Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MERY

16 karya publik ditemukan.

2026: 62025: 42024: 12023: 5

EVALUASI IMPLEMENTASI MANAJEMEN PUSKESMAS DI UPTD PUSKESMAS TANJUNG SELOR MELALUI ANALISIS SENTIMEN KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2024

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi manajemen Puskesmas di UPTD Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2024. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Namun, berbagai temuan awal menunjukkan bahwa implementasi fungsi manajemen Puskesmas masih menghadapi sejumlah kendala, seperti perencanaan program yang belum sepenuhnya berbasis data, koordinasi lintas program yang belum optimal, pembagian tugas yang tidak merata, serta kegiatan pengawasan dan evaluasi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai instrumen perbaikan kinerja. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara standar manajemen Puskesmas sebagaimana diatur dalam kebijakan kesehatan dengan praktik implementasi di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif evaluatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pimpinan puskesmas, tenaga kesehatan, penanggung jawab program, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mengacu pada fungsi manajemen klasik yang meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), serta pengawasan dan evaluasi (controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen di UPTD Puskesmas Tanjung Selor secara umum telah berjalan, namun belum sepenuhnya optimal. Beberapa kendala utama meliputi perencanaan yang belum sepenuhnya berbasis data, distribusi beban kerja yang tidak merata, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan data dan sistem informasi, serta mekanisme pengawasan yang masih bersifat administratif. Faktor pendukung implementasi manajemen meliputi ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan, adanya pembinaan dari Dinas Kesehatan, serta komitmen sebagian tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan efektivitas manajemen Puskesmas memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan sistem perencanaan berbasis data, peningkatan koordinasi lintas program, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

EVALUASI IMPLEMENTASI MANAJEMEN PUSKESMAS DI UPTD PUSKESMAS TANJUNG SELOR MELALUI ANALISIS SENTIMEN KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2024

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi manajemen Puskesmas di UPTD Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2024. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Namun, berbagai temuan awal menunjukkan bahwa implementasi fungsi manajemen Puskesmas masih menghadapi sejumlah kendala, seperti perencanaan program yang belum sepenuhnya berbasis data, koordinasi lintas program yang belum optimal, pembagian tugas yang tidak merata, serta kegiatan pengawasan dan evaluasi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai instrumen perbaikan kinerja. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara standar manajemen Puskesmas sebagaimana diatur dalam kebijakan kesehatan dengan praktik implementasi di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif evaluatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pimpinan puskesmas, tenaga kesehatan, penanggung jawab program, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mengacu pada fungsi manajemen klasik yang meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), serta pengawasan dan evaluasi (controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen di UPTD Puskesmas Tanjung Selor secara umum telah berjalan, namun belum sepenuhnya optimal. Beberapa kendala utama meliputi perencanaan yang belum sepenuhnya berbasis data, distribusi beban kerja yang tidak merata, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan data dan sistem informasi, serta mekanisme pengawasan yang masih bersifat administratif. Faktor pendukung implementasi manajemen meliputi ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan, adanya pembinaan dari Dinas Kesehatan, serta komitmen sebagian tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan efektivitas manajemen Puskesmas memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan sistem perencanaan berbasis data, peningkatan koordinasi lintas program, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

ANALISIS COST VOLUME PROFIT DALAM MENGOPTIMALISASI LABA (STUDI KASUS PADA UMKM KUB SEJAHTERA)

2026 · Book ·

This study aims to analyze the application of Cost Volume Profit (CVP) in optimizing profits at KUB Sejahtera MSME. The research method used was quantitative descriptive with a case study approach. Research data was obtained from information related to production costs, sales, and business profits. The analysis was carried out through Break Even Point (BEP), Margin of Safety (MOS), and net profit calculations. The results show that KUB Sejahtera MSME achieved a Break-Even Point per unit of IDR 168,815,900 and a Break-Even Point in rupiah of IDR 136,988,414, a Margin of Safety (MOS) of IDR 185,511,585 and a Margin of Safety (MOS) percentage of 57.20%. net profit of IDR 75,238,760, and to optimize profits, KUB Sejahtera MSME must sell 1,911 kg to achieve a profit target of IDR 286,656,460. The conclusion of this study is that the application of Cost Volume Profit Analysis can help KUB Sejahtera MSME in planning and controlling costs, determining sales targets, and optimizing profits to support business continuity.

Dampak Terhadap Kegiatan Penambangan Bahan Galian Golongan C di Kota Tarakan Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

2026 · Book ·

ABSTRAK DAMPAK TERHADAP KEGIATAN PENAMBANGAN BAHAN GALIAN GOLONGAN C DI KOTA TARAKAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan serta dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan oleh kegiatan penambangan bahan galian golongan C di Kota Tarakan, serta meninjau implementasi pertanggungjawaban pemulihan lingkungan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Aktivitas penambangan galian C di beberapa titik seperti Kelurahan Juata Laut dan Pasir Putih terus meningkat seiring kebutuhan pembangunan infrastruktur, namun seringkali mengabaikan aspek kelestarian alam.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan di lokasi penambangan, wawancara dengan masyarakat terdampak, serta studi dokumen terhadap regulasi yang berlaku. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fakta kerusakan di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak lingkungan yang paling signifikan meliputi degradasi lahan yang memicu erosi, penurunan kualitas air permukaan, serta peningkatan risiko banjir di kawasan pemukiman akibat hilangnya daerah resapan air. Secara sosial-ekonomi, aktivitas ini menimbulkan polusi udara (debu) yang mengganggu kesehatan pernapasan warga dan kerusakan infrastruktur jalan umum akibat muatan berlebih truk pengangkut material. Meskipun Perda Nomor 2 Tahun 2013 telah mengatur tentang kewajiban pemulihan lingkungan, namun pada praktiknya, banyak lahan bekas tambang yang ditinggalkan begitu saja tanpa reklamasi. Hal ini menunjukkan bahwa dampak negatif yang ditimbulkan belum sepenuhnya terkompensasi oleh upaya pemulihan, sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat dan penegakan sanksi administratif yang tegas bagi pelaku penambangan yang merusak ekosistem. Menyetujui, Pembimbing Mansyur,S.H., M.H NIPPPK.196109112021211001

ANALISIS COST VOLUME PROFIT DALAM MENGOPTIMALISASI LABA (STUDI KASUS PADA UMKM KUB SEJAHTERA)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to analyze the application of Cost Volume Profit (CVP) in optimizing profits at KUB Sejahtera MSME. The research method used was quantitative descriptive with a case study approach. Research data was obtained from information related to production costs, sales, and business profits. The analysis was carried out through Break Even Point (BEP), Margin of Safety (MOS), and net profit calculations. The results show that KUB Sejahtera MSME achieved a Break-Even Point per unit of IDR 168,815,900 and a Break-Even Point in rupiah of IDR 136,988,414, a Margin of Safety (MOS) of IDR 185,511,585 and a Margin of Safety (MOS) percentage of 57.20%. net profit of IDR 75,238,760, and to optimize profits, KUB Sejahtera MSME must sell 1,911 kg to achieve a profit target of IDR 286,656,460. The conclusion of this study is that the application of Cost Volume Profit Analysis can help KUB Sejahtera MSME in planning and controlling costs, determining sales targets, and optimizing profits to support business continuity.

DAMPAK TERHADAP KEGIATAN PENAMBANGAN BAHAN GALIAN GOLONGAN C DI KOTA TARAKAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 2TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK DAMPAK TERHADAP KEGIATAN PENAMBANGAN BAHAN GALIAN GOLONGAN C DI KOTA TARAKAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan serta dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan oleh kegiatan penambangan bahan galian golongan C di Kota Tarakan, serta meninjau implementasi pertanggungjawaban pemulihan lingkungan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Aktivitas penambangan galian C di beberapa titik seperti Kelurahan Juata Laut dan Pasir Putih terus meningkat seiring kebutuhan pembangunan infrastruktur, namun seringkali mengabaikan aspek kelestarian alam.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan di lokasi penambangan, wawancara dengan masyarakat terdampak, serta studi dokumen terhadap regulasi yang berlaku. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fakta kerusakan di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak lingkungan yang paling signifikan meliputi degradasi lahan yang memicu erosi, penurunan kualitas air permukaan, serta peningkatan risiko banjir di kawasan pemukiman akibat hilangnya daerah resapan air. Secara sosial-ekonomi, aktivitas ini menimbulkan polusi udara (debu) yang mengganggu kesehatan pernapasan warga dan kerusakan infrastruktur jalan umum akibat muatan berlebih truk pengangkut material. Meskipun Perda Nomor 2 Tahun 2013 telah mengatur tentang kewajiban pemulihan lingkungan, namun pada praktiknya, banyak lahan bekas tambang yang ditinggalkan begitu saja tanpa reklamasi. Hal ini menunjukkan bahwa dampak negatif yang ditimbulkan belum sepenuhnya terkompensasi oleh upaya pemulihan, sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat dan penegakan sanksi administratif yang tegas bagi pelaku penambangan yang merusak ekosistem. Menyetujui, Pembimbing Mansyur,S.H., M.H NIPPPK.196109112021211001

Fasilitas Sarana dan Prasarana Terhadap Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi di SDN 010 Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Argena Mery, 2025 “Fasilitas Sarana Dan Prasarana Terhadap Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Di SD Negeri 010 Tarakan”. Pembimbing Utama Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si dan Pembimbing Anggota Nazwa Manurung, M.Psi.,Psikolog. Dalam buku Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi menyampaikan bahwa keberadaan anak berkebutuhan khusus di sekolah regular perlu meningkatkan sarana dan prasarana yang dapat menunjang pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sarana dan prasarana di SD Negeri 010 Tarakan dalam mempersiapkan sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif dengan pendekatan deskriptif dan informan penelitian sebanyak tiga orang terdiri dari satu kepala sekolah, satu guru dengan keahlian anak berkebutuhan khusus sekaligus guru pendamping khusus dan anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi, Teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman terdiri dari reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa sarana yang dimiliki sekolah dalam kesiapan penyelenggaraan sekolah inklusi terdiri dari adanya guru PPPK dengan keahlian anak berkebutuhan khusus sekaligus berperan sebagai guru pendamping khusus, wali kelas juga berperan sebagai guru bimbingan konseling, namun demikian sekolah perlu mempertimbangkan adanya guru bimbingan konseling. Selanjutnya, fasilitas prasarana yang dimiliki sekolah terdiri dari satu ruang bimbingan konseling dan pintu kelas yang aksesibel/permukaannya rata. Jika sekolah siap menerima siswa berkebutuhan khusus dengan jumlah banyak, maka perlu adanya prasarana penunjang untuk anak berkebutuhan khusus yang diatur dalam buku saku penyelenggaraan Pendidikan inklusif di sekolah dasar.

Fasilitas Sarana dan Prasarana Terhadap Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi di SDN 010 Tarakan

2025 · Book ·

Argena Mery, 2025 “Fasilitas Sarana Dan Prasarana Terhadap Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Di SD Negeri 010 Tarakan”. Pembimbing Utama Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si dan Pembimbing Anggota Nazwa Manurung, M.Psi.,Psikolog. Dalam buku Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi menyampaikan bahwa keberadaan anak berkebutuhan khusus di sekolah regular perlu meningkatkan sarana dan prasarana yang dapat menunjang pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sarana dan prasarana di SD Negeri 010 Tarakan dalam mempersiapkan sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif dengan pendekatan deskriptif dan informan penelitian sebanyak tiga orang terdiri dari satu kepala sekolah, satu guru dengan keahlian anak berkebutuhan khusus sekaligus guru pendamping khusus dan anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi, Teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman terdiri dari reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa sarana yang dimiliki sekolah dalam kesiapan penyelenggaraan sekolah inklusi terdiri dari adanya guru PPPK dengan keahlian anak berkebutuhan khusus sekaligus berperan sebagai guru pendamping khusus, wali kelas juga berperan sebagai guru bimbingan konseling, namun demikian sekolah perlu mempertimbangkan adanya guru bimbingan konseling. Selanjutnya, fasilitas prasarana yang dimiliki sekolah terdiri dari satu ruang bimbingan konseling dan pintu kelas yang aksesibel/permukaannya rata. Jika sekolah siap menerima siswa berkebutuhan khusus dengan jumlah banyak, maka perlu adanya prasarana penunjang untuk anak berkebutuhan khusus yang diatur dalam buku saku penyelenggaraan Pendidikan inklusif di sekolah dasar.

PENGARUH CITRA DAN LOYALITAS DESTINASI TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN MELALUI NILAI YANG DIRASAKAN DI OBJEK WISATA TANE OLEN DESA WISATA SETULANG

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh citra dan loyalitas destinasi terhadap kepuasan wisatawan melalui nilai yang dirasakan di objek wisata Tane Olen Desa Wisata Setulang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengelola objek wisata dalam meningkatkan daya tarik Tane Olen dan memperpanjang masa tinggal wisatawan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif, di mana tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan mengukur kekuatan hubungan sebab-akibat antara variabel-variabel yang telah ditentukan. Ukuran sampel yang diambil menggunakan rumus hair, yaitu dengan jumlah indikator sebanyak 13 item dikali 5. Sehingga, melalui perhitungan berdasarkan rumus tersebut, diperoleh jumlah sampel dari penelitian ini adalah sebesar sebanyak 117, yang kemudian dibulatkan menjadi 120 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program computer partial least square (PLS). Hasil Penelitian ini Menunjukkan bahwa, Dalam penelitian ini ditemukan terdapat pengaruh Citra Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan. Selanjutnya Loyalitas Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan dan juga Citra Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan melalui variabel Nilai yang Dirasakan. Temuan terakhir yaitu Nilai yang Dirasakan berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan.

PENGARUH CITRA DAN LOYALITAS DESTINASI TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN MELALUI NILAI YANG DIRASAKAN DI OBJEK WISATA TANE OLEN DESA WISATA SETULANG

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh citra dan loyalitas destinasi terhadap kepuasan wisatawan melalui nilai yang dirasakan di objek wisata Tane Olen Desa Wisata Setulang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengelola objek wisata dalam meningkatkan daya tarik Tane Olen dan memperpanjang masa tinggal wisatawan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif, di mana tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan mengukur kekuatan hubungan sebab-akibat antara variabel-variabel yang telah ditentukan. Ukuran sampel yang diambil menggunakan rumus hair, yaitu dengan jumlah indikator sebanyak 13 item dikali 5. Sehingga, melalui perhitungan berdasarkan rumus tersebut, diperoleh jumlah sampel dari penelitian ini adalah sebesar sebanyak 117, yang kemudian dibulatkan menjadi 120 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program computer partial least square (PLS). Hasil Penelitian ini Menunjukkan bahwa, Dalam penelitian ini ditemukan terdapat pengaruh Citra Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan. Selanjutnya Loyalitas Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan dan juga Citra Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan melalui variabel Nilai yang Dirasakan. Temuan terakhir yaitu Nilai yang Dirasakan berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan.

IMPLEMENTASI KEGIATAN ESCYMO TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA DI JURUSAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS TARAKAN BORNEO

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini mendeskripsikan hasil persepsi mahasiswa terhadap Escymo dalam kegiatan berbicara dan implementasi kegiatan Escymo dalam Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Borneo Tarakan, dengan menggunakan metode campuran. Peneliti memilih 55 mahasiswa dari kelas Al dan A2, dan menggunakan kuesioner, wawancara, dan tes berbicara sebagai instrumen penelitian. Data kualitatif dianalisis dalam tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Hasil kuesioner siswa menunjukkan bahwa 60% siswa termotivasi oleh kegiatan Escymo untuk belajar bahasa Inggris, 70,9% lebih menyukai Escymo untuk latihan berbicara, 69,1% merasa lebih mudah secara psikologis untuk berlatih bahasa Inggris dengan Escymo, 61,8% merasa bahwa Escymo mendorong mereka untuk menggunakan bahasa Inggris lebih sering, dan 70,9% merasa bahwa Escymo membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka. Selain itu, 65,5% percaya bahwa kegiatan Escymo dapat meningkatkan kefasihan, kosakata, pengucapan, dan kompetensi tata bahasa dalam Bahasa Inggris. Pelaksanaan kegiatan Escymo berdampak positif pada kemampuan siswa, dengan peningkatan yang nyata dalam kosakata, tata bahasa, kefasihan, pemahaman, dan kepercayaan diri. Escymo memberikan kesempatan kepada para siswa untuk berlatih bahasa Inggris dalam suasana yang santai dan informal, sehingga meningkatkan kemampuan bersosialisasi mereka. Kegiatan dibagi menjadi tiga tahap: pra-kegiatan, kegiatan inti, dan pasca-kegiatan, dengan pra-kegiatan yang berfungsi sebagai pemanasan dan sesi curah pendapat, kegiatan inti yang berfokus pada materi pengajaran dan berlatih berbicara, dan pasca-kegiatan yang mengevaluasi kinerja siswa dan memberikan motivasi. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan Escymo dibuktikan dengan respon positif dari para siswa.

IMPLEMENTASI KEGIATAN ESCYMO TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA DI JURUSAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS TARAKAN BORNEO

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mendeskripsikan hasil persepsi mahasiswa terhadap Escymo dalam kegiatan berbicara dan implementasi kegiatan Escymo dalam Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Borneo Tarakan, dengan menggunakan metode campuran. Peneliti memilih 55 mahasiswa dari kelas Al dan A2, dan menggunakan kuesioner, wawancara, dan tes berbicara sebagai instrumen penelitian. Data kualitatif dianalisis dalam tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Hasil kuesioner siswa menunjukkan bahwa 60% siswa termotivasi oleh kegiatan Escymo untuk belajar bahasa Inggris, 70,9% lebih menyukai Escymo untuk latihan berbicara, 69,1% merasa lebih mudah secara psikologis untuk berlatih bahasa Inggris dengan Escymo, 61,8% merasa bahwa Escymo mendorong mereka untuk menggunakan bahasa Inggris lebih sering, dan 70,9% merasa bahwa Escymo membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka. Selain itu, 65,5% percaya bahwa kegiatan Escymo dapat meningkatkan kefasihan, kosakata, pengucapan, dan kompetensi tata bahasa dalam Bahasa Inggris. Pelaksanaan kegiatan Escymo berdampak positif pada kemampuan siswa, dengan peningkatan yang nyata dalam kosakata, tata bahasa, kefasihan, pemahaman, dan kepercayaan diri. Escymo memberikan kesempatan kepada para siswa untuk berlatih bahasa Inggris dalam suasana yang santai dan informal, sehingga meningkatkan kemampuan bersosialisasi mereka. Kegiatan dibagi menjadi tiga tahap: pra-kegiatan, kegiatan inti, dan pasca-kegiatan, dengan pra-kegiatan yang berfungsi sebagai pemanasan dan sesi curah pendapat, kegiatan inti yang berfokus pada materi pengajaran dan berlatih berbicara, dan pasca-kegiatan yang mengevaluasi kinerja siswa dan memberikan motivasi. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan Escymo dibuktikan dengan respon positif dari para siswa.

VARIASI BAHASA DALAM BAHASA TORAJA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul Variasi Bahasa dalam Bahasa Toraja (Kajian Sosiolinguistik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi bahasa dalam bahasa Toraja. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitiam ini berbentuk kata yang berkaitan dengan variasi bahasa dalam bahasa Toraja. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik formal dan teknik informal. Sumber data penelitian ini adalah informan asli suku Toraja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Variasi Bahasa dalam Bahasa Toraja ini bukan hanya dua kata melainkan ada empat yaitu ron’no, tobang, melenten, dan melolin. adapun juga beda pengucapan tetapi artinya sama saja seperti kata tempat cuci tangan dalam bahasa Toraja itu bukan hanya dua kata melainkan ada tiga yaitu pembasean, pessomokan, dan pembanuan. Dan berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan data dari kosakata sesuai konteks lebih sedikit dibandingkan dengan kosakata bebas dikarenakan data kosakata bebas yang sudah bercampur/pencampuran dengan suku lain ataupun perbedaan tempat tinggal masyarakat.Tempat wadah penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan dengan cara wawancara informan tokoh adat Toraja mengenai variasi bahasa dalam bahasa Toraja.

VARIASI BAHASA DALAM BAHASA TORAJA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

2023 · Thesis ·

Penelitian ini berjudul Variasi Bahasa dalam Bahasa Toraja (Kajian Sosiolinguistik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi bahasa dalam bahasa Toraja. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitiam ini berbentuk kata yang berkaitan dengan variasi bahasa dalam bahasa Toraja. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik formal dan teknik informal. Sumber data penelitian ini adalah informan asli suku Toraja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Variasi Bahasa dalam Bahasa Toraja ini bukan hanya dua kata melainkan ada empat yaitu ron’no, tobang, melenten, dan melolin. adapun juga beda pengucapan tetapi artinya sama saja seperti kata tempat cuci tangan dalam bahasa Toraja itu bukan hanya dua kata melainkan ada tiga yaitu pembasean, pessomokan, dan pembanuan. Dan berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan data dari kosakata sesuai konteks lebih sedikit dibandingkan dengan kosakata bebas dikarenakan data kosakata bebas yang sudah bercampur/pencampuran dengan suku lain ataupun perbedaan tempat tinggal masyarakat.Tempat wadah penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan dengan cara wawancara informan tokoh adat Toraja mengenai variasi bahasa dalam bahasa Toraja.

ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I-A SDN 023 TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kesulitan membaca permulaan merupakan bentuk kesulitan siswa dalam mengenal huruf abjad, suku kata, kata, dan kalimat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas I-A SDN 023 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca permulaan siswa yang dikonfirmasi dengan proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sebanyak 28 siswa kelas I-A yang menjadi partisipan dalam penelitian dan mengikuti tes yang diberikan. Setelah itu peneliti memilih 7 siswa kelas I-A yang dari hasil tes diketahui mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memang masih adanya terdapat kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa. Berdasarkan hasil tes yang diikuti siswa tersebut dimana kesulitan membaca yang dialami siswa antara lain: siswa sulit mengenal huruf, siswa masih ada yang belum dapat membaca suku kata, kata, dan belum mampu membaca kalimat sederhana. Siswa juga kesulitan membedakan huruf yang mirip, melakukan kesalahan dalam membaca seperti menghilangkan kata, menambah kata, dan mengganti kata. Karena kesulitan-kesulitan tersebutlah siswa banyak melakukan kesalahan dalam membaca permulaan. Adapun faktor penyebab kesulitan membaca permulaan siswa terbagi atas dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal.

ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I-A SDN 023 TARAKAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesulitan membaca permulaan merupakan bentuk kesulitan siswa dalam mengenal huruf abjad, suku kata, kata, dan kalimat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas I-A SDN 023 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca permulaan siswa yang dikonfirmasi dengan proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sebanyak 28 siswa kelas I-A yang menjadi partisipan dalam penelitian dan mengikuti tes yang diberikan. Setelah itu peneliti memilih 7 siswa kelas I-A yang dari hasil tes diketahui mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memang masih adanya terdapat kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa. Berdasarkan hasil tes yang diikuti siswa tersebut dimana kesulitan membaca yang dialami siswa antara lain: siswa sulit mengenal huruf, siswa masih ada yang belum dapat membaca suku kata, kata, dan belum mampu membaca kalimat sederhana. Siswa juga kesulitan membedakan huruf yang mirip, melakukan kesalahan dalam membaca seperti menghilangkan kata, menambah kata, dan mengganti kata. Karena kesulitan-kesulitan tersebutlah siswa banyak melakukan kesalahan dalam membaca permulaan. Adapun faktor penyebab kesulitan membaca permulaan siswa terbagi atas dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal.