ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ECM Santi Kartini, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembayaran non tunai yang meliputi nilai transaksi kartu ATM/debit, kartu kredit, dan e-money, serta jumlah uang beredar (M2) terhadap inflasi di Indonesia periode Januari 2020 hingga Desember 2025. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) dengan data runtun waktu bulanan sebanyak 72 observasi. Hasil uji stasioneritas menunjukkan seluruh variabel terintegrasi pada ordo I(1), dan uji kointegrasi Johansen mengonfirmasi adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antar variabel. Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa kartu ATM/debit berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 0,9506 p=0,0011), e-money berpengaruh positif dan signifikan (koefisien 0,7698 p=0,0320), serta jumlah uang beredar M2 berpengaruh negatif dan signifikan (koefisien −3,6074 p=0,0204). Kartu kredit tidak berpengaruh signifikan dalam jangka panjang (p=0,3268). Dalam jangka pendek, hanya kartu ATM/debit yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 1,1438 p=0,0222), sedangkan kartu kredit, e-money, dan M2 tidak signifikan. Koefisien ECT(−1) sebesar −0,9926 yang signifikan mengindikasikan kecepatan penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang sebesar 99,26% per bulan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Permasalahan genangan pada kawasan perkotaan dipengaruhi oleh tingginya intensitas hujan dan keterbatasan kapasitas saluran drainase dalam menampung debit limpasan. Selain itu, perkembangan wilayah perkotaan menyebabkan berkurangnya daerah resapan air yang berdampak pada peningkatan limpasan permukaan sehingga berpotensi menimbulkan banjir dan genangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas curah hujan maksimum terhadap kemampuan sistem drainase perkotaan di Jalan P. Sumatera, Kota Tarakan menggunakan metode hidrologi dan simulasi Storm Water Management Model (SWMM). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data curah hujan harian maksimum Kota Tarakan periode 2015–2024 serta data primer berupa dimensi saluran drainase eksisting pada lokasi penelitian. Analisis hidrologi dilakukan melalui distribusi frekuensi, uji kesesuaian distribusi, dan perhitungan intensitas hujan menggunakan metode Mononobe untuk memperoleh curah hujan rencana. Selanjutnya, simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak EPA SWMM pada kala ulang 10, 25, 50, dan 100 tahun guna mengevaluasi kapasitas saluran drainase dalam menampung debit limpasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas curah hujan meningkat seiring bertambahnya kala ulang, yaitu sebesar 55,8196 mm/jam (T10), 59,3242 mm/jam (T25), 61,3317 mm/jam (T50), dan 62,9596 mm/jam (T100). Simulasi SWMM mengidentifikasi titik kritis pada junction tertentu, terutama JUN5 dengan debit maksimum sebesar 5,970 m³/detik pada kala ulang 100 tahun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa saluran eksisting belum mampu menampung debit puncak secara optimal, sehingga diperlukan perencanaan saluran baru berbentuk trapesium dengan tinggi 2 meter dan lebar dasar 2,28 meter untuk mengurangi risiko genangan dan banjir di wilayah penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perubahan tata guna lahan di DAS Rawasari Kota Tarakan berpengaruh terhadap peningkatan limpasan permukaan dan potensi banjir. Perkembangan kawasan permukiman yang semakin pesat menyebabkan berkurangnya daerah resapan air sehingga meningkatkan debit aliran permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap debit banjir pada DAS Rawasari Kota Tarakan serta mengetahui besarnya perubahan debit banjir akibat perubahan lahan yang terjadi selama periode penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui analisis hidrologi dan sistem informasi geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi data curah hujan maksimum tahun 2015-2024 dan data tutupan lahan tahun 2016, 2019, 2020, 2024, dan 2026. Analisis debit banjir dilakukan menggunakan Metode Rasional dengan mempertimbangkan koefisien aliran, intensitas hujan, dan luas DAS. Hasil penelitian menunjukkan adanya prubahan tata guna lahan yang signifikan. Luas permukiman meningkat dari 40,261 ha pada tahun 2016 menjadi 87,757 ha pada tahun 2026, sedangkan luas hutan menurun dari 128,994 ha menjadi 113,719 ha. Perubahan tersebut menyebabkan koefisien aliran (C) meningkat dari 0,30 menjadi 0,35 sehingga meningkatkan limpasan permukaan dan debit banjir. Pada kala ulang 10 tahun, debit banjir meningkat dari 213,16 m3/detik menjadi 223,37 m3/detik (4,73%). Pada kala ulang 25 tahun debit banjir meningkat dari 226,55 m3/detik menjadi 237,40 m3/detik, sedangkan pada kala ulang 50 tahun meningkat dari 234,16 m3/detik menjadi 245,43 m3/detik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas saluran drainase di Jalan P. Antasari, Kelurahan Gunung Lingkas, Kota Tarakan, menggunakan Software Storm Water Management Model (SWMM) 5.1. Data curah hujan maksimum Tahunan dari BMKG periode 2014–2023 dianalisis dengan distribusi Gumbel dan Log Pearson III untuk memperoleh debit banjir rancangan dengan periode ulang 10, 20, 50, dan 100 tahun. Hasil simulasi menunjukkan bahwa saluran eksisting tidak mampu menampung debit banjir pada periode ulang tertentu, sehingga terjadi luapan di beberapa titik junction (JUN1, JUN3, JUN6, JUN7, JUN9, dan JUN12). Oleh karena itu, dilakukan perencanaan dimensi saluran baru untuk meningkatkan kapasitas tampung dan mengurangi risiko banjir. Studi ini memberikan rekomendasi teknis bagi perbaikan sistem drainase yang efektif dan berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan instrumen pembayaran non-tunai, yaitu Kartu Debit/ATM, Kartu Kredit, dan E-Money, terhadap jumlah uang beredar di Indonesia yang terdiri atas dua komponen utama, yaitu uang kartal dan uang giral (M1). Latar belakang penelitian ini didasari oleh transformasi sistem pembayaran yang semakin digital akibat kemajuan teknologi dan kebijakan nasional non-tunai yang dicanangkan oleh Bank Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data time series tahunan selama periode 2014–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kartu Debit/ATM berpengaruh positif dan signifikan terhadap uang kartal dan uang giral secara parsial dan simultan. Kartu Kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap uang kartal, namun memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap uang giral, baik secara parsial maupun simultan. Sementara itu, E-Money tidak berpengaruh signifikan terhadap uang kartal secara parsial, tetapi menunjukkan pengaruh signifikan secara simultan. E Money juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap uang giral baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini memperlihatkan bahwa masing-masing instrumen pembayaran memiliki karakteristik berbeda dalam memengaruhi struktur uang beredar. Secara keseluruhan, transformasi sistem pembayaran non-tunai memberikan dampak yang berarti terhadap dinamika moneter di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi otoritas moneter untuk terus mendorong adopsi sistem pembayaran digital sebagai upaya memperkuat efektivitas kebijakan moneter dan meningkatkan efisiensi sistem keuangan nasional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) merupakan salah satu solusi pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan, terutama bagi daerah dengan keterbatasan akses listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi debit aliran terhadap performa PLTMH dengan menggunakan Turbin Archimedes Screw. Parameter utama yang diteliti meliputi daya hidrolis, daya generator, serta efisiensi sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan melakukan pengujian pada variasi debit aliran sebesar 0,0033 m³/s, 0,0042 m³/s, dan 0,0056 m³/s. Data yang dikumpulkan meliputi tegangan listrik, arus listrik, serta putaran turbin. Perhitungan daya hidrolis dilakukan dengan mempertimbangkan berat jenis air, percepatan gravitasi, dan tinggi jatuh air (head). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya hidrolis tertinggi diperoleh pada debit 0,0056 m³/s dengan nilai 43,81 Watt. Sementara itu, daya generator tertinggi tercatat sebesar 1,33 Watt pada debit yang sama. Efisiensi maksimum sistem tercatat pada debit 0,0033 m³/s dengan nilai 0,043%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun debit air yang lebih besar dapat menghasilkan daya yang lebih tinggi, efisiensi sistem menurun akibat peningkatan hambatan dan kehilangan energi pada mekanisme turbin. Hasil penelitian ini memberikan gambaran mengenai performa Turbin Archimedes Screw dalam skala mikrohidro serta dapat dijadikan referensi dalam pengembangan sistem energi terbarukan yang lebih efisien di masa depan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Banjir merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di wilayah perkotaan akibat meningkatnya alih fungsi lahan dan keterbatasan sistem drainase. Salah satu upaya yang dapat diterapkan untuk mengurangi genangan adalah dengan memanfaatkan teknologi sumur resapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sumur resapan dalam mengurangi debit banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Persamaian, Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data curah hujan harian maksimum periode 2019–2023, perhitungan intensitas hujan menggunakan distribusi probabilitas, penentuan debit banjir rencana dengan metode Rasional, serta analisis volume infiltrasi sumur resapan. Luas daerah penelitian yang dianalisis sebesar 0,55 hektar dengan koefisien pengaliran 0,90. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa debit banjir puncak tanpa sumur resapan pada kala ulang 5 tahun dengan intensitas hujan 181,54 mm/jam adalah sebesar 0,243 m³/detik. Setelah diterapkan 4 sumur resapan dengan total volume infiltrasi tertentu, debit banjir yang mengalir ke permukaan mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, sumur resapan terbukti mampu mereduksi volume limpasan permukaan dan berperan sebagai salah satu alternatif pengendalian banjir di kawasan perkotaan. Penerapan sumur resapan secara luas diharapkan dapat mendukung upaya konservasi air tanah, meningkatkan resapan, serta mengurangi risiko genangan yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat di sekitar DAS Persamaian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.Kelurahan Karang Harapan adalah kawasan yang selalu terendam banjir saat terjadinya hujan di Kota Tarakan terkhususnya Jalan Pamusian, Kelurahan Karang Harapan. Banjir di kawasan ini tidak hanya menimbulkan kerugian langsung secara meterial, namun juga menimbulkan kerugian tidak langsung yaitu terhambatnya aktivitas sehari-hari masyarakat dikawasan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Kapasitas saluran drainase yang mengakibatkan genangan banjir akibat tidak mampu mengalirkan debit aliran air hujan serta menganalisis sistem drainase. Penelitian dilakukan dengan menggunakan perhitungan rerata curah hujan yang diperoleh data dari BMKG Kota Tarakan. Perhitungan analisis debit hujan dengan menggunakan perhitungan distribusi Log Normal dan rumus manning untuk perhitungan kecepatan Aliran. Proses ini menggunakan perhitungan secara manual sesuai dengan metode rasional..Hasil penelitian perhitungan bedasarkan dari kondisi saluran drainase didapatkan debit banjir sisi kanan kala ulang 2 tahun sebesar : 0,988 m3/detik, 5 tahun sebesar : 1,123 m3/detik, dan 10 tahun sebesar : 1,201 m3/detik. Sedangkan untuk debit banjir sisi kiri kala ulang 2 tahun sebesar : 1,465 m3/detik, 5 tahun sebesar : 1,666 m3/detik, dan kala ulang 10 tahun sebesar : 1,681 m3/detik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tarakan mengalami banyak permasalahan lingkungan, salah satunya adalah bencana banjir ketika musim hujan melanda. Banjir terjadi karena berbagai macam faktor seperti curah hujan yang tinggi, kapasitas saluran yang kurang baik, kondisi topografi yang rendah, serta sedimentasi yang tinggi pada saluran drainase. Salah satu wilayah di kota Tarakan yang sering terkena bencana banjir adalah kelurahan Karang Anyar tepatnya di jalan Wijaya Kusuma. Genangan banjir yang terjadi ini sangat berdampak terhadap aktivitas sehari-hari, oleh karena itu dalam rangka mengatasi banjir yang terjadi maka perlu dilakukan suatu evaluasi saluran drainase. Dalam melakukan suatu evaluasi saluran drainase perlu dilakukan dua analisis yaitu, Analisis Hidrologi dan Analisis Hidrolika. Analisis Hidrologi dimaksudkan untuk mendapatkan debit rencana kala ulang tertentu pada daerah yang ditinjau berdasarkan data curah hujan yang besurmber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika setempat, sedangkan Analisis Hidrolika dimaksudkan untuk mendapatkan kapasitas saluran eksisting drainase dari data hasil pengukuran dimensi saluran secara langsung. Hasil Analisis Hidrologi pada saluran drainase di jalan Wijaya Kusuma didapatkan debit sebesar 0,6597 m3/detik untuk saluran sisi kanan dan sebesar 0,9155m3/detik untuk saluran sisi kiri. Kemudian untuk mempermudah Analisis Hidrolika pada saluran drainase di jalan Wijaya Kusuma dilakukan permodelan drainase menggunakan program aplikasi HEC-RAS 5.0.7 dan didapatkan hasil permodelan aplikasi HEC-RAS saluran drainase pada jalan Wijaya kusuma terjadi banjir di kedua saluran pada Sta 0+100 dan 0+200, dengan luas aliran 1,41 m2 dan 1,88 m2 pada sisi kanan, serta 1,91 m2 dan 2,44 m2 pada sisi kiri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pompa merupakan salah satu alat yang bisa kita katakan penting dalam kehidupan sehari-hari dalam hal pendistribusian cairan atau fluida. Pompa juga memiliki berbagai jenis dan bentuk yang berbeda beda. Adapun salah satu jenis dari pompa adalah pompa sentrifugal. Namun terdapat beberapa masalah yang sering dihadapi dari pompa sentrifugal yaitu performa pompa tersebut, sehingga mengakibatkan variasi aliran terhadap daya pompa dan daya hidrolis yang kurang efisien. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui untuk mengetahui pengaruh variasi debit aliran terhadap performa pompa sentrifugal. Selanjutnya, data hasil pengujian didapatkan dengan metode eksperimen. Metode yang dilakukan adalah pengujian dan pengamatan secara langsung dari pengaruh variasi debit aliran terhadap performa pompa. Berdasarkan data yang didapatkan nilai efisiensi pompa atau performa pompa sentrifugal yang tertinggi ialah pada debit aliran 0,000083 m3/s yaitu sebesar 8,26 %. Hal ini terjadi karna perbandingan dari daya hidrolis dan daya pompa lebih optimal daripada debit aliran lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan Penelitian ini ialah untuk memberikan bukti empiris pengaruh transaksi pembayaran non tunai kartu debit/ATM, kartu kredit dan e-money terhadap praktik korupsi dan perdagangan narkoba di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series dalam bentuk triwulan dari tahun 2013- 2022 hasil publikasi Bank Indonesia (BI), Indonesia Corruption Watch dan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah model koreksi kesalahan (Error Correction Model) pada aplikasi e-views 10. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial nilai transaksi kartu debit/ATM tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik korupsi di Indonesia dalam jangka panjang maupun jangka pendek dan secara parsial nilai transaksi kartu debit/ATM dalam jangka panjang berpengaruh signifikan dan dalam jangka pendek tidak berpengaruh signifikan terhadap perdagangan narkoba di Indonesia. Secara parsial dalam jangka panjang nilai transaksi kartu kredit berpengaruh signifikan terhadap praktik korupsi di Indonesia dan tidak berpengaruh signifikan dalam jangka pendek. Pada perdagangan narkoba di Indonesia, secara parsial nilai transaksi kartu kredit tidak berpengaruh signifikan dalam jangka panjang dan dalam jangka pendek tidak berpengaruh signifikan. Secara parsial nilai transaksi e-money dalam jangka panjang dan jangka pendek berpengaruh signifikan terhadap praktik korupsi di Indonesia dan secara parsial nilai transaksi e-money dalam jangka panjang dan jangka pendek berpengaruh signifikan terhadap perdagangan narkoba. Kemudian pada uji simultan, dalam jangka panjang nilai transaksi kartu debit/ATM, kartu kredit dan e-money secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap praktik korupsi dan perdagangan narkoba di Indonesia dan tidak berpengaruh signifikan dalam jangka pendek.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
.Menurut informasi bencana yang didapat dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan V, wilayah yang terdampak banjir tahun 2023 salah satunya Kecamatan Tarakan Barat, Kelurahan Karang Harapan. Penyebabnya adalah curah hujan dengan intensitas tinggi serta durasi yang cukup lama mengakibatkan meningkatnya aliran debit air sungai Rawasari dan Bengawan sehingga, volume air sungai meluap karena tidak mampu menampung debit air. Berdasarkan permasalahan tersebut debit air yang meningkat mempengaruhi tinggi muka air pada saluran pembawa Embung Rawasari Kota Tarakan. Pada penelitian ini dilakukan analisis hidrologi dan analisis hidraulika dimana, debit banjir kala ulang yang telah dianalisis akan dimodelkan dalam bentuk satu dimensi menggunakan software HEC-RAS untuk mengetahui tinggi muka air. Hasil penelitian ini diketahui debit banjir metode HSS Nakayasu untuk Q2 sebesar 15,348 m3/d, Q5 sebesar 17,612 m3/d, Q10 sebesar 18,647 m3/d, Q25 sebesar 19,615 m3/d, Q50 sebesar 20,164 m3/d, dan Q100 sebesar 20,602 m3/d sedangkan HSS Snyder untuk Q2 sebesar 16,250 m3/d, Q5 sebesar 18,652 m3/d, Q10 sebesar 19,749 m3/d, Q25 sebesar 20,776 m3/d, Q50 sebesar 21,358 m3/d, dan Q100 sebesar 21,823 m3/d. Hasil tinggi muka air maksimum berdasarkan analisis software HEC-RAS diperoleh elevasi dengan kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun berturut-turut, untuk metode HSS Nakayasu 20,05 m, 20,34 m, 20,48 m, 20,51 m, dan 20,54 m sedangkan HSS Snyder 20,10 m, 20,43 m, 20,50 m, 20,56 m, 20,60 m, dan 20,62 m.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Sungai adalah aliran terbuka dengan ukuran geometrik yang berganti seiring waktu, tergantung debit dan material sedimen yang diangkut. Sedimentasi merupakan kejadian pengendapan hatuan yang diangkut oleh air dan angin. Akibat dari sistem sedimentasi ini menyebabkan pendangkalan pada Sungai Pamusian. Sungai Pamusian berada di depan Makam Keramat Kecamatan Kampung 6 Kelurahan Tarakan Timur Kota Tarakan memiliki panjang sekitar 3,57 km. Analisis sedimen total dilakukan untuk memperoleh nilai angkutan sedimen dan memperoleh metode yang dapat dijadikan tolak ukur untuk menentukan debit sedimen total pada Sungai Pamusian, dengan menggunakan Metode Yang, Metode Bagnold, dan Metode Shen & Hung. Dari hasil penelitian, debit sedimen total menggunakan Metode Yang sebesar 127,44 ton/tahun, Metode Bagnold sebesar 18,49 ton/tahun, dan Metode Shen&Hung sebesar 173,21 ton/tahun. Dari hasil rekapitulasi, nilai rata-rata debit sedimen total dengan nilai terbesar adalah Metode Shen dan Hung dengan nilai 173,21 ton/tahun. Sehingga Metode Shen dan Hung dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk metode angkutan sedimen lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penggunaan Alat Pembayaran Kartu Debit Dan Uang Elektronik (E-Money) Terhadap Perilaku Mahasiswa Di Universitas Borneo Tarakan Lailah Ayu Fadillah Dr. Pither Palungan,S.E.,M.Si Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh variabel kartu debit (ATM) dan uang elektronik (E-Money) terhadap perilaku atau persepsi mahasiswa di Universitas Borneo Tarakan. selanjutnya untuk mengetahui kendala dalam penelitian ini maka penelit menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif. Adapun sampel pada penelitian ini menggunakan rumus slovin dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified Random Sampling. Adapun data primer yang didapatkan melalui hasil kuesioner dalam bentuk google form dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 115 responden. Kuesioner yang dipakai jenis kuesioner tertutup. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan software microsoft excel. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu penggunaan kartu debit ATM berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa yang mengarah pada perspektif kemudahan penggunaan, kepraktisan, efesiensi juga keamanan. Serta penggunaan uang elektronik berpengaruh pada perilaku mahasiswa dari segi kemudahan penggunaan,transaksi dan pengisian ulang saldo, serta keamanan dalam penggunaan uang elektronik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh parsial maupun simultan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu, Pendapatan Masyarakat dan Inflasi Terhadap Konsumsi di Indonesia.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS). Penelitian ini dilakukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Data pada penelitian ini menggunakan data sekunder (time series) dari tahun 2010-2021 secara triwulanan. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan yaitu Error Correction Model. Dalam hasil penelitian ini menggunakan aplikasi E-Views 9 yang kemudian diperoleh hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel tingkat nilai transaksi kartu ATM debit dan inflasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi di Indonesia, sedangkan kartu kredit dan pendapatan masyarakat berpengaruh secara signifikan terhadap konsumsi di Indonesia. Berdasarkan uji F (simultan) bahwa variabel kartu ATM Debit, kartu kredit, pendapatan masyarakat dan inflasi memiliki pengaruh signifikan terhadap konsumsi di Indonesia. Selanjutnya, diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,624 atau sebesar 62,4%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hidrograf merupakan penyajian grafik antara salah satu unsur aliran dengan waktu dan hidrograf memiliki fungsi untuk memprediksi fluktiatif debit aliran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hidrograf muka air dan debit aliran di wilayah Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari 2021-Juni 2022 dan bertempat di Kota Tarakan yang terletak pada koordinat geografis 117o31'45"-117o38'12" Bujur Timur dan 3o14'30"-3o26'37" Lintang Utara. Pengambilan data dilakukan melalui metode survey dan pengukuran lapangan. Adapun data yang diperoleh adalah curah hujan, kecepatan aliran, luas penampang, dan debit aliran. Analisis setiap parameter yang diperoleh menggunakan persamaan yaitu pada curah hujan bulanan menggunakan curah hujan andalan 80% yang dihitung menggunakan metode weibull dan kemiringan sungai menggunakan persaamaan phytagoras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan dan debit aliran sangat fluktuatif. Berdasarkan kesimpulan pada penelitian ini selama periode 2012-2021 wilayah Kota Tarakan memiliki total curah hujan andalan sebesar 3686,40 mm/tahun. Hasil analisis untuk setiap kejadian hujan dan debit aliran menunjukkan terjadinya fluktuatif. Curah hujan harian mempengaruhi besar kecilnya debit aliran pada DAS Tarakan Timur, Tarakan Barat, Tarakan Tengah, dan Tarakan Utara. Berdasarkan grafik hidrograf menunjukkan bahwa debit aliran rata-rata tertinggi di DAS Tarakan Utara dengan nilai sebesar 4,01 m3/dt sedangkan debit aliran terendah di DAS Tarakan Timur dengan nilai sebesar 0,23 m3/dt.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fluids are all kinds of substances that can flow and adjust their shape according to the container they occupy, such as liquids, in moving liquids they cannot be separated from the piping system. Where the pipe is a means of fluid distribution tools that are widely applied to households and industries from shelters to places of use that require piping installations with various diameter sizes and each pipe installation has a flow loss. This study uses experimental methods and data collection analysis by measuring headloss and pressure differences between U and digital manometers on ½, ¾, and 1 inch pipes with variations in flow rate of 5, 10, 15 lpm. This shows that the smaller the pipe diameter, the greater the flow loss and pressure difference. This can be seen from the value of the flow loss that occurs in the ½ inch pipe is 6.314x10-2 m while the value of the pressure difference is 321 Pa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The West Tarakan District area is one of the most influential areas and is the center of the city of Tarakan. One of the downtown areas that is very prone to flooding is around Jalan Cendrawasih, West Tarakan District which is the most populous and most populous sub-district and is the center of the economy in Tarakan City. The study was conducted to determine the capacity of the drainage channel which resulted in flood inundation due to not being able to drain the flow of rainwater and to analyze the drainage system. The study was carried out using the calculation of rainfall data obtained from the BMKG of Tarakan City through the ogimet.com website, using manual calculations according to the rational method for calculating rain discharge and the manning formula for calculating flow velocity then the calculation results were inputted in the HEC-RAS 5.0.7 program. The results of the calculation study are based on the condition of the existing channel, the capacity of the existing channel capacity in the Cendrawasih area for the existing channel discharge on the right side channel of Qs = 0.356 m3/s, the left side channel of Qs = 0.373 m3/s. The results of the discharge of the existing channel show that with a return period of 10 years, it can be seen that the capacity of the two existing channels is not able to accommodate the planned flood discharge so that there is a flood in the area.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem saluran drainase pada daerah sekitar Batalyon Infanteri 613 Raja Alam Kota Tarakan merupakan saluran gabungan air limbah domestik dan air permukaan tanah. Daerah berkembang seperti area 613 dan perumahan disekitarnya perlu dilakukan penanganan yang baik terutama dalam penanganan drainase agar tidak mudah terjadi peluapan atau banjir didaerah tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui kapasitas drainase pada daerah sekitar Batalyon Infanteri 613 Raja Alam Kota Tarakan dengan menggunakan perhitungan curah hujan harian maksimum dan perhitungan analisis frekuensi curah hujan menggunakan metode Log Person III. Berdasarkan hasil dari perhitungan didapat nilai debit puncak pada daerah yang ditinjau sebesar 12.82 m3/detik. Pada stasiun 1 dan 8 memiliki lebar bawah (B) = 0.4 m dan tinggi (h) = 0.7 m, dan pada stasiun 2 hingga 7 memiliki lebar bawah (B) = 1.8 m dan tinggi (h) = 0.7 m. Sehingga perlu dilakukan perhitungan redesain saluran agar mampu mengatasi debit puncak yang ada. Pada akhirnya, di peroleh perhitungan saluran eksisting untuk mencegah terjadinya luapan dengan dimensi saluran lebar bawah (B) = 2.5 m, dan tinggi (h) = 1.7 m. Selain itu dilakukan juga penambahan saluran baru sepanjang 50 m dengan dimensi saluran lebar bawah (B) = 2.5 m, dan tinggi (h) = 1.7 m.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
.STUDI NORMALISASI SUNGAI LAPRI UNTUK PENGENDALIAN BAJIR Abstrak Desa Lapri terletak di Kabupaten Nunukan Sebatik Utara, dimana ketika musim hujan, sering terjadinya banjir/peluapan air yang di akibatkan sungai di Desa Lapri sudah tidak dapat menampung besarnya debit air sehingga terjadinya banjir. Penyebab terjadinya banjir di derah Aliran Sungai Lapri diakibatkan beberapa titik aliran Sungai Lapri terjadinya sedimentasi, longsor, dan penyumbatan aliran drainase. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit banjir eksisting Sungai Lapri dan dimensi saluran eksisting Sungai Lapri yang dapat mengalirkan debit banjir. Dari hasil analisis perhitungan diperoleh debit banjir rencana metode Nakayasu, dengan periode ulang 100 tahun (Q100) sebesar 86.947 m3/detik. Berdasarkan hasil analisis perhitungan, maka diperoleh debit banjir exsisting Sungai Lapri, untuk masing-masing STA sebagai berikut, STA 10 = 87.742 m3/detik, STA 9 = 87.953 m3/detik, STA 8 = 88.192 m3/detik, STA 7 = 88.481 m3/detik, STA 6 = 87.912 m3/detik, STA 5 = 88.028 m3/detik, STA 4 = 87.532 m3/detik, STA 3 = 87.730 m3/detik, STA 2 = 88.233 m3/detik, STA 1 = 87.874 m3/detik dan STA 0 = 88.624 m3/detik. Dari hasil debit tersebut, diperoleh dimensi penampang saluran Sungai Lapri yang mampu mengalirkan debit banjir rencana, dengan tinggi bagunan (h) = 5.37 m, dengan tinggi jagaan (W) = 1.64 m, dan lebar bawah saluran (b) = 6.20 m. Kata kunci : Debit Banjir, Nakayasu, dan Sungai Dosen Pembimbing, Rosmaliah Handayani, S.T.,M.T NIDN 1108087901 LAPRI RIVER NOR A STUDY OF LAPRI RIVER NORMALIZATION FOR CONTROLLING OF FLOOD Abstract Lapri Village was located in North Sebatik Nunukan district. The flood often occurred there because Lapri river Village was unable to accommodate the amount of water discharge during the rainy season. The flood in the Lapri River Basin area was caused by sedimentation, landslides, and drainager blockage along Lapri River flow. This study aimed to determine the existing flood discharge and dimensions of existing Lapri River channel capable of draining the flood discharger. The result of analysis showed that planned flood discharger using the Nakayasu method with a return period of 100 years (Q100) was 86,947 m3/second. Thus, the existing flood discharger of Lapri River for each STA were found as follows : STA 10 was 87,742 m3/second, STA 9 was 87,953 m3/second, STA 8 was 88,192 m3/second, STA 7 was 88,481 m3/second, STA 6 was 87,912 m3/second, STA 5 was 88,028 m3/second, STA 4 was 87,532 m3/second, STA 3 was 87,730 m3/second, STA 2 was 88,233 m3/second, STA 1 was 87,874 m3/second and STA 0 was 88,624 m3/second. Based on the discharger results, Lapri River channel’s cross-sectional dimensions were capabe of draining flood discharger with 5,37 m building height, 1,64 m guard height, and 6,20 m channel of bottom width. Keywords: Flood Discharge, Nakayasu, and River MALIZATION STUDY FOR FLOOD CONTROL Abstract Lapri Village is located in Nunukan Sebatik Utara Regency, where during the rainy season, frequent flooding / overflow of water caused by the river in Lapri Village cannot accommodate the amount of water discharge resulting in flooding. The cause of flooding in the area of the Lapri River was due to several flow points of the Lapri River, sedimentation, landslides, and blockage of drainage flow. This study aims to determine the existing flood discharge of the Lapri River and the dimensions of the existing Lapri River channel that can drain the flood discharge. From the analysis of the calculation of flood discharge plan Nakayasu method, with a 100-year return period (Q100)of 86 947 m3/ sec. Based on the analysis of calculation, the obtained debit flood exsisting River Lapri, for each STA as follows, STA 10 = 87 742 m3/ sec, STA 9 = 87 953 m3/ sec, STA 8 = 88 192 m3/ sec, STA 7 = 88 481 m3/ sec, STA 6 = 87 912 m3/ sec, STA 5 = 88 028 m3/ sec, STA 4 = 87 532 m3/ sec, STA 3 = 87 730 m3/ sec, STA 2 = 88 233 m3/ second, STA 1 = 87 874 m3/ sec and STA 0 = 88 624 m3/ sec. From the results of the discharge, it is obtained that the cross-sectional dimensions of the Lapri River channel are able to flow the planned flood discharge, with building height (h) = 15.37 m, with guard height (W) = 1.64 m, and channel bottom width (b) = 6.20 m.