Abstrak
Usahatani padi ladang di wilayah ini merupakan bagian dari tradisi dan warisan budaya masyarakat, terutama Suku Dayak Kayan, yang dilakukan secara turun-temurun dengan sistem pertanian tradisional berbasis gotong royong. Disisi lain, petani di Desa ini memiliki modal sosial yang kuat berupa kepercayaan, norma, jaringan, partisipasi dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan : (1) Mendeskripsikan modal sosial petani padi ladang di Desa Mara Satu (2) Mengetahui hubungan modal sosial dengan keberlanjutan usahatani padi ladang di Desa Mara Satu. Jumlah responden 30 orang petani padi ladang, dengan menggunakan analisis data deskriptif dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial petani tergolong baik, dengan dominasi pada aspek kepercayaan dan gotong royong. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara modal sosial dan keberlanjutan usahatani padi ladang. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kuat modal sosial petani, maka semakin besar peluang usahatani padi ladang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.