Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: lada
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DAYAK KENYAH DALAM SISTEM AGRIBISNIS PADI LADANG DI DESA NAWANG BARU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sebagian besar praktik agribisnis padi ladang di Desa Nawang Baru, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, masih bertumpu pada pengetahuan adat masyarakat Dayak Kenyah yang diwariskan lintas generasi, namun kajian yang mengaitkan pengetahuan tersebut dengan seluruh subsistem agribisnis sekaligus dimensi keberlanjutannya masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan kearifan lokal pada tiap subsistem agribisnis padi ladang, dan (2) menganalisis perannya terhadap keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian dilakukan pada Maret–Mei 2026 dengan pendekatan kualitatif deskriptif di lokasi yang dipilih secara purposive. Sebanyak 30 informan dijaring melalui snowball sampling, diawali dari kepala desa dan tetua adat, dengan data dihimpun lewat wawancara mendalam dan observasi, lalu dianalisis mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan menunjukkan bahwa praktik adat hadir pada kelima subsistem: pemilihan lahan dan penentuan waktu tanam lewat Ungun Tau pada subsistem hulu, pertukaran benih dan pengendalian hama alami pada usahatani, pengeringan serta penyimpanan di lumbung adat pada subsistem hilir, musyawarah penentuan harga pada pemasaran, hingga peran kelembagaan adat pada subsistem penunjang. Praktik-praktik tersebut terindikasi berkontribusi pada efisiensi biaya usaha (ekonomi), penguatan solidaritas dan modal sosial warga (sosial), serta pembatasan eksploitasi lahan dan hutan (lingkungan), meski kontribusi ekologisnya lebih menonjol pada subsistem hulu hingga hilir dibanding pemasaran dan kelembagaan. Dominasi informan berusia lanjut mengindikasikan adanya risiko kesenjangan regenerasi pengetahuan, sehingga dokumentasi dan pewarisan kearifan lokal kepada generasi muda perlu terus diupayakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru Dalam Membina Karakter Disiplin Pada Siswa Kelas IV-A SDN 013 Tarakan

2026•

PERAN GURU DALAM MEMBINA KARAKTER DISIPLIN PADA SISWA KELAS IV A SD NEGERI 013 TARAKAN Bellasapera 2140605152 ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar, khususnya nilai kedisiplinan yang menjadi fondasi moral bagi perkembangan perilaku siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam peran guru sebagai teladan dan pembimbing dalam membina karakter disiplin siswa kelas IV A di SD Negeri 013 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan perannya secara optimal melalui dua fungsi utama. Peran sebagai teladan diwujudkan melalui profesionalisme nyata, seperti konsistensi hadir tepat waktu, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, serta antusiasme tinggi saat mengajar yang memotivasi siswa untuk meniru perilaku positif tersebut secara alami. Sementara itu, peran sebagai pembimbing dilaksanakan melalui pendekatan persuasif, humanis, dan dialogis, di antaranya dengan memberikan arahan disiplin waktu, motivasi belajar di rumah melalui tugas yang menyenangkan, serta melibatkan siswa dalam penyusunan kesepakatan kelas. Keberhasilan pembinaan ini dibuktikan dengan adanya transformasi signifikan pada karakter disiplin siswa, yang semula berada pada kategori "Cukup" di awal observasi meningkat menjadi kategori "Sangat Baik" pada tahap akhir, yang ditandai dengan munculnya kesadaran internal siswa untuk mematuhi aturan secara mandiri. Kesimpulannya, integrasi antara bimbingan yang empatik dan keteladanan profesional guru terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan kelas yang kondusif bagi pembentukan karakter disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab siswa secara berkelanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Selada (Lactuca sativa L.) Hidroponik (Studi Kasus Super Sayur Fresh 3 Kota Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga, tempat, dan promosi terhadap keputusan pembelian selada hidroponik pada Toko Super Sayur Fresh 3 di Kota Tarakan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum diketahui secara empiris sejauh mana masing-masing elemen bauran pemasaran memengaruhi keputusan pembelian konsumen selada hidroponik pada ritel sayuran modern tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang konsumen berdasarkan pedoman Roscoe. Karakteristik responden menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 39 orang (78%) dan laki-laki 11 orang (22%). Berdasarkan usia, responden didominasi oleh kelompok 17–29 tahun sebanyak 22 orang (44%), diikuti usia 30–39 tahun sebanyak 14 orang (28%), dan usia >40 tahun sebanyak 14 orang (28%). Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel produk, harga, tempat, dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai Fhitung sebesar 2,969 dan signifikansi 0,029 (0,05). Nilai koefisien determinasi menunjukkan R² sebesar 0,209, yang berarti bahwa variabel bauran pemasaran mampu menjelaskan 20,9% variasi keputusan pembelian, sedangkan sisanya 79,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara parsial, variabel produk, harga, dan tempat tidak berpengaruh signifikan, sedangkan variabel promosi berpengaruh signifikan dan menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian selada hidroponik di Toko Super Sayur Fresh 3 Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru Kelas Dalam Menerapkan Kedisiplinan Melalui Tata Tertib Sekolah Pada Siswa Kelas V-A di SDN 032 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi guru kelas dalam menerapkan kedisiplinan siswa kelas V-A di SDN 032 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan fokus pada fungsi guru sebagai model dan teladan serta sebagai motivator dalam membentuk perilaku siswa. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder yang di peroleh dari informan, yaitu guru kelas V-A serta enam orang siswa kelas V-A. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penariakan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas V-A telah melaksanakan perannya dengan baik dalam menerapkan kedisiplinan siswa. Peran guru sebagai model dan teladan tercermin melalui sikap dan perilaku positif, seperti ketepatan waktu hadir di kelas serta kepatuhan terhadap aturan berpakaian yang rapi, bersih, dan sopan, sehingga menjadi contoh yang ditiru oleh siswa. Selain itu, guru juga berperan sebagai motivator melalui pemberian dorongan dan arahan sebelum pembelajaran dimulai, serta pelaksanaan penghargaan untuk siswa yang patuh dan pemberian hukuman bersifat mendidik bagi siswa yang melanggar tata tertib. Dengan demikian, peran guru sebagai teladan dan motivator berkontribusi penting dalam membentuk sikap disiplin siswa secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KORELASI MODAL SOSIAL DAN KEBERLANJUTAN USAHATANI PADI LADANG (Oryza sativa L.) DI DESA MARA SATU KECAMATAN TANJUNG PALAS BARAT, KABUPATEN BULUNGAN, KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usahatani padi ladang di wilayah ini merupakan bagian dari tradisi dan warisan budaya masyarakat, terutama Suku Dayak Kayan, yang dilakukan secara turun-temurun dengan sistem pertanian tradisional berbasis gotong royong. Disisi lain, petani di Desa ini memiliki modal sosial yang kuat berupa kepercayaan, norma, jaringan, partisipasi dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan : (1) Mendeskripsikan modal sosial petani padi ladang di Desa Mara Satu (2) Mengetahui hubungan modal sosial dengan keberlanjutan usahatani padi ladang di Desa Mara Satu. Jumlah responden 30 orang petani padi ladang, dengan menggunakan analisis data deskriptif dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial petani tergolong baik, dengan dominasi pada aspek kepercayaan dan gotong royong. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara modal sosial dan keberlanjutan usahatani padi ladang. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kuat modal sosial petani, maka semakin besar peluang usahatani padi ladang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kearifan Lokal dan Pembagian Kerja Pada Budidaya Padi (Oryza sativa L) Ladang Suku Dayak Ga'ai Di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan

2025•

Budidaya padi ladang di Desa Long Beluah masih dilakukan secara tradisional dengan memanfaatkan kearifan lokal masyarakat Dayak Ga'ai dan hasil panen yang diperoleh umumnya hanya digunakan untuk konsumsi pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kearifanlokal pada budidaya padi ladang suku Dayak Ga'ai di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan, dan mendeskripsikan sistem pembagian kerja pada budidaya padi ladang suku Dayak Ga'ai di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penentuan informan secara purposive method.Informan ditentukan berdasarkan kriteria seperti petani yang menanam padi ladang,pengalaman usaha tani minimal 1 tahun, luas minimal 1 ha. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokaI tercermin dalam penggunaan benih lokal seperti padi cina, bungkirip, miu, batu bulan, hatu bulan, mayang, imban, ketan putih, ketan hitam,langsat, lawas, lanuk, puput, mas, pulan, dan senuan, serta pemanfaatan alat-alat tradisional seperti ani-ani (lekapan), rotan (ngan), tempat simpan benih (sa'aw), dan tempat injak padi dari kayu dan rotan. Sistem pembagan kerja dilakukan secara turun-temurun berdasarkan jenis kelamin, di mana laki-laki bertugas membuka lahan, menugal,mengangkut dan menyimpan hasil panen, serta menjaga ladang. Perempuan bertugas memilih benih,menanam,merawat tanaman, memanen, menjemur padi, dan menanam tumpang sari. Sistem gotong royong menjadi ciri khas dalam seluruh proses bertani, dari tanam hingga panen.Praktik bertani ini tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat Dayak Ga'ai.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Supply Chain Management Guna Optimalisasi Distribusi Lada Untuk Kesejahteraan Petani Lada (Studi Pada Perkebunan Lada Desa Mangkupadi Kecamatan Tanjung Palas Timur)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memahami dan mengkaji tahapan kerja yang efisien agar memacu optimalisasi distribusi lada dengan menerapkan Supply Chain Management yang baik untuk kesejahteraan petani lada. Terdapat beberapa persoalan pertanian lada yang hampir sama diantaranya; tidak stabilnya harga lada, mutu lada tidak sesuai dengan yang diharapkan karena sensitivitasnya terhadap perubahan iklim yang tidak menentu. Penurunan produksi dan produktivitas lada akan berimbas langsung pada pendapatan petani lada. Adapun masalah lain ialah alur distribusi yang kurang baik dan memadai. Model Supply Chain produk lada ialah petani yang menyalurkan produk lada nya ke pedagang besar/pengecer. Kemudian dari pedagang besar/pengecer produk lada dibeli langsung oleh konsumen akhir. Penelitian ini mengambil 3 (tiga) orang responden, yang terdiri dari satu laki-laki dan dua orang perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian hasilnya akan dianalisis dan diperoleh informasi apakah penerapan Supply Chain Management yang diterapkan pada sistem distribusi produk lada ini telah optimal atau tidak. Analisis data pada penelitian ini bersifat deskriptif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru Dalam Membina Kedisiplinan Siswa Kelas VI-A SD Negeri 032 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membina kedisiplinan siswa kelas VI-A SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Fokus dalam penelitian ini adalah peran guru dalam membina kedisplinan siswa kelas VI-A SDN 032 Tarakan. Sumber data yang digunakan adalah data primer yaitu Kepala sekolah, wali kelas, dan siswa dan data sekunder yaitu visi dan misi SDN 032 Tarakan, tata tertib SDN 032 Tarakan, daftar kehadiran guru dan siswa kelas VI-A, peraturan kelas, buku pelanggaran siswa kelas VI-A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif yaitu melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas VI-A SDN 032 Tarakan telah melaksanakan perannya yaitu : (1) Peran guru sebagai pengarah dalam membina kedisiplinan siswa dalam mengerjakan tugas, guru melakukan dengan menggunakan metode mengarahkan siswa dengan cara menjelaskan pembelajaran yang akan diberikan tugas untuk diberikan tugas kepada siswa agar dapat disiplin yaitu mengumpulkan tugas dengan tepat waktu. (2) Peran guru sebagai teladan yaitu masuk sekolah dan berpakaian dengan rapi, maka guru dapat memberikan contoh kepada siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PRAKTIK BUDIDAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI (Oryza sativa) LADANG DENGAN SISTEM BERPINDAH DI DESA LONG BANG KECAMATAN PESO HILIR KABUPATEN BULUNGAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rendahnya produktivitas padi ladang di Desa Long Bang dengan sistem berpindah sehingga menyebabkan rendah nya pendapatan petani. Tujuan penelitian ini untuk (1) Mendeskripsikan praktik budidaya padi ladang berpindah di Desa Long Bang (2) Menganalisis pendapatan usahatani padi ladang dengean sistem berpindah di Desa Long Bang. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini purposive sampling (sengaja) dan Cara pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Simple Random Sampling (acak sederhana) yaitu pengambilan sampel secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada, metode analisis data yang digunakan adalah deskripsi dan analisis pendapatan untuk mengetahui bagaimana sistem usahatani yang dijalan kan disana Praktik budidaya padi ladang dengan sistem berpindah di Desa Long Bang Kecamatan Peso Hilir masih menggunakan alat dan Teknik budidaya yang tradisional serta tidak sesuai dengan anjuran yang ditetapkan mulai dari Persiapan Benih (Uwin benie’) dengan menggunakan varietas benih lokal seperti: padi Lawat, padi Jata, padi punan, Persiapan Lahan, Penanaman (Nugan) dengan menggunakan sistem tugal atau tanpa olah tanah, Perawatan (Mabau) dan panen (Majau) yang dilakukan dengan pesta panen sebagai wujud rasa syukur yang disertai dengan ibadah doa kepada Tuhan. Rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp. 302.877 dengan hasil produksi padi yang di jual sebanyak 322.307 kg/ha. Penerimaan yang diperoleh petani padi sebesar Rp 1.880.016/ha dan rata-rata pendapatan yang diperoleh petani ladang di Desa Long Bang sebesar Rp.1.577.129/ha untuk satu kali proses produksi atau musim tanam.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KULTIVAR PADI LADANG (Oriza sativa L) DI KECAMATAN MALINAU SELATAN KABUPATEN MALINAU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kegiatan budidaya padi ladang di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau yang dilakukan oleh petani menghasilkan produksi yang fluktuatif dan menghadapi permasalahan yang terkait dengan faktor-faktor produksi, seperti luas lahan, modal, tenaga kerja dan benih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karakteristik petani yang ada di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi padi ladang di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau. Metode penentuan responden dilakukan secara purposive sampling dengan 81 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji istrumen, asumsi kelasik statistik deskriptif dan analisis regresi linier bergana dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukan karakteristik petani di Kecamatan Malinau masih dalam usia produktif, petani mempunyai pendidikan yang rendah, jumlah tangungan rumah tanga rata-rata satu sampai lima (1-5) orang, rata-rata pengalaman bertani petani antara satu sampai sepuluh (1-10) dan sebelas sampai duapuluh (11-20) tahun. Faktor produksi yang berpengaruhi secara signifikan terhadap jumlah produksi padi ladang di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau adalah luas lahan, tenaga kerja dan benih. Dengan persamaan regresi Y = 22,148 + 0,220 (X₁) + 0,179 (X₂) + 0,402 (X₃) + 0,237 (X₄). Besar koefisien determinasinya adalah 35%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Respon Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Lada (Piper nigrum L.) Hasil Stek Terhadap Pemberian Zpt Alami Ekstrak Bawang Merah

2021•

Tanaman Lada (Piper nigrum, L.) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang berperan penting dalam perekonomian nasional, salah satu peran penting tersebut yaitu penyumbang devisa bagi Negara, oleh karena itu perlu adanya peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar dan pendapatn pertani. Salah satu upaya yang dapat dilakukan memperbanyak tanaman lada dengan bantuan pemberian zpt alami ekstrak bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan maret 2021 hingga juli 2021, dilaksanakan lahan Penelitian Fakultas Pertanian, Universitas Borneo, Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yaitu bawang merah, dengan 4 perlakuan B0 (Perlakuan Bawang Merah 0%), B1(Perlakuan Bawang Merah 30%), B2(Perlakuan Bawang Merah 60%), dan B3(Perlakuan Bawang Merah 90%), dan 4 kelompok yaitu (K1, K2, K3,dan K4,). Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan Pemberian zpt alami ekstrak bawang merah tidak memberikan respon yang tidak berbeda nyata terhadap parameter persentse tanaman hidup, Panjang tunas, jumlah tunas, jumlah daun, Panjang akar, dan jumlah akar stek tanaman lada. Pemberian zpt alami ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 60% memberikan hasil yang lebih baik di bandingkan dengan konsentrasi 0%, 30%, dan 90% terhadap parameter tanaman hidup, Panjang tunas, jumlah tunas, jumlah daun, Panjang akar, dan jumlah akar stek tanaman lada

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUKSI LADA (PIPER NIGRUM LINN) (STUDI KASUS : DESA GUNUNG SERIANG KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN)

2020•

Pengembangan produksi lada mengalami penurunan dan menyebabkan pendapatan petani menjadi berkurang, sehingga peningkatan produksi menjadi kurang maksimal. Penelitian strategi pengembangan produksi lada (piper nigrum linn) bertujuan untuk (1) mengetahui faktor internal dalam strategi pengembangan produksi komoditi lada di Desa Gunung Seriang, (2) mengetahui faktor eksternal dalam strategi pengembangan produksi komoditi lada di Desa Gunung Seriang, (3) merumuskan strategi pengembangan produksi komoditi lada di Desa Gunung Seriang. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 10 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal meliputi: kekuatannya; ketersediaan lahan yang luas, letak wilayah strategis, sumber daya manusia yang banyak, dan adanya kelompok tani sebagai wadah pemersatu petani, sedangkan kelemahannya meliputi: modal yang kurang, penanganan hama dan penyakit yang kurang, teknologi yang masih tradisional, dan akses jalan yang kurang memadai/tidak kondusif. Faktor eksternal meliputi: peluang berupa adanya dukungan pemerintah, potensi sumberdaya, adanya BUMDes, sedangkan ancamannya meliputi: harga hasil produk ditentukan tengkulak, petani beralih menanam komoditi lain dan tidak adanya penyuluhan. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi berada di kuadaran II yang berarti keadaan petani Desa Gunung Seriang mendukung strategi S-T dengan meningkatkan/memaksimalkan kualitas dan kuantitas hasil produksi yang lebih baik dengan memanfaatkan luas lahan serta memperbaiki produksi dan meningkatkan kualitas kerja dengan dukungan SDM yang banyak serta wilayah yang strategis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail