Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: zpt
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Respon Pertumbuhan Setek Melati Putih (Jasminum sambac) melalui Aplikasi ZPT Alami Lidah Buaya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RESPON PERTUMBUHAN SETEK MELATI PUTIH (Jasminum sambac) MELALUI APLIKASI ZPT ALAMI LIDAH BUAYA Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) alami dari material lidah buaya terhadap pertumbuhan setek melati putih (Jasminum sambac) serta menentukan dosis terbaik yang mendukung perkembangan vegetatif tanaman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan empat taraf perlakuan, yaitu F1 (100 g), F2 (200 g), F3 (300 g), dan F4 (400 g) lidah buaya. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 16 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, dan panjang akar pada umur 2, 4, 6, dan 8 minggu setelah tanam (MST). Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, kemudian dilanjutkan dengan analisis ragam (ANOVA) dan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian material lidah buaya berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan setek melati putih. Perlakuan F3 (300 g) merupakan perlakuan terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 15,13 cm, jumlah akar 10 helai, panjang akar 4,03 cm, dan jumlah daun 10 helai pada umur 8 MST. Hal ini menunjukkan bahwa dosis 300 g mampu memberikan keseimbangan hormon pertumbuhan alami yang optimal bagi tanaman. Dengan demikian, material lidah buaya dapat direkomendasikan sebagai ZPT alami yang efektif, mudah diperoleh, ramah lingkungan, serta berpotensi meningkatkan keberhasilan perbanyakan setek melati putih.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji pemberian ZPT serta lama perendaman terhadap pertumbuhan dan pembungaan stek krisan (Chrysanthimum indicum L.)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produksi krisan di Kalimantan Utara khususnya di Kota Tarakan masih terbilang minim sehingga perlu dilakukan peningkatan produksi. Salah satu caranya adalah penggunaan kombinasi antara ZPT dan lama perendaman. Adapun tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh ZPT terhadap respon pertumbuhan dan pembungaan stek krisan, pengaruh lama perendaman terhadap respon pertumbuhan dan pembungaan stek krisan dan interaksi ZPT dan lama perendaman terhadap respon pertumbuhan dan pembungaan stek tanaman krisan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Agustus 2023 di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu Faktor 1 : Rootone-f dengan 4 taraf yaitu R0 = Kontrol, R1 = 0,1 ml/liter, R2 = 0,2 ml/liter, R3 = 0,3 ml/liter dan Faktor 2 : Lama Perendaman dengan 4 taraf yaitu P1 : 10 Menit, P2 : 20 Menit, P3 : 30 Menit, P4 : 40 Menit, setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 satuan percobaan. Berdasarkan dari hasil analisis, tanaman yang paling tinggi dijumpai pada perlakuan R3P4 dengan tinggi 51,33 cm. jumlah daun yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R2P2, yaitu ±53 helai. Jumlah anakan yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R0P1, yaitu 6 anakan. Jumlah akar yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R3P4, yaitu ±36. Akar yang paling panjang dijumpai pada perlakuan R3P4, yaitu 14,66 cm. Jumlah cabang yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R0P2, yaitu ±6 cabang. Jumlah cabang yang mengeluarkan bunga yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R1P3, yaitu ±2 cabang. Jumlah bunga pada batang utama yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R3P1, yaitu ±6 bunga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Respon Pemberian ZPT Root Up dan Panjang Stek Terhadap Pertumbuhan dan Pembungaan Tanaman Melati Mini (Jasminum officinale)

2023•

Melati mini (Jasminum officinale) merupakan salah satu tumbuhan yang banyak ditanam oleh masyarakat sebagai tanaman hias. Tanaman melati mini dapat diperbanyak baik secara vegetatif maupun generatif. Salah satu kendala yang menyebabkan kegagalan dalam perbanyakan vegetatif dengan cara stek adalah rendahnya kemampuan stek untuk berakar, sehingga diperlukan perlakuan khusus yaitu dengan pemberian zat pengatur tumbuh dan penggunaan sumber bahan stek. Adapun Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pemberian ZPT Root Up terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman melati mini (J. officinale). Untuk mengetahui pengaruh panjang stek terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman melati mini (J. officinale). Untuk mengetahui pengaruh interaksi ZPT Root Up dan panjang stek terhadap pertumbuhan dan pembungaan melati mini (J. officinale). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Maret 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor yang pertama yaitu pemberian ZPT yang terdiri dari 4 taraf : Z0: Kontrol, Z1 : 3 mg/10 cc air, Z2: 5 mg/10 cc air, Z3: 7 mg/10 cc air dan faktor kedua yaitu panjang stek yang terdiri dari 3 taraf : P1: 5 cm, P2: 10 cm, P3 : 15 cm. Dengan kombinasi perlakuan yang berbeda terdapat 12 perlakuan diulang 4 kali sehingga terdapat 48 satuan percobaan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada pengaplikasi ZPT Root Up dengan dosis 7 mg/10 cc air memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, sedangkan pada perlakuan panjang stek menunjukkan dengan ukuran panjang stek 15 cm memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah cabang. Pada kombinasi perlakuan ZPT Root Up dan panjang stek perlakuan Z3P3 menunjukkan hasil yang terbaik pada tinggi tanaman dan panjang akar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji efektivitas pemberian ZPT root on-f dan panjang stek terhadap pertumbuhan tanaman puring koi (codiaeum variegatum)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman puring atau kroton (Codiaeum variegatum) adalah tanaman hias pekarangan populer berbentuk perdu dengan bentuk dan warna daun yang sangat bervariasi. Salah satu usaha pembudidayaan tanaman hias yang menjadi perhatian adalah memperbanyak tanaman hias yaitu dengan cara stek pada tanaman. Permasalahan yang sering terjadi dalam melakukan stek yaitu kualitas bibit yang kurang baik dan teknik pengambilan bibit yang salah. Maka dari itu untuk memperoleh pertumbuhan pada tanaman puring koi dilakukan dengan pemberian ZPT Root On-F. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan kombinasi perlakuan yang berbeda. Terdapat 12 perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu ZPT Root On-F terdiri dari 3 taraf yaitu Z1 = 300mg, Z2 = 200mg, Z3 = 100mg dan faktor kedua yaitu panjang stek terdiri dari 3 taraf P1 = 11cm, P2 = 8cm, P3 = 5cm. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan panjang akar, kemudian hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji jarak berganda DMRT taraf 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang telah diberikan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman puring koi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Respon Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Lada (Piper nigrum L.) Hasil Stek Terhadap Pemberian Zpt Alami Ekstrak Bawang Merah

2021•

Tanaman Lada (Piper nigrum, L.) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang berperan penting dalam perekonomian nasional, salah satu peran penting tersebut yaitu penyumbang devisa bagi Negara, oleh karena itu perlu adanya peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar dan pendapatn pertani. Salah satu upaya yang dapat dilakukan memperbanyak tanaman lada dengan bantuan pemberian zpt alami ekstrak bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan maret 2021 hingga juli 2021, dilaksanakan lahan Penelitian Fakultas Pertanian, Universitas Borneo, Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yaitu bawang merah, dengan 4 perlakuan B0 (Perlakuan Bawang Merah 0%), B1(Perlakuan Bawang Merah 30%), B2(Perlakuan Bawang Merah 60%), dan B3(Perlakuan Bawang Merah 90%), dan 4 kelompok yaitu (K1, K2, K3,dan K4,). Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan Pemberian zpt alami ekstrak bawang merah tidak memberikan respon yang tidak berbeda nyata terhadap parameter persentse tanaman hidup, Panjang tunas, jumlah tunas, jumlah daun, Panjang akar, dan jumlah akar stek tanaman lada. Pemberian zpt alami ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 60% memberikan hasil yang lebih baik di bandingkan dengan konsentrasi 0%, 30%, dan 90% terhadap parameter tanaman hidup, Panjang tunas, jumlah tunas, jumlah daun, Panjang akar, dan jumlah akar stek tanaman lada

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI KONSENTRASI ZPT MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) DAN MEDIA TANAM SEKAM PADI TERHADAP STEK TANAMAN KRISAN (Chrysanthemum indicum L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Krisan atau biasa disebut bunga seruni memiliki nama latin Chrysanthemum indicum L. merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan juga salah satu tanaman hias yang populer di Indonesia. Namun produksinya di Kalimantan utara khususnya di kota Tarakan masih terbilang minim sehingga perlu dilakukan peningkatkan produksi. Salah satu caranya adalah penggunaan kombinasi antara ZPT dan media tanam sekam padi. Adapun tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh konsentrasi ZPT terhadap stek tanaman krisan, media tanam sekam padi terhadap stek tanaman krisan dan interaksi antara konsentrasi ZPT dan media tanam sekam padi terhadap stek tanaman krisan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - Mei 2021 di pekarangan Simpang Amal Tarakan Timur, Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu faktor 1 media tanam dengan 4 taraf yaitu tanah (M0), tanah + sekam padi 250 g (M1), tanah + sekam padi 300 g (M2), tanah + sekam padi 350 g (M3) dan faktor 2 kosentrasi zat pengatur tumbuh dengan 4 taraf yaitu (Z0) tanpa ZPT, (Z1) MSG 1 g/2 cc air, (Z2) MSG 2 g/2 cc air, (Z3) MSG 3 g/2 cc air, setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 80 percobaan. Hasil dari penelitian ini yaitu perlakuan kosentrasi ZPT, media tanam sekam padi tidak berpengaruh nyata terhadap stek tanaman krisan. Selanjutnya hanya terdapat interaksi kombinasi antara konsentrasi ZPT dan media tanam sekam padi terhadap stek tanaman krisan untuk tinggi tanaman di usia 28, 35 dan 42 HST sedangkan untuk jumlah daun di usia 14, 21, 28, 35 dan 49 HST.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PUPUK DAUN GREEN TONIK DAN ZPT ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PUPUK DAUN GREEN-TONIK DAN ZPT ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Oleh sebab itu perlu suatu alternatif ke arah peningkatan dengan cara penggunaan ZPT Atonik dan pupuk daun Green Tonik. Hal ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh ZPT Atonik dan pupuk daun Green Tonik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Dilaksanakan dilahan petani kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian dengan 2 faktor yaitu faktor petama ZPT Atonik notasi (K) memiliki 3 taraf dan faktor ke dua pupuk daun Green Tonik notasi (G) memiliki 4 taraf serta 3 kali ulangan maka didapatkan 12 kombinasi perlakuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah RAK dengan pola faktorial, data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan diuji lanjut apabila berbeda nyata mengunakan Duncan’s Multiple range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ZPT Atonik tidak memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan dan berpengaruh nyata pada parameter jumlah buah serta perlakuan pupuk daun Green Tonik tidak berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan dan berpengaruh nyata pada parameter berat buah pada perlakuan G1 dengan nilai terbaik 349.07 serta ZPT Atonik dan pupuk daun Green Tonik menujukan adanya interaksi nyata pada parameter berat buah perlakuan K3G2 (4 ml ZPT Atonik/1 liter air + 2 ml Green Tonik/1 liter air) dengan nilai terbaik 379.24. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan ZPT Atonik K3 (4 ml ZPT Atonik/ 1 liter air) mampu membantu proses pertumbuhan tanaman tomat serta perlakuan pupuk daun Green Tonik G1 (1 ml Green Tonik/1 liter air) mampu membantu kebutuhan unsur hara produksi tanaman tomat. Hal ini diduga interaksi perlakuan terbaik dihasilkan pada perlakuan K3G2 (4 ml ZPT Atonik/1 liter air + 2 ml Green Tonik/1 liter air). Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengkombinasian antara ZPT Atonik dan pupuk daun Green Tonik dengan menambahkan konsentrasi ZPT Atonik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail