Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

76 hasil
Penulis: AKBAR
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A USIA 25 TAHUN DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026•

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang menggambarkan derajat kesehatan suatu negara sehingga diperlukan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta menurunkan AKI dan AKB adalah melalui penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A usia 25 tahun di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan dilaksanakan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan Ny. A memiliki faktor risiko obesitas dengan IMT 35,7 kg/m², namun tidak ditemukan komplikasi seperti hipertensi dalam kehamilan, diabetes melitus gestasional, maupun gangguan pertumbuhan janin. Selama kehamilan, tekanan darah, LILA, tinggi fundus uteri, denyut jantung janin, serta hasil pemeriksaan laboratorium berada dalam batas normal. Persalinan berlangsung normal dengan kondisi ibu dan bayi baik. Pada masa nifas, proses involusi uterus berlangsung fisiologis, tidak ditemukan tanda infeksi maupun perdarahan, serta produksi ASI berjalan lancar. Bayi baru lahir dalam kondisi sehat, mampu menyusu dengan baik, mengalami peningkatan berat badan, dan tidak ditemukan tanda bahaya selama masa neonatus. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) telah dilakukan segera setelah bayi lahir, meskipun pelaksanaannya belum sepenuhnya sesuai standar karena dilakukan selama kurang lebih 30 menit. Ibu juga telah mendapatkan konseling keluarga berencana dan memilih metode kontrasepsi suntik 3 bulan sesuai kebutuhannya. Pembahasan menunjukkan bahwa penerapan asuhan kebidanan komprehensif sesuai standar pelayanan mampu mendukung deteksi dini faktor risiko, mencegah terjadinya komplikasi, serta mempertahankan kesehatan ibu dan bayi. Dengan demikian, pendekatan Continuity of Care memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan dan mendukung upaya penurunan AKI dan AKB.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A USIA 25 TAHUN DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang menggambarkan derajat kesehatan suatu negara sehingga diperlukan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta menurunkan AKI dan AKB adalah melalui penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A usia 25 tahun di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan dilaksanakan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan Ny. A memiliki faktor risiko obesitas dengan IMT 35,7 kg/m², namun tidak ditemukan komplikasi seperti hipertensi dalam kehamilan, diabetes melitus gestasional, maupun gangguan pertumbuhan janin. Selama kehamilan, tekanan darah, LILA, tinggi fundus uteri, denyut jantung janin, serta hasil pemeriksaan laboratorium berada dalam batas normal. Persalinan berlangsung normal dengan kondisi ibu dan bayi baik. Pada masa nifas, proses involusi uterus berlangsung fisiologis, tidak ditemukan tanda infeksi maupun perdarahan, serta produksi ASI berjalan lancar. Bayi baru lahir dalam kondisi sehat, mampu menyusu dengan baik, mengalami peningkatan berat badan, dan tidak ditemukan tanda bahaya selama masa neonatus. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) telah dilakukan segera setelah bayi lahir, meskipun pelaksanaannya belum sepenuhnya sesuai standar karena dilakukan selama kurang lebih 30 menit. Ibu juga telah mendapatkan konseling keluarga berencana dan memilih metode kontrasepsi suntik 3 bulan sesuai kebutuhannya. Pembahasan menunjukkan bahwa penerapan asuhan kebidanan komprehensif sesuai standar pelayanan mampu mendukung deteksi dini faktor risiko, mencegah terjadinya komplikasi, serta mempertahankan kesehatan ibu dan bayi. Dengan demikian, pendekatan Continuity of Care memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan dan mendukung upaya penurunan AKI dan AKB.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DIATESIS MEDIAL DALAM BAHASA TIDUNG DIALEK TARAKAN (KAJIAN SINTAKSIS)

2026•

FARRAS AKBAR HARUNURASYID, 2026 Diatesis Medial dalam Bahasa Tidung dialek Tarakan (kajian sintaksis). Skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Rita Kumala Sari dan Dwi Cahyono Aji) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dari diatesis medial yang terdapat dalam bahasa Tidung dialek Tarakan. Diatesis medial merupakan bentuk konstruksi bahasa yang menunjukan bahwa peran subjek berkedudukan sebagai pelaku sekaligus penerima tindakan yang dilakukan oleh subjek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif serta menggunakan teknik BUL (Bagi Unsur Langsung) untuk menganalisis data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari tuturan liisan secara langsung dari penyutur masyarakat suku Tidung dengan cara menggunakan teknik SBLC (Simak, Bebas, Libat, Cakap), rekam dan catat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam bahasa Tidung dialek Tararakan terdapat adanya tipe diatesis medial yang terbentuk yaitu diatesis medial tipe perawatan tubuh, diatesis medial tipe perubahan postur tubuh, diatesis medial tipe perubahan gerakan tubuh tanpa diikuti seluruh anggota tubuh, diatesis medial tipe Gerakan langsung, diatesis medial tipe pergerakan perasaan emosi, diatesis medial tipe tak langsung dan diatesis medial tipe kognitif. KATA KUNCI: Bahasa Tidung Dialek Tarakan, Diatesis Medial, Sintaksis

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SOSIAL EKONOMI TERHADAP KESEJAHTERAAN NELAYAN DI KELURAHAN MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, tingkat pendidikan, dan jumlah tanggungan terhadap kesejahteraan nelayan di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan. Penelitian dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat pesisir yang memiliki potensi sumber daya perikanan besar, namun tingkat kesejahteraan nelayan masih relatif rendah akibat berbagai kendala sosial ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana terhadap 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS melalui uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan dan variabel tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap kesejahteraan nelayan di Kelurahan Mamburungan. Semakin tinggi pendapatan dan tingkat pendidikan yang diperoleh, maka semakin baik kesejahteraan. Sementara itu, variabel jumlah tanggungan tidak berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan nelayan di Kelurahan Mamburungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI STUDI PADA BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Utara. Studi ini mengaplikasikan quantitative approach lewat teknik survey melalui distribusi questionnaire bagi segenap pegawai yang mencapai kuantitas 93 individu memakai mekanisme census. Informasi yang dihimpun dievaluasi memanfaatkan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) via dukungan software SmartPLS edisi 4.0. Konklusi riset memaparkan bahwa motivasi kerja berkontribusi nyata pada kinerja pegawai. lingkungan kerja tak memiliki imbas berarti secara langsung bagi kinerja pegawai. motivasi kerja serta lingkungan kerja tervalidasi berdampak esensial pada kepuasan kerja, sementara itu kepuasan kerja memiliki andil substansial bagi kinerja pegawai. Di samping itu, kepuasan kerja terkonfirmasi menjalankan fungsi partial mediation atas interaksi di lingkup motivasi kerja dan kinerja pegawai, juga menjalankan full mediation atas korelasi di lingkup lingkungan kerja dan kinerja pegawai. Hasil riset tersebut mengindikasikan bahwa eskalasi kinerja pegawai di dalam instansi tidak cuma ditentukan oleh aspek motivasi dan lingkungan kerja secara langsung, namun pula lewat penguatan kepuasan kerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SOSIAL EKONOMI TERHADAP KESEJAHTERAAN NELAYAN DI KELURAHAN MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, tingkat pendidikan, dan jumlah tanggungan terhadap kesejahteraan nelayan di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan. Penelitian dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat pesisir yang memiliki potensi sumber daya perikanan besar, namun tingkat kesejahteraan nelayan masih relatif rendah akibat berbagai kendala sosial ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana terhadap 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS melalui uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan dan variabel tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap kesejahteraan nelayan di Kelurahan Mamburungan. Semakin tinggi pendapatan dan tingkat pendidikan yang diperoleh, maka semakin baik kesejahteraan. Sementara itu, variabel jumlah tanggungan tidak berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan nelayan di Kelurahan Mamburungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DIATESIS MEDIAL DALAM BAHASA TIDUNG DIALEK TARAKAN (KAJIAN SINTAKSIS)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FARRAS AKBAR HARUNURASYID, 2026 Diatesis Medial dalam Bahasa Tidung dialek Tarakan (kajian sintaksis). Skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Rita Kumala Sari dan Dwi Cahyono Aji) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dari diatesis medial yang terdapat dalam bahasa Tidung dialek Tarakan. Diatesis medial merupakan bentuk konstruksi bahasa yang menunjukan bahwa peran subjek berkedudukan sebagai pelaku sekaligus penerima tindakan yang dilakukan oleh subjek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif serta menggunakan teknik BUL (Bagi Unsur Langsung) untuk menganalisis data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari tuturan liisan secara langsung dari penyutur masyarakat suku Tidung dengan cara menggunakan teknik SBLC (Simak, Bebas, Libat, Cakap), rekam dan catat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam bahasa Tidung dialek Tararakan terdapat adanya tipe diatesis medial yang terbentuk yaitu diatesis medial tipe perawatan tubuh, diatesis medial tipe perubahan postur tubuh, diatesis medial tipe perubahan gerakan tubuh tanpa diikuti seluruh anggota tubuh, diatesis medial tipe Gerakan langsung, diatesis medial tipe pergerakan perasaan emosi, diatesis medial tipe tak langsung dan diatesis medial tipe kognitif. KATA KUNCI: Bahasa Tidung Dialek Tarakan, Diatesis Medial, Sintaksis

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI STUDI PADA BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Utara. Studi ini mengaplikasikan quantitative approach lewat teknik survey melalui distribusi questionnaire bagi segenap pegawai yang mencapai kuantitas 93 individu memakai mekanisme census. Informasi yang dihimpun dievaluasi memanfaatkan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) via dukungan software SmartPLS edisi 4.0. Konklusi riset memaparkan bahwa motivasi kerja berkontribusi nyata pada kinerja pegawai. lingkungan kerja tak memiliki imbas berarti secara langsung bagi kinerja pegawai. motivasi kerja serta lingkungan kerja tervalidasi berdampak esensial pada kepuasan kerja, sementara itu kepuasan kerja memiliki andil substansial bagi kinerja pegawai. Di samping itu, kepuasan kerja terkonfirmasi menjalankan fungsi partial mediation atas interaksi di lingkup motivasi kerja dan kinerja pegawai, juga menjalankan full mediation atas korelasi di lingkup lingkungan kerja dan kinerja pegawai. Hasil riset tersebut mengindikasikan bahwa eskalasi kinerja pegawai di dalam instansi tidak cuma ditentukan oleh aspek motivasi dan lingkungan kerja secara langsung, namun pula lewat penguatan kepuasan kerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KETENTUAN HUKUM PENERAPAN SANKSI ATAS PELANGGARAN PEMBAGIAN SURAT SUARA PEMILIH PINDAHAN DALAM PEMILU DI INDONESIA

2026•

ABSTRAK Pemilihan umum (Pemilu) merupakan pilar utama dalam sistem demokrasi yang menjamin pelaksanaan kedaulatan rakyat secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL). Namun, dalam praktik penyelenggaraannya di Indonesia, masih ditemukan permasalahan serius terkait pembagian surat suara bagi pemilih pindahan (DPTb). Pelanggaran yang terjadi, seperti pemberian seluruh jenis surat suara kepada pemilih pindahan tanpa memperhatikan batasan daerah pemilihan (Dapil), menimbulkan ketidakpastian hukum dan berpotensi mengganggu keabsahan hasil Pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaturan sanksi terhadap pelanggaran pembagian surat suara pemilih pindahan telah memenuhi prinsip kepastian hukum serta merumuskan model penegakan hukum yang dapat diterapkan secara seragam di seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara normatif-kualitatif. Analisis difokuskan pada ketentuan Pasal 25 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 25 Tahun 2023 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum, yang belum diikuti dengan norma sanksi tegas bagi pelanggaran di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan pengaturan sanksi yang jelas terhadap pelanggaran pembagian surat suara pemilih pindahan menyebabkan ketidakpastian hukum, disparitas penegakan antar daerah, serta lemahnya perlindungan hak asasi politik warga negara. Untuk menjamin prinsip kepastian hukum, diperlukan perumusan norma sanksi administratif yang bersifat lex certa, lex stricta, dan lex scripta, serta penerapan mekanisme penegakan hukum yang seragam melalui sinergi antara KPU dan Bawaslu. Penegakan sanksi yang tegas dan konsisten diharapkan dapat memperkuat integritas Pemilu, menjamin perlindungan hak pilih warga negara, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KETENTUAN HUKUM PENERAPAN SANKSI ATAS PELANGGARAN PEMBAGIAN SURAT SUARA PEMILIH PINDAHAN DALAM PEMILU DI INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pemilihan umum (Pemilu) merupakan pilar utama dalam sistem demokrasi yang menjamin pelaksanaan kedaulatan rakyat secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL). Namun, dalam praktik penyelenggaraannya di Indonesia, masih ditemukan permasalahan serius terkait pembagian surat suara bagi pemilih pindahan (DPTb). Pelanggaran yang terjadi, seperti pemberian seluruh jenis surat suara kepada pemilih pindahan tanpa memperhatikan batasan daerah pemilihan (Dapil), menimbulkan ketidakpastian hukum dan berpotensi mengganggu keabsahan hasil Pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaturan sanksi terhadap pelanggaran pembagian surat suara pemilih pindahan telah memenuhi prinsip kepastian hukum serta merumuskan model penegakan hukum yang dapat diterapkan secara seragam di seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara normatif-kualitatif. Analisis difokuskan pada ketentuan Pasal 25 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 25 Tahun 2023 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum, yang belum diikuti dengan norma sanksi tegas bagi pelanggaran di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan pengaturan sanksi yang jelas terhadap pelanggaran pembagian surat suara pemilih pindahan menyebabkan ketidakpastian hukum, disparitas penegakan antar daerah, serta lemahnya perlindungan hak asasi politik warga negara. Untuk menjamin prinsip kepastian hukum, diperlukan perumusan norma sanksi administratif yang bersifat lex certa, lex stricta, dan lex scripta, serta penerapan mekanisme penegakan hukum yang seragam melalui sinergi antara KPU dan Bawaslu. Penegakan sanksi yang tegas dan konsisten diharapkan dapat memperkuat integritas Pemilu, menjamin perlindungan hak pilih warga negara, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN KATALIS CANGKANG TEMBERUNGUN (Telescopium telescopium) DENGAN VARIASI RASIO MINYAK DAN METANOL

2026•

Pemanfaatan minyak jelantah yang belum optimal serta keterbatasan bahan bakar fosil mendorong perlunya pengembangan biodiesel sebagai energi terbarukan. Selain itu, limbah cangkang temberungun (Telescopium telescopium) yang melimpah di wilayah pesisir dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis biodiesel dari minyak jelantah menggunakan katalis berbasis cangkang temberungun serta mengevaluasi pengaruh variasi rasio minyak dan metanol terhadap karakteristik biodiesel yang dihasilkan. Metode penelitian meliputi preparasi katalis dari cangkang temberungun, proses transesterifikasi minyak jelantah dengan rasio minyak dan metanol 2:2, 2:3, dan 2:4, serta pengujian karakteristik biodiesel berupa rendemen, densitas dan uji nyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rasio metanol meningkatkan rendemen biodiesel, dengan nilai tertinggi pada rasio 2:4 sebesar 23,94 ± 3,63%. Nilai densitas biodiesel berada pada kisaran 0,83–0,88 g/cm³, dimana rasio 2:2 paling mendekati standar SNI. Namun, seluruh sampel memiliki nilai viskositas di bawah standar SNI biodiesel. Uji nyala menunjukkan bahwa rasio 2:3 memberikan pembakaran paling stabil dibandingkan rasio lainnya. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa cangkang temberungun berpotensi digunakan sebagai katalis dalam sintesis biodiesel dari minyak jelantah, namun diperlukan optimasi kondisi reaksi dan pemurnian agar biodiesel yang dihasilkan memenuhi standar mutu nasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Penolakan Itsbat Nikah Terhadap Status Anak (Studi Putusan Pengadilan Agama Tarakan No 81/Pdt.P/2024/Pa.Tar)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam penolakan permohonan itsbat nikah pada Perkara Nomor 81/Pdt.P/2024/PA.Tar serta mengkaji perlindungan hukum terhadap hak dan status anak setelah permohonan tersebut ditolak. Itsbat nikah merupakan mekanisme yudisial untuk melegitimasi perkawinan yang sah menurut agama tetapi tidak tercatat. Namun, berdasarkan Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Pasal 7 Kompilasi Hukum Islam, dan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018, itsbat nikah hanya dapat diajukan secara terbatas dan tidak berlaku bagi perkawinan yang dilakukan ketika salah satu pihak masih terikat perkawinan lain tanpa izin pengadilan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim menolak permohonan itsbat nikah karena perkawinan para pemohon dilakukan saat Pemohon I masih terikat perkawinan sah sehingga tergolong nikah bathil. Meskipun demikian, penolakan itsbat nikah tidak menghilangkan perlindungan hukum terhadap anak. Anak tetap berhak atas hubungan keperdataan dengan ayah biologisnya, identitas, dan akta kelahiran sesuai prinsip epentingan terbaik bagi anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Fungsi Kekuatan Mitos Asab Pada Legenda Benayuk di Desa Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara (Kajian Folklor)

2026•

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi mitos Asab pada Legenda Benayuk kepada masyarakat Tidung di desa Sesayap Hilir dalam menggunakan teori kajian folklor untuk menentukan jenis dan fungsinya dalam cerita rakyat suku Tidung tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, simak catat, dan dokumentasi bersama tokoh adat Tidung, serta sekretaris Desa Sesayap Hilir. Data dalam penelitian ini berupa cerita rakyat tentang legenda benayuk melalui mitos Asab yang disebut warga suku Tidung di Desa Sesayap Hilir Asab yang dipercaya masih melekat pada kehidupan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mitos asab dalam legenda Benayuk berfungsi sebagai hiburan, alat Pendidikan, pemaksaan norma sosial, dan pengesahan lembaga kebudayaan. Kemudian terbagi dalam sebelas aspek untuk penyesuaian teori yang digunakan mulai dari (1) cerita rakyat, (2) ungkapan tradisional, (3) sejarah lisan, (4) tarian rakyat, (5) permainan tradisional, (6) kepercayaan rakyat dan takhayul, (7) permainan tradisional, (8) nyanyian rakyat, (9) artefak budaya, (10) situs keramat makam raja suku Tidung, dan (11) upacara adat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penolakan Itsbat Nikah Terhadap Status Anak (Studi Putusan Pengadilan Agama Tarakan No 81/Pdt.P/2024/Pa.Tar)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam penolakan permohonan itsbat nikah pada Perkara Nomor 81/Pdt.P/2024/PA.Tar serta mengkaji perlindungan hukum terhadap hak dan status anak setelah permohonan tersebut ditolak. Itsbat nikah merupakan mekanisme yudisial untuk melegitimasi perkawinan yang sah menurut agama tetapi tidak tercatat. Namun, berdasarkan Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Pasal 7 Kompilasi Hukum Islam, dan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018, itsbat nikah hanya dapat diajukan secara terbatas dan tidak berlaku bagi perkawinan yang dilakukan ketika salah satu pihak masih terikat perkawinan lain tanpa izin pengadilan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim menolak permohonan itsbat nikah karena perkawinan para pemohon dilakukan saat Pemohon I masih terikat perkawinan sah sehingga tergolong nikah bathil. Meskipun demikian, penolakan itsbat nikah tidak menghilangkan perlindungan hukum terhadap anak. Anak tetap berhak atas hubungan keperdataan dengan ayah biologisnya, identitas, dan akta kelahiran sesuai prinsip epentingan terbaik bagi anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN KATALIS CANGKANG TEMBERUNGUN (Telescopium telescopium) DENGAN VARIASI RASIO MINYAK DAN METANOL

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemanfaatan minyak jelantah yang belum optimal serta keterbatasan bahan bakar fosil mendorong perlunya pengembangan biodiesel sebagai energi terbarukan. Selain itu, limbah cangkang temberungun (Telescopium telescopium) yang melimpah di wilayah pesisir dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis biodiesel dari minyak jelantah menggunakan katalis berbasis cangkang temberungun serta mengevaluasi pengaruh variasi rasio minyak dan metanol terhadap karakteristik biodiesel yang dihasilkan. Metode penelitian meliputi preparasi katalis dari cangkang temberungun, proses transesterifikasi minyak jelantah dengan rasio minyak dan metanol 2:2, 2:3, dan 2:4, serta pengujian karakteristik biodiesel berupa rendemen, densitas dan uji nyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rasio metanol meningkatkan rendemen biodiesel, dengan nilai tertinggi pada rasio 2:4 sebesar 23,94 ± 3,63%. Nilai densitas biodiesel berada pada kisaran 0,83–0,88 g/cm³, dimana rasio 2:2 paling mendekati standar SNI. Namun, seluruh sampel memiliki nilai viskositas di bawah standar SNI biodiesel. Uji nyala menunjukkan bahwa rasio 2:3 memberikan pembakaran paling stabil dibandingkan rasio lainnya. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa cangkang temberungun berpotensi digunakan sebagai katalis dalam sintesis biodiesel dari minyak jelantah, namun diperlukan optimasi kondisi reaksi dan pemurnian agar biodiesel yang dihasilkan memenuhi standar mutu nasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Fungsi Kekuatan Mitos Asab Pada Legenda Benayuk di Desa Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara (Kajian Folklor)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi mitos Asab pada Legenda Benayuk kepada masyarakat Tidung di desa Sesayap Hilir dalam menggunakan teori kajian folklor untuk menentukan jenis dan fungsinya dalam cerita rakyat suku Tidung tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, simak catat, dan dokumentasi bersama tokoh adat Tidung, serta sekretaris Desa Sesayap Hilir. Data dalam penelitian ini berupa cerita rakyat tentang legenda benayuk melalui mitos Asab yang disebut warga suku Tidung di Desa Sesayap Hilir Asab yang dipercaya masih melekat pada kehidupan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mitos asab dalam legenda Benayuk berfungsi sebagai hiburan, alat Pendidikan, pemaksaan norma sosial, dan pengesahan lembaga kebudayaan. Kemudian terbagi dalam sebelas aspek untuk penyesuaian teori yang digunakan mulai dari (1) cerita rakyat, (2) ungkapan tradisional, (3) sejarah lisan, (4) tarian rakyat, (5) permainan tradisional, (6) kepercayaan rakyat dan takhayul, (7) permainan tradisional, (8) nyanyian rakyat, (9) artefak budaya, (10) situs keramat makam raja suku Tidung, dan (11) upacara adat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail