ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK DAMPAK TERHADAP KEGIATAN PENAMBANGAN BAHAN GALIAN GOLONGAN C DI KOTA TARAKAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan serta dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan oleh kegiatan penambangan bahan galian golongan C di Kota Tarakan, serta meninjau implementasi pertanggungjawaban pemulihan lingkungan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Aktivitas penambangan galian C di beberapa titik seperti Kelurahan Juata Laut dan Pasir Putih terus meningkat seiring kebutuhan pembangunan infrastruktur, namun seringkali mengabaikan aspek kelestarian alam.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan di lokasi penambangan, wawancara dengan masyarakat terdampak, serta studi dokumen terhadap regulasi yang berlaku. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fakta kerusakan di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak lingkungan yang paling signifikan meliputi degradasi lahan yang memicu erosi, penurunan kualitas air permukaan, serta peningkatan risiko banjir di kawasan pemukiman akibat hilangnya daerah resapan air. Secara sosial-ekonomi, aktivitas ini menimbulkan polusi udara (debu) yang mengganggu kesehatan pernapasan warga dan kerusakan infrastruktur jalan umum akibat muatan berlebih truk pengangkut material. Meskipun Perda Nomor 2 Tahun 2013 telah mengatur tentang kewajiban pemulihan lingkungan, namun pada praktiknya, banyak lahan bekas tambang yang ditinggalkan begitu saja tanpa reklamasi. Hal ini menunjukkan bahwa dampak negatif yang ditimbulkan belum sepenuhnya terkompensasi oleh upaya pemulihan, sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat dan penegakan sanksi administratif yang tegas bagi pelaku penambangan yang merusak ekosistem. Menyetujui, Pembimbing Mansyur,S.H., M.H NIPPPK.196109112021211001
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif penggunaan media sosial dalam membantu proses belajar siswa di SMK Kesehatan Kaltara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya penggunaan media sosial seperti whatsapp, instagram, dan tiktok di kalangan siswa, yang tidak hanya digunakan untuk hiburan tetapi juga sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa kelas X Keperawatan sebagai sumber data primer dan satu guru wali kelas sebagai sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dengan triangulasi sumber untuk memperoleh data yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan empat dampak positif utama terhadap proses belajar siswa, yaitu: (1) mempermudah proses belajar karena siswa dapat mengakses materi dan informasi dengan cepat dan efisien; (2) memudahkan interaksi dengan guru dan teman sekelas, sehingga meningkatkan kolaborasi belajar; (3) meningkatkan pengetahuan melalui berbagai konten edukatif yang dapat diakses kapan saja; dan (4) mendukung bahan pengajaran dengan menyediakan sumber belajar tambahan yang relevan dan menarik. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa media sosial berperan penting sebagai sarana pembelajaran modern yang efektif apabila digunakan secara bijak. Penggunaan media sosial secara positif dapat meningkatkan motivasi, efektivitas, dan kualitas proses belajar siswa di SMK Kesehatan Kaltara. Dengan demikian, guru diharapkan mampu mengintegrasikan media sosial dalam strategi pembelajaran, sementara siswa perlu diarahkan agar memanfaatkan media sosial secara produktif dan bertanggung jawab.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial yang memiliki dampak luas bagi remaja, seperti risiko kesehatan reproduksi, putus sekolah, masalah psikologis, serta terbatasnya kondisi sosial ekonomi. Maka penting untuk memahami bagaimana persepsi remaja agar bisa menjadi landasan dalam upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi remaja tentang Dampak pernikahan dini di SMPN 10 Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei cross-sectional. Proses penelitian mencakup penyusunan alat kuesioner yang berfokus pada komponen persepsi (kognitif, afektif, konatif), uji validitas dan reliabilitas, pengumpulan data, serta analisis univariat. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 78 siswa yang diambil dengan teknik purposive sampling dari total populasi sebesar 341 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden yaitu sebesar 55,1% memiliki pemahaman yang cukup terkait dampak pernikahan dini dalam aspek kesehatan, psikologi, pendidikan dan ekonomi. Pada aspek afektif terdapat 82,1% remaja yang menunjukkan sikap penolakan terhadap pernikahan dini, dan di aspek konatif terdapat kecenderungan yaitu sebesar 71,8% responden untuk menunda pernikahan hingga mereka dewasa. Temuan tersebut menegaskan bahwa masih perlu adanya peningkatan pendidikan yang terstruktur untuk meningkatkan pengetahuan, memperkuat sikap dan tekad remaja dalam mencegah pernikahan dini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh salah satu atau kedua pasangan sebelum mencapai usia 19 tahun, dan berdampak negatif secara psikologis, sosial, kesehatan, serta hukum. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan akses informasi dan pemahaman mengenai konsekuensi pernikahan dini, salah satunya dengan media video sebagai sarana edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan remaja putri di SMA Negeri 4 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental model one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 291 siswi, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai dampak pernikahan dini, yaitu dari 73 orang (88,0%) dengan kategori baik pada saat pretest menjadi 81 orang (97,6%) pada posttest, dengan kenaikan sebesar 9,6%. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa edukasi menggunakan media video berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini. Media video direkomendasikan sebagai wahana edukasi yang efektif untuk mendukung upaya pencegahan pernikahan dini secara berkesinambungan melalui keterlibatan tenaga kesehatan, institusi, dan masyarakat. Kata Kunci: Media Video, Pengetahuan, Remaja Putri, Dampak Pernikahan Dini
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kapasitas berlebih di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam menanggulangi dampak kapasitas berlebih. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi lapangan, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama terjadinya kapasitas berlebih adalah tingginya angka tindak pidana narkotika, kebijakan pemidanaan yang dominan menjatuhkan pidana penjara, tingginya tingkat residivis, serta keterbatasan sarana dan sumber daya manusia di Lembaga pemasyarakatan. Dampak yang ditimbulkan termasuk penurunan kualitas pembinaan, meningkatnya konflik antar narapidana, potensi prisonisasi, serta terganggunya hak-hak dasar warga binaan, khususnya di bidang kesehatan dan hunian. Adapun upaya penanggulangan yang dilakukan mencakup pemberian program pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, penerapan keadilan restoratif untuk tindak pidana ringan, serta penguatan pembinaan kepribadian dan kemandirian narapidana. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menyarankan perlunya reformasi kebijakan pemidanaan, peningkatan kualitas rehabilitasi khusus bagi kasus narkotika, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam rangka mengurangi dampak kapasitas berlebih di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan menyebutkan wilayah udara Indonesia yang pengelolaan navigasi penerbangannya dilimpahkan kepada negara lain harus sepenuhnya dikembalikan ke Indonesia dalam waktu 15 tahun. Bukannya menjalankan peratuan tersebut di 2024, justru pemerintah Indonesia membuat perjanjian tentang Re-alignment Flight Information Region (FIR) Indonesia-Singapura di Tahun 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dan manfaat Re-alignment FIR tersebut untuk wilayah Indonesia. Metode penelitian menggunakan tipe penelitian normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan analisis teks-teks hukum yang telah di tetapkan. Pengumpulan sumber data kualitatif dan mendeskripsikan hasil telaah permasalahan yang berkaitan dengan penelitian. Hasilnya adalah penguasaan kontrol lalu lintas udara di ketinggian 0-37.000 kaki di Kepulauan Riau dan Natuna di alihkan ke Singapura dan biaya jasa navigasi udara untuk Indonesia otomatis mendapatkan keuntungan lebih sedikit. Selain itu kurang optimalnya Indonesia dalam mengawasi secara langsung aktivitas udara oleh pesawat yang melintas secara ilegal. Manfaatnya kedua negara sepakat menempatkan beberapa orang personil sipil militer di Singapore Air Traffic Control Center (SATCC) agar tidak terjadi pelanggaran kedaulatan. Mutu layanan keselamatan penerbangan Indonesia meningkat terkhusus Kepulauan Riau dan Natuna dan di perolehnya diplomatic clearance. Saran untuk pemerintah dalam penelitian ini adalah teknologi pelayanan navigasi udara di masing-masing FIR Indonesia harus di optimalkan sehingga dari situ pemerintah sudah mampu untuk memperbarui kembali aturan mengenai pengendalian wilayah udara Indonesia yang masih di pegang negara lain untuk di kembalikan sepenuhnya kepada FIR Indonesia. Terakhir perlu adanya penetapan biaya jasa navigasi di dalam aturan yang berlaku untuk transparansi, dan akuntabilitas negara kepada publik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Media sosial merupakan platform atau aplikasi berbasis internet yang menjadi-kan penggunanya untuk berinteraksi, berbagi informasi, dan terhubung dengan orang lain. komputer, ponsel pintar, dan lain lain dengan bantuan jaringan seluler sebagai penghubungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media sosial dan apa saja dampaknya terhadap komunikasi siswa padaKelas V D SDN Utama 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa dan 1 guru wali kelas, kemudian diambil 3 siswa untuk menjadi sampel. Dimana dipilih berdasarkan siswa yang memiliki ketertarikan, konsentrasi dan menikmati aktivitas serta siswa yang cenderung lebih banyak merasakan Penggunaan nya. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kuisioner kemudian peneliti melakukan observasi ter-hadap subjek dan dikonfirmasi dengan wawancara oleh subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan media sosial terhadap komunikasi pada siswa kelas V D SD Negeri Utama 2 Tarakan yaitu untuk menambah teman, se-bagai sarana belajar, untuk melupakan seseorang, menghilangkan rasa bosan, mampu meningkatkan dan melatih kefokusan siswa serta membuat siswa men-jadi lupa waktu. (2) dampak positif siswa kelas V D SD Negeri Utama 2 Tara-kan dalam menggunakan media sosial terhadap komunikasinya ialah menjaga ucapan dengan baik, mengucapkan kata maaf, mendengarkan teman berbicara, berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dipahami dan tidak bertele tele. (3) dampak negatifnya siswa cenderung mengganggu teman, membully secara ver-bal, emosional, dan siswa juga dengan mudah untuk berbicara kotor kepada te-mannya. Kata Kunci : Dampak, Penggunaan, Media Sosial, Komunikasi Social media is an internet-based platform or application that facilitates interaction, information exchange, and connectivity among users. Computers, smartphones, and other devices utilize cellular networks to establish a connection. The purpose of the research was to describe the use of social media and its impact on student communication in grade V of SDN Utama 2 Tarakan. The type of research used was descriptive qualitative. The research subjects were 24 students and 1 teacher, then 3 students were taken as samples. The selection of students was based on the interest, concentration and enjoy activities and students who tend to feel more use. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews with the subjects. The results of the research showed that (1) the use of social media on communication in class V-D students of SDN Utama 2 Tarakan is to add friends, to learn, to forget someone, to eliminate boredom, to improve and train student focus and make students forget time. (2) the positive impact of class V-D students of SDN Utama 2 Tarakan in using social media on their communication is to maintain good speech, say sorry, listen to friends speak, communicate with language that is easy to understand and not long-winded. (3) the negative impact is that students tend to disturb friends, bully verbally, emotionally, and students also easily talk dirty to their friends.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan membaca merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh tiap-tiap anak didik. Jika anak didik memiliki keterampilan membaca yang baik, maka mereka akan mudah memahami informasi yang dibaca. Begitu sebaliknya, jika anak didik memiliki kemampuan membaca yang rendah, maka tentunya hal tersebut akan menjadi hambatan dalam proses belajarnya. Sehingga dalam hal ini, terdapat salah satu siswa kelas VII tepatnya di sekolah SMPN 3 Tanjung Palas Utara, yang mengalami kemampuan membaca rendah. Dengan adanya kemampuan membaca rendah tersebut, memberikan dampak yang signifikan dalam aspek kehidupan siswa. Sehingga tujuan penelitian ini yaitu untuk membahas terkait dampak kemampuan membaca yang rendah pada siswa di SMPN 3 Tanjung Palas Utara. Metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus telah digunakan dalam penelitian ini. Dalam hal ini, peneliti melakukan pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan mewawancarai sumber data primer yang terdiri dari siswa berinisial r dan data sekunder yang terdiri dari wali kelas serta orang tua siswa. Penelitian ini menemukan beberapa dampak signifikan pada siswa berinisial r yang memiliki kemampuan membaca rendah, yang meliputi prestasi akademik berupa nilai rendah dan hasil belajar rendah. Kemudian, terdapat komunikasi interpersonal berupa hambatan dalam berkomunikasi siswa dengan teman, orang lain dan guru. Sedangkan pada segi psikologis, siswa memiliki kurangnya kepercayaan diri. Selain itu, terdapat masalah kognitif siswa yang meliputi kesulitan dalam mata pelajaran, masalah memori dan bahasa, kesulitan berkosentrasi, kesulitan mengerjakan tugas, kesulitan berfikir, serta kesulitan dalam memahami materi. Sedangkan pada emosional siswa terdapat rasa cemas, tidak nyaman, merasa terganggu, dan bingung ketika diminta untuk membaca. Kemudian terdapat dampak lain berupa ketinggalan pelajaran, malas membaca, serta tidak naik kelas. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan sebuah rekomendasi pada penelitian selanjutnya untuk memberikan pendekatan maupun intervensi yang tepat dalam mengatasi kemampuan membaca rendah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
DAMPAK BENCANA PASCA KEBAKARAN PADA MASYARAKAT SELUMIT PANTAI ABSTRAK Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 menjelaskan bahwa bencana diartikan sebagai serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam, non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak fisik, psikologis dan masih banyak dampak lain yang dapat ditimbulkan. Salah satu bencana non alam yang sering terjadi yaitu kebakaran. Peristiwa kebakaran dapat menjadi sebuah bencana apabila peristiwa tersebut dapat mengganggu kehidupan manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi dampak bencana pasca kebakaran baik aspek fisik, psikologis maupun spiritual pada masyrakat Selumit Pantai. Penelitian ini merupakan penelitian kuailitatif dengan desaign fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumah 6 orang yang merupakan warga terdampak kebakaran di wilayah Selumit Pantai. Tahap pemilihan partisipan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bencana pasca kebakaran memiliki dampa pada aspek fisik seperti cedera fisik dan timbul gejala sakit, pada aspek psikologis menunjukan gejala stress pasca trauma, pada aspek sosial menunjukan adanya interaksi positif antar masyarakat pasca bencana, sedangkan dampak pada aspek spiritua lyaitu adanya pendekatan yang lebih mendalam kepada Tuhan pasca kejadian bencana.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini berfokus pada dampak bullying bagi kepercayaan diri siswa di SDN 003 Tanjung Palas desa antutan. Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bentuk-bentuk bullying, di SD Negeri 003 Tanjung Palas Desa Antutan, (2) Mendeskripsikan dampak bullying bagi kepercayaan diri siswa di SD Negeri 003 Tanjung Palas Desa Antutan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriftif dengan fokus penelitian yakni bentuk-bentuk bullying, dan Dampak bullying bagi kepercayaan diri siswa. Dan dimensi penelitian yakni bullying secara fisik, bullying secara verbal, bullying secara psikis, dampak bullying bagi korban dan dampak bullying bagi pelaku. Sumber data dalam penelitian yakni data primer dan data sekunder. Data primer yakni korban dan pelaku bullying. Data sekunder dalam penelitian ini adalah: teman korban bullying, teman pelaku bullying, kepala sekolah SDN 003 tanjung palas, guru kelas IV, visi, misi, serta dokumentasi. Informan pada penelitian yakni pelaku bullying, korban bullying, teman pelaku bullying, teman korban bullying, kepala sekolah SDN 003 Tanjung Palas desa antutan, dan guru kelas IV. Teknik penegumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikkan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk bullying yang terjadi pada saat proses pembelajaran dan berdampak pada kepercayaan diri siswa di SDN 003 tanjung palas desa antutan yakni : (1) Bullying verbal seperti diejek, dan dipelototi. Dan bullying yang terjadi pada saat jam istirahat yakni bullying secara fisik seperti : (2) pemukulan, dan pencubitan, (3) bullying psikis seperti pengucilan, (tidak berteman) diintimidasi, dan dikucilkan Dampak bullying bagi kepercayaan diri siswa yakni : (1) Dampak bagi korban yakni : Kurang fokus dalam pembelajaran (Ganguan perasaan seperti cemas dan depresi), pemalu, penyendiri, stress dan berujung pada depresi, rendahnya kepercayaan diri, prestasi akademik yang lebih rendah, selalu melakukan hal-hal yang tidak baik. (berpikiran negatif dan melakukan isolasi diri.) (2) Dampak bagi pelaku yakni sulit untuk mengembankan hubungan dan komunikasi ke arah yang positif (label negatif), tidak memiliki empati dan berpikiran sempit, mendapatkan tindakan bullying juga,dan berbicara kasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DAMPAK PERNIKAHAN DINI DI KALANGAN REMAJA DESA LUBAK MANIS KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU ABSTRAK Oktaviani. 2023, Pernikahan dini merupakan pernikahan dibawah umur yang target persiapannya belum bisa dikatakan maksimal karena persiapan fisik, persiapan mental, maupun materi. Pernikahan dini dikatakan sebagai pernikahan yang terburu-buru, sebab segalanya belum dipersiapkan secara matang. Remaja yang sudah menikah pada usia dini akan menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan bagi dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak pernikahan dini di kalangan remaja desa lubak manis kecamatan malinau utara kabupaten malinau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 2 orang inisial B dan D yang merupakan remaja yang melakukan pernikahan dini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak pernikahan dini terhadap remaja yaitu dari sisi dampak ekonomi remaja mengalami masalah perekonomian yang masih kurang terpenuhi dalam rumah tangga penghasilan yang di dapatkan hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dampak kesehatan yang dialami remaja lebih kepada kesehatan mental sehingga membuat keadaan mental tidak baik dalam menghadapi masalah dalam rumah tangga. Dampak sosial remaja mengalami konflik dengan suami sehingga membuat keharmonisan dalam rumah tangga kurang baik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dampak terhadap remaja yang melakukan pernikahan dini sangat berdampak pada kehidupan rumah tangga, banyak tantangan dan kesulitan dalam mengurus anak sehingga membuat kedua pasangan mengalami konflik karena kurangnya kesadaran dari kedua pasangan baik suami maupun istri. Kata Kunci: Dampak, Pernikahan Dini
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Game online merupakan permainan yang dapat diakses oleh berbagai kalangan tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga dapat memberikan tantangan yang menarik sehingga pada saat bermain game online, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak game online yang terdapat pada siswa di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi partisipan dan wawancara tidak terstruktur adapun teknik pengambilan subjek menggunakan purpossive sampling. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan, maka diperoleh hasil bahwa siswa memiliki perilaku yang terdampak oleh game online dengan subjek 5 siswa mulai dari mengikuti game online yang memiliki konten kekerasan, memiliki nilai tidak bermoral, dan juga dapat merugikan kesehatan. Maka dapat disimpulkan bahwa siswa memiliki perilaku negative dari game online mulai dari munculnya perilaku agresif pada siswa yaitu subjek memukul teman, bullying secara verbal dimana subjek yang lain mengumpat kata-kata kasar pada saat jam pelajaran ataupun istirahat berlangsung dikarenakan tersinggung oleh temannya atau dalam keadaan sengaja maupun tidak disengaja, melemparkan bola voli ke arah temannya. Kemudian game online juga memiliki dampak yang dapat merugikan kesehatan yaitu mata minus pada salah satu subjek sehingga subjek kesulitan dalam konsentrasi belajar yang berdampak pada menurunnya prestasi belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perubahan yang terjadi akibat berdirinya perusahaan kelapa sawit akan menimbulkan dampak positif atau sebaliknya akan menimbulkan hal-hal negatif yang justru merugikan masyarakat Desa Mara 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak keberadaan perusahaan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 10 key informan. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan kondisi sosial masyarakat Desa Mara 1 mengalami perubahan yang baik, hal ini terlihat dari tingkat pendidikan masyarakat yang semakin tinggi, kondisi keamanan yang semakin terkendali dan nyaman, dan hubungan sosial yang harmonis antar masyarakat desa maupun masyarakat pendatang, serta terbangunnya sarana prasarana yang memadai. Namun, dari aspek gotong royong terjadi penurunan tingkat partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan desa. Kondisi ekonomi masyarakat di Desa Mara 1 mengalami perubahan yang baik, hal ini terlihat dari mata pencaharian yang lebih menjanjikan pendapatannya, harga tanah yang semakin tinggi, dan pembangunan sarana prasarana ekonomi yang semakin banyak
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Usaha peternakan ayam ras pedaging (broiler) merupakan salah satu usaha ternak yang banyak dijalankan khususnya di Kota Tarakan karena dianggap usaha ini sangat potensial untuk dikembangkan karena ayam ras jenis pedaging memiliki siklus produksi yang pendek yaitu sekitar 30-40 hari. Namun peternakan tersebut banyak didirikan di sekitar pemukiman masyarakat sehingga mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Selain itu, dampak lingkungan yang dihasilkan peternakan juga ikut dirasakan masyarakat. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui dampak lingkungan dari usaha peternakan ayam ras pedaging, untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan dari peternakan ayam ras pedaging, dan menganalisis persentase biaya lingkungan terhadap total biaya produksi peternakan ayam ras pedaging di Kota Tarakan. Analisis data menggunakan analisis pohon masalah, deskriptif persentase, dan persentase biaya lingkungan. Data yang digunakan pada skripsi ini terdiri atas data primer dan sekunder. Metode penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak lingkungan yang ditimbulkan peternakan yaitu dampak terhadap tanah berupa kerusakan tanah, dampak terhadap udara yaitu bau tak sedap dan keberadaan lalat. Persepsi masyarakat terhadap dampak lingkungan yaitu sebanyak 65% masyarakat merasakan bau tak sedap, 20% merasakan dampak terhadap tanah, dan 60% merasa terganggu dengan keberadaan lalat. Persentase biasa lingkungan yang dialokasi peternak yaitu 0,01% atau sebesar Rp.16.190,43 dalam satu periode.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan platform pembelajaran daring di masa pendemi COVID-19 terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 42 siswa kelas VIII yang diambil dari populasi sebagian siswa kelas VIII berjumlah 7 kelas yang terdiri dari 219 siswa dan 2 guru mata pelajaran IPA di SMP Negeri 7 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Platform yang digunakan di SMP Negeri 7 Tarakan adalah platform google meeting dan google classroom. Guru mata pelajaran IPA dan 42 siswa yang di wawancara mengatakan selama pembelajaran daring berlangsung menggunakan platform pembelajaran google classroom dan google meeting. Pengunaan platform selama pembelajaran daring di SMP Negeri 7 Tarakan berdampak pada hasil belajar siswa dimana nilai siswa menjadi tidak maksimal. Data yang didapatkan yaitu nilai rata-rata siswa semester ganjil sebesar 68 dan semester genap sebesar 66,23. Berdasarkan nilai tersebut maka dapat diketahui bahwa nilai siswa mengalami penurunan. Selain itu, dampak yang dialami siswa selama pembelajaran daring antara lain siswa kurang memahami materi yang disampaikan guru, siswa tidak dapat bertanya secara langsung dengan guru dan kurangnya interaksi siswa dengan guru. Dampak yang dialami guru selama pembelajaran daring antara lain siswa susah memahami materi yang disampaikan oleh guru dan terdapat beberapa guru yang kurang memahami penggunaan teknologi informasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi metode sustained silent reading guna mendukung gerakan literasi sekolah di SDN Utama 1 Tarakan, baik itu pelaksanaan implementasi metode sustained silent reading serta dampak implementasi metode sustained silent reading di SDN Utama 1 Tarakan. Pada penelitian ini data yang diperoleh didapatkan dari teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini: (1) pelaksanaan implementasi metode sustained silent reading pada kegiatan membaca 15 menit di SDN Utama 1 Tarakan berjalan dengan semestinya pada hari-hari biasa dan pada masa pandemi covid-19 pelaksanaan implementasi metode sustained silent reading pada kegiatan membaca 15 menit dilaksanakan dirumah peserta didik masing-masing; (2) pelaksanaan implementasi metode sustained silent reading pada kegiatan membaca 15 menit di SDN Utama 1 Tarakan berdampak baik bagi sekolah, khususnya peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dilaksankan di SDN UTAMA 1 Tarakan. Peneliitian ini bertujuan untuk mendeskripsiskan Perencanaa, Pelaksanaan dan Dampak dari implementasi nilai-nilai Penguatan Pendidika Karakter (PPK) berbasis budaya sekolah dalam rangka meningkatkan mutu lulusan di SDN UTAMA 1 Tarakan. Data diperoleh melalui proses wwancara, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) SDN UTAMA 1 Tarakan telah merencanaan implementasi nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dengan baik dengan melakukan perencanaan sesuai dengan panduan penilaian tentang perencanaan penguatan pendidikan karakter, (2) SDN UTAMA 1 Tarakan telah melaksanakan implementasi nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sesuai dengan panduan praktis implementasi nilai-nilai penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah dan (3) implementasi nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter juga sangat berpengaruh dalam pemrolehan prestasi akademik maupun prestasi non akademik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Tani Terhadap Dampak Dari Lahan Kritis di Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara kuesioner dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner oleh masyarakat Kota Tarakan sebanyak 30 informan sebagai responden dalam penelitian. Peneliti menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian ini diketahui bahwa persepsi masyarakat Kota Tarakan terhadap danpak dari lahan kritis dengan menggunakan 2 indikator penelitian yaitua apakah Masyarakat mengalami dampak dari lahan kritis atau tidak, diperoleh hasil rata-rata 21,93 dan berada pada kategori Kurang baik. Penangulangan lahan kritis oleh pemerintah, diperoleh hasil rata-rata 31,37 dan berada pada kategori Kurang baik. Dengan demikian persepsi masyarakat terhadap dampak dari lahan kritis di Kota Tarakan secara keseluruhan diperoleh hasil skor likert sebesar 26,65 dan berada pada kategori Kurang baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perkembangan pendapatan per kapita, kemiskinan dan ketimpangan pendapatan antarwilayah dan mengetahui dampak pemekaran wilayah terhadap pendapatan per kapita, kemiskinan dan ketimpangan antarwilayah di Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2007-2017. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode analisis tren dan uji beda. Hasil analisis tren menunjukkan bahwa pendapatan per kapita memiliki tren positif, hal ini menunjukkan bahwa pendapatan per kapita yang terjadi selama periode analisis berada pada tren meningkat. Kemiskinan memiliki tren negatif, sehingga menunjukkan bahwa kemiskinan yang terjadi selama periode analisis berada pada tren menurun. Ketimpangan memiliki tren positif , sehingga menunjukkan bahwa ketimpangan yang terjadi selama periode analisis berada pada tren meningkat. Hasil uji beda yaitu uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemekaran wilayah terhadap pendapatan per kapita, pengujian Uji t diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel (-57,521>2,13185) dan probabilitas thitung lebih kecil dari taraf signifikansi (0,0000,1). Terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemekaran wilayah terhadap kemiskinan, pengujian Uji t diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel (7,115>2,13185) dan probabilitas thitung lebih kecil dari taraf signifikansi (0,0020,1). Tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemekaran wilayah terhadap ketimpangan antarwilayah, pengujian Uji t diperoleh nilai thitung lebih kecil dari ttabel (-1,7362,13185) dan probabilitas thitung lebih besar dari taraf signifikansi (0,158>0,1).