Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: ESG
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kinerja Environmental, Social, Governancee (ESG) Terhadap Risiko Kebangkrutan dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan IDX ESGL Tahun 2020-2024)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap risiko kebangkrutan, serta menguji peran kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks IDX ESG Leaders (ESGL) Tahun 2020-2024. Risiko kebangkrutan dalam penelitian ini diproksikan menggunakan O-Score Ohlson (1980). Sampel penelitian terdiri dari 45 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling dengan total 225 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model (CEM) yang terpilih berdasarkan hasil Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier Breusch-Pagan, serta pengujian moderasi dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap risiko kebangkrutan (p-value = 0,083 > 0,05), sehingga H1 ditolak. Selanjutnya, kepemilikan institusional juga tidak terbukti secara statistik memoderasi pengaruh kinerja ESG terhadap risiko kebangkrutan (p-value = 0,121 > 0,05), sehingga H2 ditolak. Tidak signifikannya pengaruh ESG terhadap risiko kebangkrutan dapat dijelaskan oleh homogenitas sampel perusahaan IDX ESGL, sifat dampak ESG yang berjangka panjang, serta belum matangnya ekosistem ESG di pasar modal Indonesia. Adapun tidak terbuktinya peran moderasi kepemilikan institusional disebabkan oleh orientasi investor institusional di Indonesia yang masih cenderung jangka pendek dan belum mengadopsi pendekatan ESG integrated investing secara konsisten. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti empiris mengenai relevansi ESG terhadap stabilitas keuangan perusahaan dalam konteks pasar modal Indonesia yang sedang berkembang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh ESG Disclosure terhadap Audit Report Lag Dengan Moderasi Ukuran KAP pada Perusahaan Pertambangan Logam dan Mineral yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ESG disclosure dan ukuran kantor akuntan publik terhadap audit report lag serta peran ukuran kantor akuntan publik sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pertambangan logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan auditan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG disclosure berpengaruh negatif terhadap audit report lag, yang berarti semakin tinggi tingkat pengungkapan ESG maka semakin cepat proses penyelesaian audit. Sementara itu, ukuran kantor akuntan publik tidak berpengaruh terhadap audit report lag. Namun, ukuran kantor akuntan publik terbukti mampu memoderasi hubungan antara ESG disclosure dan audit report lag, di mana pengaruh ESG disclosure dalam menurunkan audit report lag menjadi semakin kuat pada perusahaan yang diaudit oleh kantor akuntan publik besar. This study examines the effects of ESG disclosure and audit firm size on audit report lag, and the moderating role of audit firm size in the relationship between ESG disclosure and audit report lag among metal and mineral mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). A quantitative approach was employed using secondary data obtained from audited financial statements, annual reports, and corporate sustainability reports. Data were analyzed using panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA) in EViews 12. The findings indicate that ESG disclosure has a significant negative effect on audit report lag, suggesting that higher levels of ESG disclosure are associated with shorter audit completion times. By contrast, audit firm size does not directly affect audit report lag. However, audit firm size moderates the relationship between ESG disclosure and audit report lag, such that the negative effect of ESG disclosure on audit report lag is stronger among companies audited by large public accounting firms.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kinerja ESG Terhadap Abnormal Low Dividend Dengan Kendala Keuangan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan IDX ESGL Tahun 2020-2024)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fenomena Abnormal Low Dividend semakin relevan dikaji seiring meningkatnya adopsi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) di pasar modal Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja ESG dan kendala keuangan terhadap Abnormal Low Dividend, serta menguji peran kendala keuangan sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari 46 perusahaan IDX ESG Leaders (IDX ESGL) periode 2020–2024. Analisis dilakukan menggunakan Linear Probability Model (LPM) berbasis Random Effect Model (REM) dengan Cluster Robust Standard Errors dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap Abnormal Low Dividend (p = 0,995), yang diduga disebabkan oleh homogenitas skor ESG dalam sampel serta keseragaman perilaku dividen selama pandemi COVID-19. Kendala keuangan yang diproksikan dengan Kaplan-Zingales Index terbukti berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,00103; p = 0,029), artinya semakin tinggi tekanan finansial perusahaan, semakin besar probabilitas terjadinya Abnormal Low Dividend. Kendala keuangan tidak terbukti memoderasi hubungan antara kinerja ESG dan Abnormal Low Dividend (p = 0,170), dan diklasifikasikan sebagai quasi moderation. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi keuangan perusahaan merupakan determinan utama kebijakan dividen, bahkan pada perusahaan berkomitmen ESG tinggi sekalipun. Temuan ini diharapkan menjadi pertimbangan bagi investor maupun manajemen dalam menyeimbangkan kebijakan keberlanjutan dengan kemampuan distribusi laba.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ESG, Likuiditas, dan Nilai Perusahaan: Analisis Peran Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta tingkat likuiditas terhadap nilai perusahaan, dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Pengungkapan ESG diproksikan menggunakan ESG Score, yang mengacu pada Metrik ESG ASEAN. Likuiditas diproksikan oleh Current Ratio (CR), profitabilitas diukur dengan Return On Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV) yang ditransformasikan ke dalam logaritma natural (Ln PBV). Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dan menganalisis 290 data observasi menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pengungkapan ESG dan likuiditas terhadap nilai perusahaan berhasil ditunjukkan. Namun, profitabilitas tidak terbukti berperan sebagai variabel moderasi, baik dalam hubungan antara pengungkapan ESG maupun likuiditas terhadap nilai perusahaan. Nilai R-Square sebesar 0,078 mengindikasikan bahwa model penelitian hanya mampu menjelaskan 7,8% variasi nilai perusahaan, sementara 92,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa pengungkapan ESG dan likuiditas merupakan faktor penting dalam membentuk persepsi investor terhadap nilai perusahaan, sedangkan tingkat profitabilitas belum menjadi pertimbangan utama.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengungkapan ESG (Environmental, Social dan Governance) dan GCG (Good Corporate Governance) Terhadap Nilai Perusahaan: Profitabilitas Sebagai Variabel Mediasi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan ESG dan GCG terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Dari total populasi sebanyak 473 perusahaan, diperoleh 58 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel melalui teknik purposive sampling sehingga menghasilkan 290 data pengamatan. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, GCG berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dan nilai perusahaan. Selain itu, profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian mediasi, profitabilitas tidak mampu memediasi pengaruh pengungkapan ESG terhadap nilai perusahaan, tetapi mampu memediasi pengaruh GCG terhadap nilai suatu perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kinerja Enviromental, Social, Governance (ESG) Terhadap Efisiensi Investasi Dengan Kemampuan Manajerial Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Perusahaan Idx Esg Leaders Tahun 2020-2024)

2026•

Penelitian ini menganalisis bagaimana kinerja enviromental, social, governance (ESG) memengaruhi efisiensi investasi dengan kemampuan manajerial sebagai variabel mediasi pada perusahaan yang tergabung dalam IDX ESG Leaders untuk periode 2020–2024. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode sensus dan regresi data panel pada 46 perusahaan (230 observasi). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak Stata 17. Common effect model (CEM) dipilih berdasarkan uji chow, uji hausman, dan uji lagrange multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan manajerial dan kemampuan manajerial maupun kinerja ESG tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap efisiensi investasi. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi ESG di perusahaan-perusahaan IDX ESG Leaders masih berfokus pada kepatuhan dan pelaporan, bukan terintegrasi secara strategis ke dalam pengambilan keputusan investasi dan peningkatan kemampuan manajerial. Diharapkan studi ini akan berkontribusi pada literatur ESG di pasar berkembang dan membantu manajemen serta regulator mendorong implementasi ESG yang lebih signifikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Laporan Keuangan Perusahaan Terhadap Pengungkapan Environmental, Social and Governance (ESG) dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi

2025•

Dalam beberapa tahun terakhir, isu Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menonjol dan menjadi indikator penting bagi investor dalam menentukan strategi investasinya. Perusahaan yang mampu mengelola aspek keberlanjutan dengan baik dianggap lebih kredibel serta berpotensi meningkatkan kepercayaan publik. Meski demikian, praktik pengungkapan ESG di Indonesia masih belum merata, terutama pada industri pertambangan yang memiliki dampak lingkungan cukup besar. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan leverage terhadap pengungkapan ESG dengan memasukkan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2018–2023. Sampel diperoleh melalui metode purposive sampling dengan jumlah 14 perusahaan dan total 84 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS 30. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap pengungkapan ESG, sementara likuiditas dan leverage tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, ukuran perusahaan terbukti memperkuat pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap pengungkapan ESG, tetapi tidak dapat memoderasi dalam hubungan likuiditas terhadap pengungkapan ESG

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail