Abstrak
Proyek pembangunan gedung Fakultas Kedokteran merupakan salah satu proyek pembangunan yang dilakukan oleh Universitas Borneo Tarakan dengan tujuan untuk menyediakan tempat yang memadai untuk para mahasiswa, dosen maupun staff Fakultas Kedokteran dalam melaksanakan proses belajar-mengajar. Dalam proses pembangunan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan proyek pembangunan ini memiliki potensi risiko kecelakaan kerja diantaranya kondisi peralatan dan material yang digunakan serta kondisi cuaca dan lingkungan. Penelitian ini menganalisis risiko menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assassment And Risk Control (HIRARC) pada Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Borneo Tarakan. Data dari penelitian ini berasal dari penyebaran kuesioner penilaian risiko yang diisi oleh Ahli K3, Mandor, dan para pekerja sebagai respondennya. Hasil analisis menunjukkan terdapat 31 bahaya yang terjadi dari 34 potensi bahaya dengan nilai RPN sebesar 3.710. Sesuai dengan level risiko pada standar AS/NZS 4360:2004, maka nilai risiko pada proyek pembangunan gedung Fakultas Kedoteran Universitas Borneo Tarakan termasuk dalam kategori tingkat risiko sedang (moderate risk). Oleh karena itu, keseluruhan bahaya direkomendasikan untuk dilakukan upaya pengendalian sesuai dengan hirarki pengendalian yaitu subtitusi, rekayasa teknik, administrasi dan APD