Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

43 hasil
Subjek: Waktu
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Peran dan Alokasi Waktu Tenaga Kerja dalam Aktivitas Budidaya Rumput Laut di Pantai Amal Kota Tarakan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Potensi laut di Indonesia menjadi peluang pengembangan usaha kelautan dan perikanan yang masih memiliki prospek yang baik salah satunya adalah rumput laut. Budidaya rumput laut menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat pesisir. Mengikutsertakan perempuan dalam proses produksi budidaya rumput laut dapat menjadi alternatif untuk berkonstribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran yang dapat dilakukan oleh laki-laki dan perempuan pesisir dalam aktivitas budidaya rumput laut di Pantai Amal Kota Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Bagaimana karakteristik tenaga kerja dalam budidaya rumput laut (2) Bagaimana peran laki-laki dan perempuan dalam aktivitas budidaya rumput laut (3) Berapa alokasi waktu tenaga kerja laki-laki dan perempuan dalam aktivitas budidaya (4) Berapa besar pendapatan keluarga petani dan kontribusi pendapatan wanita tani dalam aktivitas budidaya rumput laut. Metode dalam penelitian menggunakan metode Slovin dan simple random sampling. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu umur responden di Pantai Amal tergolong produktif dengan rata-rata umur dibawah kisaran 60 tahun, rata-rata tingkat pendidikan responden adalah SD, pengalaman kerja rata-rata 6-7 tahun, jumlah tanggungan keluarga yaitu rata-rata 4 orang. Peranan tenaga kerja dalam budidaya rumput laut yaitu pria berperan pada semua kegiatan budidaya sedangkan wanita berperan pada proses pembibitan dan penjemuran. Adapun tenaga kerja mengalokasikan waktunya pada budidaya ini sebesar 7,22 HKP dengan jumlah jam kerja rata-rata sebesar 7,22 untuk laki-laki dan 6,32 HKP dengan 7,90 jam untuk perempuan dalam sehari. Besarnya kontribusi tenaga kerja terhadap total pendapatan keluarga yaitu laki-laki sebesar 71% dan perempuan sebesar 41% dari keseluruhan kegiatan budidaya rumput laut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH WAKTU PEMANGKASAN DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus L.)

2026•

Okra (Abelmoschus esculentus L.) merupakan komoditas hortikultura yang penting, dan peningkatan produksinya dapat dilakukan melalui intensifikasi teknik budidaya seperti pemangkasan daun. Efektivitas pemangkasan sangat bergantung pada penentuan waktu yang tepat agar mampu memaksimalkan hasil dan mencegah penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemangkasan daun terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman okra, serta menentukan waktu pemangkasan daun yang paling optimal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali, menghasilkan 25 unit percobaan. Perlakuan yang diuji meliputi: Tanpa Pemangkasan (P0), Pemangkasan 3 Minggu Setelah Tanam (MST) (P1), Pemangkasan 5 MST (P2), Pemangkasan 7 MST (P3), dan Pemangkasan 9 MST (P4).Parameter yang diamati meliputi seluruh aspek pertumbuhan vegetatif (tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang) dan generatif (umur berbunga, jumlah buah, dan bobot buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemangkasan daun memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan vegetatif maupun generatif tanaman okra. Perlakuan P2 (Pemangkasan Daun pada usia 5 MST) terbukti menjadi perlakuan yang paling optimal dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra. Perlakuan P2 menghasilkan rata-rata jumlah daun tertinggi (27,28 helai) , diameter batang terbesar (2,53 cm) , umur berbunga tercepat 40 hst, serta mencapai jumlah buah (16,19 buah) dan bobot buah (252,79 g) tertinggi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penahanan ijazah oleh pemberi kerja dalam perjanjian kerja waktu tertentu di kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum pekerja terhadap penahanan ijazah dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu di Kota Tarakan serta mengetahui akibat hukum yang timbul dari tindakan penahanan ijazah oleh pemberi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang dilaksanakan di Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan wawancara dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap pekerja atas praktik penahanan ijazah bisa dilakukan melalui mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang tersedia. Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/5/HK.04.00/V/2025 memuat kebijakan terkait larangan penahanan ijazah, namun belum sepenuhnya mencegah praktik tersebut karena tidak disertai sanksi khusus dan belum didukung oleh peraturan khusus di tingkat daerah. Selain itu, akibat hukum dari penahanan ijazah dapat mempengaruhi keabsahan persyarat kesepakatan dalam perjanjian kerja apabila terbukti terdapat ketidakseimbangan posisi tawar menawar dan keterpaksaan ekonomi. Penahanan ijazah tanpa dasar hukum yang sah juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi pekerja, sehingga dapat dianalisis sebagai Perbuatan Melawan Hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata apabila seluruh unsurnya terpenuhi. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan khusus di tingkat daerah, transparansi pemberi kerja dalam proses rekrutmen, serta peningkatan pemahaman hukum bagi pekerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kualitas Pelayanan, Ketepatan Waktu, dan Kepercayaan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Pengguna Jasa J&T Express Di Desa Tideng Pale

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh kualitas layanan, ketepatan waktu pengiriman, dan kepercayaan pelanggan terhadap tingkat kepuasan pelanggan j&t express di desa Tideng Pale. pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling dana data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan, ketepatan waktu pengiriman, dan kepercayaan pelabggan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Di antara ketiga variabel tersebut, ketepatan waktu pengiriman merupakan faktor yang paling dominan. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sementara bagian lain dipengaruhi oleh faktor diluar model penelitian. Oleh karena itu, direkomendasikan agar perusahaan terus meningkatkan mutu layanan dan memperkuat kepercayaan pelanggan untuk meningkatkan kepuasan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Kombinasi Senam Kaki dan Terapi Murottal Al-Qur'an Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pasa Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

2026•

Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Selain terapi farmakologis, terapi nonfarmakologis seperti senam kaki diabetik dan terapi murottal Al-Qur'an dapat digunakan sebagai terapi komplementer untuk membantu mengendalikan kadar glukosa darah. Memperoleh penerapan senam kaki dengan terapi murottal Al-Qur’an terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa kombinasi senam kaki diabetik dan terapi murottal Al-Qur'an diberikan selama empat hari berturut-turut, satu kali sehari, dengan durasi 15 menit setiap sesi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran kadar glukosa darah sewaktu sebelum dan sesudah intervensi setiap hari. Pada kasus pertama terjadi penurunan kadar glukosa darah dari 297 mg/dL menjadi 131 mg/dL dengan penurunan total sebesar 144 mg/dL. Rata-rata penurunan kadar glukosa darah setelah setiap sesi intervensi adalah 63,25 mg/dL per hari. Pada kasus kedua terjadi penurunan kadar glukosa darah dari 245 mg/dL menjadi 140 mg/dL dengan penurunan total sebesar 105 mg/dL dan rata-rata penurunan sebesar 46 mg/dL per hari. Kedua pasien menunjukkan respons yang baik selama pelaksanaan intervensi tanpa ditemukan hambatan berarti. Penerapan kombinasi senam kaki diabetik dan terapi murottal Al-Qur'an sebagai terapi komplementer yang diberikan bersamaan dengan terapi farmakologis menunjukkan penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada kedua pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif terapi nonfarmakologis dalam pendampingan terapi farmakologis untuk pengendalian kadar glukosa darah

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DETERMINAN PRODUKSI NELAYAN PANCING DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nelayan pancing di Kota Tarakan merupakan salah satu pelaku utama sektor perikanan tangkap yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat pesisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah biaya, lama waktu berkerja, dan jarak tempuh berpengaruh terhadap produksi nelayan pancing di kota Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei dan studi kepustakaan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket/kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian ini secara parsial biaya dan lama waktu berkerja berpengaruh signifikan dengan masing- masing nilai signifikansi 0,000 0,05 dan 0,005 0,05 berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi nelayan pancing di kota Tarakan. Sementara itu, jarak tempuh dengan nilai signifikansi 0,081 > 0,05 berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nelayan pancing di kota Tarakan. Secara simultan, ketiga variabel memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,000 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap produksi nelayan pancing di kota Tarakan. Nilai koefisiensi determinasi (R2) sebesar 84,3 sedangkan sisanya 15,7 dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peningkatan biaya dan lama waktu berkerja dapat meningkatkan hasil produksi nelayan pancing di kota Tarakan, sedangkan jarak tempuh tidak berpengaruh terhadap produksi nelayan pancing di kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DETERMINAN PRODUKSI NELAYAN PANCING DI KOTA TARAKAN

2026•

Nelayan pancing di Kota Tarakan merupakan salah satu pelaku utama sektor perikanan tangkap yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat pesisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah biaya, lama waktu berkerja, dan jarak tempuh berpengaruh terhadap produksi nelayan pancing di kota Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei dan studi kepustakaan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket/kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian ini secara parsial biaya dan lama waktu berkerja berpengaruh signifikan dengan masing- masing nilai signifikansi 0,000 0,05 dan 0,005 0,05 berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi nelayan pancing di kota Tarakan. Sementara itu, jarak tempuh dengan nilai signifikansi 0,081 > 0,05 berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nelayan pancing di kota Tarakan. Secara simultan, ketiga variabel memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,000 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap produksi nelayan pancing di kota Tarakan. Nilai koefisiensi determinasi (R2) sebesar 84,3 sedangkan sisanya 15,7 dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peningkatan biaya dan lama waktu berkerja dapat meningkatkan hasil produksi nelayan pancing di kota Tarakan, sedangkan jarak tempuh tidak berpengaruh terhadap produksi nelayan pancing di kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERMINTAAN JASA PENGIRIMAN J&T EXPRESS DI KOTA TARAKAN

2026•

Perkembangan aktivitas belanja online dan perdagangan elektronik menyebabkan kebutuhan masyarakat terhadap jasa ekspedisi semakin meningkat, sehingga perusahaan jasa pengiriman dituntut memberikan pelayanan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis Permintaan jasa pengiriman J&T Express di Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan analisis regresi berganda dengan pengolahan data menggunakan sofware Stata MP Versi 17. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa: (1) harga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan (2) ketepatan waktu pengiriman berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan (3) kualitas pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan (4) secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perlunya meningkatkan kualitas pelayanan yang berkaitan dengan pegawai perusahaan dalam melayani pelanggan dan meningkatkan kualitas pengiriman barang sehingga tidak terjadi keterlambatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Manajemen Proyek dengan Metode CPM (Critical Path Method) dan PERT (Project Evaluation and Review Technique) pada Pembangunan Perumahan Subsidi Putra Residence Kota Tarakan

2026•

Pembangunan Perumahan Subsidi Putra Residence di Kota Tarakan membutuhkan manajemen waktu yang baik agar proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Tantangan utama yang dihadapi adalah perencanaan jadwal yang masih dilakukan secara manual serta faktor eksternal seperti cuaca yang sering mempengaruhi kelancaran konstruksi. Untuk memastikan proyek berjalan lebih efisien, digunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT) dalam penjadwalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jaringan kerja CPM dan PERT untuk mengevaluasi durasi serta hubungan ketergantungan antar aktivitas proyek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi proyek serta wawancara dengan pihak-pihak terkait, seperti pelaksana lapangan dan manajer proyek, guna memperoleh informasi mengenai urutan pekerjaan, durasi aktivitas, dan kendala yang dihadapi selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami jalur kritis dalam proyek, mengidentifikasi aktivitas yang paling berpengaruh terhadap waktu penyelesaian, serta membandingkan durasi proyek berdasarkan metode CPM dan PERT. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada penggunaan data durasi aktual proyek di lapangan yang dikombinasikan dengan analisis komparatif antara metode deterministik (CPM) dan probabilistik (PERT), serta mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi cuaca dan keterbatasan penjadwalan manual yang belum banyak diintegrasikan dalam penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis dalam proyek mencakup beberapa aktivitas utama, yaitu A, B, C, D, E, F, G, H, dan K, dengan estimasi waktu penyelesaian selama 49 hari menggunakan metode CPM dan 50 hari menggunakan metode PERT. Perbedaan durasi tersebut terjadi karena CPM menggunakan estimasi waktu yang bersifat deterministik, sedangkan PERT mempertimbangkan variasi durasi melalui pendekatan probabilistik. Dengan penerapan metode CPM dan PERT, proyek Perumahan Subsidi Putra Residence dapat dikelola secara lebih sistematis, mengurangi risiko keterlambatan, serta memastikan bahwa pembangunan hunian subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat yang optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KERJA PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU (PKWT) DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) MALINAU DALAM PERSPEKTIF GOOD GOVERNANCE

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perlindungan Hukum Tenaga Kerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malinau dalam Perspektif Good Governance. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah pelaksanaan perlindungan hukum bagi tenaga kerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di BLUD RSUD Malinau apakah sudah sesuai dengan prinsip-prinsip good governance dan kendala yang dihadapi dalam memberikan perlindungan hukum bagi tenaga kerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di BLUD RSUD Malinau. Penelitan ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Berdasarkan hasil penelitian, Pelaksanaan perlindungan hukum bagi tenaga kerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di BLUD RSUD Malinau belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip good governance. Terdapat ketidakpastian kerja, dan minimnya partisipasi tenaga kontrak dalam kebijakan. Perlindungan hukum bersifat formalitas dan belum efektif, sementara perbedaan perlakuan terhadap tenaga dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dibandingkan dengan ASN, terutama dalam kesejahteraan, masih terasa jelas. Perlindungan hukum bagi tenaga kerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di BLUD RSUD Malinau menghadapi berbagai kendala, terutama karena status hukum yang tidak jelas. Mereka bukan ASN dan tidak sepenuhnya dilindungi oleh Undang - Undang Ketenagakerjaan, sehingga posisi hukum mereka lemah. Kontrak kerja tanpa jaminan hak normatif seperti Gaji yang tidak sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten dan Tunjangan Hari Raya serta belum terbentuknya serikat pekerja. Akibatnya tenaga dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) berada dalam posisi rentan secara hukum dan kesejahteraan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Behavior Contract Terhadap Manajemen Waktu Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Tarakan

2025•

Manajemen waktu merupakan proses merencanakan, mengatur dan mengembangkan diri dalam mengelola waktu dari hal menentukan prioritas sehingga aktivitas sehari-hari berjalan dengan efektif. Namun, fenomena yang ditemukan di kalangan siswa SMP 1 Tarakan masih terlihat rendahnya kemampuan manajemen waktu. Hal ini tampak dari minimnya pemahaman siswa menentukan prioritas, rendahnya motivasi membuat jadwal yang efektif serta kurang bijaknya siswa dalam memanfaatkan waktu untuk mengembangkan potensi diri dan kesadaran dalam mengevaluasi dan melakukan perbaikan atas waktu yang digunakan menyebabkan kedisiplinan, tanggung jawab dan prestasi siswa dapat menurun. Tujuan penelitian ini meningkatkan kemampuan manajemen waktu siswa dan menumbuhkan kesadaran pentingnya manajemen waktu secara efektif melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract. Pendekatan penelitian inii merupakan kuantitatif dengan Pre Eksperimental Design tipe One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini, terdiri dari 8 sampel yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrument pengumpulan data berupa skala likert manajemen waktu yang dikembangkan berdasarkan teori (Wicaksono, 2024). Analisis data yang dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistic inferensial, dengan uji statistik Paired Sampel T-Test sebagai metode parametik. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikansi (Asymp.Sig. 2-tailed) sebesar 0,001 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara layanan bimbingan kelompok teknik behavior contract terhadap manajemen waktu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan manajemen waktu siswa. Oleh karena itu, intervensi ini dapat dijadikan alternatif dalam layanan bimbingan konseling di sekolah, terutama untuk membantu siswa mengatasi masalah manajemen waktu.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN MENGELOLA WAKTU BELAJAR SISWA KELAS IX MTS HURRASUL AQIDAH

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nur Okta Herlina 2040606027 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah, Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Tri Cahyono, M.Pd dan Siti Rahmi, S. Sos. I., M. Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik diskusi dalam mengelola waktu belajar siswa putri MTs Hurrasul Aqidah. Teknik diskusi yaitu teknik yang berguna untuk membantu siswa untuk mengatur waktu belajar melalui penetapan tujuan, monitoring diri, serta pemberian penguatan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperiment dan one-group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah yang mengalami permasalahan mengelola waktu belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pretest dan posttest, dimana setelah diberikan perlakuan, kemampuan mengelola waktu belajar meningkatkan secara signifikan. Instrumen yang digunakan berupa angket mengelola waktu belajar siswa. Berdasarkan hasil kategorisasi sedang dimana siswa sudah mampu mengatur jadwal, mengalokasikan waktu belajar,mengalami peningkatan ke kategori tinggi dimana siswa memiliki kemampuan mengontrol diri dan prioritas tigas, hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan mengelola waktu belajar setelah siswa mengikuti layanan bimbingan kelompok efektif membantu siswa memahami masalah pengelolaan waktu, menemukan solusi bersama, serta memotivasi mereka menerapkan strategi yang disepakati dalam kegiatan kelompok. Selain itu, interaksi antar anggota kelompok mampu memperkuat kesadaran dan tanggung jawab belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi berpengaruh positif terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah. Layanan ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif intervensi dalam meningkatkan keterampilan manajemen waktu dilingkungan madrasah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga Bersaing dan Ketepatan Waktu Terhadap Kepuasan Konsumen (Studi Kasus Pada Konsumen J&T Kota Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan, harga bersaing, dan ketepatan waktu terhadap kepuasan konsumen pada konsumen J&T Express Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan dengan melakukan studi pada pengguna jasa pengiriman J&T Express di KotaTarakan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pada J&T Express Kota Tarakan yang berjumlah 150 responden. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan skala likert 5 sampai 1. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dan uji t didukung dengan menggunakan bantuan aplikasi program SPSS. Hasil penelitian ini memiliki implikasi teoritis dengan memperkuat pemahaman tentang hubungan signifikan antara kualitas pelayanan, harga bersaing, dan ketepatan waktu terhadap kepuasan konsumen dalam konteks jasa pengiriman. Secara praktis, temuan ini memberikan rekomendasi bagi perusahaan jasa pengiriman seperti JT Express untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menyesuaikan harga agar tetap kompetitif, dan menjaga ketepatan waktu pengiriman guna meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan dan daya saing perusahaan di pasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN BALAI PELATIHAN KESEHATAN (ASRAMA) DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam meningkatkan pembangunan insfrastruktur untuk menunjang kelancaran dan perekonomian di daerah Provinsi Kalimantan Utara salah satunya adalah dengan Membangunan Balai Pelatihan Kesehatan (Asrama) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara dengan nilai kontrak Rp2.251.494.000 durasi 150 hari kalender. Penelitian ini menganalisis kinerja waktu proyek, menentukan jalur kritis, serta menghitung percepatan durasi penyelesaian pekerjaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Earned Value Method (EVM) dilengkapi dengan analisis jalur kritis (Critical Path Method) melalui bantuan aplikasi Microsoft Project. Data penelitian diperoleh dari laporan progres mingguan, time schedule, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek dengan progres realisasi 59,46% pada minggu ke-8. Hasil penelitian menunjukkan kinerja waktu proyek dengan nilai SV 36,76 lebih besar dari 0 dan SPI 2,62 lebih besar dari 1 sehingga menandakan proyek lebih cepat dari rencana. Jalur kritis yang diperoleh pada item pekerjaan dapat berdampak terhadap kinerja waktu. Untuk mempercepat durasi, dilakukan analisis crash program dengan dua alternatif, yaitu sistem lembur, dan sistem shift, di mana sistem lembur menghasilkan percepatan selisih 19 hari dari durasi normal dan sistem shift selisih 58 hari. Penelitian ini menujukan penerapan EVM dan jalur kritis dapat menjadi dasar dalam menentukan kinerja waktu serta staregi percepatan proyek

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERBEDAAN WAKTU TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI DALAM SISTEM TUMPANGSARI TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) DAN JAGUNG (Zea mays L.)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Kacang hijau (Vigna radiata L.) dan jagung (Zea mays L.) merupakan jenis tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan pakan. Oleh karena itu, dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat, beberapa dari sebagian petani menerapkan sistem budidaya tumpangsari. Salah satu pemicu keberhasilan tumpangsari adalah pengaturan terhadap waktu tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh perbedaan waktu tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau dan jagung dalam sistem tumpangsari. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) 1 faktor dengan 5 perlakuan yaitu; P1: Monokultur tanaman kacang hijau, P2: Monokultur tanaman jagung, P3: Tumpangsari kacang hijau dengan jagung ditanam pada waktu bersamaan, P4: Tumpangsari dengan penanaman kacang hijau 2 MST jagung, P5: Tumpangsari kacang hijau dengan jagung pada penanaman jagung 2 MST kacang hijau, Perlakuan diulang sebanyak 6 kali dengan 3 tanaman per unit percobaan. Data pertumbuhan dan produksi dianalisis dengan Sidik Ragam (ANOVA) dan diuji lanjut dengan DMRT. Evaluasi hasil tumpangsari dilakukan dengan menghitung nilai LER (Land Equivalent Ratio), RYT (Relative Yield Total), CR (Competitive Ratio) dan AI (Agresivity Index). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa perbedaan waktu tanam dalam tumpangsari berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan tinggi tanaman dan produksi jumlah cabang, jumlah polong dan berat brangkasan kering kacang hijau. Perbedaan waktu tanam dalam tumpangsari juga berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan tinggi tanaman 2 MST, jumlah daun 4 MST, luas daun 2 MST dan produksi diameter tongkol dan berat 1000 biji jagung. Berdasarkan nilai evaluasi tumpangsari maka P3 merupakan perlakuan terbaik dengan nilai LER >1 yaitu 1,45 artinya sistem tumpangsari layak diterapkan, nilai RYT >1 yaitu 1,27 yang mengindikasikan adanya keuntungan, ESP sebesar 0,18, artinya tumpangsari kacang hijau dan jagung ditanam pada waktu bersamaan lebih efektif dari segi waktu dan pemanfaatan sumberdaya lahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH POSITIVE REINFORCEMENT TERHADAP PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA DATANG TEPAT WAKTU DI SEKOLAH

2025•

Ardianto. 2025. “Pengaruh Positive Reinforcement Terhadap Peningkatan Kedisiplinan Siswa Datang Tepat Waktu Di Sekolah”. program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si dan anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I.,M.Pd. Positive reinforcement merupakan respon terhadap pentingnya kedisiplinan siswa datang tepat waktu agar berulangnya kembali tingkah laku yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive reinforcement terhadap peningkatan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah. jenis penelitian ini adalah penelitian pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest, populasi sebanyak 290 siswa dan jumlah sampel dari hasil Purposive sampling sebanyak 5 siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan indikator yang dikembangkan berdasarkan Moenir (2016). Jenis reinforcement atau penguatan yang diberikan dalam penelitian ini adalah penguatan verbal diantaranya motivasi, pujian, dorongan serta penguatan non-verbal yang disepakati bersama berupa reward yaitu minuman kopi, makanan nasi goreng dengan pemberian diakhir pertemuan berdasarkan jumlah poin yang telah dikumpulkan. Teknik analisis data dalam penelitian ini, mengunakan teknik analisis statistik deskriptif untuk menguji rata-rata skor perubahan sebelum dan setelah diberi perlakuan yakni sebesar 57,60 menjadi 98,80 dan teknik analisis inferensial untuk menguji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan bantuan program aplikasi Statistical Product And Service Solution (SPSS) version 27.0.1 for windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan setelah pemberian perlakuan, diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis dengan pengambilan keputusan berdasarkan propabilitas dengan nilai asyimp sig = 0,042 α = 0,05 maka hipotesis kerja (Ha) diterima yang berarti bahwa ada pengaruh positive reinforcement terhadap peningkatan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH WAKTU TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TUMPANGSARI MENTIMUN (Cucumis sativus L) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.)

2025•

Pengaruh waktu tanam merupakan salah satu cara untuk memperkecil persaingan antara jenis tanaman dalam sistem tumpangsari. Penerapan sistem tanam tumpangsari perlu ada beberapa pertimbangan pemilihan jenis tanaman yang ditumpangsarikan seperti kedalaman perakaran kedua tanaman yang berbeda, dan tanaman dengan kebutuhan nutrisi yang berbeda. Tanaman mentimun dan kacang tanah adalah salah satu kombinasi tanaman yang memenuhi kriteria jenis tanaman tumpangsari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu tanam terhadap tanaman yang ditumpangsarikan. Rangcangan penelitian terdiri atas 5 perlakuan dan 5 ulangan yaitu: perlakuan P1 (mentimun ditanam bersamaan kacang tanah), perlakuan P2 (mentimun ditanam 1 MST setelah kacang tanah), perlakuan P3 (mentimun ditanam 2 MST setelah kacang tanah), perlakuan P4 (mentimun ditanam 3 MST setelah kacang tanah), perlakuan P5 (mentimun ditanam 4 MST setelah kacang tanah). Parameter yang diamati adalah jumlah daun, jumlah buah mentimun pertanaman, dan bobot buah mentimun pertanaman, tinggi tanaman kacang tanah, hasil bobot tanaman kacang tanah pertanaman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan jumlah daun mentimun tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai 40,68 pertumbuhan jumlah buah mentimun pertanaman tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai 6,02, pertumbuhan bobot mentimun pertanaman tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai 1658,26, pertumbuhan tinggi kacang tanah pada perlakuan P1 dengan nilai 39,24 dan pertumbuhan bobot kacang tanah tertinggi pada perlakuan PI dengan nilai 249,85. Hasil nisbah kesetaraan lahan mentimun yang tertinggi diperoleh pada perlakuan PI dengan nilai 1,36 dan yang terendah diperoleh pada perlakuan P3 dengan nilai 1,2.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Pengaruh Setting Thermal Overlod Relay Pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas pentingnya instalasi sensor arus dan Thermal Overload Relay (TOR) pada panel listrik untuk memberikan proteksi terhadap motor induksi 3 fasa Dahlander. Sensor arus berfungsi untuk memantau beban motor dan mencegah arus lebih, sementara TOR melindungi motor dari kerusakan akibat kelebihan suhu atau beban. Kombinasi keduanya memberikan perlindungan yang optimal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengaturan setting pada sensor arus dan TOR mempengaruhi efektivitas proteksi motor. Pengaturan yang tepat menjaga motor tetap aman, sedangkan pengaturan yang kurang tepat dapat menyebabkan kerusakan. Khususnya pada motor Dahlander, pengaturan TOR sangat penting untuk mencegah kerusakan akibat arus lebih. Berdasarkan perhitungan, arus nominal pada konfigurasi lambat motor adalah 1,90 A, sementara pada konfigurasi cepat sebesar 1,81 A. Pengaruh setting arus juga terlihat pada waktu trip sensor, dimana semakin besar setting arus, semakin lama waktu trip yang dibutuhkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh setting arus terhadap waktu trip sensor pada konfigurasi lambat dan cepat cukup signifikan. Selain itu, sensor arus memberikan data yang akurat ±1%, dan TOR bekerja sinergis untuk melindungi sistem kelistrikan motor Dahlander dari kerusakan akibat arus lebih.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Waktu pemasangan mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (cucumis sativus L.)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak di butuhkan pada masyarakat sehingga perlu ditingkatkan cara budidaya nya, dalam buah mentimun terdapat kandungan gizi yang sangat melimpah. Tingkat produktivitas mentimun di Kota Tarakan hingga tahun 2020 tergolong rendah yaitu sebesar 39,416 kuintal. Peningkatan pertumbuhan dan produski mentimun dapat dilakukan dengan pemanfaatan mulsa alang-alang dengan waktu pemberian yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu : M0 = kontrol(tanpa mulsa), M1 = pemasangan mulsa saat tanam bersamaan, M2 = pemasangan mulsa 1 MST dan M3 = pemasangan mulsa 2 MST. Parameter yang di amati meliputi : Tinggi tanaman, Diameter batang, Jumlah daun, Jumlah buah, Panjang buah, Diameter buah dan Berat buah. Data dianalisis dengan sidik ragam dan di uji lanjut menggunakan DMRT. Berdasarkan hasil penelitian waktu pemasangan mulsa saat tanam bersamaan (M1) berpengaruh nyata terhadap peningkatan tinggi tanaman 2 MST (8,25 cm), 3 MST (74,39 cm) dan 4 MST (112,37 cm). Peningkatan diameter batang diameter batang 2 MST (0,38 mm), 3 MST (0,68 mm) dan 4 MST (0,88 mm). Peningkatan jumlah daun 2 MST (4,00 helai), 3 MST (11,54 helai) dan 4 MST (17,83 helai). Pertambahan jumlah buah sebanyak 4,58. Peningkatan panjang buah sebanyak 28,88 cm. Peningkatan diameter buah sebesar 4,69 cm dan Peningkatan bobot buah sebesar 471,68 gram. Kata kunci: Waktu pemasangan mulsa,pertumbuhan dan produksi organik dan nonorganik, mentimun

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Suhu dan Waktu dalam Pengolahan Buah Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) sebagai Minuman Serbuk Sumber Vitamin C dan Antioksidan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Minuman serbuk buah karamunting merupakan salah satu keragaman produk buah karamunting (Rhodomyrtus tomentosa). Pengolahan ini menggunakan metode foam mat drying dengan pengeringan suhu rendah pada suhu 60-80 derajat celsius. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui suhu, waktu, kombinasi suhu dan waktu pada pengeringan buah karamunting yang dapat mempertahankan senyawa bioaktif di dalamnya. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor yaitu suhu pengeringan (60, 70, 80 derajat celsius) dan waktu pengeringan (60, 90, 120 menit) yang diulangi sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar vitamin C, Fenol, dan Antioksidan. Berdasarkan hasil perhitungan pada parameter kadar air memiliki nilai paling tinggi adalah T1W1 sebesar 9,24 %,parameter kadar vitamin C memiliki nilai paling tinggi adalah T2W1 sebesar 42,99 mg, parameter Fenol memiliki nilai paling tinggi adalah T2W2 sebesar 238, 90 mg/g, dan parameter Antioksidan memiliki nilai paling tinggi adalah T2W2 sebesar 43,10 mg/ml.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail