Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi mitos Asab pada Legenda Benayuk kepada masyarakat Tidung di desa Sesayap Hilir dalam menggunakan teori kajian folklor untuk menentukan jenis dan fungsinya dalam cerita rakyat suku Tidung tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, simak catat, dan dokumentasi bersama tokoh adat Tidung, serta sekretaris Desa Sesayap Hilir. Data dalam penelitian ini berupa cerita rakyat tentang legenda benayuk melalui mitos Asab yang disebut warga suku Tidung di Desa Sesayap Hilir Asab yang dipercaya masih melekat pada kehidupan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mitos asab dalam legenda Benayuk berfungsi sebagai hiburan, alat Pendidikan, pemaksaan norma sosial, dan pengesahan lembaga kebudayaan. Kemudian terbagi dalam sebelas aspek untuk penyesuaian teori yang digunakan mulai dari (1) cerita rakyat, (2) ungkapan tradisional, (3) sejarah lisan, (4) tarian rakyat, (5) permainan tradisional, (6) kepercayaan rakyat dan takhayul, (7) permainan tradisional, (8) nyanyian rakyat, (9) artefak budaya, (10) situs keramat makam raja suku Tidung, dan (11) upacara adat.