ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Big Data dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan melalui pendekatan Systematic Literature Review. Studi ini menggunakan pedoman PRISMA untuk menyeleksi serta mensintesis 38 artikel ilmiah yang relevan dari database bereputasi pada periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kajian Big Data dalam pelaporan keuangan mengalami peningkatan signifikan dan berkembang dari pendekatan konseptual menuju empiris dan integratif dengan teknologi seperti Artificial Intelligence dan Accounting Information System. Selain itu, Big Data terbukti memiliki peran dalam Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan melalui peningkatan akurasi, transparansi, ketepatan waktu, serta kemampuan deteksi fraud. Namun demikian, efektivitas implementasi Big Data dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu sistem informasi akuntansi, kompetensi sumber daya manusia, kesiapan teknologi, serta dukungan organisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa Big Data merupakan sumber daya strategis yang mampu meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, meskipun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan dan kesesuaian kondisi organisasi dalam mengelola teknologi tersebut
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh Big Data dan Intellectual Capital terhadap kinerja keuangan pada bank-bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2023, di mana Competitive Advantage berperan sebagai variabel moderating. Big Data dianggap sebagai instrumen krusial yang mendukung operasional bank agar lebih efisien serta memfasilitasi pengelolaan risiko secara optimal. Sementara itu, Intellectual Capital terdiri atas tiga elemen utama yaitu human capital, structural capital, dan relational capital yang berkontribusi dalam penciptaan nilai tambah bagi perusahaan, dengan kinerja keuangan diukur melalui indikator Return on Assets (ROA). Data sekunder yang digunakan berasal dari laporan tahunan bank, yang kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS versi 27. Proses analisis meliputi pemeriksaan statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik seperti normalitas residual, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas, diikuti oleh penerapan regresi linier berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA). Meskipun demikian, hasil pengujian mengindikasikan bahwa residual tidak mengikuti distribusi normal dan terdapat autokorelasi positif; oleh karena itu, penelitian ini melengkapi analisis dengan R Studio melalui pendekatan regresi robust, termasuk M-estimator dan koreksi Newey–West, guna meningkatkan keandalan temuan. Secara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa Big Data memberikan dampak negatif terhadap kinerja keuangan, sedangkan Intellectual Capital menghasilkan pengaruh positif. Lebih lanjut, Competitive Advantage memperkuat hubungan antara Big Data dan kinerja keuangan, tetapi tidak memoderasi keterkaitan antara Intellectual Capital dan kinerja keuangan tersebut. Kesimpulan ini memperkokoh fondasi teori Resource-Based View, sekaligus menyediakan rekomendasi praktis bagi institusi perbankan dalam mengoptimalkan teknologi serta aset intelektual sebagai sumber daya strategis, sehingga dapat mempertahankan Competitive Advantage dan mendorong peningkatan kinerja keuangan secara berkelanjutan.