Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

55 hasil
Penulis: ANITA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ETNOMATEMATIKA PADA KEBUDAYAAN DAYAK LUNDAYEH

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, prinsip, dan prosedur matematika yang terkandung dalam kebudayaan anyaman Dayak Lundayeh serta mengungkap pandangan guru dan siswa terhadap etnomatematika tersebut sebagai konteks pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan etnografi yang dilaksanakan di Desa Wisata Pulau Sapi dan SMKN 1 Malinau, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Subjek penelitian terdiri atas tokoh adat Dayak Lundayeh, pengrajin anyaman, guru matematika, dan siswa kelas XI SMKN 1 Malinau. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan tahapan pengorganisasian data, pembacaan keseluruhan data, pengkodean, penentuan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Anyaman Dayak Lundayeh memuat berbagai konsep matematika, meliputi konsep geometri (kerucut pada rong basung, balok pada bakang, dan poligon heksagon pada motif anyaman), pola berulang, simetri (simetri lipat dan simetri putar), translasi, serta pengukuran (panjang, diameter, dan ketebalan bahan). (2) Prinsip matematika yang ditemukan meliputi prinsip geometri (hubungan antara unsur-unsur bangun ruang), prinsip pola (pengulangan motif secara teratur dan konsisten), prinsip simetri (keseimbangan bentuk dan keteraturan motif), dan prinsip pengukuran (penggunaan ukuran yang seragam dalam proses pembuatan anyaman). (3) Prosedur matematis tampak pada tahapan sistematis pembuatan rong basung dan bakang, mulai dari penentuan ukuran, pengukuran bahan, pembentukan rangka bangun ruang, hingga penyusunan pola anyaman. (4) Guru dan siswa memiliki pandangan positif terhadap penerapan etnomatematika anyaman Dayak Lundayeh dalam pembelajaran matematika; mereka menilai bahwa integrasi budaya lokal menjadikan pembelajaran lebih menarik, kontekstual, dan memudahkan pemahaman konsep, khususnya pada materi geometri, transformasi geometri, pola, dan pengukuran. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebudayaan anyaman Dayak Lundayeh mengandung unsur etnomatematika yang kaya dan berpotensi besar untuk dijadikan media serta sumber belajar matematika berbasis kearifan lokal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ETNOMATEMATIKA PADA KEBUDAYAAN DAYAK LUNDAYEH

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, prinsip, dan prosedur matematika yang terkandung dalam kebudayaan anyaman Dayak Lundayeh serta mengungkap pandangan guru dan siswa terhadap etnomatematika tersebut sebagai konteks pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan etnografi yang dilaksanakan di Desa Wisata Pulau Sapi dan SMKN 1 Malinau, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Subjek penelitian terdiri atas tokoh adat Dayak Lundayeh, pengrajin anyaman, guru matematika, dan siswa kelas XI SMKN 1 Malinau. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan tahapan pengorganisasian data, pembacaan keseluruhan data, pengkodean, penentuan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Anyaman Dayak Lundayeh memuat berbagai konsep matematika, meliputi konsep geometri (kerucut pada rong basung, balok pada bakang, dan poligon heksagon pada motif anyaman), pola berulang, simetri (simetri lipat dan simetri putar), translasi, serta pengukuran (panjang, diameter, dan ketebalan bahan). (2) Prinsip matematika yang ditemukan meliputi prinsip geometri (hubungan antara unsur-unsur bangun ruang), prinsip pola (pengulangan motif secara teratur dan konsisten), prinsip simetri (keseimbangan bentuk dan keteraturan motif), dan prinsip pengukuran (penggunaan ukuran yang seragam dalam proses pembuatan anyaman). (3) Prosedur matematis tampak pada tahapan sistematis pembuatan rong basung dan bakang, mulai dari penentuan ukuran, pengukuran bahan, pembentukan rangka bangun ruang, hingga penyusunan pola anyaman. (4) Guru dan siswa memiliki pandangan positif terhadap penerapan etnomatematika anyaman Dayak Lundayeh dalam pembelajaran matematika; mereka menilai bahwa integrasi budaya lokal menjadikan pembelajaran lebih menarik, kontekstual, dan memudahkan pemahaman konsep, khususnya pada materi geometri, transformasi geometri, pola, dan pengukuran. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebudayaan anyaman Dayak Lundayeh mengandung unsur etnomatematika yang kaya dan berpotensi besar untuk dijadikan media serta sumber belajar matematika berbasis kearifan lokal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Bibliometrik Dalam Memetakan Tren Penelitian Pada Literatur Green Marketing dan Sustainable Marketing Terindeks Scopus 2015-2025

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan, topik dominan, pola kolaborasi, produktivitas negara, dampak penelitian, serta arah penelitian masa depan dalam bidang Green Marketing dan Sustainable Marketing periode 2015-2025 melalui analisis bibliometrik. Studi ini menganalisis 898 dokumen ilmiah terindeks Scopus menggunakan software Bibliometrix (R Studio) dan antarmuka Biblioshiny. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan tahunan signifikan sebesar 20,37%. Topik dominan meliputi "Marketing" dan "Sustainability", dengan pergeseran terkini ke arah perilaku konsumen. China dan AS menjadi pusat kolaborasi global, dan China sebagai negara paling produktif. Dampak penelitian tertinggi ditemukan pada artikel periode 2016-2019 di jurnal bereputasi. Peta tematik mengidentifikasi "sustainable tourism" sebagai tema yang sedang berkembang. Namun, belum terbentuknya motor themes (tema penggerak) dalam peta tematik yang mengindikasikan perlunya integrasi lebih kuat antar tema untuk mendorong bidang penelitian ini ke fase perkembangan berikutnya. Temuan ini memberikan peta komprehensif perkembangan literatur serta rekomendasi untuk penelitian, kebijakan, dan praktik bisnis yang berkelanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Bibliometrik Dalam Memetakan Tren Penelitian Pada Literatur Green Marketing dan Sustainable Marketing Terindeks Scopus 2015-2025

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan, topik dominan, pola kolaborasi, produktivitas negara, dampak penelitian, serta arah penelitian masa depan dalam bidang Green Marketing dan Sustainable Marketing periode 2015-2025 melalui analisis bibliometrik. Studi ini menganalisis 898 dokumen ilmiah terindeks Scopus menggunakan software Bibliometrix (R Studio) dan antarmuka Biblioshiny. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan tahunan signifikan sebesar 20,37%. Topik dominan meliputi "Marketing" dan "Sustainability", dengan pergeseran terkini ke arah perilaku konsumen. China dan AS menjadi pusat kolaborasi global, dan China sebagai negara paling produktif. Dampak penelitian tertinggi ditemukan pada artikel periode 2016-2019 di jurnal bereputasi. Peta tematik mengidentifikasi "sustainable tourism" sebagai tema yang sedang berkembang. Namun, belum terbentuknya motor themes (tema penggerak) dalam peta tematik yang mengindikasikan perlunya integrasi lebih kuat antar tema untuk mendorong bidang penelitian ini ke fase perkembangan berikutnya. Temuan ini memberikan peta komprehensif perkembangan literatur serta rekomendasi untuk penelitian, kebijakan, dan praktik bisnis yang berkelanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DEVELOPING ISLAMIC TEACHING MATERIAL FOR ENGLISH SPEAKING ACTIVITIES AT SEVENTH GRADE OF SMP MUHAMMADIYAH 2 TARAKAN

2025•

This study aims to develop English teaching materials incorporating Islamic content, specifically designed for speaking activities in the seventh grade of SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. The research applied a development methodology adapted from the Branch’s ADDIE model, which includes the phases of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. However, this study focused only on the first three phases. Research instruments included interview guidelines, student need questionnaires, media validation forms, material validation forms, and student response questionnaires. Validation was conductes by media and material expert. The teaching material was tested with students through both smallscale and large-scale trials. The feasibility results showed: 1) media expert validation scored 85% (categorized as “Highly Feasible”), 2) material expert validation scored 86% (Highly Feasible”), and 3) student responses scored 84% (“Very Good”) in the small-scale trial and 87% (“Very Good”) in the large-scale trial. Therefore, the islamic content based english teaching material developed in this study is suitable as a learning model to support speaking skill among seventh grade students.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DEVELOPING ISLAMIC TEACHING MATERIAL FOR ENGLISH SPEAKING ACTIVITIES AT SEVENTH GRADE OF SMP MUHAMMADIYAH 2 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to develop English teaching materials incorporating Islamic content, specifically designed for speaking activities in the seventh grade of SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. The research applied a development methodology adapted from the Branch’s ADDIE model, which includes the phases of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. However, this study focused only on the first three phases. Research instruments included interview guidelines, student need questionnaires, media validation forms, material validation forms, and student response questionnaires. Validation was conductes by media and material expert. The teaching material was tested with students through both smallscale and large-scale trials. The feasibility results showed: 1) media expert validation scored 85% (categorized as “Highly Feasible”), 2) material expert validation scored 86% (Highly Feasible”), and 3) student responses scored 84% (“Very Good”) in the small-scale trial and 87% (“Very Good”) in the large-scale trial. Therefore, the islamic content based english teaching material developed in this study is suitable as a learning model to support speaking skill among seventh grade students.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI PERAN GURU TENTANG MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II-A SDN 017 TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran membaca permulaan pada siswa kelas II-A SDN 017 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan bahwa sebagian siswa mash mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, seperti membaca dengan mengeja, kesulitan membedakan huruf, hingga pelafalan yang tidak tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan utama yakni guru kelas dan tiga siswa kelas II-A. Fokus penelitian diarahkan pada empat peran utama guru, yaitu sebagai motivator, mediator, supervisor, dan evaluator dalam proses pembelajaran membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan keempat peran tersebut dengan efektif. Sebagai motivator, guru mendorong siswa dengan strategi dan media yang menarik. Sebagai mediator, guru menghubungkan siswa dengan materi pembelajaran melalui pendekatan visual dan kontekstual. Sebagai supervisor, guru memantau secara individual perkembangan membaca siswa dan memberikan umpan balik. Sedangkan sebagai evaluator, guru melakukan penilaian secara berkelanjutan guna mengetahui kemajuan dan hambatan yang dialami siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa, serta dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. This study aims to describe the role of teachers in teaching early reading to second-grade students at SDN 017 Tarakan. The background of this study is based on findings that some students still face difficulties in early reading, such as reading by sounding out words, difficulty distinguishing letters, and improper pronunciation. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation, with the primary informants being the class teacher and three second-grade students. The research focused on four leading roles of teachers: motivators, mediators, supervisors, and evaluators in learning to read. The study's results showed that teachers had carried out these four roles effectively. As motivators, teachers encouraged students with interesting strategies and media. As mediators, teachers connected students with learning materials through visual and contextual approaches. As supervisors, teachers monitored students' reading progress individually and provided feedback. Teachers conduct ongoing assessments as evaluators to identify students' progress and obstacles. This study's conclusion indicates that teachers' role is crucial in improving students' early reading skills and can serve as a foundation for designing more effective and responsive learning strategies tailored to students' needs.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI PERAN GURU TENTANG MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II-A SDN 017 TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran membaca permulaan pada siswa kelas II-A SDN 017 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan bahwa sebagian siswa mash mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, seperti membaca dengan mengeja, kesulitan membedakan huruf, hingga pelafalan yang tidak tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan utama yakni guru kelas dan tiga siswa kelas II-A. Fokus penelitian diarahkan pada empat peran utama guru, yaitu sebagai motivator, mediator, supervisor, dan evaluator dalam proses pembelajaran membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan keempat peran tersebut dengan efektif. Sebagai motivator, guru mendorong siswa dengan strategi dan media yang menarik. Sebagai mediator, guru menghubungkan siswa dengan materi pembelajaran melalui pendekatan visual dan kontekstual. Sebagai supervisor, guru memantau secara individual perkembangan membaca siswa dan memberikan umpan balik. Sedangkan sebagai evaluator, guru melakukan penilaian secara berkelanjutan guna mengetahui kemajuan dan hambatan yang dialami siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa, serta dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. This study aims to describe the role of teachers in teaching early reading to second-grade students at SDN 017 Tarakan. The background of this study is based on findings that some students still face difficulties in early reading, such as reading by sounding out words, difficulty distinguishing letters, and improper pronunciation. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation, with the primary informants being the class teacher and three second-grade students. The research focused on four leading roles of teachers: motivators, mediators, supervisors, and evaluators in learning to read. The study's results showed that teachers had carried out these four roles effectively. As motivators, teachers encouraged students with interesting strategies and media. As mediators, teachers connected students with learning materials through visual and contextual approaches. As supervisors, teachers monitored students' reading progress individually and provided feedback. Teachers conduct ongoing assessments as evaluators to identify students' progress and obstacles. This study's conclusion indicates that teachers' role is crucial in improving students' early reading skills and can serve as a foundation for designing more effective and responsive learning strategies tailored to students' needs.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX), KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MALINAU

2025•Koleksi Perpustakaan

Sumber daya manusia (SDM) memegang peran penting dalam mendorong suatu organisasi mencapai tujuannya. Pencapaian suatu organisasi sangat bergantung pada kinerja pegawai yang memainkan peranan penting dan dominan dalam setiap aktivitas organisasional. Dalam setiap perusahaan ataupun organisasi, berbagai upaya dilakukan agar tujuan organisasi dapat tercapai melalui peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Leader Member Exchange (LMX), karakteristik individu, dan lingkungan kerja terhadap kinerja Pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Penelitian yang dilakukan ini bersifat kuantitatif untuk meneliti pengaruh dari Leader Member Exchange (LMX), karakteristik individu, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai negeri sipil Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau yang berjumlah 3.190 orang. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan cara yang ilmiah serta metodis, yang mencakup langkah editing, coding, pemberian skor, dan tabulasi. Dalam penelitian ini, metode yang dipilih untuk menganalisis data adalah teknik regresi, dimana alat analisis SPSS menjadi pilihan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leader Member Exchange (LMX) dan karakter individu berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Leader Member Exchange, karakteristik individu, dan lingkungan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Masing-masing faktor ini memberikan kontribusi berbeda namun saling berinteraksi dalam menciptakan kinerja optimal di tempat kerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX), KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia (SDM) memegang peran penting dalam mendorong suatu organisasi mencapai tujuannya. Pencapaian suatu organisasi sangat bergantung pada kinerja pegawai yang memainkan peranan penting dan dominan dalam setiap aktivitas organisasional. Dalam setiap perusahaan ataupun organisasi, berbagai upaya dilakukan agar tujuan organisasi dapat tercapai melalui peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Leader Member Exchange (LMX), karakteristik individu, dan lingkungan kerja terhadap kinerja Pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Penelitian yang dilakukan ini bersifat kuantitatif untuk meneliti pengaruh dari Leader Member Exchange (LMX), karakteristik individu, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai negeri sipil Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau yang berjumlah 3.190 orang. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan cara yang ilmiah serta metodis, yang mencakup langkah editing, coding, pemberian skor, dan tabulasi. Dalam penelitian ini, metode yang dipilih untuk menganalisis data adalah teknik regresi, dimana alat analisis SPSS menjadi pilihan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leader Member Exchange (LMX) dan karakter individu berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Leader Member Exchange, karakteristik individu, dan lingkungan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Masing-masing faktor ini memberikan kontribusi berbeda namun saling berinteraksi dalam menciptakan kinerja optimal di tempat kerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA JALAN K.H.DEWANTARA MENGGUNAKAN METODE GREENSHIELD GREENBERG DAN UNDERWOOD

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jalan K.H. Dewantara Kota Tarakan termasuk dalam kelas jalan lokal dengan tipe 2/2 TT yang terletak di daerah pusat perbelanjaan perkotaan dan sekolah yang menyebabkan volume lalu lintas semakin besar sehingga mengakibatkan kinerja ruas jalan menjadi berkurang, hal ini disebabkan karena kepadatan lalu lintas yang terjadi khususnya disepanjang area sekolah. Dalam penelitian ini, dianalisa hubungan antara ketiga komponen utama arus lalu lintas yakni volume (V), kecepatan (S) dan kepadatan (D) dalam tiga metode yaitu Model Greenshield, Model Greenberg dan Model Underwood. Dari hasil penelitian dan analisa didapatkan kinerja pada ruas Jalan K.H. Dewantara adalah dengan volume lalu lintas tertinggi sebesar 897.9 smp/jam yang terjadi pada hari Rabu pukul 07:00 – 08:00 WITA, kecepatan lalu lintas terendah sebesar 23.45 km/jam yang terjadi pada hari Rabu pukul 13:00 – 14:00 WITA, kepadatan lalu lintas tertinggi sebesar 33.87 smp/km terjadi pada hari Senin pukul 16:00 – 17:00 WITA, derajat kejenuhan lalu lintas tertinggi sebesar 0.339 yang terjadi pada hari Rabu pukul 07:00 – 08:00 WITA. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan didapatkan hari dengan volume puncah yaitu hari Rabu dan model yang paling sesuai untuk ruas Jalan K.H. Dewantara adalah Model Greenshield dengan R2 = 0.4433, dan dengan persamaan S = 30.4323 – 0.1530 D, V = 30.4323 D – 0.1530 D2, V = 198.775 S – 6.5317 S2.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENEGAKAN HUKUM PERTAMBANGAN PASIR ILEGAL DI JEMBATAN KUNING MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 3TAHUN 2020

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

**Law Enforcement Against Illegal Sand Mining in Jembatan Kuning, Juata Laut Village, Based on Law Number 3 of 2020 Concerning Mining** **Abstract** Sand mining activities conducted in Jembatan Kuning, Juata Laut Village, Tarakan City, are illegal sand mining operations carried out without permits by several parties, resulting in environmental damage. This study aims to investigate the implementation of law enforcement against illegal sand mining and identify the obstacles in its enforcement. The study adopts an empirical normative legal approach, utilizing both primary and secondary data collected through interviews and observations. The findings indicate that: 1) law enforcement against illegal sand mining in Jembatan Kuning, Juata Laut Village, has not been optimal as relevant authorities have only recently received reports on illegal sand mining activities in the area. 2) Obstacles in law enforcement include three main factors: the police force, the community, and governmental bodies. Furthermore, lack of legal awareness among the public, economic factors, and insufficient public knowledge regarding the impacts of illegal sand mining pose additional challenges in the enforcement process. **Keywords: Illegal Sand Mining, Law Enforcement, Obstacles**

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENEGAKAN HUKUM PERTAMBANGAN ILEGAL DI JEMBATAN KUNING MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 3TAHUN 2020

2024•Koleksi Perpustakaan

**Law Enforcement Against Illegal Sand Mining in Jembatan Kuning, Juata Laut Village, Based on Law Number 3 of 2020 Concerning Mining** **Abstract** Sand mining activities conducted in Jembatan Kuning, Juata Laut Village, Tarakan City, are illegal sand mining operations carried out without permits by several parties, resulting in environmental damage. This study aims to investigate the implementation of law enforcement against illegal sand mining and identify the obstacles in its enforcement. The study adopts an empirical normative legal approach, utilizing both primary and secondary data collected through interviews and observations. The findings indicate that: 1) law enforcement against illegal sand mining in Jembatan Kuning, Juata Laut Village, has not been optimal as relevant authorities have only recently received reports on illegal sand mining activities in the area. 2) Obstacles in law enforcement include three main factors: the police force, the community, and governmental bodies. Furthermore, lack of legal awareness among the public, economic factors, and insufficient public knowledge regarding the impacts of illegal sand mining pose additional challenges in the enforcement process. **Keywords: Illegal Sand Mining, Law Enforcement, Obstacles**

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS VALUE FOR MONEY PADA DINAS KESEHATAN KOTA TARAKAN SAAT PANDEMI TAHUN 2020-2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Pada tahun 2020 terdapat keadaan force majeur berupa bencana penyebaran wabah Covid-19 berskala internasional yang tentunya berdampak sangat besar bagi instansi khususnya dalam bidang keuangannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur kinerja keuangan Dinas Kesehatan Kota Tarakan, agar dapat mengidentifikasi beberapa kegiatan yang tidak layak dan harus dipertimbangkan keberlanjutannya dan menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Menggunakan konsep Value for money dengan rasio ekonomis, efisiensi dan efektivitas. Hasil penelitian menggunakan rasio ekonomis dikategorikan sangat ekonomis dengan penghematan terhadap anggaran yang telah ditargetkan, rasio efisiensi dikategorikan kurang efisien dikarenakan Dinas Kesehatan Kota Tarakan masih kurang mampu melaksanakan kegiatan dengan realisasi anggaran yang minim, dan rasio efektivitas cukup efektif tetapi masih terdapat kegiatan yang tidak layak secara berturut di setiap tahun. Dinas Kesehatan Kota Tarakan telah menggunakan kepercayaan dan melakukan kontribusi yang diharapkan masyarakat dengan baik seperti hubungan antara instansi pemerintah dengan masyarakat yang merupakan gambaran dari teori stewardship.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS VALUE FOR MONEY PADA DINAS KESEHATAN KOTA TARAKAN SAAT PANDEMI TAHUN 2020-2022

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada tahun 2020 terdapat keadaan force majeur berupa bencana penyebaran wabah Covid-19 berskala internasional yang tentunya berdampak sangat besar bagi instansi khususnya dalam bidang keuangannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur kinerja keuangan Dinas Kesehatan Kota Tarakan, agar dapat mengidentifikasi beberapa kegiatan yang tidak layak dan harus dipertimbangkan keberlanjutannya dan menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Menggunakan konsep Value for money dengan rasio ekonomis, efisiensi dan efektivitas. Hasil penelitian menggunakan rasio ekonomis dikategorikan sangat ekonomis dengan penghematan terhadap anggaran yang telah ditargetkan, rasio efisiensi dikategorikan kurang efisien dikarenakan Dinas Kesehatan Kota Tarakan masih kurang mampu melaksanakan kegiatan dengan realisasi anggaran yang minim, dan rasio efektivitas cukup efektif tetapi masih terdapat kegiatan yang tidak layak secara berturut di setiap tahun. Dinas Kesehatan Kota Tarakan telah menggunakan kepercayaan dan melakukan kontribusi yang diharapkan masyarakat dengan baik seperti hubungan antara instansi pemerintah dengan masyarakat yang merupakan gambaran dari teori stewardship.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail