Abstrak
Selama pandemi covid-19 berlangsung produksi jagung manis pada tahun 2020 mengalami penurunan yang sangat drastis karena petani mulai mengurangi kegiatan usahataninya oleh karena itu tidak terlepas dari adanya risiko dalam usahatani jagung manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Sumber-sumber risiko produksi jagung manis (2) Berapa besar probabilitas dan dampak dari sumber-sumber risiko produksi jagung manis (3) Strategi alternatif mengatasi tingkat risiko produksi jagung manis. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling dengan responden petani jagung manis di Kota Tarakan, jumlah sampel sebanyak 100 petani. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis probabilitas dan penanganan risiko. Berdasarkan hasil Penelitian ini menjelaskan sumber-sumber risiko produksi jagung manis yang teridentifikasi yaitu hama dan perubahan cuaca atau iklim. Risiko yang memiliki probabilitas besar dengan dampak yang kecil berada pada kuadran I. Risiko yang memiliki probabilitas besar dengan dampak yang besar berada pada kuadran II, risiko yang memiliki probabilitas kecil dengan dampak yang kecil berada pada kuadran III dan Risiko yang memiliki probabilitas kecil dengan dampak besar berada pada kuadran IV. Strategi penanganan risiko dirumuskan berdasarkan posisi masing-masing sumber risiko pada peta risiko. Sumber risiko yang berada pada kuadran 1 dan 2 akan ditangani dengan strategi preventif, sedangkan sumber risiko yang berada pada kuadran 3 dan 4 akan ditangani dengan strategi mitigasi.