Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

20 hasil
Subjek: Proyek
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Menggunakan Sistem Software Epanet 2.2 (Studi Kasus : Pada Desa Bandan Bikis Kecamatan Sesayap Hilir)

2026•

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Desa Bandan Bikis, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, belum memperoleh pelayanan air bersih perpipaan sehingga masyarakat masih memanfaatkan air hujan, air kolam, dan air sumur bor. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air bersih hingga tahun 2029 serta merencanakan jaringan distribusi air bersih menggunakan software EPANET 2.2 meliputi parameter tekanan, kecepatan aliran, dan kehilangan energi. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Proyeksi jumlah penduduk dihitung menggunakan metode aritmatika berdasarkan data tahun 2019–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk tahun 2029 diproyeksikan mencapai 912 jiwa. Kebutuhan air rata-rata harian sebesar 0,845 L/dtk, kebutuhan harian maksimum sebesar 0,971 L/dtk, dan kebutuhan jam puncak sebesar 1,478 L/dtk. Hasil simulasi EPANET 2.2 menunjukkan nilai tekanan berkisar 45,49–51,52 m, kecepatan aliran 0,16–0,71 m/dtk, dan headloss 1,18–11 m/km. Secara umum, jaringan yang direncanakan mampu mendistribusikan air ke seluruh wilayah pelayanan dengan tekanan yang memenuhi standar. Berdasarkan hasil penelitian, jaringan distribusi air bersih yang direncanakan layak diterapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun 2029. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji kualitas air dan biaya pembangunan jaringan secara lebih rinci.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PROYEKSI PENGANGGURAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN NUNUKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nunukan serta mengkaji hubungan keduanya dalam kerangka Hukum Okun pada periode 2026–2030. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis tren dan proyeksi berbasis data time series berupa data sekunder dari instansi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran diproyeksikan menurun secara konsisten dari 2,20% pada tahun 2026 menjadi 1,88% pada tahun 2030, sementara pertumbuhan ekonomi meningkat bertahap dari 3,65% menjadi 3,97%. Hal ini mencerminkan perbaikan kondisi pasar tenaga kerja seiring meningkatnya aktivitas ekonomi. Analisis hubungan keduanya menunjukkan adanya hubungan negatif sesuai Hukum Okun, di mana peningkatan pertumbuhan ekonomi diikuti penurunan pengangguran. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia (SDM). Tanpa peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi kurang optimal dalam menciptakan lapangan kerja. Implikasinya, pembangunan SDM menjadi faktor kunci dalam memperkuat penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, kebijakan perlu diarahkan pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, serta penguatan sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Manajemen Proyek dengan Metode CPM (Critical Path Method) dan PERT (Project Evaluation and Review Technique) pada Pembangunan Perumahan Subsidi Putra Residence Kota Tarakan

2026•

Pembangunan Perumahan Subsidi Putra Residence di Kota Tarakan membutuhkan manajemen waktu yang baik agar proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Tantangan utama yang dihadapi adalah perencanaan jadwal yang masih dilakukan secara manual serta faktor eksternal seperti cuaca yang sering mempengaruhi kelancaran konstruksi. Untuk memastikan proyek berjalan lebih efisien, digunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT) dalam penjadwalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jaringan kerja CPM dan PERT untuk mengevaluasi durasi serta hubungan ketergantungan antar aktivitas proyek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi proyek serta wawancara dengan pihak-pihak terkait, seperti pelaksana lapangan dan manajer proyek, guna memperoleh informasi mengenai urutan pekerjaan, durasi aktivitas, dan kendala yang dihadapi selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami jalur kritis dalam proyek, mengidentifikasi aktivitas yang paling berpengaruh terhadap waktu penyelesaian, serta membandingkan durasi proyek berdasarkan metode CPM dan PERT. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada penggunaan data durasi aktual proyek di lapangan yang dikombinasikan dengan analisis komparatif antara metode deterministik (CPM) dan probabilistik (PERT), serta mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi cuaca dan keterbatasan penjadwalan manual yang belum banyak diintegrasikan dalam penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis dalam proyek mencakup beberapa aktivitas utama, yaitu A, B, C, D, E, F, G, H, dan K, dengan estimasi waktu penyelesaian selama 49 hari menggunakan metode CPM dan 50 hari menggunakan metode PERT. Perbedaan durasi tersebut terjadi karena CPM menggunakan estimasi waktu yang bersifat deterministik, sedangkan PERT mempertimbangkan variasi durasi melalui pendekatan probabilistik. Dengan penerapan metode CPM dan PERT, proyek Perumahan Subsidi Putra Residence dapat dikelola secara lebih sistematis, mengurangi risiko keterlambatan, serta memastikan bahwa pembangunan hunian subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat yang optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DALAM PELAKSANAAN PROYEK PLTA MENTARANG INDUK YANG MENIMBULKAN KERUGIAN MASYARAKAT SEKITAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitan ini berjudul Tanggung Jawab Pemerintah dalam Pelaksanaan Proyek PLTA Mentarang Induk yang Menimbulkan Kerugian Masyarakat Sekitar. Dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, peran pemerintah dalam Pelaksanaan Pembangunan Proyek PLTA Mentarang Induk dan mekanisme ganti rugi dalam pelaksanaan proyek PLTA Mentarang Induk kepada masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dan empiris, adalah dua pendekatan yang berbeda dalam melakukan penelitian, terutama dalam konteks hukum. Penelitian normatif berfokus pada norma, aturan, dan prinsip hukum. Sumber data terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder melalui studi kepustakaan untuk menelaah teori, pendapat ahli, dan peraturan hukum yang relevan. Bahan hukum dikumpulkan, diklasifikasikan, dan dikaji secara komprehensif, dengan wawancara sebagai pelengkap bila penjelasan tidak ditemukan dalam peraturan atau literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan Pemerintah berperan penting dalam pembangunan PLTA Mentarang Induk sebagai pembuat kebijakan, fasilitator investasi, pengawas pelaksanaan, dan pelindung kepentingan masyarakat. Pemerintah memastikan proyek berjalan sesuai hukum, standar lingkungan, serta mendukung investasi dan kesejahteraan lokal. Selain itu, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan ketahanan energi nasional dan transisi menuju energi bersih. Mekanisme ganti rugi proyek PLTA Mentarang Induk mengikuti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, Prosesnya mencakup pendataan aset terdampak, sosialisasi kepada masyarakat, penilaian oleh appraiser independen, dan musyawarah untuk menetapkan nilai kompensasi. Setelah disepakati, ganti rugi dibayar secara resmi dan transparan, dengan penyelesaian sengketa melalui mediasi atau konsiliasi. Proses ini juga mencakup kompensasi sosial dan lingkungan serta diawasi pemerintah agar berjalan adil dan terbuka.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tanggung Jawab Hukum Kontraktor dalam Keterlambatan Penyelesaian Proyek Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis “Tanggung Jawab Hukum Kontraktor dalam Keterlambatan Penyelesaian Proyek Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum”. Berdasarkan latar belakang, permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, bentuk tanggung jawab hukum yang dapat dikenakan kepada kontraktor dalam hal terjadi pelanggaran atau wanprestasi dalam proyek pembangunan infrastruktur dan mekanisme penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh dalam kasus pelanggaran tanggung jawab kontraktor dalam proyek pekerjaan umum. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach). Berdasarkan hasil penelitian, Kontraktor yang terlambat dalam proyek infrastruktur dapat dikenai sanksi perdata, pidana, dan administratif. Dalam perdata, sanksi mencakup ganti rugi, denda, atau pemutusan kontrak. Sengketa diselesaikan melalui jalur non-litigasi (negosiasi, mediasi, konsiliasi, adjudikasi, atau arbitrase seperti BANI (Badan Arbitrase Nasional Indonesia)) yang lebih cepat dan efisien, atau litigasi melalui gugatan wanprestasi/perbuatan melawan hukum hingga kasasi di Mahkamah Agung. Untuk proyek pemerintah, penyelesaian juga dapat dilakukan lewat BAMKI (Badan Arbitrase dan Mediasi Konstruksi Indonesia). Mekanisme dipilih sesuai kontrak dan kompleksitas sengketa. Upaya preventif pengguna jasa dalam mengantisipasi keterlambatan proyek infrastruktur pekerjaan umum dilakukan dengan perencanaan matang melalui studi kelayakan, DED (Detail Engineering Design) yang jelas, jadwal dan anggaran realistis, serta pemilihan kontraktor kredibel dengan kontrak yang tegas. Selama pelaksanaan, diperlukan monitoring rutin, koordinasi intensif, dan manajemen risiko yang baik, didukung oleh kelengkapan perizinan, ketertiban administrasi, serta dokumentasi transparan. Selain itu, penerapan insentif, disinsentif, dan langkah percepatan bila ada indikasi keterlambatan menjadi kunci menjaga proyek berjalan tepat waktu.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Video Project-Based Learning: Exploring the Students' Speaking Performance in ESP Course of Civil Engineering

2025•

Penelitian ini mengeksplorasi kemampuan berbicara mahasiswa selama implementasi Video Project-Based Learning (VPJBL) dalam mata kuliah English for Specific Purposes (ESP) pada program studi Teknik Sipil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bagaimana VPJBL diterapkan dalam pengajaran ESP, (2) menganalisis peningkatan yang dirasakan dalam kemampuan berbicara mahasiswa setelah penerapan VPJBL, dan (3) mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama implementasi. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui catatan lapangan dan wawancara semi-terstruktur. Peserta penelitian adalah 40 mahasiswa dari Kelas B Teknik Sipil 2021 yang mengikuti pengajaran ESP menggunakan VPJBL. Sampling purposif digunakan untuk memilih 10 mahasiswa dan dosen mata kuliah untuk wawancara guna memperoleh perspektif mendalam. Analisis data menggunakan metode yang diuraikan oleh Miles et al. (2014), termasuk pengondensasian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan menunjukkan bahwa VPJBL berkontribusi pada peningkatan kinerja berbicara, terutama dalam hal pengucapan, kelancaran, penggunaan kosakata teknis, dan penyusunan kalimat. Proses pembelajaran juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, partisipasi, dan kolaborasi melalui latihan berulang, produksi video, presentasi, dan umpan balik formatif. Namun, beberapa siswa masih mengalami kesulitan terkait pengucapan, kecemasan yang memengaruhi kelancaran, dan kolaborasi kelompok yang tidak merata. Tantangan-tantangan ini diatasi melalui pengawasan terstruktur, pedoman proyek yang jelas, dan umpan balik berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN BALAI PELATIHAN KESEHATAN (ASRAMA) DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam meningkatkan pembangunan insfrastruktur untuk menunjang kelancaran dan perekonomian di daerah Provinsi Kalimantan Utara salah satunya adalah dengan Membangunan Balai Pelatihan Kesehatan (Asrama) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara dengan nilai kontrak Rp2.251.494.000 durasi 150 hari kalender. Penelitian ini menganalisis kinerja waktu proyek, menentukan jalur kritis, serta menghitung percepatan durasi penyelesaian pekerjaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Earned Value Method (EVM) dilengkapi dengan analisis jalur kritis (Critical Path Method) melalui bantuan aplikasi Microsoft Project. Data penelitian diperoleh dari laporan progres mingguan, time schedule, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek dengan progres realisasi 59,46% pada minggu ke-8. Hasil penelitian menunjukkan kinerja waktu proyek dengan nilai SV 36,76 lebih besar dari 0 dan SPI 2,62 lebih besar dari 1 sehingga menandakan proyek lebih cepat dari rencana. Jalur kritis yang diperoleh pada item pekerjaan dapat berdampak terhadap kinerja waktu. Untuk mempercepat durasi, dilakukan analisis crash program dengan dua alternatif, yaitu sistem lembur, dan sistem shift, di mana sistem lembur menghasilkan percepatan selisih 19 hari dari durasi normal dan sistem shift selisih 58 hari. Penelitian ini menujukan penerapan EVM dan jalur kritis dapat menjadi dasar dalam menentukan kinerja waktu serta staregi percepatan proyek

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN METODE CPM DAN PERT PADA PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN (STUDI PADA PERUMAHAN MANDIRI REGENCY)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proyek pembangunan perumahan membutuhkan manajemen waktu yang baik agar dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Perumahan Mandiri Regency merupakan salah satu proyek pembangunan di Kota Tarakan yang menghadapi tantangan dalam perencanaan jadwal proyek, terutama akibat faktor cuaca dan sistem perencanaan yang masih dilakukan secara manual. Untuk meningkatkan efisiensi proyek, digunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT) dalam penjadwalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah jalur kritis dalam jaringan kerja proyek, aktivitas yang termasuk dalam jalur kritis, serta membandingkan durasi penyelesaian proyek menggunakan metode CPM dan PERT. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis dalam proyek terdiri dari aktivitas A, B, C, D, E, H, dan K, dengan total durasi penyelesaian proyek menggunakan metode CPM selama 102 hari dan metode PERT selama 106 hari. Perbedaan ini disebabkan oleh pendekatan perhitungan yang digunakan, di mana CPM menggunakan estimasi waktu deterministik sementara PERT mempertimbangkan variabilitas durasi aktivitas proyek.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROYEKSI INFLASI, PENGANGGURAN DAN TINGKAT OUTPUT DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2024-2030

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis estimasi dan proyeksi inflasi, pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara. Dengan menggunakan data sekunder dari sumber-sumber resmi, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini mencakup periode 2010 – 2023 fenomena Philip curve inflasi dengan pengangguran dan Okun Law. Selajutnya dengan menggunakan metode proyeksi pertumbuhan ekonomi dengan pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Menggunakan metode linier sederhana dan kuadratik. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa hasil nilai inflasi riil yang di hitung menggunakan nilai dari produk domestik bruto deflator dengan inflasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara diproyeksi pada tahun 2024 diperkirakan meningkat dari 4,88 persen, hingga mencapai 4,94 persen, pada tahun 2030. Sementara itu, tingkat pengangguran diperkirakan akan meningkat dari 4,04 persen, pada tahun 2024 hingga mencapai 4,67 persen, pada tahun 2030, mencerminkan potensi masalah dalam stabilitas pasar kerja di Kalimantan Utara. Pertumbuhan ekonomi diproyeksi menurun dari 4,05 persen, hingga mencapai 3,27 persen, pada tahun 2030, mencerminkan potensi perkembangan ekonomi yang sangat tidak stabil dan memerlukan perhatian serta strategi yang serius untuk mengatasi potensi penurunan yang lebih lanjut. Temuan ini menujukkan perlunya kebijakan yang terarah untuk mengatasi masalah inflasi dan tingkat pengangguran serta untuk memaksimalkan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Pernapasan Manusia di SMP Negeri 4 Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja siswa (LKS) berbasis proyek untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem pernapsan manusia di SMP Negeri 4 Tarakan yang layak berdasarkan penilaian para ahli dan mengetahui respons siswa terhadap lembar kerja siswa (LKS) berbasis proyek untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem pernapasan manusia. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan desain penelitian model Borg & Gall (1983). Adapun langkah-langkah model model Borg & Gall (1983) yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dimulai dari penelitian dan pengumpulan data awal, perencanaan, pengembangan prouk awal, uji coba produk awal dan revisi produk. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengembangan produk lembar kerja siswa (LKS) mendapatkan hasil validasi dari ahli media memperoleh presentase sebesar 100% dengan kriteria sangat layak, ahli materi memperoleh presentase sebesar 96% dengan kriteria sangat layak, dan praktisi memperoleh presentase sebesar 95% dengan kriteria sangat layak. Penelitian uji coba produk dilakukan dengan uji terbatas dan jumlah sampel sebanyak 6 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Hasil respons siswa yang diperoleh rata-rata sebesar 88% dengan kriteria siswa sangat tertarik terhadap lembar kerja siswa (LKS) yang dikembangkan. Dari hasil yang diperoleh lembar kerja siswa (LKS) yang berjudul “Sistem Pernapasan Manusia” sangat layak digunakan sebagai sumber belajar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Effectiveness of Using Canva with Project Based Learning to Enhance The Students’ Writing Skill of Narrative Text at The Seventh Grade of SMPN 7 Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan menulis adalah salah satu kemampuan dasar dalam Bahasa Inggris yang cukup sulit untuk dikuasai terutama oleh siswa. Oleh karena itu, dalam mengajarkan kemampuan menulis, dibutuhkan media pengajaran yang menarik seperti Canva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan dari implementasi aplikasi ponsel pintar ‘Canva’ dengan metode Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) terhadap kemampuan menulis teks narasi siswa kelas 7. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-experimental. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP Negeri 7 Tarakan dengan sampel kelas VII-5 sebanyak 32 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes tertulis berupa pre-test dan post-test. Selain itu, hasil analisis dari data yang didapatkan diolah menggunakan program SPSS versi 25.0. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata dari hasil pre-test adalah 30,23 dan rata-rata dari nilai post-test adalah 61,95. Hasil uji Wilcoxon Test adalah 0.000 lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mengajarkan teks naratif dengan menggunakan Canva dan metode Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas 7 di SMP Negeri 7 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MANAJEMEN RANTAI PASOK TERHADAP KINERJA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DPRD PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2024•

PENGARUH MANAJAMEN RANTAI PASOK TERHADAP KINERJA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DPRD PROVINSI KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Proyek kontruksi merupakan suatu upaya dalam melengkapi fasilitas suatu daerah dengan upaya yang terencana dan terprogram serta dilakukan secara terus menerus sesuai dengan kebutuhan negara ataupun daerah guna menciptakan masyarakat yang lebih baik. Pembangunan gedung DPRD membentuk suatu hubungan yang menempatkan satu subjek sebagai salah satu mata rantai dalam rangkaian kegiatan untuk menghasilkan gedung yang disebut sebagai rantai pasok (supply chain) ada 3 aliran yang berpengaruh aliran informasi, aliran material dan aliran biaya sangat penting untuk pembangunan gedung DPRD. Rantai pasok dalam dunia kontruksi sangatlah berpengaruh terhadap peningkatan kinerja proyek. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh aliran informasi, aliran material dan aliran biaya rantai pasok terhadap kinerja proyek pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara dan memodelkan pengaruh manajemen rantai pasok aliran informasi, aliran material dan aliran biaya. Pengumpulan data menggunakan metode survei yang dilakukan dengan membagikan kusioner kepada responden yang berkaitan dengan objek penelitian pada proyek kontruksi. Responden dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purposive sampling pada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini. Pengujian instrument menggunkan uji validitas dan reabilitas menggunakan spss versi 26. Metode analisis data menggunakan regresi liner berganda. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa aliran informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja proyek sedangkan aliran material dan biaya menujukan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap kinerja proyek serta diperoleh model persamaan regresi Y = 9,942 - 0.014 + 0,775 + 0,114.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Estimasi Dan Proyeksi Inflasi, Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi dan proyeksi inflasi, pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan dengan data sekunder publikasi Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS). Data penelitian ini dimulai dari tahun 2008-2023. Penelitian ini menggunakan metode estimasi inflasi dan proyeksi inflasi, pengangguran, pertumbuhan ekonomi dengan trend kuadratik. Hasil penelitian ini estimasi inflasi rata – rata sesuai pertumbuhan uang dan barang, produk domestik bruto deflator dan badan pusat statistik Indonesia bahwa dari tahun 2008 – 2023 mengalami penurunan sebesar 1,04 dibandingkan dengan badan pusat statistik sebesar 2,61 persen. Pada proyeksi inflasi mengalami peningkatan dari tahun 2024 – 2030, untuk nilai proyeksi inflasi menunjukkan bahwa inflasi pada tahun 2024 diperkirakan akan meningkat dari 2,71 persen dan terus meningkat pada tahun 2030 akan menjadi sebesar 3,31 persen, ini menunjukkan bahwa biaya hidup secara keseluruhan diperkirakan akan naik dalam periode tersebut. Proyeksi pengangguran pada tahun 2024 menunjukkan bahwa pengangguran diperkirakan akan meningkat dari sebesar 6,20 persen dan terus meningkat pada tahun 2030 menjadi sebesar 8,67 persen, ini menandakan bahwa pasar kerja mungkin akan mengalami tekanan yang lebih besar dalam hal menciptakan lapangan kerja dan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 diperkirakan akan meningkat sebesar 4,87 persen dan terus meningkat pada tahun 2030 menjadi sebesar 6,67 persen menunjukan prospek ekonomi yang sangat positif dan potensi untuk mempertahankan tingkat pertumbuhan yang tinggi di tahun-tahun berikutnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembelajaran berbasis proyek merupakan pembelajaran kolaboratif yang mampu meningkatkan tanggung jawab dan kerjasama antar siswa. Pembelajaran proyek telah diterapkan di SMP N 11 dalam pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP N 11 Tarakan. Sampel diambil secara purposive, dengan jumlah 26 siswa. Instrument yang digunakan adalah angket respons siswa terhadap pembelajaran berbasis proyek. Data dianalisis secara deksriptif menggunakan persentase dan disesuaikan dengan interpretasi skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75,23% siswa memberi respons baik terhadap pembelajaran berbasis proyek. Hal tersebut dikarenakan bahwa siswa lebih mudah dalam memahami materi, dan siswa diberikan kebebasan dalam berkreativitas. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pembelajaran berbasis proyek mendapat respons baik dari siswa, sehingga dapat direkomendasikan dalam pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL DAN INTERNAL TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DPRD PROVINSI KALIMANTAN UTARA).

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sedang melakukan pembangunan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara sebagai upaya dalam membangun sarana dan prasarana penguatan sumber daya manusia serta politik di Provinsi Kalimantan Utara. Proses pembangunan konstruksi membutuhkan berbagai sumber daya untuk mendukung keberhasilan pembangunan proyek konstruksi. Pada proyek pembangunan gedung ditemukan masalah-masalah atau faktor-faktor yang berdampak pada kualitas dan waktu pelaksanaan proyek, baik faktor eksternal maupun faktor internal. Salah satu kendala yang dapat menghambat proses pelaksanaan proyek konstruksi adalah produktivitas tenaga kerja yang kurang baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan memodelkan pengaruh faktor eksternal dan internal terhadap produktivitas tenaga kerja proyek pembangunan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai alat untuk menghimpun data responden kemudian diuji validitas, reliabilitas dilanjutkan dengan regresi linear berganda menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences atau SPSS. Hasil analisis data diperoleh faktor-faktor yang secara signifikan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada proyek pembangunan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara adalah perubahan gambar, cuaca, serta kesehatan, tenaga dan fisik pekerja. Model regresi pengaruh faktor eksternal dan internal terhadap produktivitas tenaga kerja adalah Y=5,359+0,508Xa1+0,401〖Xa〗_(4 )+ 0,277Xa5 + 0,228Xb1 + 1,301Xb3

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DPRD PROVINSI KALIMANTAN UTARA.

2023•

Proyek konstruksi pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara merupakan salah satu proyek pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara dibangun dengan tujuan untuk menyediakan tempat yang representatif untuk para anggota DPRD dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam membahas dan menetapkan berbagai kebijakan yang akan diambil demi kepentingan rakyat. Data yang dihasilkan dari penelitian ini hanya berasal dari proyek konstruksi Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara yang diteliti. Data diperoleh dengan cara penyebaran kusioner dengan melakukan survei berupa tahap identifikasi risiko dan dilanjutkan dengan tahap kedua mengenai dampak kecelakaan kejadian risiko dan peluang dari risiko berdasarkan data hasil kusioner kegiatan yang memiliki risiko kecelakaan kerja dalam kegiatan proyek pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara sebanyak 30 kegiatan item pekerjaan. Risiko kecelakaan kerja yang teridentifikasi pada pekerjaan pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara sebanyak 107 risiko kecelakaan kerja. Penilaian tingkat risiko dengan perhitungan nilai matriks dilanjutkan dengan pengklasifikasian tingkat risiko berdasarkan usaha pekerjaan konstruksi dan harga per satuan waktu, didapatkan tingkat risiko pada pekerjaan pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan utara adalah tingkat risiko besar. Berdasarkan acuan pertauran Menteri PUPR No 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, ditetapkan kebutuhan untuk tenaga ahli keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan utara dengan tingkat risiko besar terdiri dari paling sedikit 2 (dua) orang tenaga ahli keselamatan konstruksi utama atau ahli keselamatan konstruksi madya dengan pengalaman paling singkat 3 tahun dan ahli keselamatan konstruksi muda dengan pengalaman paling singkat 3 tahun

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISA RISIKO KECELAKAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI PEMBANGUNAN IPA BENGAWAN KOTA TARAKAN.

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Kecelakaan kerja menurut data BPJS Ketenagakerjaan Kota Tarakan pada akhir Desember 2020 di Kota Tarakan sebanyak 514 kasus. Kasus kecelakaan kerja meningkat dari tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan K3 proyek konstruksi, tingkat pengetahuan, pemahaman, dan penerapan oleh pihak-pihak yang terkait untuk pencegahan kecelakaan kerja sangat rendah. Minimnya kesadaran keselamatan kerja maupun pernyataan yang tidak nyamannya dengan pakaian safety yang mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan kerja pada proyek konstruksi. Dalam penelitian ini dilakukan analisa risiko kecelakaan kerja pada proyek konstruksi Pembangunan IPA Bengawan di Kota Tarakan dengan Metode FMEA, untuk mendapatkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan mengacu pada pedoman peraturan MENTERI PUPR nomor 10 tahun 2021. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat 24 jenis kecelakaan kerja yang bisa saja terjadi di proyek konstruksi Pembangunan IPA Bengawan Kota Tarakan. Dengan tingkatan 23 jenis kecelakaan kerja dengan risiko sedang dan terdapat 1 jenis kecelakaan kerja bertingkat rendah

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI PENGARUH MANAJEMEN RANTAI PASOK DAN PANDEMI COVID-19 TERHADAP KINERJA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM SENTRAL ILMU HAYATI (LSIH) UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN.

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen rantai pasok dan pandemi covid-19 terhadap kinerja proyek pembangunan gedung laboratorium sentral ilmu hayati (lSIH) universitas borneo tarakan. Responden dalam penelitain ini diambil menggunakan metode purposive sampling pada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas dan reabilitas menggunakan spss versi 25. Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen rantai pasok memberikan pengarih positif terhadap kinerja proyek sedangkan pandemic covid-19 memberikan pengarih negative terhadap kinerja proyek serta diperoleh persamaan regresi Y = 12.335 + 0.141X1 - 0.264X2.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KINERJA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TARAKAN.

2022•

Menurut JAMSOSTEK pada tahun 2021 di Indonesia tercatat 65.474 kecelakaan yang mengakibatkan 1.451 orang meninggal, 5.326 orang cacat tetap dan 58.697 orang cedera. Dengan demikian angka kecelakaan mencapai 930 kejadian untuk setiap 100.000 pekerja setiap tahun. Oleh karena itu jumlah kecelakaan keseluruhannya diperkirakan jauh lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kinerja penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, dan mengidentifikasi tingkat fasilitas pendukung keselamatan dan kesehatan kerja di Proyek pembangunan gedung Labolatorium Sentral Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan. metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey dan pendekatan kuantitatif, dimana peneliti melakukan penyebaran kuisioner untuk menggumpulkan data. Pada penelitian tingkat kinerja SMK3 di terdapat lima aspek yaitu kebijakan K3 dengan presentase 78%, perencanaan K3 75%, penerapan dan operasi kegiatan 79%, evaluasi K3 83% dan tinjauan manajemen 66%. Semuanya termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan kelengkapan fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi proyek mencapai nilai persentase sebesar 70% yang termasuk ke dalam kategori sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Lingkungan proyek Pembangunan Laboratorium Central Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan sebesar 76% dengan kategori sedang. Ketersediaan dan kelengkapan fasilitas-fasilitas pendukung yang telah disediakan oleh Perusahaan di Proyek Pembangunan Laboratorium Central Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan sebesar 70% dengan kategori sedang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Risiko Dalam Aliran Rantai Pasok Pada Proyek Konstruksi Gedung Di Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan ekonomi pada sektor konstruksi di Indonesia mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu rantai pasok. Banyaknya pihak yang terlibat dalam rantai pasok meningkatkan risiko pada suatu proyek konstruksi. Apalagi di tengah pandemi global yang disebabkan oleh Covid-19. Kota Tarakan adalah salah satu wilayah yang tingkat pandemi covid-19 nya tinggi sehingga segala aktivitas terutama proyek konstruksi terganggu. Dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar, beberapa proyek pembangunan gedung tetap berjalan sehingga menambah risiko yang dapat terjadi dalam aliran rantai pasok pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dan menentukan risiko dominan (major risk) dalam aliran rantai pasok pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei yang dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden yang berkaitan dengan objek penelitian pada proyek konstruksi yaitu para kontraktor yang sedang menjalankan proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Responden dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu para expert pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Metode analisis meliputi identifikasi risiko dan analisis risiko. Hasil analisa menunjukkan bahwa terdapat 27 risiko yang teridentifikasi dalam aliran rantai pasok pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan dan terdapat 10 risiko yang masuk dalam kategori risiko dominan (major risk) yaitu 2 risiko dalam aliran informasi (flow of information), 6 risiko dalam aliran material (flow of material) dan 2 risiko dalam aliran biaya (flow of fund).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail