Abstrak
Jalan K.H. Dewantara Kota Tarakan termasuk dalam kelas jalan lokal dengan tipe 2/2 TT yang terletak di daerah pusat perbelanjaan perkotaan dan sekolah yang menyebabkan volume lalu lintas semakin besar sehingga mengakibatkan kinerja ruas jalan menjadi berkurang, hal ini disebabkan karena kepadatan lalu lintas yang terjadi khususnya disepanjang area sekolah. Dalam penelitian ini, dianalisa hubungan antara ketiga komponen utama arus lalu lintas yakni volume (V), kecepatan (S) dan kepadatan (D) dalam tiga metode yaitu Model Greenshield, Model Greenberg dan Model Underwood. Dari hasil penelitian dan analisa didapatkan kinerja pada ruas Jalan K.H. Dewantara adalah dengan volume lalu lintas tertinggi sebesar 897.9 smp/jam yang terjadi pada hari Rabu pukul 07:00 – 08:00 WITA, kecepatan lalu lintas terendah sebesar 23.45 km/jam yang terjadi pada hari Rabu pukul 13:00 – 14:00 WITA, kepadatan lalu lintas tertinggi sebesar 33.87 smp/km terjadi pada hari Senin pukul 16:00 – 17:00 WITA, derajat kejenuhan lalu lintas tertinggi sebesar 0.339 yang terjadi pada hari Rabu pukul 07:00 – 08:00 WITA. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan didapatkan hari dengan volume puncah yaitu hari Rabu dan model yang paling sesuai untuk ruas Jalan K.H. Dewantara adalah Model Greenshield dengan R2 = 0.4433, dan dengan persamaan S = 30.4323 – 0.1530 D, V = 30.4323 D – 0.1530 D2, V = 198.775 S – 6.5317 S2.