Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: TIARA DAMAYANTI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENERAPAN KOMBINASI TERAPI SUNBATHING, WALKING EXERCISE DAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION PADA KLIEN DENGAN HIPERTENSI

2025•

Lanjut usia ditandai dengan adanya proses penuaan, penuaan merupakan proses terjadi perubahan fungsi dan kemampuan tubuh, salah satu penyakit yang erat kaitannya dengan proses penuaan yaitu gangguan sirkulasi (hipertensi). KIAN ini bertujuan untuk mengevaluasi kombinasi terapi sunbathing, walking exercise dan Progressive muscle relaxation terhadap penurunan tekanan darah dan nyeri kepala. KIAN ini menggunakan desain case report dengan pendekatan pre-test dan post-test. Partisipan pada KIAN ini berjumlah dua orang dan merupakan lansia dengan hipertensi yang bersedia menjadi responden. Intervensi yang digunakan dalam KIAN ini yaitu sunbathing, walking exercise dan progressive muscle relaxation. Setelah dilakukan intervensi selama 3 hari dengan durasi 120 menit di dapatkan hasil pada klien 1 tekanan darah sebelum intervensi 155/95 mmHg, pada klien 2 tekanan darah 160/90 mmHg, setelah dilakukan intervensi di dapatkan pada klien 1 tekanan darah 124/88 mmHg dan pada klien 2 tekanan darah 130/84 mmHg. Selain itu tingkat nyeri pada klien 1 sebelum interveni di dapatkan skala nyeri 3 dan pada klien 2 di dapatkn skala nyeri 4, setelah dilakukan intervensi di dapatkan hasil klien 1 mengatakan skala nyeri menurun menjadi 1, klien 2 mengatakan skala nyeri menurun menjadi2. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi terapi sunbathing, walking exercise dan progressive muscle relaxation terbukti efektif dalam menurunan tekanan darah dan tingkat nyeri serta dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis pada lansia dengan hipertensi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENERAPAN KOMBINASI TERAPI SUNBATHING, WALKING EXERCISE DAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION PADA KLIEN DENGAN HIPERTENSI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lanjut usia ditandai dengan adanya proses penuaan, penuaan merupakan proses terjadi perubahan fungsi dan kemampuan tubuh, salah satu penyakit yang erat kaitannya dengan proses penuaan yaitu gangguan sirkulasi (hipertensi). KIAN ini bertujuan untuk mengevaluasi kombinasi terapi sunbathing, walking exercise dan Progressive muscle relaxation terhadap penurunan tekanan darah dan nyeri kepala. KIAN ini menggunakan desain case report dengan pendekatan pre-test dan post-test. Partisipan pada KIAN ini berjumlah dua orang dan merupakan lansia dengan hipertensi yang bersedia menjadi responden. Intervensi yang digunakan dalam KIAN ini yaitu sunbathing, walking exercise dan progressive muscle relaxation. Setelah dilakukan intervensi selama 3 hari dengan durasi 120 menit di dapatkan hasil pada klien 1 tekanan darah sebelum intervensi 155/95 mmHg, pada klien 2 tekanan darah 160/90 mmHg, setelah dilakukan intervensi di dapatkan pada klien 1 tekanan darah 124/88 mmHg dan pada klien 2 tekanan darah 130/84 mmHg. Selain itu tingkat nyeri pada klien 1 sebelum interveni di dapatkan skala nyeri 3 dan pada klien 2 di dapatkn skala nyeri 4, setelah dilakukan intervensi di dapatkan hasil klien 1 mengatakan skala nyeri menurun menjadi 1, klien 2 mengatakan skala nyeri menurun menjadi2. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi terapi sunbathing, walking exercise dan progressive muscle relaxation terbukti efektif dalam menurunan tekanan darah dan tingkat nyeri serta dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis pada lansia dengan hipertensi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DAMPAK BENCANA PASCA KEBAKARAN PADA MASYARAKAT SELUMIT PANTAI

2024•Koleksi Perpustakaan

DAMPAK BENCANA PASCA KEBAKARAN PADA MASYARAKAT SELUMIT PANTAI ABSTRAK Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 menjelaskan bahwa bencana diartikan sebagai serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam, non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak fisik, psikologis dan masih banyak dampak lain yang dapat ditimbulkan. Salah satu bencana non alam yang sering terjadi yaitu kebakaran. Peristiwa kebakaran dapat menjadi sebuah bencana apabila peristiwa tersebut dapat mengganggu kehidupan manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi dampak bencana pasca kebakaran baik aspek fisik, psikologis maupun spiritual pada masyrakat Selumit Pantai. Penelitian ini merupakan penelitian kuailitatif dengan desaign fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumah 6 orang yang merupakan warga terdampak kebakaran di wilayah Selumit Pantai. Tahap pemilihan partisipan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bencana pasca kebakaran memiliki dampa pada aspek fisik seperti cedera fisik dan timbul gejala sakit, pada aspek psikologis menunjukan gejala stress pasca trauma, pada aspek sosial menunjukan adanya interaksi positif antar masyarakat pasca bencana, sedangkan dampak pada aspek spiritua lyaitu adanya pendekatan yang lebih mendalam kepada Tuhan pasca kejadian bencana.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DAMPAK BENCANA PASCA KEBAKARAN PADA MASYARAKAT SELUMIT PANTAI

2024•

DAMPAK BENCANA PASCA KEBAKARAN PADA MASYARAKAT SELUMIT PANTAI ABSTRAK Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 menjelaskan bahwa bencana diartikan sebagai serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam, non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak fisik, psikologis dan masih banyak dampak lain yang dapat ditimbulkan. Salah satu bencana non alam yang sering terjadi yaitu kebakaran. Peristiwa kebakaran dapat menjadi sebuah bencana apabila peristiwa tersebut dapat mengganggu kehidupan manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi dampak bencana pasca kebakaran baik aspek fisik, psikologis maupun spiritual pada masyrakat Selumit Pantai. Penelitian ini merupakan penelitian kuailitatif dengan desaign fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumah 6 orang yang merupakan warga terdampak kebakaran di wilayah Selumit Pantai. Tahap pemilihan partisipan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bencana pasca kebakaran memiliki dampa pada aspek fisik seperti cedera fisik dan timbul gejala sakit, pada aspek psikologis menunjukan gejala stress pasca trauma, pada aspek sosial menunjukan adanya interaksi positif antar masyarakat pasca bencana, sedangkan dampak pada aspek spiritua lyaitu adanya pendekatan yang lebih mendalam kepada Tuhan pasca kejadian bencana.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail