ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERJUDIAN DARING ABSTRAK Perkembangan teknologi di era globalisasi seperti sekarang ini mengalami kemajuan yang begitu pesat khususnya dalam bidang teknologi dan infomasi, sehingga memudahkan masyarakat untuk menerima dan memberikan informasi kepada masyarakat luas. Bahkan dapat dikatakan bahwa teknologi dan informasi terkadang bisa menjadi pedang bermata dua karena selain berkontribusi terhadap kesejahteraan, peradaban dan kemajuan manusia, juga merupakan sarana yang efektif untuk melakukan kejahatan. Berdasarkan rumusan masalah serta tujuan penelitian ini, maka tipe penelitian ini menggunakan penelitian normatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini ialah studi kepustakaan guna mendapatkan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang berupa peraturan perundang-undangan, jurnal, buku, adan artikel yang berkaitan dengan objek yang diteliti. Perkembangan teknologi di era sekarang berkembang dengan pesat, dimana apapun bisa diakses dengan mudah hanya dengan menggunakan internet. Kejahatan dapat dengan mudah dilakukan juga dengan menggunakan internet. Salah satunya ialah perjudian yang dilakukan secara daring atau online. Adapun dijelaskan diatas ada beberapa teori sebab terjadinya kejahatan yaitu teori anonim, teori asosiasi diferensial, teori kontrol sosial, dan teori labelling. Dari hasil penelitian jika dihubungkan dengan teori diatas didapatkan bahwa sebab terjadinya perjudian adalah pergaulan yang menyimpang, individu itu sendiri, lingkungan yang memberikan kesempatan, kebiasaan masyarakat, dan ekonomi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan belajar siswa kelas XII IIS SMA Hang Tuah Tarakan pada pembelajaran daring dan untuk mengetahui kebiasaan belajar siswa kelas XII IIS SMA Hang Tuah Tarakan ditinjau dari masing-masing indikator kebiasaan belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 90 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan belajar siswa kelas XII IIS SMA Hang Tuah Tarakan pada pembelajaran daring berkategori sedang dengan persentase 62,22 %, dan kebiasaan belajar siswa ditinjau dari masing-masing indikator kebiasaan belajar memiliki persentase 68,89 % pada indikator pembuatan jadwal dan pelaksanaannya, indikator membaca dan membuat catatan memiliki persentase 70 %, indikator mengulangi bahan pelajaran memiliki persentase 67,78 %, indikator konsentrasi memiliki persentase 58,89 %, dan pada indikator mengerjakan tugas memiliki persentase 58,89 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan platform pembelajaran daring di masa pendemi COVID-19 terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 42 siswa kelas VIII yang diambil dari populasi sebagian siswa kelas VIII berjumlah 7 kelas yang terdiri dari 219 siswa dan 2 guru mata pelajaran IPA di SMP Negeri 7 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Platform yang digunakan di SMP Negeri 7 Tarakan adalah platform google meeting dan google classroom. Guru mata pelajaran IPA dan 42 siswa yang di wawancara mengatakan selama pembelajaran daring berlangsung menggunakan platform pembelajaran google classroom dan google meeting. Pengunaan platform selama pembelajaran daring di SMP Negeri 7 Tarakan berdampak pada hasil belajar siswa dimana nilai siswa menjadi tidak maksimal. Data yang didapatkan yaitu nilai rata-rata siswa semester ganjil sebesar 68 dan semester genap sebesar 66,23. Berdasarkan nilai tersebut maka dapat diketahui bahwa nilai siswa mengalami penurunan. Selain itu, dampak yang dialami siswa selama pembelajaran daring antara lain siswa kurang memahami materi yang disampaikan guru, siswa tidak dapat bertanya secara langsung dengan guru dan kurangnya interaksi siswa dengan guru. Dampak yang dialami guru selama pembelajaran daring antara lain siswa susah memahami materi yang disampaikan oleh guru dan terdapat beberapa guru yang kurang memahami penggunaan teknologi informasi.