALAM MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN DENGAN STRUKTUR KEPEMILIKAN SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

2022•

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas kinerja lingkungan dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan struktural kepemilikan sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019, dan mengikuti PROPER pada Kementrian Lingkungan Hidup. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 15 perusahaan, sehingga diperoleh data sebanyak 75 observasi (15 perusahaan x 5 tahun). Analisis data menggunakan metode SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 6.0. Hasil penelitian menunjukkan kinerja lingkungan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, kepemilikan institusional memoderasi secara positif pengaruh kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan, dan kepemilikan publik memoderasi secara negatif pengaruh kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan. Secara umum hasil penelitian mendukung teori stakeholder dan teori agensi. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa strategi dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan cara meningkatkan kinerja lingkungan yang didorong oleh kepemilikan institusional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Kepemilikan Institusional Dalam Meningkatkan Nilai Perusahaan Melalui Modal Intelektual Sebagai Variabel Mediasi (Studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Peran Kepemilikan Institusional Dalam Meningkatkan Nilai Perusahaan Melalui Modal Intelektual Sebagai Variabel Mediasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI) Ade Fitria Febrianti Dr. Mohamad Nur Utomo, S.E., M. Si Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kepemilikan institusional dalam meningkatkan nilai perusahaan melalui modal intelektual sebagai variabel mediasi. Dalam penelitian ini landasan teori yang digunakan adalah teori agensi dan teori RBV (Resourced Based View). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2016 sampai dengan 2020. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, sehingga diperoleh 14 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang memenuhi kriteria dalam kurun waktu 5 tahun (2016-2020). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik dan analisis jalur (Path Analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, (2) Kepemilikan institusional berpengaruh negatif signifikan terhadap modal intelektual, (3) Modal intelektual berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, (4) Modal Intelektual tidak dapat memediasi hubungan antara kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DALAM MEMODERASI PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN HIGH PROFILE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemilikan institusional dalam memoderasi pengaruh karakteristik perusahaan dan corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan pada perusahaan high profile yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, berdasarkan metode purposive sampling sampel yang diperoleh sebanyak 12 perusahaan sehingga diperoleh data sebanyak 60 observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis uji asumsi klasik dan uji regresi moderasi dengan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan Leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, firm size berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, dan CSR tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan institusional tidak memoderasi pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan, kepemilikan institusional tidak memoderasi pengaruh firm size terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan institusional memoderasi pengaruh CSR yang memperkuat hubungan terhadap nilai perusahaan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan cara meningkatkan firm size dan penerapan CSR yang didorong oleh kepemilikan institusional. Kata Kunci: Leverage, firm size, corporate social responsibility (CSR), kepemilikan institusional, dan nilai perusahaan

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEK MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR BARANG DAN KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EFEK MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA KEUANGAN TERHDAP NILI PERUSAHAAN (Studi pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Dan Konsumsi di Bursa Efek Indonesia) Iin Ariska Dr. Mohammad Nur Utomo, S.E., M.SI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan Institusional, dewan komisaris independen, profitabilitas dan likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor manufaktur barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, berdasarkan metode purposive sampling sampel yang diperoleh adalah 36 perusahaan sehingga diperoleh 180 observasi. Dari hasil pengolahan Uji asumsi klasik dan regresi linier berganda, diperoleh hasil penelitian kepemilikan institusional dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan Dewan Komisaris Independen berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan likuiditas berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat dalam bahan kajian pegembangan ilmu manajemen keuangan terkait pada pengaruh mekanisme Good Corporate Governance dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan, serta dapat digunakan sebagai pendoman atau acuan oleh perusahaan dalam upaya meningkatkan nilai perusahaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DEWAN KOMISARIS INDIPENDEN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE 2016-2018

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KOMISARIS INDIPENDEN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP MANAJEMEN LABA YANG TERDAFTAR PADA JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE 2016-2018 JULIATI 15401010056 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komisaris indipenden, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap manajemen laba yang terdaftar pada Jakarta Islamic index (JII) tahun 2016-2018. Data penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Populasi pada penelitian ini terdiri atas 30 perusahan. Metode pengambilan data adalah purposive sampling dan memperoleh sebanyak 57 sampel dari 19 perusahaan, dan metode analisi yang digunakan adalah regresi linear berganda SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan koefesien regresi variabel komisaris indipenden sebesar 0,173 dengan nilai signifikansi 0,794; koefesien regresi kepemilikan manajerial sebesar 0,022 dengan nilai signifikansi 0,350; koefesien regresi kepemilikan institusional adalah -0,041 dengan tingkat signifikansi 0,173, sehingga variabel komisaris indipenden tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail