Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: analisis risiko
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Risiko K3 Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Asessment And Risk Control (HIRARC) Pada Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Borneo Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proyek pembangunan gedung Fakultas Kedokteran merupakan salah satu proyek pembangunan yang dilakukan oleh Universitas Borneo Tarakan dengan tujuan untuk menyediakan tempat yang memadai untuk para mahasiswa, dosen maupun staff Fakultas Kedokteran dalam melaksanakan proses belajar-mengajar. Dalam proses pembangunan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan proyek pembangunan ini memiliki potensi risiko kecelakaan kerja diantaranya kondisi peralatan dan material yang digunakan serta kondisi cuaca dan lingkungan. Penelitian ini menganalisis risiko menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assassment And Risk Control (HIRARC) pada Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Borneo Tarakan. Data dari penelitian ini berasal dari penyebaran kuesioner penilaian risiko yang diisi oleh Ahli K3, Mandor, dan para pekerja sebagai respondennya. Hasil analisis menunjukkan terdapat 31 bahaya yang terjadi dari 34 potensi bahaya dengan nilai RPN sebesar 3.710. Sesuai dengan level risiko pada standar AS/NZS 4360:2004, maka nilai risiko pada proyek pembangunan gedung Fakultas Kedoteran Universitas Borneo Tarakan termasuk dalam kategori tingkat risiko sedang (moderate risk). Oleh karena itu, keseluruhan bahaya direkomendasikan untuk dilakukan upaya pengendalian sesuai dengan hirarki pengendalian yaitu subtitusi, rekayasa teknik, administrasi dan APD

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RISIKO PRODUKSI AYAM RAS PEDAGING (Broiler) DI KELURAHAN JUATA LAUT KECAMATAN TARAKAN UTARA KOTA TARAKAN (Studi Kasus Usaha Ternak Ayam Broiler Pola Kemitraan Bapak Witoyo)

2022•

Peternakan ayam broiler merupakan salah satu sektor yang potensial untuk dikembangkan. Hanya saja dalam pengembangannya peternak cenderung mengalami fluktuasi pendapatan dimana hal ini dipengaruhi oleh fluktuasi tingkat kematian dan FCR ayam broiler. Tujuan penelitian adalah: 1. mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi, 2. untuk menilai ukuran risiko produksi, dan 3. untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam mengatasi risiko produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis risiko produksi dimana dalam analisis risiko produksi menggunakan analisis variance, standar deviation, coefficient variation, probabilitas dan VaR. Hasil dari penelitian ini adalah sumber risiko pada peternakan Bapak Witoyo terbagi menjadi 3 yakni sumber risiko ayam broiler afkir, waktu pemanenan, dan serangan penyakit. Sumber risiko ayam broiler afkir memiliki tingkat probabilitas terendah senilai 17,11% dengan dampak kerugian terkecil senilai Rp. 3.800.644. Disusul oleh sumber risiko waktu pemanenan dengan tingkat probabilitas sebesar 27,76% dan dampak kerugian sebesar Rp. 6.699.852 dan sumber risiko dengan tingkat probabilitas terbesar adalah sumber risiko serangan penyakit yakni senilai 54,78% dan memiliki dampak kerugian terbesar yakni Rp. 25.531.115. Setiap sumber risiko harus dilakukan manajemen penanganan risiko yang tepat agar dapat meminimalisir kemungkinan rugi pada masa yang akan datang. Alternatif manajemen risiko produksi yang diterapkan oleh peternakan Bapak Witoyo berdasarkan hasil pemetaan sumber-sumber risiko produksi yaitu dengan melakukan strategi preventif dan mitigasi. Strategi preventif digunakan untuk mengatasi sumber risiko ayam yang afkir dan keterlambatan masa panen sedangkan untuk strategi mitigasi digunakan untuk mengatasi sumber risiko terhadap serangan penyakit.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Risiko Dalam Aliran Rantai Pasok Pada Proyek Konstruksi Gedung Di Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan ekonomi pada sektor konstruksi di Indonesia mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu rantai pasok. Banyaknya pihak yang terlibat dalam rantai pasok meningkatkan risiko pada suatu proyek konstruksi. Apalagi di tengah pandemi global yang disebabkan oleh Covid-19. Kota Tarakan adalah salah satu wilayah yang tingkat pandemi covid-19 nya tinggi sehingga segala aktivitas terutama proyek konstruksi terganggu. Dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar, beberapa proyek pembangunan gedung tetap berjalan sehingga menambah risiko yang dapat terjadi dalam aliran rantai pasok pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dan menentukan risiko dominan (major risk) dalam aliran rantai pasok pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei yang dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden yang berkaitan dengan objek penelitian pada proyek konstruksi yaitu para kontraktor yang sedang menjalankan proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Responden dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu para expert pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Metode analisis meliputi identifikasi risiko dan analisis risiko. Hasil analisa menunjukkan bahwa terdapat 27 risiko yang teridentifikasi dalam aliran rantai pasok pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan dan terdapat 10 risiko yang masuk dalam kategori risiko dominan (major risk) yaitu 2 risiko dalam aliran informasi (flow of information), 6 risiko dalam aliran material (flow of material) dan 2 risiko dalam aliran biaya (flow of fund).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHATANI PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L.) DI KECAMATAN TARAKAN UTARA KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2021•

Pepaya California merupakan salah satu jenis buah-buahan yang ada di Kota Tarakan khususnya di Kecamatan Tarakan Utara. Pada usahatani pepaya, petani menghadapi risiko-risiko produksi yang terdiri dari pupuk, benih, serangan sama dan penyakit dan yang terakhir perubahan iklim/cuaca. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui sumber-sumber risiko produksi pepaya, (2) menganalisis seberapa besar tingkat risiko produksi pepaya, (3) merumuskan strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi sumber-sumber risiko produksi pepaya. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 15 orang petani pepaya California di Kecamatan Tarakan Utara. Adapun analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis hasil produksi menggunakan Variance, Standard Deviation dan Coefficient Variation dan analisis skala likert. Hasil penelitian menjelaskan sumber-sumber risiko produksi usahatani pepaya yaitu pupuk, benih, serangan hama dan penyakit dan perubahan iklim/cuaca. Hasil produksi pada usahatani pepaya ini yaitu nilai Variance sebesar 278,792.54, nilai Standard Deviation sebesar 528.01 dan nilai Coefficient Variation sebesar 0.20 dengan artian bahwa pada hasil produksi pepaya nilai risiko yang ditanggung oleh petani pepaya sebesar 20% dari nilai rata-rata hasil produksi pepaya yaitu sebesar 538 buah. Sehingga hasil produksi setelah risiko yang dihadapi petani menjadi sebesar 2,150.4 buah. Strategi yang digunakan dalam penanganan sumber risiko pupuk menggunakan strategi mitigasi yaitu dengan penggunaan pupuk yang berkualitas, pembagian jumlah pupuk yang setara. Sumber risiko benih menggunakan strategi preventif yaitu petani dapat membuat bibit tanaman pepaya sendiri agar kualitas tetap terjaga dan mengurangi gagal tumbuh pada tanaman pepaya. Sumber risiko serangan hama dan penyakit menggunakan strategi mitigasi yaitu petani harus rutin cek apakah ada serangan penyakit pada daun maupun pada buah pepaya, dan untuk serangan hama seperti ayam sebaiknya petani dapat membuat pagar sederhana agar ayam tidak dapat mengganggu proses pemupukan pada tanaman pepaya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RISIKO PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccharata) DI KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Selama pandemi covid-19 berlangsung produksi jagung manis pada tahun 2020 mengalami penurunan yang sangat drastis karena petani mulai mengurangi kegiatan usahataninya oleh karena itu tidak terlepas dari adanya risiko dalam usahatani jagung manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Sumber-sumber risiko produksi jagung manis (2) Berapa besar probabilitas dan dampak dari sumber-sumber risiko produksi jagung manis (3) Strategi alternatif mengatasi tingkat risiko produksi jagung manis. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling dengan responden petani jagung manis di Kota Tarakan, jumlah sampel sebanyak 100 petani. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis probabilitas dan penanganan risiko. Berdasarkan hasil Penelitian ini menjelaskan sumber-sumber risiko produksi jagung manis yang teridentifikasi yaitu hama dan perubahan cuaca atau iklim. Risiko yang memiliki probabilitas besar dengan dampak yang kecil berada pada kuadran I. Risiko yang memiliki probabilitas besar dengan dampak yang besar berada pada kuadran II, risiko yang memiliki probabilitas kecil dengan dampak yang kecil berada pada kuadran III dan Risiko yang memiliki probabilitas kecil dengan dampak besar berada pada kuadran IV. Strategi penanganan risiko dirumuskan berdasarkan posisi masing-masing sumber risiko pada peta risiko. Sumber risiko yang berada pada kuadran 1 dan 2 akan ditangani dengan strategi preventif, sedangkan sumber risiko yang berada pada kuadran 3 dan 4 akan ditangani dengan strategi mitigasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RISIKO AGRIBISNIS KOMODITAS RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni sp) DI KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Agribisnis tidak terlepas dari faktor risiko (risk) dan ketidakpastian (uncertainty) yang kegiatan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko biaya, produksi, dan pendapatan dalam kegiatan usaha rumput laut. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait dengan risiko agribisnis komoditas rumput laut (Eucheuma cottoni sp) di Kota Tarakan. Pertama, untuk mengetahui sumber risiko agribisnis rumput laut Kota Tarakan. Kedua, untuk mengetahui besar tingkat risiko biaya, risiko produksi,dan risiko pendapatan pada usahatani rumput laut di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan simple random sampling dan penentuan jumlah sampel menggunakan metode slovin dengan jumlah responden 133 petani rumput laut di Kota Tarakan. Adapun analisis data yang di gunakan analisis deskriptif statistik, analisis usahatani dan analisis risiko yaitu : Variance, coefficient variation (CV), dan batas bawah (L). Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, di ketahui sumber-sumber risiko yang di alami petani rumput laut adalah cuaca atau iklim buruk, arus ombak kencang, serangan ikan pemangsa, pencemaran pantai, pengeringan dengan cara tradisional, dan monopoli industri. Kedua, usahatani rumput laut di Kota Tarakan sudah efisien dan menguntungkan serta di nyatakan dengan layak untuk di jalankan, dan risiko terbesar dari usahatani rumput laut yaitu risiko pendapatan dengan nilai koefisien variasi sebesar 0.28, di susul oleh risiko produksi dengan nilai koefisien variasi sebesar 0.24 dan risiko biaya dengan nilai koefisien variasi sebesar 0.23.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHA SARANG BURUNG WALET (COLLOCALIA FUCIPHAGUS) DI KECAMATAN SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bermaksud menjawab empat pertanyaan terkait dengan risiko produksi usaha sarang burung walet (Collacalia Fuciphagus) di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Pertama bagaimanakah agribisnis usaha sarang burung walet di Kecamatan Sesayap? kedua, apakah sumber – sumber risiko produksi usaha sarang burung walet di Kecamatan Sesayap? ketiga, berapakah probabilitas dan dampak dari sumber – sumber risiko produksi usaha sarang burung walet di Kecamatan Sesayap? keempat, bagaimana strategi mengatasi risiko produksi usaha sarang burung walet di Kecamatan Sesayap?. Metode penentuan sampel menggunakan Kuota sampling dan purposive sampling dengan jumlah responden 30 orang peternak sarang walet di Kecamatan Sesayap. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif, analisis probabilitas dan dampak menggunakan metode Z-score dan Value At Risk (VaR). Hasil penelitian ini menjelaskan agribisnis usaha sarang burung walet terdiri dari produksi hingga pemasaran yaitu mulai dari sarana peroduksi, persiapan gedung/rumah walet, pemanggil suara, pengisian air, pemeliharaan, pengendalian hama, panen, dan pemasaran. Sumber – sumber risiko produksi usaha sarang burung walet yang teridentifikasi yaitu perubahan cuaca/iklim, dan kesalahan sumber daya manusia. Sumber risiko terbesar adalah perubahan cuaca/iklim pada periode ke II dengan probabilitas sebesar 72% dan dampak yang paling sebesar pada periode ke III sebesar Rp. 2.630.704. Sedangkan sumber risiko kesalahan sumber daya manusia pada periode II dengan probabilitas sebesar 68% dan dampak yang paling besar pada periode ke I sebesar Rp. 589.111. Strategi penanganan sumber risiko perubahan cuaca/iklim dengan strategi preventif yaitu membuat ventilasi udara dan menggunakan alat pengukur thermo hygrometer, selanjutnya strategi mitigasi yaitu pengisian air menggunakan wadah bak atau baskom. Sumber risiko kesalahan sumber daya manusia menggunakan strategi preventif yaitu memilih waktu yang tepat saat panen dan memilih peralatan yang memiliki kualitas yang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail